Вы находитесь на странице: 1из 9

KINERJA PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

KEPADA MASYARAKAT

Bagoes Irawan Krishardianto, Djoko Santoso Th,


Anton Subarno.

Pendidikan Administrasi Perkantoran


Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta
Email: bagoezirawank@yahoo.com

ABSTRACT
The objectives of this research are to investigate: (1) the performance of the
Population and Civil Registry Office at Karanganyar regency; (2) the factors influencing
the performance of the Population and Civil Registry Office at Karanganyar regency; and
(3) the efforts taken to improve the performance of the Population and Civil Registry
Office at Karanganyar regency.
This research used a single embedded case study with the qualitative method.
The sources of the research were informants, locations, documents or archives. The
samples of the research were taken by using the purposive sampling technique and the
snowball sampling technique. The data of the research were gathered through in-depth
interview, observation, and documentation and were then validated by using the data
source and data gathering method triangulations. They were analyzed by using the
interactive technique of analysis.
The results of the research show that the performance of the Population and
Civil Registry Office in extending services to the community in Karanganyar regency has
not been optimal for the community feels less satisfied with the services in terms of the
timeliness and comfort of services. Such a performance is due to the limited number of its
employees and their low ability in the computerization system. The factors affecting the
performance of the Population and Civil Registry Office at Karanganyar regency include
(1) work motivation of the employees, (2) ability of the employees, and (3) facility and
infrastructure. The efforts taken so as to improve the performance of the Population and
Civil Registry Office at Karanganyar regency are, among others, highly motivating and
encouraging the employees to perform better through punishment and reward system.
The employees shall be given training on computerization system. The facility and
infrastructure shall be added in terms of quantity and completeness.

Keywords: Performance and services to community.

A. Pendahuluan. undangan bagi setiap warga negara dan


Penyelenggaraan pelayanan penduduk atas barang/jasa, dan atau
publik merupakan salah satu fungsi pelayanan administratif yang disediakan
utama dalam penyelenggaraan oleh penyelenggara pelayanan publik.
pemerintahan yang Good Governance Sebagai sebuah lembaga, pelayanan
(penyelenggaraan pemerintahan yang publik berpijak pada prinsip-prinsip
baik). Berdasarkan Undang-undang profesionalisme dan etika seperti
Nomor 25 Tahun 2009 tentang akuntabilitas, efektifitas, efisiensi,
pelayanan publik menyebutkan bahwa integritas, netralitas, dan keadilan bagi
pelayanan publik adalah kegiatan atau semua penerima pelayanan.
serangkaian kegiatan dalam rangka Dinas Kependudukan dan
pemenuhan kebutuhan pelayanan Pencatatan Sipil sebagai lokasi
sesuai dengan Peraturan Perundang- penelitian, meneliti seperti apa

