You are on page 1of 7

TUGAS

BAHASA INDONESIA
TENTANG: EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI ERA 4.0.

DI SUSUN OLEH:

CINDY WONG

No Stambuk: D10118099

Kelas : BT-1(A)

UNIVERSITAS TADULAKO

FAKULTAS HUKUM

2018
Bahasa,masyarakat dan budaya adalah tiga entitas yang erat berpadu.Ketiadaan yang
satu,menyebabkan ketidakadaan yang lainnya.Di dalam sebuah wadah masyarakat pasti hadir
entitas bahasa.demikian pula,entitas bahasa itu pasti akan hadir kalau masyarakat nya ada.

Dalam kaitan dengan yang disampaikan di atas ,sosok bahasa lalu sering disebut
penanda(prevoir) eksistensi budaya dari masyarakat yang bersangkutan.Masyarakat yang
naju budaya nya pasti juga berkembang baik entitas bahasanya.Bahasa yang baik juga dapat
menunjukan keberadaan masyarakatnya.Maka,bahasa sering pula di sebut cermin
masyarakatnya.

Jadi selain prevoir atau penanda keberadaan bagi budaya,bahasa juaga merupakan cermin
bagi keberadaan masyarakatnya.Itulah sebabnya sering dikatakan pula bahwa bahasa hampir
pasti menunjukkan bangsa nya.Pada bangsa yang maju,bahasanya juga maju,tertatadan
bermartabat.

Pada umunya,bahasa dalam masyarakat banyak dipahami sebagai sistem


lambang,Sebagai sistem lambang atau sebagai sistem simbol,entitasi bahasa memiliki ciri
kebermaknaan atau keberartian.Bila mana tidak bermakna atau tidak berarti,maka
sesungguhnya bahasa itu tidak perlu lagi di gunakan di masyarakat lagi.

Sejarah perkembangan Bahasa Indonesia

Bahasa merupakan hal terpenting dalam suatu negara karena melalui bahasa kita dapat
saling berkomunikasi satu sama lain baik secara lisan maupun tulisan dan selain itu melalui
bahasa kita dapat mengetahui mengetahui jati diri suatu bangsa,dan begitu pula di
Indonesia.kita memiliki bahasa Indonesia sebagai suatu jati diri bangsa kita.dan untuk itulah
kita sebaiknya mengetahui tentang peristiwa-peristiwa penting atau sejarah lahirnya bahasa
Indonesia sebagai jati diri bangsa serta agar kita mampu untuk lebih menghargai bahasa kita
sendiri .dan Setelah penulis membaca beberapa sumber mengenai sejarah perkembangan
bahasa Indonesia. Berikut ini penulis memaparkan mengenai peristiwa-peristiwa penting
dalam perkembangan bahasa Indonesia,diantaranya :

1. Pada tahun 1901 disusun ejaan resmi bahasa melayu oleh Ch. A Van Ophusijen dan
dimuat dalam kitab logat melayu.

2. Pada tahun 1908 pemerintah mendirikan sebuah badan penerbit buku bacaan yang
diberi nama commissie vooPr de volkslectuur (taman bacaan rakyat), yang kemudian pada
tahun 1917 diubah menjadi balai pustaka. Balai pustaka menerbitkan buku-buku novel,
seperti siti nurbaya dan salah asuha, buku-buku penuntun bercocok tanam, penuntun
memelihara kesehatan, yang tidak sedikit membantu penyebaran bahasa melayu di kalangan
masyarakat luas.

3. Tanggal 28 Oktober 1928 merupakan saat-saat yang paling menentukan dalam


perkembangan bahasa Indonesia karena pada tanggal 28 Oktober 1928 itulah para pemuda
pilihan memancangkan tonggak yang kukuh untuk perjalanan bahasa Indonesia

4. Pada tahun 1933 secara resmi berdiri sebuah angkatan sastrawan muda yang
menanamkan dirinya pujangga baru yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisyahbana dan
kawan-kawan

5. Pada tanggal 2-28 Juni 1938 dilangsungkan kongres bahasa Indonesia I di Solo. Dari
hasil kongres di Solo ini dapat disimpulkan bahwa usaha pembinaan dan pengembangan
bahasa Indonesia telah dilakukan secara sadar oleh cendikiawan dan budayawan kita saat itu

6. Pada tanggal 18 Agustus 1945 ditandatanganilah Undang-undang 1945, yang salah satu
pasalnya (pasal 36) menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.

7. Pada tanggal 19 Maret 1947 diresmikan penggunaan ejaan Republik (ejaan Soewandi)
sebagai pengganti ejaan van Ophuisjen yang berlaku sebelumnya

8. Kongres bahasa Indonesia II di Medan pada tanggal 28 Oktober 2 November 1954


adalah juga salah satu perwujudan tekad bangsa Indonesia untuk terus menerus
menyempurnakan bahasa Indonesia yang diangkat sebagai bahasa nasional dan ditetapkan
sebagai bahasa negara itu.

9. Pada tanggal 16 Agustus 1972 Presiden Republik Indonesia meresmikan penggunaan


ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan melalui pidato kenegaraan di depan sidang DPR
yang dikuatkan pula dengan keputusan presiden no. 57, tahun 1972.

10. Pada tanggal 31 Agustus 1972 menteri pendidikan dan kebudayaan menetapkan
pedoman umum ejaan Indonesia yang disempurnakan dan pedoman umum pembentukan
istilah resmi berlaku di seluruh Indonesia.

