You are on page 1of 7

1.

Panggilan Beribadah :

Pemimpin : Saudara-saudara yang terkasih, kita telah memasuki dan menjalani 2


bulan tahun rahmat Tuhan di tahun 2018 ini Betapa indahnya bila kita
berkumpul Bersama dengan sukacita, bersekutu, bersyukur, dan berdoa
kepada Tuhan, yang setia kepada kita. Untuk itu kami mengucapkan
Selamat menjalani tahun rahmat Tuhan, kiranya, kiranya damai sejahtera
Allah menaungi hidup kita.

Semua : Ya, Selamat menjalani tahun rahmat Tuhan. Semoga damai sejahtera
Kristus bersemayam di tengah-tengahkehidupan kita, di dalam menjalani
tahun 2018 ini.

Pemimpin : Sebagai ungkapan syukur keluarga kita, atas peyertaan dan anugrah
Tuhan, sekaligus memohon tuntutan Tuhan, marilah kita mempersiapkan
hati kita untuk beribadah, agar Tuhan memberangkatkan keluarga kita
dengan suka cita menjalani tahun 2018 ini. Untuk mengawali ibadah ini,
marilah kita memuji Tuhan, kita buka hati kita dan kita terima Dia
juruselamat kita.

2. Marende : BE. 15:1&3 “Aut na Saribu hali ganda”

 Aut na saribu hali ganda, saringar ni soarangki,


Naeng nasa gogo bahenonku mamuji Debatanta i.
Paboa Ias ni rohangki, hinorhon ni pambaeNa i.

 Mauliate ma rohangku, di Ho o Debata tongtong


Dibaen sude deggan basaMu naung nilehonMu di au on.
Ai dipatongon Ho tongtong sude na ringkot di au on.
3. VOTUM-INTROITUS: (P: Pemimpin ; J: Jemaat)

P. Di dalam nama Allah Bapa dan nama AnakNya Tuhan Yesus kristus dan nama Roh
Kudus yang menciptakan langit dan bumi, Amin
Bersyukur kepada Tuhan, sebab Ia baik, bahwa untuk selamanya kasih setianya.
J. Biarlah orang yang takut akan Tuhan berkata: “bahwasanya untuk selama-
lamanya kasih setiaNya.
P. Tuhan adalah Penyayang dan Pengasih, Panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
J. Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian Tuhan sayang kepada orang-
orang yang takut akan Dia.
P. Carilah Tuhan dan kekuatannya, carilah wajahNya selalu.
J. Ingat perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukannya dan mujizat mujizat tang terjadi
atas namaNya di dalam hidup kita
P. Marilah kita berdoa : Kami bersyukur padatmu ya Tuhan. Sebab Engkau telah
menyertai kami dalam melewati hari-hari dan tahun tahun kami yang panjang. Engkau
mengasihi dan menuntun hidup kami, sehingga kami dapat memasuki tahun yang baru
ini. Engkau yang memelihara dan menyelamatkan hidup kami dari segala pergumulan
dan kesulitan. Engkau sendirilah yang memampukan kami melewati tahun 2017,
sehingga bisa memasuki tahun 2018 ini. Oleh karena itu ya Tuhan, Berkatilah
pekerjaan kami yang Tuhan berikan kepada kami. Berkatilah firmanMu yang
ditaburkan ke dalam hati kami, sehingga kehidupan kami selalu bercermin kepadaMu
dan mengandalkan firmanMu. Di dalam nama anakMu Tuhan Yesus Kristus Tuhan
kami. Amin.

4. Marende : BE. 754, 1-2 “Gok Las ni roha do au”


Gok las ni roha do au di ngolungkon. di ngolungkon. Di ngolungkon
Gok las ni roha do au di ngolungkon, tongtong di ngolungkon,
Mauliate, gok las ni roha, maringan holongMi Tuhan di au (2x).

Mardame Jala sonang do rohangkon, di ngolungkon, di ngolungkon.


Mardame jala sonang do rohangkon, tongtong di ngolungkon
Mauliate, gok las ni roha, maringan holongMi Tuhan di an (2x).
5. Renungan Situasional

Ketua Punguan:
Keluarga yang dikasihi Yesus Kristus! Di awal tahun 2018 ini
marilah kita merendahkan hati kita dan merenungkan kembali perjalanan
hidup kita sepanjang tahun yang lain yang sudah kita Jewati.