1
kinerjanya dan bagaimana pelayanan (performance) dalam arti yang
yang diberikan dalam bidang sederhana adalah prestasi kerja” (Sadu
kependudukan dan pencatatan sipil Wasistiono, 2002:45). Kinerja
kepada masyarakat apakah telah sesuai merupakan gambaran mengenai
dengan yang diharapkan serta tingkatan pencapaian pelaksanaan
bagaimana menggunakan suatu kegiatan atau program kebijakan
kewenangannya dalam mengatur dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi
masalah kependudukan dan catatan dan misi dari suatu organisasi menurut
sipil apakah telah terealisasikan sesuai Lembaga Administrasi Negara dalam
peraturan dari pusat. Perbaikkan Joko Widodo (2001:206). Dari beberapa
khususnya dalam kinerja proses pendapat tersebut di atas maka dapat
penyelenggaraan pelayanan publik disimpulkan bahwa Kinerja adalah
dalam Dinas Kependudukan dan kemampuan seseorang atau kelompok
Pencatatan Sipil harus dilakukan dalam melaksanakan tugas-tugas atau
terutama bagaimana menumbuhkan dan kegiatan yang ada di dalam suatu
meningkatkan kinerja Dinas dalam organisasi sebagai wujud upaya
memberikan pelayanan publik serta pencapaian visi, misi, tujuan, sasaran
aparatur-aparatur yang ada di dalamnya organisasi.
sebagai abdi negara dan abdi Suatu kinerja sangat penting
masyarakat. untuk dinilai atau diukur agar suatu
Berdasarkan latar belakang organisasi atau program dapat diketahui
masalah yang telah diuraikan di atas, keberhasilannya. Hal ini sesuai dengan
maka dapat dirumuskan masalah pendapat Mahmudi bahwa pengukuran
penelitian sebagai berikut : kinerja digunakan sebagai dasar untuk
1. Bagaimana kinerja Dinas melakukan penilaian kinerja, yaitu untuk
Kependudukan dan Pencatatan Sipil menilai sukses atau tidaknya suatu
dalam memberikan pelayanan organisasi, program atau organisasi
kepada masyarakat ? (2005:6).
2. Faktor - faktor apa saja yang Agus Dwiyanto (2006:49-51)
mempengaruhi kinerja Dinas mengemukakan indikator-indikator yang
Kependudukan dan Pencatatan Sipil biasa digunakan dalam melakukan
? penilaian kinerja organisasi publik antara
3. Upaya – upaya apa yang dapat lain :
dilakukan untuk meningkatkan 1. Produktivitas, tidak hanya mengukur
kinerja dan pelayanan Dinas tingkat efisiensi, tetapi juga
Kependudukan dan Pencatatan Sipil efektivitas pelayanan. Produktivitas
? pada umumnya dipahami sebagai
Adapun tujuan dari penelitian ini rasio antara input dan output.
adalah sebagai berikut : Produktivitas kerja merupakan suatu
1. Mengetahui kinerja pelayanan Dinas sikap dan perilaku pegawai dalam
Kependudukan dan Pencatatan Sipil. organisasi terhadap peraturan-
2. Mengetahui faktor - faktor yang peraturan dan norma-norma yang
mempengaruhi Dinas Kependudukan telah ditetapkan dan telah
dan Pencatatan Sipil. diwujudkan dengan baik dalam
3. Mengetahui upaya - upaya yang bentuk tingkah laku maupun
dilakukan untuk meningkatkan perbuatan. Produktivitas kerja
kinerja Dinas Kependudukan dan merupakan hal yang sangat penting
Pencatatan Sipil dalam memberikan dalam organisasi karena dengan
pelayanan publik. adanya produktivitas kerja
diharapkan pekerjaan akan
B. Kajian Literatur. terlaksana secara efisien dan efektif,
Kinerja merupakan kualitas dan sehingga ini semua akan sangat
kuantitas dari suatu hasil kerja (output) diperlukan dalam pencapaian tujuan
individu maupun kelompok dalam suatu yang baik yang telah ditetapkan (A.T
aktivitas tertentu, sedangkan kinerja Sulistiyani, 2004:315).