Apa Pengertian Bahasa?.


Pengertian bahasa menurut kamus besar Bahasa Indonesia (Hasan Alwi, 2002: 88) berarti
sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota
masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk
percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik.

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli

Selain pengertian bahasa secara umum, para ahli dan pakar memiliki pendapat dan
pandangan yang berbeda beda dalam mendefinisikan apa itu bahasa. Untuk lebih jelasnya,
simak berikut ini pengertian bahasa menurut para ahli secara lengkap.

1 Bill Adams.

Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-
subjektif.

2 Wittgenstein.

Bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan
memiliki bentuk dan struktur yang logis.

3 Ferdinand De Saussure.

Bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok
sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain.

4 Plato.

Bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata
(nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang
dalam arus udara lewat mulut.

5 Bloch & Trager.

Bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu
kelompok sosial bekerja sama.

6 Carrol.

Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang
sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar
individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada
benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia.

Penjelasan Keberadaan Bahasa Indonesia di era 4.0

Bahasa itu memiliki pengertian sebagai sistem bunyi ujaran di gunakan untuk
erkomunikasi oleh orang yang berada di sekitarnya/masyarakat,dan bahasa yang aik
berkembang berdasarkan seperangkat aturan yang dipatuhi oleh masyarkat.Dan memiliki
fungsi sebagai bahasa resmi Bangsa Indonesia,sarana pengembangan budaya dan masih
banyak lagi.Demikian pula,entitas bahasa itu pasti akan hadir kalau masyarakatnya ada.

Di era 4.0 merupakan era Revolusi Industri.dan revolusi industri tersebut terbagi menjadi
4 zaman yaitu yang pertama adalah Revolusi industri generasi pertama melahirkan sejarah
ketika tenaga manusia dan hewan digantikan oleh kemunculan mesin. Salah satunya adalah
kemunculan mesin uap pada abad ke-18. Revolusi ini dicatat oleh sejarah berhasil mengerek
naik perekonomian secara dramatis di mana selama dua abad setelah Revolusi Industri terjadi
peningkatan rata-rata pendapatan perkapita Negara-negara di dunia menjadi enam kali lipat.Y

Revolusi industri kedua yaitu ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik dan
motor pembakaran dalam (combustion chamber). Penemuan ini memicu kemunculan pesawat
telepon, mobil, pesawat terbang, dll yang mengubah wajah dunia secara signifikan.
Kemudian, revolusi industri generasi ketiga ditandai dengan kemunculan teknologi digital
dan internet.

Dan Revolusi industri yang sekarang menjadi tema dalam artikel ini adalah Revolusi
industri keempat Revolusi industri generasi keempat ini ditandai dengan kemunculan
superkomputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetik dan perkembangan
neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi
otak.Revolusi industri 4.0 secara umum diketahui sebagai perubahan cara kerja yang
menitikberatkan pada pengelolaan data, sistem kerja industri melalui kemajuan teknologi,
komunikasi dan peningkatan efisiensi kerja yang berkaitan dengan interaksi manusia. Data
menjadi kebutuhan utama organisasi dalam proses pengambilan keputusan korporat yang
didukung oleh daya komputasi dan sistem penyimpanan data yang tidak terbatas.

Eksistensi Bahasa Indonesia Pada era revolusi industri sekarang ini, jati diri bahasa
Indonesia perlu dibina dan dimasyarakatkan oleh setiap warga negara Indonesia. Hal ini
diperlukan agar bangsa Indonesia tidak terbawa arus oleh pengaruh dan budaya asing yang
tidak sesuai dengan bahasa dan budaya bangsa Indonesia. Pengaruh alat komunikasi yang
begitu canggih harus dihadapi dengan mempertahankan jati diri bangsa Indonesia, termasuk
jati diri bahasa Indonesia. Ini semua menyangkut tentang kedisiplinan berbahasa nasional,
pemakai bahasa Indonesia yang berdisiplin adalah pemakai bahasa Indonesia yang patuh
terhadap semua kaidah atau aturan pemakaian bahasa Indonesia yang sesuai dengan situasi
dan kondisinya. Disiplin berbahasa Indonesia akan membantu bangsa Indonesia untuk
mempertahankan dirinya dari pengaruh negatif asing atas kepribadiannya sendiri.

Dan jangan pernah melupakan bahwa Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional dan
warisan budaya yang harus kita jaga karena perkembangan bahasa Indonesia terletak di
tangan pemakai bahasa Indonesia sendiri.Dalam keadaan buruk maupun baik kita harus
mengetahui bahwa bahasa Indonesia merupakan tanggung jawab setiap orang yang mengaku
sebagai warga negara Indonesia yang baik. Terutama setelah kita mengetahui sejarah
perkembangan bahasa Indonesia dan demi menjaga eksistensi bahasa Indonesia di mata dunia
saat ini.
DAFTAR PUSTAKA

http://melanptr.blogspot.com/2016/04/eksistensi-bahasa-indonesia-di-era.html

https://www.zonareferensi.com/pengertian-bahasa/

http://menurhidayani.blogspot.com/2012/12/perkembangan-bahasa-indonesia-di-era.html

Diterjemahkan dari S.I. Hayakawa:Language in Thought And Action, Bab 1 Mengenai


“Language and Survival”,Harcout,Brace&World,New York –Chicago

Ruhardi,Kunjana.Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi.Jakarta:Erlangga.