You are on page 1of 1

Artikel: Pemilihan Teknologi dan Media Pembelajaran

Oleh: Tulus Budi Hartoyo

Media pembelajaran membantu peserta didik dalam mengkonstruksi keilmuan di berbagai lembaga
penyelenggara Pendidikan. Perkembangan teknologi membantu media pembelajaran semakin mudah
digunakan. Media dan teknologi pembelajaran juga memiliki dampak positif dan negatif. Maka dari itu,
pemilihan teknologi dan media pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik siswa dilihat dari:

1. Aspek Ekonomi
Kesesuain antara manfaat dan biaya menjadi tolok ukur penting serta kemapuan ekonomi
(finansial) dari masyarakat kita untuk mengikuti perkembangan teknologi.
2. Sosial
Komunikasi dua arah atau interaktif dari penerpan media tersebut, sehingga memberikan
dampak sosial yang positif, siswa cenderung lebih komunikaif, kreatif dll
3. Demografi
Demografi meliputi ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah
penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan. Intinya
keberagaman penduduk kita. Maka aspek kemudahan penggunaan yang menjadi prioritas.

Maka menurut saya, penerapan teknologi yang murah dan sesuai dengan kegunaan yang cocok
untuk karakter siswa kita, misal penggunaan teknologi seperti HP OS Android dan laptop. Insyaallah
masyarakat kita sebagian besar mampu untuk membelinya dan telah memilikiya. Dengan media
pembalajar by email, wa grup, online conference atau sejenisnya sehingga menghasilkan blended
learning (face to face, on line)

Permasalahan:

1. Siswa masih ada dari keluarga yang kurang mampu, sehingga belum mampu membeli hp atau
laptop
2. Penggunaan hp yang tidak terkontrol secara maksimal
3. Masih ada siswa yang gagap teknologi (Gaptek) dalam pembuatan email, penggunaan Wa
4. Tidak meratanya jaringan internet satu desa dengan desa lain.

Solusi:

1. Sekolah memfasilitasi dengan meminjamkan hp / laptop


2. Pemblokiran situs-situs yang negatif (porno grasi, perjudian online) oleh MenKuminfo
3. Pemberian pendampingan dan pelatihan secara private
4. Penyediaan jaringan internet (wire less) oleh sekolah yang stand by 24 jam