2
2. Responsivitas, adalah kemampuan hal ini adalah faktor utama
organisasi untuk mengenali keseluruhan pelaku kegiatan dari
kebutuhan masyarakat, atasan sampai bawahan karyawan
mengidentifikasi, menyusun agenda dalam kinerjanya terhadap
dan skala prioritas pelayanan, dan pelaksanaan kegiatan pelayanannya
mampu mengembangkan program- kepada publik.
program pelayanan publik sesuai 2. Redioka Eka Rahmawati (2009).
dengan kebutuhan dan aspirasi Pelayanan Publik Pada Unit
masyarakat. Responsivitas Pelayanan Terpadu Pemerintah Kota
ditunjukan pada keselarasan antara Denpasar. Pembenahan dalam
program dan kegiatan pelayanan penyelenggaraan pemerintahan yang
publik dengan kebutuhan dan berorientasi pada pelayanan
aspirasi masyarakat, hal ini sangat masyarakat, menitik beratkan pada
berpengaruh sebagai tolak ukur unit pelayanan terpadu
kinerja organisasi karena secara pemerintahan. Perbaikan dalam
langsung menggambarkan penyelenggaraan pelayanan terpadu
kemampuan organisasi publik dalam pemerintahan harus dilakukan,
menjalankan misi, visi serta terutama menumbuhkan dan
tujuannya khususnya dalam meningkatkan kinerja aparat dinas
pemenuhan kebutuhan pelayanan sebagai abdi negara dan abdi
kepada masyarakat (Lenvine dkk masyarakat, karena pelaksanaan
dalam Dwiyanto 2006). tugas pelayanan oleh badan
3. Kualitas Pelayanan, merupakan pemerintahan sangat tergantung
bentuk dalam pelayanan sebagai pada kinerja aparatnya.
wujud memenuhi kebutuhan-
kebutuhan kepentingan publik, baik C. Metode Penelitian.
berupa penyediaan barang, jasa atau Penelitian ini mempelajari latar
pelayanan administrasi. Pelayanan belakang masalah dalam kinerja Dinas
dalam Kamus Bahasa Indonesia Kependudukan dan Pencatatan Sipil
(2002;571) berasal dari kata layan dalam mewujudkan penyelenggaraan
yang berarti membantu (mengurus) pelayanan publik administratif kepada
apa-apa yang diperlukan seseorang. masyarakat. Tujuannya adalah untuk
Kata pelayanan mempunyai arti memberikan gambaran secara
perihal atau melayani. Tujuan utama mendetail mengenai latar belakang
pelayanan publik adalah memenuhi karakter-karakter khas dari kasus atau
kebutuhan publik agar dapat peristiwa yang terjadi, ataupun status
memperoleh pelayanan yang individu yang kemudian dari sifat-sifat
diinginkan dan memuaskan. yang khas akan menjadikan suatu hal
Penyedia pelayanan harus mampu yang bersifat umum, maka metode yang
mengidentifikasi kebutuhan dan dipergunakan adalah pendekatan
keinginan masyarakat, kemudian deskriptif kualitaitif.
memberikan pelayanan publik sesuai Penelitian ini dilakukan di Dinas
dengan keinginan dan kebutuhan. Kependudukan Dan Pencatatan Sipil
Adapun beberapa hasil dan institusi pasangan dengan waktu
penelitian sebelumnya yang memiliki penelitian 8 bulan mulai bulan Febuari
relevansi dengan penelitian ini adalah 2012 sampai dengan bulan Oktober
sebagai berikut : 2012. Teknik pengumpulan data dalam
1. Adcroft, A. and Willis, R (2005). The penelitian ini dilakukan dengan
(Un)Intended Outcome Of Public wawancara, observasi serta analisis
Sector Performance. Mengukur dokumen dan arsip. Analisis data yang
sejauh mana sistem kinerja digunakan dalam penelitian ini adalah
pelayanan publik dalam organisasi model analisis interaktif. Miles &
sebagai wujud pencapaian suatu Huberman (1984) dalam analisis data
tujuan dan hasilnya di dalam kualitatif terdapat tiga komponen utama
organisasi pelayanan publik. Dalam yaitu “Reduksi data, sajian data, dan

