You are on page 1of 3

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Kerangka Konsep
Kerangka konsep penelitian adalah suatu uraian dan visualisasi hubungan atau kaitan
antara konsep satu terhadap konsep yang lainnya, atau antara variabel yang satu dengan
variabel yang lain dari masalah yang ingin diteliti (Notoatmodjo, 2012). Kerangka konsep
dalam penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Gambar 3.1 kerangka konsep

PENGARUH PEMBERIAN KUNYIT


ASAM TERHADAP PENURUNAN
TINGKAT NYERI (DESMINORE)

B. Pertanyaan Penelitian
Pertanyaan penelitian disebut juga rumusan masalah namun, perumusan masalah
berbeda dengan rumusan masalah. Untuk menghindari tertukarnya terminolgi maka dipilih
istilah pertanyaan penelitian dari pada perumusan masalah (Dahlan, 2009). Pernyataan
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Apakah ada pengaruh
mengkonsumsi kunyit asam jawa terhadap penurunan tingkat nyeri (desminore) ”.
C. Desain Penelitian
Pada penelitian ini penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang
digunakan adalah Quasi experimental desaign merupakan pengembangan dari true
experimental design yang sulit dilaksanakan (Sugiyono, 2016). Bentuk desain quasi
experiment yang digunakan yaitu time series design. Desain penelitian ini menggunakan satu
kelompok saja, sehingga tidak memerlukan kelompok control saja (Sugiyono, 2016).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh mengkonsumi kunyit asam
jawa terhadap penurunan tingkat nyeri desminore.
D. Populasi dan Sampel Penelitian
1. Populasi penelitian
Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti semua
elemen yang ada dalam wilayah penilitian, maka penelitiannya merupakan studi populasi
(Arikunto, 2016: 173).
2. Sampel penelitian
Sampel adalah sebagian populasi yang dipilih untuk suatu proses penelitian yang dianggap
dapat mewakili seluruh populasi. Hal ini sejalan dengan pendapat Arikunto (2016: 174),
sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Teknik sampling yang digunakan
pada penelitian ini adalah random sampling. Pengambilan sampling dengan tekhnik ini
dilakukan dengan memilih sampel dari kelompok-kelompok unit yang kecil secara
random.
E. Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Smp 01 Alhidayah Kendal.
F. Definisi Operasional
Definisi operasional digunakan untuk membatasi ruang lingkup atau pengertian variabel-
variabel yang diamati. Definisi operasional bermanfaat untuk mengarahkan pada pengukuran
atau pengamatan terhadap variabel-variabel yang dievaluasi serta pengembangan instrument
(alat ukur). Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas (independen)
dan variabel terikat (dependen).
1. Variabel bebas (independen) adalah variabel yang mempengaruhi variabel terikat yang
dalam peneitian ini adalah pemberian rebusan kunyit asam.
2. Variabel terikat (dependen) adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas yang
dalam penelitian ini adalah nyeri haid
Variabel Definisi Cara ukur Alat ukur Hasil ukur
Operasional
Pemberian Pemberian Mengkonsumsi Lembar Minuman rebusan
rebusan rebusan kunyit rebusan kunyit observasi kunyit asam ini di
kunyit asam dan asam asam setiap konsumsi setiap pagi
dibuat dengan pagi hari selama hari selama
cara direbus menstruasi menstruasi.
dan diminum sebanyak
setiap pagi ±100cc Minuman ini
hari selama dikonsumsi
menstruasi sebanyak 1 gelas
sebanyak /hari (±100 cc)
±100cc

Bahan : kunyit
25 g, asam
jawa 12,5 g,
garam 0,1 g,
air 104 ml, gula
aren (gula
merah) 25 g

Nyeri haid / Rasa tidak enak Observasi Lembar skala VAS (Visual Analog
dismenorea di perut bagian pengukuran Scale)
bawah sebelum nyeri
0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10
dan selama
haid sehingga
memaksa
penderita untuk
istirahat dan
meninggalkan
pekerjaan atau
kegiatan
sehari-hari
selama
beberapa jam
atau beberapa
hari