Вы находитесь на странице: 1из 14

LAPORAN VALIDASI DATA INDIKATOR MUTU

I. Pendahuluan
Berdasarkan Visi Rumah Sakit Ibu Dan Anak Amalia, menjadi rumah sakit kebanggaan
keluarga serta masyarakat umum diwilayah RSIA Amalia bermutu dalam pelayanan
danpendidikan. RSIA Amalia sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam
mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu RSIA Amalia
dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan
dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Upaya peningkatan mutu pelayanan
dilakukan di semua unit pelayanan, baik pada unit pelayanan medik, pelayanan keperawatan,
maupun pada unit pelayanan administrasi dan manajemen melalui program jaminan mutu
yang wajib dipantau.Program dalam mewujudkan RSIA Amalia yang bermutu adalah suatu
program berkelanjutan yang disusun secara objektif dan sistematik untuk memantau dan
menilai indikator mutu serta kewajaran pelayanan yang diberikan kepada pasien.
Program penjaminan mutu merupakan aktivitas mendefinisikan, mendesain,
memeriksa, memantau, mensurvei dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Aktivitas-aktivitas ini disusun secara komprehensif dan terintegrasi yang meliputi struktur,
proses, dan output/outcome. Teknis pemantauan terhadap kualitas pelayanan rumah sakit
memerlukan penetapan indikator mutu yang digunakan sebagai variabel untuk mengukur
suatu perubahan dengan menggunakan instrumen yang tepat. Saat ini telah ditetapkan
indikator mutu, terdiri dari: 10 (sepuluh) indikator klinik, 9 (sembilan) indikator manajerial, 6
(enam) indikator keselamatan pasien, serta indikator berdasarkan Joint Commission
International’s (JCI) International Library of Measures.
Indikator mutu yang telah ditetapkan tersebut telah dipantau dengan instrumen yang
disusun berdasarkan kebutuhan data yang diperlukan. Setelah dilakukan pengumpulan data
oleh masing-masing unit dalam rumah sakit, maka rumah sakit menggunakan proses internal
untuk melakukan validasi data sebelum dilaksanakan pelaporan dan publikasi data. Proses
internal di dalam RSIA Amalia dalam rangka validasi data indikator mutu adalah dalam
bentuk Ronde Kendali Mutu, yaitu berupa kegiatan ronde keliling yang dilaksanakan oleh
pimpinan atau yang mewakili dan beberapa staf yang ditunjuk berdasarkan surat perintah,
rombongan berkeliling untuk mengambil data indikator mutu.
Penyahihan/validasi data merupakanalat penting untuk memahami mutu dari data mutu
dan untuk mencapai tingkat di mana data tersebut cukup meyakinkan bagi para pembuat
keputusan. Validasi data menjadi salah satu langkah dalam proses penentuan prioritas untuk
1
pengukuran, pemilihan indikator yang harus diukur, pemilihan dan pengujian ukuran,
pengumpulan data, validasi data dan penggunaan data untuk perbaikan. Tujuan dari validasi
data ini adalah tersedianya data dan informasi mutu yang valid sebagai dasar menejemen
rumah sakit untuk mengambil keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan,pemantauan,
evaluasi program dan peningkatan kewaspadaan serta respon terhadap kejadian luar biasa
yang cepat dan tepat.
Berdasarkan program kerja Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien Tahun 2018
RSIA Amalia telah memilih 5 indikator mutu yang akan di validasi, antara lain :
NO KODE INDIKATOR
1 IAK-1 Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium patologi klinik,
pemeriksaan darah rutin dan kimia klinik ≤140 menit untuk pasien
rawat inap
2 IAK-2 Waktu tunggu hasil pemeriksaan USG untuk pasien hamil ≤ 1 jam
3 IAK-9 Kelengkapan pengisian rekam medik 48 jam sejak setelah selesai
pelayanan rawat inap
4 SKP-4 Kepatuhan pelaksanaan prosedur site marking pada pasien yang
akan dilakukan tindakan operasi
5 SKP-5 Presentasi kepatuhan seluruh petugas kesehatan dalam melakukan
kebersihan tangan dengan metode 6 langkah dan 5 moment di
Rawat Inap

II. Maksud dan Tujuan


a. Maksud
Sebagai bahan evaluasi pencapaian indikator mutu dari tiap unit kerja untuk
mengetahui pencapaian indikator mutu di RSIA Amalia dengan cara mengambil ulang
data.
b. Tujuan
1) Memberikan informasi tentang data indikator mutu yang valid sebagai
dasar menejemen rumah sakit untuk mengambil keputusan dalam perencanaan,
pelaksanaan, pemantauan, evaluasi program dan peningkatan kewaspadaan serta
respon terhadap kejadian luar biasa yang cepat dan tepat.
2) Memberikan gambaran dan masukan kepada setiap unit kerja tentang
peningkatan mutu yang telah dicapai.