3
penarikan simpulan serta c. Meningkatnya mutu pelayanan
verifikasi”(Sutopo,2006:113). secara kualitatif dan kuantitatif.
d. Meningkatnya masyarakat mencari
D. Hasil Penelitian dan Pembahasan. data-data atau dokumen Akta
1. Kinerja Pelayanan Dinas dibidang Kependudukan dan
Kependudukan dan Catatan Sipil Pencatatan Sipil.
Kepada Masyarakat. e. Meningkatnya data kepemilikan
Dinas Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu
Pencatatan Sipil dibentuk berdasarkan Keluarga (KK), dan Akta Catatan
pada Keputusan Bupati Nomor 2 Tahun Sipil.
2009 tentang penjabaran Tugas Pokok f. Meningkatnya mutu pengelolaan
dan Fungsi serta Organisasi dan Tata Dokumen atau Arsip Kependudukan.
Kerja Dinas. Dinas Kependudukan dan g. Meningkatnya hubungan kerjasama
Catatan Sipil mempunyai Visi yaitu dengan pihak lain.
“Tertib Administrasi Kependudukan dan h. Meningkatnya jaringan On Line
Kepuasan Pelayanan Kepada sebagai fungsi pelayanan
Masyarakat” . Dari visi ini dapat terlihat Administrasi Kependudukan.
bahwa Dinas berusaha untuk Dinas Kependudukan dan
mengupayakan terwujudnya ketertiban Pencatatan Sipil mempunyai tugas
khususnya dalam bidang administrasi menyelenggarakan kewenangan
kependudukan dan pencatatan sipil. Pemerintah dalam bidang
Untuk mencapai visi yang telah Kependudukan dan catatan sipil. Dinas
ditetapkan, Dinas Kependudukan dan Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pencatatan Sipil mempunyai misi yaitu : mempunyai fungsi :
a. Meningkatkan kualitas pelayanan a. Penyelenggaraan kesekretariatan
publik. Dinas Kependudukan dan Catatan
b. Meningkatkan Pengelolaan Data Sipil.
Administrasi Kependudukan. b. Perumusan kebijakan teknis dalam
c. Meningkatkan partisipasi masyarakat melaksanakan tugas dibidang
dalam membantu mewujudkan Kependudukan dan Catatan Sipil
kualitas Administrasi Kependudukan. sesuai dengan kebijakan yang telah
Tujuan Dinas Kependudukan ditetapkan oleh pemerintah.
dan Pencatatan Sipil adalah : c. Penyusunan rencana program,
a. Terwujudnya pelayanan Administrasi pengendalian, evaluasi dan
Kependudukan yang memberikan pelaporan.
kepuasan kepada masyarakat secara d. Pengelolaan data statistik
cepat, tepat, dan terjangkau. Kependudukan dan Catatan Sipil.
b. Terwujudnya tertib Administrasi e. Koordinasi pengelolaan administrasi
Kependudukan dalam mengelola kegiatan dan program administrasi
Data Kependudukan. Kependudukan dan Catatan Sipil.
c. Terwujudnya partisipasi masyarakat f. Pendataan dan penerbitan akta-akta
dengan adanya sosialisasi Kependudukan dan Catatan Sipil.
Administrasi Kependudukan maka g. Penyelenggaraan informasi,
masyarakat semakin faham akan arti sosialisasi, dan pelayanan publik
pentingnya Administrasi dibidang Kependudukan dan Catatan
Kependudukan. Sipil.
d. Terwujudnya sarana dan prasarana h. Pembinaan dan pengendalian teknis
dalam pelaksanaan kegiatan. dibidang Kependudukan dan Catatan
Sasaran Dinas Kependudukan Sipil.
dan Pencatatan Sipil adalah : i. Pelaksanaan tugas lain yang
a. Meningkatnya sarana dan prasarana diberikan oleh Bupati sesuai dengan
Administrasi Kependudukan. tugas dan fungsinya.
b. Meningkatnya kualitas Sumber Daya Di samping melaksanakan
Manusia. fungsi tersebut, Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil mempunyai tugas

