You are on page 1of 4

6 Strategi Utama dalam Pemasaran Produk

di 2019
30 December 2018 by Achmad Yusron Arif

Dalam dunia usaha, sales atau penjualan memang sangatlah penting,


atau bisa dikatakan tombak agar perusahaan tetap berdiri. Karena
tanpa adanya sales maka perusahaan bisa dikatakan gulung tikar
karena kehabisan resourcesumber daya. [Baca : Tujuan dan Fungsi
Pemasaran]
Pemasaran suatu produk memang gampang-gampang susah, karena
ada banyak variabel yang harus kita perhatikan. Misalnya, pemasaran
produk lama dan produk baru itu berbeda [baca : cara pemasaran
produk baru], serta pemasaran pada jaman dulu itu berbeda dengan
pemasaran pada jaman sekarang.
Karena jaman dulu masih menggunakan cara konvensional,
marketing sekarang sudah mengandalkan teknologi sehingga bisa
mengefisiensi pengeluaran.

Karena itulah menerapkan strategi pemasaran yang cocok untuk


perusahaan memang susah. Karena setiap perusahaan memiliki
karakteristik sendiri-sendiri. Belum tentu strategi A cocok untuk
perusahaan B, padahal strategi A cocok dan sukses untuk
perusahaan A. Lebih jelasnya berikut ini 6 strategi efektif untuk
pemasaran produk :
1. Research Market / Kenali Pelanggan
Daftar Isi

Nomor satu dan utama adalah meriset pasar terlebih dahulu


(research market), mengapa hal ini menjadi sangat penting?
Sederhana, karena pasarlah yang akan menggunakan produk Anda,
pasarlah yang akan memberikan income untuk perusahaan Anda.
Jika Anda sudah salah market/pasar bisa dikatakan perusahaan Anda
sudah gagal sejak awal.
Baca Juga : Cara Riset Pasar Online dengan Google Keyword
Planner Tools
Lalu bagaimana cara meriset pasar? Sebagai contoh seperti ini,
misalnya Anda memiliki usaha fashion korea. Maka bidiklah pasar
yang sesuai dengannya, misalkan anak-anak muda yang menyukai
drama korea, dengan rentang usia 15-25 tahun, dengan jenis kelamin
perempuan. Semakin kecil pasar Anda semakin besar
kemungkinan berhasil.
Mengapa demikian? Sederhana, karena kita akan sangat-sangat
fokus pada pasar yang kecil itu dahulu. Sehingga kita bisa
memberikan pelayanan yang ekstra kepada konsumen, jika usaha
sudah stable maka bisa ekspansi ke usaha yang lain.
2. Melakukan Promosi
Setelah memahami pasar/pelanggan Anda maka langkah selanjutnya
adalah melakukan promosi. Usahakan promosi dengan cara yang
efektif dan kreatif sehingga bisa menarik pelanggan yang sebanyak-
banyaknya, dan jangan lupa lakukan promosi secara konsisten dan
terus menerus.
Misalnya setiap Anda berpergian bisa sambil membawa brosur
ataupun pamflet produk Anda, lalu bagikan kepada orang-orang yang
Anda temui dijalan. Atau Anda juga bisa mempromosikan
menggunakan akun sosial media.

Baca Juga : Cara Membuat Toko Online Gratis dengan Blogger


Langkah selanjutnya adalah amati dan analisis model promosi yang
digunakan oleh kompetitor. Untuk apa mengamati kompetitor? Kita
bisa mengambil kelebihan dan kekurangan yang dimiliki kompetitor,
sehingga kita bisa meniru yang baik-baik dan kita olah sedemikian
rupa sehingga bisa diterapkan dengan maksimal di perusahaan.

Satu lagi model promosi jadul tetapi masih efektif sampai sekarang ini
yaitu mouth to mouth atau mulut ke mulut. Produk Anda bisa
dipromosikan dari mulut ke mulut jika memenuhi 2 kriteria, kalau tidak
produknya bagus ya buruk. Karena itulah buatlah produk sebaik
mungkin agar orang mau secara suka rela mereferensikan produk
Anda kepada orang lain.
3. Memilih Tempat Usaha Strategis
Selanjutnya adalah memilih tempat yang pas untuk lokasi Usaha
Anda. Pilihlah tempat yang ramai, atau sesuai dengan hasil riset
pelanggan Anda. Jika produk yang Anda tawarkan berupa jilbab/baju
muslim anak muda maka cocok dijual di universitas-universitas
terutama berbasis agama Islam.

Selain strategis, pastikan lokasi Anda mudah untuk di jangkau


pelanggan, jangan pilih tempat yang masuk-masuk gang dan sulit di
jangkau. Usahakan ditempat yang mudah di jangkau, misalkan di
pinggir jalan utama, atau yang lain.

Pemilihan lokasi tersebut merupakan salah satu strategi mereka


untuk menjaring pelanggan. Karena itu, pilihlah lokasi usaha yang
strategis dan tepat agar usaha anda dapat di jangkau oleh pelanggan.
4. Manfaatkan Online/Internet Marketing
Manfaatkan dengan sebaik mungkin teknologi yang sudah ada.
Karena dengan pemanfaatan teknologi secara maksimal maka
pengefisiensian perusahaan akan lebih baik. Biaya-biaya pengeluaran
dapat ditekan seminim mungkin.

Ada banyak model online marketing, yang paling populer


adalah Search Engine Optimization dan Social Media Optimization.
Keduanya sama-sama bagus, tergantung pada model produk yang
Anda jual. Kalau SEO lebih cocok jika produk Anda adalah produk
yang dicari, sedangkan SMO lebih cocok jika produk Anda adalah
produk kebutuhan sehari-hari.
Jika Anda bisa memanfaatkan SEO dan SMO secara efektif, maka
biaya marketing Anda dapat ditekan dengan sangat maksimal. Anda
tidak perlu mencetak brosur, banner, baliho, dll. Karena semua sudah
ditopang dengan adanya internet.

5. Menjalin Hubungan Baik dengan Pelanggan


Pelanggan adalah aset yang paling berharga, perlakukan pelanggan
degnan sebaik mungkin. Jalinlah hubungan baik dengan konsumen,
dengan cara menanggapi feedback dan masukan dari mereka.
Mintailah testimoni-testimoni tentang produk Anda, dan sesekali
berilah reward misal berupa diskon karena telah menjadi pelanggan
setia.
Hal ini sangat penting untuk menjalin kedekatan psikologis
dengan pelanggan. Pelanggan akan merasa dihargai dan dibutuhkan,
efeknya? Mereka dengan senang hati untuk mereferensikan produk
Anda kepada orang-orang yang ditemuinya.

6. Evaluasi dan Peningkatan Produk


Lakukan evaluasi secara rutin dengan tim untuk mengetahui
kelebihan dan kekurangan yang selama ini terjadi. Evaluasi penting
dilakukan agar peningkatan produk dapat terjadi. Karena tanpa
adanya inovasi produk maka produk kita akan kadaluarsa dan kalah
dengan pesaing.

Itu tadi adalah sekedar tips untuk pemasaran produk semoga


bermanfaat bagi Anda.