Semua
Di tengah perjalanan keluarga kami sepanjang tahun 2017, suka dan duka telah banyak
kami lalui. Banyak berkat Tuhan yang telah kami nikmati, tetapi banyak juga kesulitana
yang kami alami. Kami sebagai orang tua sering bergumul menghadapi perilaku anak-
anak yang Tuhan anugerahkan kepada kami. Tidak jarang perselisihan terjadi diantara
kami, karena kami tidak mampu untuk saling memahami. Terkadang kami saling
mengabaikan satu dengan yang lain karena kesibukan dan kami kurang saling
memperhatikan. Ya Tuhan ampunilah kami.

Mewakili Pemuda/i
Kami sebagai anak sering berbuat salah terhadap Tuhan juga terhadap orang tua kami.
Kami sering melukai hati orang tua kami dan mengabaikan nasihat mereka. Kami sering
bertindak sendiri sesuai dengan keinginan kami sendiri. Kami juga lebih sering menuruti
perkembangan zaman dan kurang peduli kepada FirmanMu. Kami terlalu sibuk dengan
urusan pribadi kami, sehingga jarang ada waktu untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Ya,
Tuhan ampunilah kami.

(Mewakili Paniaran Sitanggang):


Ya Tuhan Allah, dalam dunia yang maju dan modern ini, kemajuan tehnologi yang begitu
cepat sangat mempengaruhi sikap dan pola fikir anak-anak kami. Kami sering tidak
mampu membekali dan mengarahkan mereka untuk mengenal berkatMu. Kami terlalu
disibukkan olah pekerjaan kami dan hampir tidak punya waktu untuk menyuarakan
firmanmu yang seharusnya kami suarakan di setiap kesempatan. Tuhan ampunilah kami.

(Mewakili Remaja):
Ya Tuhan Allah, kami juga sadar betapa seringnya kami melakukan keinginan kami
sendiri dan melupakan nasehat orang tua kami dan juga firmanmuMu. Kami sering
berbuat salah. namun kami takut terbuka pada orangtua kami. Kami merasa seperti ada
tembok yang membatasi antara kami dengan orang tua kami, sehingga kami lebih sering
tidak mau terbuka. Tuhan kasihanilah kami.

(Mewakili Boru ni Sitanggang):


Ya Tuhan Engkau juga melihat pergumulan bangsa dan Negara kami. Banyak saudara
kami yang tidak dapat penghidupan yang layak oleh karena kemiskinan dan musibah
bencana alam yang menimpa mereka. Perpecahan dan kerusuhan yang terus melanda
bangsa kami. Bangsa kami juga khawatir atas kehidupan yang setiap hari dicemaskan
oleh berbagai kejahatan yang mengelilingi kami. Banyaknya bencana alam dan keadaan
ekonomi yang semakin sulit, masih terus menekan kami, Tuhan kuatkanlah kami.
Tolonglah para pemimpin bangsa kami supaya mereka mampu menciptakan keadilan
dan damai sejahtera di tengah-tengah bangsa kami. Tuhan kasihanilah kami.
(Mewakili Orang tua Sitanggang)
Ya Tuhan. kepadamulah kami menyerahkan hidup kami.pimpinlah kami bersama anak
anak kami. agar kami mampu menjalani tahun ini. Kami bersyukur atas semua berkatmu
yang Engkau berikan kepada keluarga kami di sepanjang tahun 2017 yang lalu ini. Kiranya
kasih setiaMu akan terus menyertai kami. Engkaulah Tuhan dan Juru selamat kami. Amin

6. Bernyanyi KJ. 408, 1 “Dj jalanku Au dt iring "

 Di jalanku ku diiring olch Yesus Tuhanku,


Apakah yang kurang lagi Jika Dia panduku.
Diberi damai sorgawi, asal imanku teguh
Suka duka dipakainya untuk kebaikanku (2X)
 Di jalanku yang berliku dihiburya hatiku,
Bila tiba pencobaan, dikuatkan imanku
Jika aku kehausan dan langkahku tak tetap,
Dari cadas di depanku datang air yang sedap,
Dari cadas di depanku, datang air yang sedap

7. Panindangion ni Hiaporseaon :

P : Porsea ma hita na donganan ni Debata do hita mandalani Laon 2018


on, Pasahat ma dalanmu tu Jahowa asa Ibana paturehon langkam.