4
pokok yaitu melaksanakan kewenangan tidak memberikan bentuk
daerah yaitu membantu urusan Bupati pelayanannya secara maksimal.
dalam penyelenggaraan pemerintahan b. Responsivitas, adalah kemampuan
khususnya dibidang Kependudukan dan organisasi dalam mengenali,
Pencatatan Sipil. merespon bentuk kebutuhan
Kinerja merupakan out come masyarakat, menyusun agenda dan
yang dihasilkan dari fungsi suatu prioritas kegiatan pelayanan dan
pekerjaan tertentu atau suatu kegiatan mengembangkan program-program
selama suatu periode waktu tertentu. pelayanan publik sesuai dengan
Hasil yang dicapai merupakan kegiatan kebutuhan-kebutuhan dan aspirasi
yang dilakukan selama kurun waktu masyarakat. Responsivitas
tertentu dalam instansi organisasi. menunjukan pada keselarasan
Kinerja organisasi merupakan bentuk antara program-program dan
wujud kegiatan-kegiatan yang dilakukan kegiatan pelayanan publik dengan
oleh pegawai-pegawai dalam melihat kebutuhan dan aspirasi
melaksanakan tugas-tugasnya demi masyarakat. Respon yang
tercapainya tujuan organisasi. Indikator- diharapkan masyarakat adalah daya
indikator yang digunakan dalam tanggap Dinas dalam melayani dan
mengukur kinerja Dinas Kependudukan memenuhi kebutuhan masyarakat
dan Pencatatan Sipil dalam upaya secara cepat, tepat dan tanpa
meningkatkan pelayanan publik adalah prosedur yang terbelit-belit, dengan
Produktivitas, Responsivitas, Kualitas menerapkan waktu standar
Pelayanan. pelayanan minimal.
a. Produktivitas, merealisasikan c. Kualitas Pelayanan, merupakan hal
produktivitas kerja merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah
yang sangat penting bagi suatu organisasi pelayanan publik.
badan birokrasi. Dengan adanya Pelayanan yang diberikan oleh Dinas
produktivitas kerja maka diharapkan sudah seharusnya melakukan
segala bentuk pekerjaan atau tugas- pelayanan yang optimal sesuai
tugas dapat berjalan dan dengan prosedur-prosedur yang
terselesaikan dengan baik, efisien, telah ditetapkan oleh Dinas. Kualitas
dan efektif sehingga dapat pelayanan yang diberikan oleh Dinas
tercapainya tujuan organisasi. kepada masyarakat seharusnya
Produktivitas Dinas Kependudukan dapat berjalan dan terealisasikan
dan Pencatatan Sipil merupakan secara menyeluruh kedalam jenis-
bentuk suatu kegiatan dalam jenis produk pelayanan jasa Dinas.
mewujudkan pelayanan publik yang Prinsip-prinsip dasar yang harus
baik. Agar dapat tercapainya tujuan diterapkan oleh organisasi pelayanan
tersebut maka Dinas dalam publik didalam Dinas Kependudukan
melaksanakan kegiatan-kegiatannya dan Pencatatan Sipil adalah :
harus sesuai dengan prosedur, visi, a. Kesederhanaan prosedur pelayanan
dan misi yang telah ditetapkan. publik yang tidak terbelit-belit,
Pencapaian suatu target yang telah mudah dipahami dan dilaksanakan
ditetapkan dalam bidang oleh masyarakat
Kependudukan dan Catatan Sipil b. Kejelasan mengenai persyaratan-
merupakan pencapaian target yang persyaratan administratif prosedur
berdasarkan pada pengajuan permohonan pelayanan, serta
permohonan pelayanan oleh kejelasan unit kerja yang berwenang
masyarakat. Pelayanan dikatakan bertanggung jawab dalam
baik apabila suatu organisasi memberikan pelayanan dan
pelayanan publik dapat melayani penyelesaian persoalan dalam
masyarakat secara baik dan optimal. proses pelaksanaan pelayanan,
Sedangkan bentuk pelayanan rincian biaya yang akurat serta tata
dikatakan buruk apabila pihak cara pembayarannya.
penyelenggara pelayanan publik

