Вы находитесь на странице: 1из 10

Lampiran : Keputusan Direktur RS Ibu dan Anak Amalia

Nomor : 20/RSIA-AMALIA/KEP/G/IV/2019
Tanggal : April 2019
Tentang : Pedoman Pelayanan Tranfusi Darah

BAB I
DEFINISI

Transfusi darah adalah pemindahan darah dari donor ke dalam peredaran darah penerima
(resipien). Transfusi darah merupakan salah satu bagian penting pelayanan kesehatan modern.
Bila digunakan dengan benar, transfusi dapat menyelamatkan jiwa pasien dan menigkatkan
derajat kesehatan . Indikasi tepat transfusi darah dan komponen darah adalah untuk mengatasi
kondisi yang menyebabakan morbiditas dan mortalitas bermakna yang tidak dapat diatasi dengan
cara lain.
Terselenggaranya pelayanan transfusi yang bermutu dan aman sangat tergantung pada
upaya perbaikan mutu yang dilakukan oleh rumah sakit atau unit transfusi darah secara terus
menerus. WHO dalam Guidelines for Quality Assurance Programmes for Blood Transfusion
Services (1993) memberikan definisi mutu sebagai pemberian pelayanan atau produk yang teratur
dan dapat dipercaya serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
WHO telah mengembangkan strategi untuk transfusi darah yang aman dan
meminimalkan resiko transfusi. Strategi tersebut terdiri dari pelayanan transfusi darah yang
terkoordinasi secara nasional, pengumpulan darah hanya dari donor sukarela dari populasi resiko
rendah, pelaksanaan skrining terhadap semua darah donor dari penyebab infeksi serta pelayanan
laboratorium yang baik disemua aspek, termasuk golongan darah, uji kompatibilitas, persiapan
komponen darah, mengurangi transfusi darah yang tidak perlu dengan penentuan indikasi
transfusi darah yang tepat.
BAB II
RUANG LINGKUP

Pelayanan transfusi yang aman tergantung pada penyediaan produk darah yang aman,
kecocokan antara darah yang akan diberikan dan pasien yang menrima transfusi, serta ketepatan
indikasi pemberian transfusi. Semua hal tersebut membutuhkan dukungan faktor-faktor berikut :
1. Ketersediaan dan ketaatan terhadap pedoman klinis transfusi
2. SOP
3. Checklist
4. Sumber daya manusia yang berkualitas
5. Dukungan teknologi yang menjamin mutu dan kemanan produk darah.
BAB III
TATA LAKSANA

1. Cuci tangan
2. Beri tahu orangtua pasien dan pasien (bila sudah mengerti) tentang tindakan yang akan
dilakukan dan jelaskan prosedur yang akan dikerjakan
3. Siapkan peralatan untuk transfusi darah
4. Ukur tanda vital pasien sebelum melaksanakan transfusi
5. Siapkan area penusukan jarum transfusi
6. Perikasaan kantong darah dengan teliti dengan disaksikan oleh petugas lainnya :
1) Nama pasien
2) Golongan darah
3) Nomor darah
4) Jenis darah
5) Rhesus
6) Tanggal kadaluarsa
1. Pasang infus dengan cairan Nacl 0,9 % sesuai prosedur pemasangan infus
2. Ganti cairan Nacl 0,9 % dengan kantong darah milik pasien
3. Atur tetesan secara perlahan.

Hal-hal yang Perlu diperhatikan selama transfusi :


1) Reaksi transfusi terhadap pasien
2) Infus, tetesan, jenis cairan
3) Tanggal kadaluarsa cairan infus dan darah
4) Bekerja dengan tehnik aseptik
BAB IV
RUANG LINGKUP

1. Instalasi Gawat Darurat


2. Ruang rawat Inap
3. Ruang Bersalin
BAB V
DOKUMENTASI
1. Form CPPT Nama :
No RM :
TTL :
Jenis kelamin : L/P

CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN TERINTEGRASI (CPPT)

Tanggal/Jam Profesional Pemberi Assesmen Pasien dan Pemberian Instruksi PPA Review &
Asuhan Pelayanan (Tulis dengan format verifikasi
SOAP) DPJP (tulis
nama, beri
paraf,
tanggal,jam)
Nama :
No RM :
TTL :
2. Form pemberian edukasi dan inform consest Jenis kelamin : L/P

