You are on page 1of 20

LAPORAN STUDI KASUS

MASALAH DEFISIT PERAWATAN DIRI

PADA PENERIMA MANFAAT “SA”

DI BBRSPDI KARTINI TEMANGGUNG

DI SUSUN

OLEH:

Andi Saputro

P1337420716015

POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

PRODI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN MAGELANG

TAHUN 2019
KATA PENGANTAR

Alahamdulillahirabilalamin puji dan syukur kami panjatkan keadirat Allah


Subhanhuata’ala yang karena berkat Rahmat dan Hidayah-Nya studi kasus dengan
masalah Disabilitas Intelektual ini dapat kami selesaikan tepat pada waktunya.

Kami menyadari bahwa dalam pembuatan studi kasus ini terdapat


kekurangan, namun kami berharap makalah ininantinya dapat menjadi bahan
rujukan bagi banyak orang khususnya para mahasiswa-mahasiswi dan semoga
dapat menambah pengetahuan mahasiswa-mahasiswi Keperawatan Magelang
Poltekkes Kemenkes Semarang dalam praktik “Kelompok Khusus”.

Dengan segala hormat, apabila terdapat kekurangan yang perlu untuk


dikritik atau hanaya sekedar menyampaikan saran yang dapat membangun, akan
kami terima dengan senang hari demi penyempurnaan makalah ini agar lebih lagi
kedepannya.

Temanggung,20 Mei 2019

Penyusun
BAB II
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PM “RS” DENGAN DEFISIT
PERAWATAN DIRI

DI BBRSPDI KARTINI TEMANGGUNG

Nama : Andi Saputro

Tanggal pengkajian : 20 Mei 2019

Tempat pengkajian : BBRSPDI Kartini Temanggung

A. Identitas

1. Penerima Manfaat

a. N a m a : PM S A

b. N I R : 1111104

c. Klasifikasi : Debil

d. Tempat tanggal lahir : Kendari, 22 April 1990

e. Agama : Islam

f. Pendidikan :-

g. Alamat : Kendari, Sulawesi Tenggara

h. Tanggal Masuk : 16 Agustus 2017


2. Penanggung Jawab

a. Nama : Ny. A

b. Umur : -

b. Jenis kelamin : Perempuan

c. Pekerjaan : PNS

i. Alamat : Kendari Sulawesi

d. Hubungan : Ibu PM

B. Genogram

(tidak 3 generasi karena tidak teridentifikasi )

Keterangan :

: Perempuan : Meninggal

: Laki-laki : Klien (Penerima Manfaat)


: Tinggal 1 rumah : Garis Keturunan

: Garis Perkawinan : Cerai

C. Pola Fungsional Gordon

1. Pola persepsi dan manajemen kesehatan

PM mengatakan bahwa kesehatan itu penting, dan bila PM merasa


tidak enak badan PM menyampaikan kepada pembimbing asrama dan
langsung ke poliklinik

2. Pola Nutrisi

a. Berat badan = 63 kg
Tinggi badan = 165 cm
Berat badan ideal = (TB – 100) – (10%(TB – 100))
= (165 – 100) – (10%(165 – 100))
= (65) – (10%(65))
= 65 – 6,5
= 58,k kg
Body Matz index = BB
TB x TB
= 63
165 x 165
= 63
2,72
= 23,8 (BB lebih)

b. Hemoglobin = Tidak terkaji


Albumin = Tidak terkaji
c. Keadaan = baik
Berat badan = 63 kg
Kekuatan otot = 5 ektremitas atas dan 5 ektremitas bawah
Sistem saraf = normal
Fungsi saluran pencernaan = normal, hanya PM tidak suka
makanan pedas
Kardiovaskuler = TD = 150/100 mmHg
N = 84x/menit
Kulit = turgor kulit normal, kembali kurang dari 2 detik,
warna kulit sawo, tidak terdapat luka
Bibir = mukosa bibir lembab, tidak ada sariawan
Gigi = bersih, ompong satu gigi
Mata = simetris, konjungtiva tidak anemis, pupil isokor
Kuku = bersih, kuku tangan sedikit panjang

d. PM saat bulan puasa makan saat buka dan sahur dengan 1 porsi
habis, minum biasanya kurang lebih 4 kali dalam sehari