5
c. Kepastian hukum dan keamanan, penghargaan terhadap pegawai
proses serta produk pelayanan publik berprestasi dalam melaksanakan
memberikan rasa aman dan mampu tugasnya, kurangnya fasilitas-fasilitas
menjanjikan kepastian hukum yang yang memadai, sehingga
akurat. motivasinya dalam bekerja menjadi
d. Akurasi, hasil dari produk pelayanan berkurang.
publik dapat diterima masyarakat b. Kemampuan Pegawai, dalam hal ini
dengan benar, tepat, dan sah. adalah para pegawai, peranan
e. Tanggung jawab, pimpinan sebagai pegawai sangat penting karena
penyelenggara pelayanan publik atau manusia sebagai pelaku subyek
pejabat yang bertanggung jawab utama dari segala aktivitas yang
atas penyelenggaraan pelayanan dilakukan dalam kegiatan organisasi.
publik serta mampu menyelesaikan Penyelenggaraan pelayanan kepada
keluhan atau persoalan dalam masyarakat oleh organisasi
melaksanakan kegiatan pelayanan pelayanan publik dapat berjalan
publik. dengan baik jika didukung sumber
f. Kelengkapan sarana dan prasarana daya manusia yang mempunyai
serta alat-alat pendukung lainnya kemampuan, wawasan intelektual,
yang menunjang berjalannya kedisiplinan, dan keterampilan yang
kegiatan pelayanan publik, termasuk tinggi. Kemampuan Pegawai yang
sarana dan prasarana komputerisasi ada dalam Dinas Kependudukan dan
dan informatika. Pencatatan Sipil masih perlu
g. Kedisiplinan, kesopanan, dan ditingkatkan, dilihat dari pencapaian
keramahan yang harus diterapkan kerja dari para pegawai yang masih
oleh seluruh pegawa-pegawai dalam kurang optimal, kemampuan dalam
memberikan pelayanan publik yang pengetahuan dan penguasaan dalam
baik kepada masyarakat. bidang komputer masih terbatas.
h. Kenyamanan dan ketertiban dalam c. Sarana dan Prasarana yang dimiliki
lingkungan Dinas sebagai wujud oleh Dinas masih belum mencukupi,
keutamaan demi kenyamanan baik dalam kelengkapannya maupun
masyarakat. jumlahnya seperti komputer, mesin
fotocopy, AC (pendingin udara), dll.
2. Faktor-Faktor yang Guna memperlancar dan sebagai
Mempengaruhi Kinerja. penunjang kegiatan organisasi
Faktor-faktor yang dapat diperlukan sarana dan prasarana
mempengaruhi kinerja pelayanan Dinas yang lengkap agar dapat mencapai
Kependudukan dan Pencatatan Sipil tujuan organisasi.
adalah :
a. Motivasi, merupakan faktor 3. Upaya-upaya Yang Dilakukan
penggerak atau pendorong bagi Dalam Meningkatkan Kinerja.
seorang pegawai dalam melakukan Pada dasarnya hambatan-
pekerjaan dan tugasnya. Dengan hambatan yang ada tersebut dapat
motivasi maka seorang pegawai dituntaskan dan diberikan solusi untuk
dapat melakukan pekerjaan dan menanggulanginya. Maka upaya-upaya
tugasnya secara berkesinambungan, yang dapat dilakukan oleh Dinas
untuk itu motivasi yang tinggi sangat Kependudukan dan Pencatatan Sipil
diperlukan dan dimiliki oleh setiap adalah :
pegawai. Di Dalam Dinas a. Motivasi para pegawai Dinas harus
Kependudukan dan Catatan Sipil, lebih ditingkatkan, dengan
motivasi pegawai dalam memberikan fasilitas-fasilitas yang
melaksanakan tugasnya masih memadai, lingkungan kerja dan
kurang bersemangat, dilihat dari segi suasana yang kondusif yang dapat
kondisi tata ruangan kerjanya, memberikan kenyamanan pegawai,
pegawai kurang mendapat pegawai yang melakukan tugas
kenyamanan, tidak ada bentuk dengan optimal dan prestasi kerja