2
III. Dasar
a. Program kerja RSIA Amalia Tahun 2018 dalam bidang peningkatan mutu dan
keselamatan pasien
b. Program kerja PMKP tentang kegiatan validasi data internal indikator mutu
RSIA Amalia

IV. Ruang lingkup


a. Pendahuluan
b. Pelaksanaan kegiatan
c. Hasil kegiatan
d. Analisa dan Tindak lanjut
e. Rekomendasi
f. Penutup

V. Pelaksanaan Kegiatan
1. Perencanaan
- Menentukan jadwal waktu pelaksanaan Ronde Kendali Mutu,
- Menentukan 5 indikator mutu yang akan di validasi,
- Menentukan jumlah sampel yang diambil 10% dari jumlah pasien dari
data pertama

2. Pelaksanaan
Kegiatan Ronde Kendali Mutu dilaksanakan :
- Hari/tanggal : Kamis, 21 Maret 2018
- Waktu : Pukul 10.00 Wib s.d selesai

3
VI. Hasil kegiatan
HASIL
HASIL
PEMANTA KET
PEMANTA %
UAN RIIL (Vali
UAN First
(RATA- d=
DATA Abstrac
KO RATA jika
N STANDA INDIKAT SAMPLIN tor
DE BULAN nilai
O R PMKP OR G dengan
April – Juni valida
VALIDASI Second
2016 si
(Second Abstrac
(First ≥
Abstractor) tor
Abstractor) 90%)
(%)
(%)
1 PMKP 3. IAK-1 Waktu
Klinik 1: tunggu hasil
Layanan pelayanan
Laboraturi laboratoriu
um m patologi
klinik,
pemeriksaan VALI
72,7% 73,9% 73,8%
darah rutin D
dan kimia
klinik ≤ 140
menit untuk
pasien rawat
inap

2 PMKP 3. IAK-2 Waktu


Klinik 2 : tunggu hasil
Pelayanan pemeriksaan
VALI
Radiologi USG untuk 46,8% 49,2% 48%
D
pasien
Hamil ≤
1jam

4
3 PMKP 3. IAK-9 Kelengkapa
Klinik 9 : n pengisian
Ketersedia Rekam
an, isi, dan Medik 48
penggunaa jam sejak VALI
46,5% 48% 47,75%
n catatan setelah D
tentang selesai
pasien pelayanan
rawat inap

4 SKP 4 : SKP- Kepatuhan


Memastika 4 pelaksanaan
n lokasi prosedur
pembedah site marking
an yang pada pasien
benar, yang akan
prosedur dilakukan VALI
67,45% 76,6% 71,72%
yang tindakan D
benar, operasi di
pembedah ruang rawat
an pada inap
pasien
yang benar

5 SKP 5 : SKP- Presentasi


Menguran 5 kepatuhan
gi Risiko seluruh
Infeksi petugas
Akibat kesehatan VALI
48,8% 58,1% 53,45%
Perawatan dalam D
Kesehatan melakukan
kebersihan
tangan
dengan

5
metode 6
langkah dan
5 moment di
Rawat Inap

VII. Analisa dan Tindak Lanjut


Berdasarkan hasil pengumpulan data indikator mutu bulan februari-April 2018 dari
semua unit kerja telah dilaksanakan pemantauan data sampling dan divalidasi sebanyak 5
indikator, hasil validasi dari indikator mutu tersebut mencapai lebih dari 81.42% dinyatakan
valid sehingga data dapat dipublikasikan dan siap diinformasikan ke dalam website RSIA
Amalia
VIII. Rekomendasi
1. Sistem monitoring pelaporan indikator mutu lebih ditingkatkan sehingga
peningkatan mutu dapat lebih membudaya.
2. Indikator mutu yang telah di validasi dan sudah dinyatakan data valid bisa
segera diinformasikan kepada semua petugas unit kerja melalui Sosialisasi, membuat
informasi di Majalah dinding untuk motivasi kinerja anggota agar lebih meningkatkan
pelayanan demi tercapainya Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien di RSIA
Amalia
3. Data indikator yang sudah di validasi bisa di publikasikan dan diinformasikan
melalui website sesuai dengan ketentuan publikasi data RSIA Amalia sehingga bisa
bermanfaat bagi masyarakat.