3. Pola Eliminasi

PM mengatakan sehari BAB 1x dan BAK 3 – 5 x, tidak memerlukan


bantuan, membersihkan genetaliannya sendiri dan mengontrol BAB/BAK.
4. Pola Aktivitas dan Latihan

ADL 0 1 2 3 4
Mandi 
Makan/minum 
Toileting 
Berpakaian 
Bergerak/berpindah 
Turun dari bed 
Berjalan 
Keterangan :

0 : mandiri
1 : dibantu alat
2 : dibantu orang lain
1 : dibantu alat dan orang lain
2 : dibantu total
Catatan :
- untuk kegiatan ADL PM bisa melakukannya secara mandiri tanpa perlu
bantuan
- mandi bisa secara mandiri
- untuk kuku butuh diingatkan untuk memotong kuku

5. Pola Istirahat dan Tidur


Istirahat PM dalam sehari cukup, setelah pulang sekolah kadang PM tidur
siang, kalau malam PM biasanya tidur jam 10 dan bangun jam 3 saat sahur,
tidak ada gangguan saat tidur atau mau tidur
6. Pola kognitif dan persepsi

PM berespon bila diajak berkomunikasi, PM sangat kooperatif, PM sering


menyapa, PM baik dalam bersosialisasi.

7. Pola persepsi diri dan konsep diri

a. Citra tubuh : normal, tidak ada kecatatan tubuh


b. Identitas : Laki – laki, penampilan sesuai jenis kelamin, terlihat
lusuk
c. Peran : PM dapat melakukan perannya di cottege dan kelas
dengan baik
d. Ideal diri : PM memilik keinginan / harapan untuk segera lulus
e. Harga diri : PM mampu bersosialisasi dengan baik

8. Pola peran dan hubungan

Hubungan PM dengan keluarga, pekerja sosial dan teman-temannya baik.

9. Pola seksualitas

PM berjenis kelamin laki-laki. PM sudah di sunat. Tertarik pada lawan


jenis

10. Pola koping dan toleransi stress

PM jarang terlihat marah, emosi PM kadang bisa tersulut apabila ada


kegiatan perkelahian.

11. Pola nilai dan keyakinan

PM beragama islam. Walau PM beragama islam.


D. Pengumpulan Data

1. Pemeriksaan Fisik

a. Keadaan Umum : cukup baik, baju bau

b. Kepala : bentuk kepala mesoshepal, tidak ada luka

c. Rambut : tidak ada ketombe, berwarna hitam,


panjang

d. Mata : simetris, konjungtiva tidak anemis,

e. Hidung : tidak ada pembesaran polip, fungsi normal

f. Mulut : mukosa bibir lembab, ada gigi yang


ompong, gigi bersih

g. Telinga : bersih, pendengaran baik, simetris dengan


wajah.

h. Leher : tidak ada pembesaran tonsil, kelenjar tyroid

i. Dada : bentuk dada kanan dan kiri simetris, tidak


ada suara tambahan

j. Abdomen : warna kulit merata, tidak ada luka, turgor


kulit baik, kulit kering.

k. Genitalia : PM berjenis kelamin Laki-laki, sudah


disunat,

l. Ekstermitas : kuku bersih, jari-jari lengkap, kemampuan


memegang benda baik
m. Kulit : turgor kulit baik,kulit kering, warna kulit
sawo tidak terdapat sianosis.