Sude Ina : Porsea do hita di Debata, na dongannanna hita ganup ari, ganup taon.
Dang loasonna hita mandele, ai Ibana do pangurupi di hita.. Ibana do
napaposhon Rohanta, dang na ganggu be hita disi

Sude Ama : Unang hita mabiar, sai nadonganan ni Debata do hita, arian
dohot borngin manang tu dia pe hita mangalangka,rasi rasa ro ajal
ni tano on. Mangolu manang mate pe hita Debata do nampuna
hita.Hot do hata ni Debata, dang mubauba, sian najolo sahat ro di
saleleng ni lelengna. Jesus kristus naung rot u portibi on, ima
alealenta jala sipalua hita.

P : Porsea do hita di Tondi Parbadia, Tondi Pangapul dohot


Pangurupi, Tu Ibana ma hita marhaposan. Amen

8. Koor Horong Boru ni Sitanggang : “Habis Hujan Tampak Pelangi”

 Jalan hidup tak selalu tanpa kabul yang pekat


Namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat
Mungkin langit tak terlihat oleh awan yang tebal
Di atasnyalah membusur pelangi kasih yang kekal
Reff.
Habis hujan tampak pelangi bagai janji yang teguh
Di balik duka menanti pelangi kasih Tuhanmu
 Jika badai menyerangmu, awan turun menggelap.
Carilah di atas awan pelangi kasih yang tetap.
Lihatlah warna-warninya, lambang cinta yang besar
Tuhan sudah bri janjiNya, jangan lagi kau gentar.
Reff : Habis hujan tampak pelangi……………..
 Jauhkan takut putus asa walau jalanmu gelap
Perteguh kepercayaan dan langkahmu pertegap
Tuhan itu ada kasih itulah penghiburmu.
Di atas duka bercahya pelangi kasih Tuhanmu
Reff : Habis hujan tampak pelangi……………..

9. DOA SYAFAAT :
10. Koor Horong Sitanggang : “Dipardalanan Jesus dijolongku”
Dipardalanan Jesus dijolongku Holong ni tanganMi manogu au
Nang di ngoluku Ho do sombaongku
Tung sonang mardalan raphon au.
Reff.
Huboto do tangkas pangouonMu Diiringiring Ho do langkangki
Sahat ro di ujung ni pardalanku Togu ma au jonok tu lambungMi,

Sipata lilu haporseaonhu Ni lilianan ni portibi on


Alai dung Ho hutatap o Tuhanku
Margogo doau dingolungkon
Reff.Huboto do………

11. MARENDE : BE. 772.1 + 3 “Tuhanhu do Pature Dalanhi"


 Tuhanku do pature dalanki, Tuhanku do patiur langkangki,
Sian nasa rohangki hupasahat ngolungki,
Tuhanku do patiur langkangki.
 Tuhanku do pature dalanki, Tuhanku do aptiur langkangki,
Hupasahat diringki tu tangan ni Tuhanki,
Tuhanku do patiur langkangki.

12. RENUNGAN
13. Marende : BE. 763 : 1-2 “Molo Jesus Donganmi” ( Persembahan )
 Molo Jesus donganmi las roham, Jesus I pangurupi, las roham,
Hot haporseaonmi do hot pos ni roha mi
Mardonganhon Jesus I las roham.

Reff.
Las roham, las roham mardonganhon Jesus i Las roham,
marsinondang ma di ho, bintang pangkirimon I
mardonganhon Jesus I las roham.

-----------------------------------MUSIK-----------------------------------

 Molo Jesus donganmi las roham, JagaonNa tondimi las roham,


Tiruonmu ma tongtong dame nang holongNa I,
Saleleng dingolumi las roham
Reff.
Las roham ………

14. DOA PENUTUP DAN BERKAT