VIII. PENUTUP
Demikian laporan kegiatan pelaksanaan ronde kendali mutu tentang validasi data
internal terhadap 5 indikator mutu klinis dan sasaran keselamatan pasien di, RSIA Amalia
Disampaikan dengan harapan dapat menjadi bahan pertimbangan dan masukan untuk
meningkatkan pelayanan mutu RSIA Amalia

6
Sidayu,

Mengetahui
Direktur RSIA Amalia Ketua komite PMKP

dr Rizki Septi Amalia dr. Muhammad Lazuardi


NIP; 210302014 NIP: 21030220115

FORMAT VALIDASI DATA INDIKATOR PMKP KLINIK


STANDAR PMKP 3. Klinik 2 : Layanan laboratorium
JUDUL Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Laboratorium Patologi Klinik Pemeriksaan
INDIKAT Darah lengkap dan Kimia klinik
OR
DEFINISI Pemeriksaan laboratorium patologi klinik yang dimaksud adalah pelayanan
OPERASIO pemeriksaan Darah lengkap dan Kimia klinik. Waktu tunggu hasil pelayanan
NAL laboratorium patologi klinik adalah tenggang waktu yang dibutuhkan mulai pasien
diambil sample oleh petugas sampling sampai dengan hasil pemeriksaan yang
sudah diekspertisi diterima di Loket Pengambilan Hasil yang diukur dalam satuan
menit, untuk setiap pasien yang diperiksakan laboratorium Darah lengkap dan Kimia
klinik. Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium patologi klinik pemeriksaan
darah lengkap dan kimia klinik ini dipantau untuk pasien rawat jalan dan IGD, dengan
standar waktu ≤140 menit.
FORMULA Jumlah pemeriksaan laboratorium patologi klinik untuk Darah lengkap dan Kimia klinik
dengan waktu tunggu hasil ≤140 menit (pemeriksaan) : Jumlah seluruh pemeriksaan
laboratorium patologi klinik untuk Darah lengkap dan Kimia klinik dalam satu bulan
(pemeriksaan) x 100% = ___%
TARGET ≥ 90%

7
AREA Laboratorium Patologi Klinik
JUMLAH 10% x 400 denominator / bulan = 40 sampel / bulan
SAMPEL
FORMAT
PENCATA JAM
TAN HASIL
RENTA
JAM DITERI
NAM NG
TANGGAL

NO JENIS SAMPEL MA K
N A WAKTU
. PEMERI DIAMBIL LOKET E
O PASIE KOLOM
RM KSAAN (Pk. __.__ HASIL T
N 6&7
WIB (Pk.
(menit)
__.__
WIB)
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Verifikasi :

8
INDIKATOR PMKP KLINIK
STANDAR PMKP 3. Klinik 9 : Ketersediaan, isi, dan penggunaan catatan tentang
pasien
JUDUL Kelengkapan Pengisian Rekam Medik 48 jam Sejak Setelah Selesai
INDIKATOR Pelayanan Rawat Inap
DEFINISI Rekam medik yang lengkap adalah rekam medik yang lengkap diisi oleh staf
OPERASIONAL medis
yang meliputi : identitas pasien, riwayat keluar masuk, resume dan instruksi
dokter (dinyatakan lengkap/tidak lengkap oleh petugas Unit RM). Rekam
medic
harus disetor ke Unit RM selambat-lambatnya 24 jam setelah selesai pelayanan
rawat inap
FORMULA Jumlah rekam medik yang lengkap diisi oleh staf medis dalam 24 jam untuk
pasien
pulang rawat inap dalam satu bulan (orang) : Jumlah pasien yang dinyatakan
telah selesai pelayanan rawat inap dalam bulan yang sama (orang) x 100% =
___%
TARGET ≥ 95%
AREA Unit Rekam Medik
JUMLAH 10% x 500 Denominator / bulan = 50 sampel / bulan
SAMPEL
FORMAT NO TGL NAMA NO. JENIS JAM JAM REN KET
PENCATATAN PASIEN RM PEME SAMPEL HASIL TANG
RIKSA DIAMBIL DITE WAK
AN (Pk. __.__ RIMA TU
WIB LOKET KO
HASIL LOM
(Pk. 6&7
__.__ (menit
WIB)
1 2 3 4 5 6 7 8 9