E. Kondisi Penerima Manfaat

1. Aspek Fisik dan Kesehatan

a. Umur :29 tahun,Berat badan 63kg,


Tinggi badan 165 cm

b. Keadaan anggota badan : normal, tidak ada kelainan

c. Fungsi pendengaran : normal, dapat membedakan


suara keras/lembut

d. Fungsi penglihatan : normal, dapat membedakan


warna

e. Fungsi bicara : normal,artikulasi jelas

f. Koordinasi motorik : normal, tidak ada kelainan

g. Mobilitas fisik : baik (tidak ada kelainan)

h. Tipologi fisik :-

i. Penyakit yang pernah Diderita: mag, asma, hipertensi

j. Penyakit sering diderita : mag, asma, hipertensi

k. PM tidak kuat makan pedas dan suhu dingin


2. Aspek Mental

a. Kemampuan baca tulis hitung : PM dalam hal baca tulis hitung


baik, pengetahuan umum baik.

b. Hitungan fungsional : baik, mampu mengenal nominal


uang dengan baik

c. Pengetahuan umum :baik, mengetahui pekerjaan yang


sering di kerjaaan. Mengetahui
sarana transportasi umum, dapat
mengenal berita sepak bola dengan
baik.

d. Pengenalan sopan santun :baik, bersikap sopan dengan orang


lain meskipun baru dikenalnya.

e. Pengetahuan keagamaan : cukup, mengenal dan menyebut


agama yang dianutnya.
Pengetahuan PM tentang agama
kurang, apabila dibimbing untuk
berdoa PM ikut berdoa, PM jarang
mengikuti sholat di masjid

f. Ketaatan dalam beribadah : cukup

g. Penyimpangan perilaku : tidak ada

h. Kadar emosi : relatif stabil

i. Hobby :-
3. Aspek Sosial

a. Pengenalan diri :Cukup mampu mengenal keluarga


segaris maupun sepupu dan dapat
menyebutkan nama panggilan dalam
keluarganya.

b. Pemenuhan kebutuhan sendiri : cukup, makan minum, ke WC dan


berpakaian bisa dilakukan sendiri,
mengerti terhadap hak miliknya.

c. Pemenuhan kebutuhan umum/bersama: cukup, PM terjadwal piket


membersihkan tempat
cottege dan melakukannya
d. Kemampuan penyesuaian diri dan bergaul: baik, mengikuti kegiatan
bersama teman-temannya

4. Aspek Vokasional

a. Kemampuan melakukan pekerjaan :cukup

b. Kemauan menerima instruksi :cukup, dan sering dikerjakan


sesuai dengan intruksi
meskipun agak terlambat.

c. Kecekatan dalam melaksanakan pekerjaan :cukup

d. Tanggung jawab terhadap Pekerjaan :cukup

e. Wawasan terhadap pekerjaan : mengetahui jenis pekerjaan


yang ada di lingkungannya.

f. Jenis-jenis pekerjaan yang disenangi :-

g. Jenis-jenis pekerjaan yang dikuasi : membuat keset


h. Jenis pelatihan yang di harapkan : keterampilan

F. Pengelompokan Data

DATA OBJEKTIF DATA SUBJEKTIF

1. PM terlihat nyaman saat 1. PM mengatakan jika didalam


diajak berbicara keluarga terdapat riwayat
2. PM kooperatif saat di beri hipertensi dan dirinya juga terkena
pertanyaan hipertensi
3. PM menggambarkan saat
2. PM mengatakan jika dirinya
dirinya marah
sadar dibawa ke BBRSPDI
4. PM nampak mudah
berkeringat dingin 3. PM mengatakan jika sering
5. PM rajin dalam mencuci marah jika ada stresor di TV
baju
6. PM biasanya menggunakan
2 baju dan jarang mengganti baju
luarnya
G. ANALISA DATA

Tanggal Data Fokus Problem Etiologi


20 Mei 2019 DO: - PM mengatakan jika Hipertensi Penurunan curah
dirinya dan keluarganya perfusi jaringan
memiliki riwayat hipertensi jantung
(NANDA, hal
234)