DOKUMEN PEMBERIAN INFORMASI DAN PERSETUJUAN


TRANFUSI DARAH
Jenis Tindakan Tranfusi Darah
Nama DPJP
Pemberi Informasi
Penerima Informasi/ Pemberi
Persetujuan
Diberikan Pada Waktu
Tanda
No Jenis Informasi Isi Informasi

1 Pengertian Tranfusi
Darah
2 Jenis Darah/ Komponen Komponen darah yang tersedia sebagai berikut :
Darah  Darah Penuh (Whole Blood)
Packed Red Cel (PRC)
Thrombocyte Concentrate (TC)
Fresh Frozen Plasma (FFP)
Cryoprecipitate
 Darah Merah Cuci (Washed Red Cell)
Komponen darah tersebut diberikan kepada pasien
sesuai indikasi
3 Tujuan/ indikasi  Anemia karena perdarahan akut
tranfusi darah  Anemia kronik
 Perdarahan karena kekurangan komponen darah
(Trombosit, factor pembekuan darah)
 Plasma loss atau hipoalbuminemia jika tidak dapat
diberikan plasma subtitute atau larutan albumin
4 Resiko/ Komplikasi Komplikasi darah dapat dibedakan atas :
1. Komplikasi menurut keterlibatan sistem imun
tubuh
a. Komplikasi imonologi ( berhubungan dengan
reaksi tranfusi)
b. Komplikasi non imonologi (disebabkan efek
fisik dari komponen darah dan tranfusi)
2. Komplikasi menurut waktu pemberian tranfusi
a. Komplikasi segera (immediate)
b. Komplikasi tertunda (delayed)
5 Tata Cara 1. Pada pasien dilakukan pengambilan contoh darah
pada darah vena 5 ml untuk contoh darah,
Jika jarak antara dua kali 1 tranfusi lebih dari 24
jam, diperlukan contoh darah baru.
2. Contoh darah dari formulir permintaan di kirim
ke unit tranfusi darah PMI
3. Setelah darah tranfusi datang, maka dilakukan
prosedur tranfusi darah
4. Jenis dan jumlah tranfusi darah yang diberikan
sesuai dengan kebutuhan medis dari pasien
tersebut
6 Lain- Lain 1. Pembiayaan darah tranfusi ditanggung oleh
pasien atau keliuarga pasien termasuk darah
tranfusi yang sudah dipesan atau dibeli meskipun
tidak terpakai atau sisa dikarenakan keadaan
pasien.
2. Pembiayaan ditanggung oleh BPJS jikalau pasien
mempunyai kartu BPJS.
Dengan ini menyatakan bahwa saya Dengan ini menyatakan bahwa saya keluarga
Dokter.......................................telah pasien atas
menerangkan hal-hal diatas secara benar dan nama...................................................telah
jelas, dan memberikan kesempatan untuk menerima/ Menolak tindakan tranfusi dan
bertanya atau diskusi. informasi sebagaimana di atas yang saya beri
tanda atau paraf di kolom kanannya, serta telah
diberi kesempatan untuk bertanya atau
Tanda tangan berdiskusi, dan telah memahaminya.
Tanda tangan

(....................................................)
(.....................................................)
3. Form Monitoring Tranfusi Darah

RSIA AMALIA SIDAYU


JL. Raya Deandles Rt 01, Rw 01 Golokan,Sidayu,Gresik,61153
Tlp (031)99112451
Email: rsiaamaliasidayu@gmail.com

MONITORING TRANFUSI DARAH


Berat Badan : .......................... tanggal : ...../...../...........................
Gol. Darah : .......................... Reanksi silang : Mayor.........Minor..........
Diagnosa : .......................... Gol. Darah Donor
:.....................Rh...............

Unit 1 2 3 4
Komponen a-d
a. Whole Blood (WB) b. Packed Red Cell (PRC) c. Thombocyte Concentrate (CT) d. Fresh
Frozen Plasma (FFP)
No. Seri
Jam Mulai
Jam Selesai
Waktu Tranfusi a-d
a. Pre-Op
b. Durante-Op
c. Post-Op
d. Non-Op

Tekanan Darah Pra tranfusi :....................... Selesai Tranfusi :....................


Suhu Pra Tranfusi :....................... Selesai Tranfusi :....................
Hb Pra Tranfusi ke I :....................... Selesai Tranfusi :....................

Indikasi Tranfusi
a. Anemia b. Perdarahan Akut c. Gangguan Hemostasis d. Lainnya.............
Obat Pra Tranfusi
a. Antipiretika b. Diuretika c.Antihistamin d.Steroid

Perawat Dokter

(........................................) (.............................................)