6
yang baik selayaknya mendapatkan yang diberikan oleh badan
suatu bentuk penghargaan agar organisasi.
dalam melaksanakan tugasnya c. Dengan mengupayakan dan
mampu untuk tetap optimal, berusaha untuk mencari solusi dari
dipertahankan, dan ditingkatkan permasalahan-permasalahan yang
untuk kedepannya. ada yang dapat menghambat laju
b. Kemampuan pegawai yang kinerja kegiatan organisasi, berarti
berkualitas serta disiplin yang tinggi pihak organisasi secara bertahap
berpengaruh besar dalam kinerja ingin memajukan dan ingin
Dinas, hal ini dapat dilakukan Dinas memperbaiki sistem-sistem yang
dengan mengirimkan pegawainya kurang baik dalam badan organisasi
untuk mengikuti pelatihan-pelatihan sebagai wujud langkah nyata dalam
yang berkaitan dengan tugas dan mencapai tujuan yang diharapkan.
keahlian bidang yang diembannya,
serta diintensifkan pada bidang 2. Saran.
komputerisasi. Jumlah personil Berdasarkan hasil simpulan
pegawai perlu ditambah, tersebut, maka dapat dikemukakan
penyesuaian dalam pembagian saran-saran sebagai berikut :
pegawai pada tiap-tiap bidang dan a. Bagi pihak Dinas :
ketepatan dalam penempatan posisi 1) Kinerja dalam Dinas perlu untuk
seorang pegawai perlu diperhatikan ditingkatkan dan dimaksimalkan
oleh Dinas agar kinerjanya dapat lagi, agar mutu pelayanannya
lebih sempurna dan optimal. lebih optimal dan sesuai dengan
c. Sarana dan prasarana perlu harapan masyarakat sebagai
ditambah seperti jumlah komputer pengguna jasa pelayanan publik.
PC dan laptop, mesin fotocopy, 2) Motivasi pegawai perlu
mesin press atau laminating, ditingkatkan dengan memberikan
pendingin udara (AC), slide penghargaan, kenaikan pangkat,
proyektor, dan lain-lain sebagai dan fasilitas-fasilitas yang
sarana penunjang kegiatan Dinas. dibutuhkan oleh para
Sarana dan prasarana yang ada pegawainnya. Selain itu suasana
sudah selayaknya perlu adanya dan tempat kerja yang nyaman
pengecekan dan pemeliharaan dapat meningkatkan kinerja
secara berkala agar dalam pegawai sehingga dapat bekerja
penggunaannya dapat digunakan optimal.
secara baik dan dapat berfungsi 3) Guna meningkatkan pegawai
sebagaimana mestinya. yang berkualitas, Dinas perlu
mengirimkan pegawai-
E. Simpulan dan Saran. pegawainya dalam pelatihan atau
1. Simpulan. diklat seperti pelatihan
a. Dengan kinerja yang optimal, maka komputerisasi dan informatika.
segala proses kegiatan-kegiatan Selain itu perlu adanya
yang ada dalam organisasi Dinas penyesuaian dalam pembagian
Kependudukan dan Pencatatan sipil pegawai ditiap-tiap bidang serta
dapat berjalan sesuai dengan visi, tepat dalam penempatan posisi
misi dan tujuan serta prosedur- seorang pegawai yang sesuai
prosedur yang telah ditentukan dengan keahlian dan bidangnya.
badan organisasi. 4) Sarana dan prasarana perlu
b. Dengan evaluasi dan motivasi yang ditambah dan dilengkapi seperti
optimal, kemampuan aparat yang komputer dan laptop, mesin
berkualitas, dan sarana prasarana fotocopy, pendingin udara (AC),
yang baik dan memadai, maka dapat slide proyektor, mesin press atau
memaksimalkan kinerja organisasi, laminating, dan lain-lain yang
meningkatkan mutu pelayanan publik menunjang kegiatan operasional
Dinas.

7
5) Perlu adanya pemindahan letak 2) Diharapkan masyarakat untuk
Dinas ke lokasi yang strategis, lebih tertib dalam melaporkan
penambahan fasilitas-fasilitas atau dalam mendaftarkan suatu
bagi pengguna jasa dalam kejadian peristiwa dalam
pelayanan publik seperti tempat kehidupan yang penting yang
ruang tunggu yang nyaman, berkaitan erat dengan
tempat parkir kendaraan yang kependudukan agar hak-hak
luas, dan lain-lain agar keperdataan masyarakat dapat
masyarakat merasa nyaman dan lebih terjamin dan tidak
terfasilitasi secara baik sesuai menimbulkan suatu
yang diharapkan. permasalahan dikemudian
b. Bagi masyarakat : harinya.
1) Masyarakat dapat menggunakan c. Bagi peneliti lain :
dan menikmati pelayanan publik Penelitian yang telah dilakukan ini
secara leluasa, seperti pelayanan dapat dijadikan bahan acuhan dalam
pendataan kependudukan melaksanakan penelitian selanjutnya,
(pembuatan Kartu Keluarga, KTP, tentang Kinerja Pelayanan Dinas
Surat Keterangan Kelahiran, dan Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
lain-lain) dan dapat dipergunakan Bagi peneliti lain dapat melakukan
dengan sebaik-baiknya, seperti penelitian lebih mendalam dan
kepemilikan Kartu Tanda terperinci mengenai permasalahan-
Penduduk (KTP) sesuai dengan permasalahan yang belum dikaji/teliti
kebutuhan dan kepentingannya. khususnya didalam organisasi Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