H. Diagnosa Keperawatan

1. Resiko penurunan perfusi jaringan jantung berhubungan dengan


hipertensi
I. Perencanaan

Tgl/ jam Diagnosa Tujuan umum NOC NIC

20 Mei 2019 00200 Setelah dilakukan Daya tahan 0001 Pencegahan Syok 4260
tindakan
Resiko keperawatan Indikator : 1. Monitor status sirkulasi ( misal ; tekanan darah, nadi,
penurunan selama 2 x 12 jam warna kulit, suhu)
perfusi jaringan ...01 Melakukan aktivias rutin
diharapkan skala 2. Monitor terhadap adanya tanda awal dari reaksi alergi
jantung targer outcome ...04 Berkonsentrasi dalam (misal ; gatal – gatal kemerahan pada kulit, gangguan
dipertahankan pada aktivitas saluran pencernaan, nyeri abdomen)
3 ditingkatkan ke 4
...06 Daya tahan otot 3. Monitor suhu dan status respirasi
…09 Pemulihan energi setelah 4. Monitor berat badan, masukan dan keluaran setiap hari
istirahat

…18 Kelelahan
Manajemen nutrisi 1100
Tingkat kecemasan 1211
1. Tentukan status gizi PM dan kemampuan untuk
…01 Tidak dapat berberistirahat memenuhi kebutuhan gizi
…03 Meremas – remas tangan 2. Identifikasi adanya alergi atau intoleransi makanan
…05 Perasaan gelisah yang dimilik PM

…11 Masalah perilaku 3. Mengintrusikan PM mengenai kebutuhan nutrisi

4. Atur diet yang diperlukan


Skala :

1 : sangat terganggu

2 : banyak terganggu

3 : cukup terganggu

4 : sedikit terganggu

5 : tidak terganggu
J. IMPLEMENTASI

Tanggal/Jam No Implementasi Evaluasi Ttd


DX

20 Mei 2019 1 1. Memonitor status sirkulasi ( misal ; S:


tekanan darah, nadi, warna kulit, suhu)
 PM mengatakan bisa melakukan aktivitas rutin normal dan
2. Memonitor terhadap adanya tanda dapat berkonsentrsi
awal dari reaksi alergi (misal ; gatal –
gatal kemerahan pada kulit, gangguan  PM mengatakan bisa mengangkat benda dengan berat
saluran pencernaan, nyeri abdomen) ringan

3. Memonitor suhu dan status respirasi  PM mengatakan terkadang kelelahan dan biasanya
berisitirahat untuk memulihkannya
4. Memonitor berat badan, masukan dan
keluaran setiap hari O:

 Tekanan darah : 150/100 mmHg

 Nadi : 88 x/menit

 kulit turgor kulit baik,kulit lembab, warna kulit sawo ,


tidak terdapat sianosis,

 Berat badan : 63 kg

 Makan 1 porsi habis BAB 3 – 5 x perhari

 Tidak ada nyeri abdomen, gatal – gatal, dan saluran


pencernaan
A: masalah belum teratasi

P; lanjutkan intervensi

21 Mei 2019 1 1. Menentukan status gizi PM dan S:


kemampuan untuk memenuhi
kebutuhan gizi  PM mengatakan bisa bersitirahat, ada kegelisahan namum
hanya terkadang - kadang
2. Mengidentifikasi adanya alergi atau
intoleransi makanan yang dimilik PM  PM mengatakan jika sedang marah melampiaskan dengan
meremas tangan namum jika terdapat stresor yang kuat
3. Mengintrusikan PM mengenai
kebutuhan nutrisi  PM mengatakan tidak ada masalah perilaku

4. Mengatur diet yang diperlukan  PM mengeatakan tidak bisa makanan pedas

O:

 PM mendengarkan materi diet yang dianjurkan

 Berat badan PM melebihi BMI

A: Masalah belum teratasi

P: Pertahankan intervensi
Dokumentasi