You are on page 1of 3

Profil Petani

Lokasi yang dijadikan fokus penelitian adalah kecamatan Tompaso, Minahasa, Sulawesi Utara.
Kecamatan Tompaso dipilih karena merupakan sentra produksi tomat apel dan juga produk utama
bagi petaninya. Petani akan dipilih sebanyak 60 orang pada desa Kamanga, desa Touure, Tonsewer
dengan masing masing desa dipilih 20 petani.

Tingkat Jumlah
No Persentase
Pendidikan Responden
1 Tidak Tamat SD 4 6,66
2 SD 10 16,67
3 SMP 10 16,67
4 SMU 30 50
5 SARJANA/S1 6 10
Jumlah 60 100
Tabel pendidikan terakhir petani.

Dari petani – petani yang dipilih, mayoritas memiliki pendidikan terakhir SMU dengan
persentase sebesar 50% dan minoritas tidak tamat SD dengan persentase 6,66%. Petani yang lulus
perguruan tinggi hanya 10% dari petani yang dipilih.

No Jenis Pekerjaan Responden Persentase


1 Petani sawah ladang 30 50
2 Tukang 15 25
3 Buruh 10 16,67
4 Lain - lain 2 3,33
5 Tidak mempunyai pekerjaan sampingan 3 5
Jumlah 60 100
Tabel pekerjaan sampingan petani.

Disamping pendapatan dari bertani, para petani juga banyak yang memiliki perkerjaan
sampingan untuk pendapatan tambahan. Sebanyak 55 petani memiliki pekerjaan sampingan dengan
mayoritas memiliki pekerjaan sebagai petani sawah ladang dan hanya 3 petani yang tidak memiliki
pekerjaan sampingan.
Interval Pendapatan (Rp) Jumlah Responden Persentase
260.000-500.000 7 11,67
500.000-750.000 15 25
750.000-1.000.000 20 33,33
1.000.000-1.500.000 10 16,67
1.500.000-ke atas 5 8,33
Tidak ada pendapatan sampingan 3 5
Jumlah 60 100
Tabel pendapatan dari pekerjaan sampingan petani.

Mayoritas petani dengan pekerjaan sampingan memiliki pendapatan dibawah Rp. 1.000.000
yaitu sebanyak 70% dari semua petani. Sedangkan petani pendapatan sampingan diatas Rp. 1.000.000
sebesar 25% dari semua petani.

Biaya Produksi

Jumlah Pengeluaran (Rp)


No Biaya Keperluan Penanaman
<1 1 >1
1 Benih (Rp. 25.000/L) 25.000 62.500 87.500
2 Pupuk :
Pupuk kandang (Rp. 5000/perlakuan) 375.000 750.000 1.125.000
Pupuk urea (Rp. 1400/kg) 210.000 420.000 700.000
Pupuk SP36 (Rp. 1900/kg) 285.000 570.000 950.000
Pupuk KCL (Rp. 2000/kg 150.000 150.000 570.000
PPC (Rp. 20.000/L) 30.000 60.000 100.000
Jumlah 1.050.000 1.950.000 3.445.000
3 Pestisida :
Insektisida (180.000/L) 180.000 360.000 540.000
Fungisida (Rp. 120.000/L) 120.000 240.000 360.000
Jumlah 300.000 600.000 900.000
Total Pengeluaran 1.375.000 2.612.500 4.432.500
Tabel biaya keperluan penanaman.

Untuk biaya keperluan penanaman, biaya yang paling tinggi adalah pembelian pupuk
dengan rata – rata 75% dari total pengeluaran dengan pengeluaran paling rendah adalah benih dengan
rata – rata kurang dari 1% total pengeluaran. Penggunaan benih pada kecamatan Tompaso adalah 2.5 L
per hektar.
Jumlah Pengeluaran (Rp)
No Jenis Pekerjaan
<1 1 >1
1 Pekerja Penanaman (Rp. 35.000/orang) :
Pembersihan 280.000 525.000 980.000
Pembuatan bedeng 280.000 525.000 980.000
Pembuatan lubang tanam 70.000 140.000 175.000
Penanaman 70.000 140.000 175.000
Pemupukan 70.000 140.000 210.000
Jumlah 770.000 1.470.000 2.520.000
2 Pekerja Pasca Tanam (Rp. 30.000/orang) :
Penyiangan 150.000 390.000 600.000
Pemupukan 60.000 875.000 300.000
Penyemprotan 120.000 300.000 510.000
Jumlah 330.000 1.565.000 1.410.000
3 Biaya Tambahan
Panen (Rp. 2500/krat) 437.000 875.000 1.250.000
Pengangkutan (Rp. 2000/krat) 350.000 700.000 1.000.000
Jumlah 787.000 1.575.000 2.250.000
Total Upah Pekerja 1.887.000 4.610.000 6.180.000