9
Verifikasi :

INDIKATOR PMKP MANAJERIAL


STANDAR PMKP 3. Manajerial 5 : Harapan dan kepuasan pasien dan keluarga
pasien rawat inap
JUDUL INDIKATOR Kepuasan Pelanggan (Pasien)
TIPE INDIKATOR Struktur Proses Outcome √ Proses & Outcome
TUJUAN Tergambarnya persepsi pasien terhadap mutu pelayanan Rumah Sakit
berdasarkan elemen-elemen tingkat kepuasan pelanggan yang ditetapkan.
Memberikan informasi dan saran kepada unsur pimpinan dan semua unit kerja
di RSIA Amalia tentang hasil pelaksanaan kegiatan survey kepuasan pasien
untuk dijadikan dasar guna menentukan kebijakan selanjutnya
DEFINISI Kepuasan Pasien adalah perasaan senang atau penerimaan dengan baik dari
OPERASIONAL pasien terhadap semua layanan Rumah Sakit, baik dilakukan sesuai standar
maupun substandar.
Parameter ukuran kepuasan ditetapkan dengan tingkat kepuasan yang
diharapkan, yaitu jumlah Komulatif Nilai Sangat Baik + Baik = 100 %
Penilaian tingkat kepuasan pasien di RSIA Amalia ditetapkan sebagai berikut :
≥ 80 % : Sangat Puas
60 – 79 % : Puas
40 – 59 % : Kurang Puas
≤ 40 % : Tidak Puas

10
ALASAN/ Kepuasan pelanggan menggambar kan kualitas pelayanan yang diberikan.
IMPLIKASI/ Kualitas harus dimulai dari kebutuhan pelanggan dan berakhir pada presepsi
RASIONALISASI pelanggan (Kotler, 1994). Hal ini berarti bahwa citra kualitas yang baik
bukanlah berdasarkan sudut pandang atau persepsi pihak penyedia jasa,
melainkan berdasarkan sudut pandang atau presepsi pelanggan. Persepsi
pelanggan terhadap kualitas jasa merupakan penilaian menyeluruh atas
keunggulan suatu jasa.
FORMULA Jumlah pasien yang menyatakan puas terhadap pelayanan rumah sakit dalam
tiga/enam bulan (orang) : Jumlah seluruh pasien yang disurvey dalam periode
yang sama (orang) x 100% = ___%
NUMERATOR Jumlah pasien yang menyatakan puas terhadap pelayanan rumah sakit dalam
tiga/enam bulan
DENOMINATOR Jumlah seluruh pasien yang disurvey dalam periode yang sama
TARGET ≥ 90%
SAMPLING Pengumpulan data dilaksanakan dengan total sampling sesuai kriteria inklusi,
dilakukan oleh petugas perawat rawat inap setiap hari.
KRITERIA INKLUSI 1. Pasien dewasa (umur ≥21 tahun)
2. Pasien telah dirawat inap minimal tiga hari
3. Pasien tanpa diit khusus
4. Pasien pulang hidup setiap hari
KRITERIA 1. Penunggu pasien
EKSKLUSI 2. Keluarga pasien
3. Pasien dengan gangguan jiwa
4. Pasien pulang meninggal
PENCATATAN Pencatatan dilaksanakan setiap ada pasien pulang dilakukan oleh
pasien/keluarga pasien setiap hari.
ANALISA & Rekapitulasi dan analisa datamenggunakan SPSS Versi 17/20 dilaksanakan oleh
PELAPORAN Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)sebagai informasi
awal untuk unitnya, kemudian setiap bulannya data akan dilaporkan kepada
Kepala Instalasi Rawat Inap. Secara umum data akan dievaluasi serta
dideseminasikan kepada seluruh komponen rumah sakit setiap tiga bulan yang
dikoordinasikan oleh Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien
(PMKP)dan dilaporkan dalam bentuk data statistik kepada Kepala RSIA Amalia
AREA Seluruh area rawat inap

11
PIC Ketua Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)
FORMAT Format kuesioner terlampir
PENCATATAN Sesuai instrument Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)