DAFTAR PUSTAKA Gomes. F.C. (2000). Manajemen


Sumber Daya Manusia.
Yogyakarta: Andi Offset.
Alwi. Syafarudin. (2001). Manajemen
Sumber Daya Manusia. Hasibuan. H. Malayu S.P. (2005).
Yogyakarta: BPFE. Organisasi dan motivasi Dasar
peningkatan produktivitas.
Ali. (1997). Metodologi Penelitian Sosial Jakarta: Bumi Aksara.
Bidang Ilmu Administrasi dan
Pemerintahan. Jakarta: PT Raja Sutopo. H.B. (2002). Metodologi
Grafindo Persada. Penelitian Kualitatif. Surakarta:
Universitas Sebelas Maret.
Arikunto Suharsimi. (2002) . Manajemen
Penelitian. Jakarta: Rineka Sutopo. H.B. (2006). Metodologi
Cipta. Penelitian Kualitatif, Dasar Teori
dan Terapannya dalam
Buku Panduan Pelayanan Akta dan Penelitian. Surakarta: UNS
Catatan Sipil. Diterbitkan oleh Press.
Kantor Catatan Sipil Kabupaten
Karanganyar, Desember 2006. Iskandar. (2008). Metodologi Penelitian
Pendidikan dan Sosial (Kualitatif
Dwiyanto. Agus. (1995). Penilaian dan Kuantitatif). Jakarta: Gaung
Organisasi Publik. UGM: Persada Press.
Yogyakarta.
Mohammad. Mahsun. (2006).
FKIP UNS. (2012). Pedoman Penulisan Pengukuran Kinerja Sektor
Skripsi FKIP UNS. Surakarta: Publik: BPFE. Yogyakarta.
UNS Press.

8
Moleong. L.J. (2007). Metode Penelitian dari http :
Kualitatif Edisi Revisi. Surabaya: measurementhttp://www.google.co.id/#q
PT. Remeja Rosdakarya. =international+journal+of+business+perf
ormance+management&hl=id&safe=off&
Poerwadarminta. W.J.S. (1982). Kamus prmd=imvns&ei=EgOVUL3REMiIrAeMx
Umum Bahasa Indonesia. oCgCQ&start=40&sa=N&bav=on.2,or.r_
Jakarta: Balai Pustaka. gc.r_pw.r_qf.&fp=6363ea925a2f1212&b
pcl=37189454&biw=1366&bih=630.
Ratminto & Atik Septi Winarsih. (2005).
Manajemen Pelayanan. Redioka Eka Rahmawati. (2009).
Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Pelayanan Publik Pada Unit Pelayanan
Terpadu Pemerintahan Kota Denpasar.
Thoha. Miftah. (2001). Perilaku Jurnal umum Ilmu Sosial dan Politik. 15
Organisasi (Konsep Dasar dan (12). 472-486. Diperoleh 10 Febuari
Aplikasinya). Jakarta: PT Raja 2012, dari http :
Grafindo Persada. //www.google.co.id/#q=jurnal+pelayanan
+publik+pada+unit+pelayanan+terpadu+
pemerintah+kota+denpasar&hl=id&safe
Sumber Jurnal : =off&prmd=imvns&psj=1&ei=L3qSUPS2
CovirAf154GgCA&start=10&sa=N&bav=
Andi Adcorft. (2005). The (Un)Intended on.2,or.r_gc.r_pw.r_qf.&fp=e79226c4a2
Outcome Of Public Sector Performance. 9c1f2c&bpcl=37189454&biw=1366&bih=
Published in ‘International Journal of 630.
Public Sector Management. 15 (18).
386-400. Diperoleh 10 Febuari 2012,