12
INDIKATOR PMKP SASARAN KESELAMATAN PASIEN
STANDAR SKP 5 : Mengurangi Risiko Infeksi Akibat Perawatan Kesehatan
JUDUL Persentase kepatuhan petugas kesehatan dalam melakukan kebersihan
INDIKATOR tangan dengan metode enam langkah dan lima momen di Rawat Inap
TIPE INDIKATOR Struktur Proses Outcome √ Proses & Outcome
TUJUAN Tergambarnya upaya rumah sakit dalam menjaga keselamatan pasien khususnya
dari infeksi nosokomial
DEFINISI Kepatuhan cuci tangan adalah ketaatan petugas dalam melakukan prosedur cuci
OPERASIONAL tangan dengan menggunakan metode 6 langkah dan lima momen. Lima momen
yang dimaksud adalah :
1. Sebelum kontak dengan pasien
2. Sebelum melaksanakan tindakan aseptic
3. Setelh kontak dengan pasien
4. Setelah kontak dengan cairan tubuh pasien
5. Setelah kontak dengan alat dan lingkungan sekitar pasien
ALASAN/ Cuci tangan adalah salah satu prosedur yang paling penting dalam mencegah
IMPLIKASI/ infeksi nosokomial. Tangan adalah 'instrumen' yang digunakan untuk menyentuh
RASIONALISASI pasien, memegang alat, perabot rumah sakit dan juga untuk keperluan pribadi
seperti makan. Ignaz Semmelweis adalah orang pertama yang menunjukkan
pentingnya penularan infeksi melalui tangan. Ketika ia menjadi staf dokter di
rumah sakit di Vienna pada tahun 1840-an ia memperhatikan bahwa cuci tangan
ternyata dapat mencegah penularan infeksi. Sejak itu, ditunjang dengan penelitian,
cuci tangan jadi komponen paling penting dalam pencegahan infeksi.
FORMULA Jumlah komulatif kegiatan lima momen petugas yang diawali dengan melakukan
kebersihan tangan metode enam langkah yang tepat dan benar dalam suatu periode
survey (momen) : Jumlah komulatif seluruh kegiatan lima momen petugas yang
seharusnya diawali dengan melakukan kebersihan tangan metode enam langkah
yang tepat dan benar dalam periode survey yang sama (momen) x 100% =___%
NUMERATOR Jumlah komulatif kegiatan lima momen petugas yang diawali dengan melakukan
kebersihan tangan metode enam langkah yang tepat dan benar dalam suatu periode
survey (momen)
DENOMINATOR Jumlah komulatif seluruh kegiatan lima momen petugas yang seharusnya diawali
dengan melakukan kebersihan tangan metode enam langkah yang tepat dan benar
dalam periode survey yang sama (momen)

13
TARGET ≥80%
SAMPLING Hanya bisa surveilans (observasi langsung) dengan purposive sampling ketika ada
kegiatan yang seharusnya dilakukan kebersihan tangan dengan metode enam
langkah dan lima momen.
KRITERIA INKLUSI -
KRITERIA -
EKSKLUSI
PENCATATAN Survey ini dilakukan oleh panitia PPIN-RS dengan dimungkinkan melakukan
sampling (quick survey). Survey dilakukan 5 hari dengan jumlah sample tertentu,
setiap hari ada 20 intraksi yang diukur oleh setiap surveyor.
ANALISA & Rekapitulasi dan analisa sederhana dilaksanakan oleh panitia PPIN-RS, kemudian
PELAPORAN data akan kemudian akan dikoordinasikan kepada Komite PMKP. Data Rumah
sakit akan direkapitulasi dan dianalisis oleh petugas Komite PMKP setiap
bulannya yang akan dilaporkan kepada Ketua PMKP. Secara umum data akan
dievaluasi serta dideseminasikan kepada seluruh komponen rumah setiap tiga
bulan yang dikoordinasikan oleh Komite PMKP
AREA Semua Area Klinis
PIC Ketua PPIN-RS / Bidang Kajian Keselamatan Pasien PMKP
FORMAT Checklist dan format observasi kebersihan tangan dengan metode enam langkah
PENCATATAN dan lima momen sesuai format PPI-RS
BLANKO SURVEY KEPATUHAN MELAKUKAN HAND HYGIENE
INSTALASI : RUANG: HARI: TANGGAL: JAM:………….SAMPAI………… OBSERVER :
NO TENAGA KESEHATAN SBL KON T STL KON T SEBELUM STL TERPAPAR STL KONTAK KEPATUHAN
PASIEN PASIEN TINDAKAN CAIRAN LINGKUNGAN HAND HYGIENE
1 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
2 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
3 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
4 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
5 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
6 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
7 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
8 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
9 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
10 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
11 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
12 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
13 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
14 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
15 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
16 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
17 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
18 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
19 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
20 D P CS PL PR FT PG DM MP Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
TOTAL
% KEPATUHAN % %
Keterangan :
D : Dokter PG : Petugas gisi
P : Perawat DM : Dokter Muda
CS : Cleaning service MP : Mahasiswa perawat
PL : Petugas lab Kepatuhan melakukan hand hygiene :1. Hand hygiene sebelum dan sesudah kontak dengan pasien
PR : Petugas radiologi 2. Hand Hygiene sebelum melakukan tindakan
FT ; Fisioterapi 3. Hand Hygiene setelah terpapar cairan tubuh pasien
4. Hand hygiene setelah kontak dengan lingkungan sekitar pasien

14