You are on page 1of 2

Beribadah Kepada Allah

“Dan tidaklah Allah menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah
kepada Allah”. (QS:51/56).

Allah berkehendak menciptakan jin dan manusia dan tujuan Allah


menciptakan keduanya semata-mata untuk beribadah kepada Allah.

Apa itu ibadah? Ibadah secara bahasa artinya kerja, mengabdi. Orang
yang mengabdi hanya kepada Allah disebut Abdillah atau Abdullah.
Pengertian Ibadah yaitu melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi
segala larangan Allah. Perintah dan larangan Allah ada di dalam Al-Qur’an.
Bisa disimpulkan Ibadah adalah melaksanakan seluruh isi Al-Qur’an baik
yang terasa berat maupun terasa ringan. Dimana Al-Qur’an itu
dilaksanakan? Yaitu diseluruh muka bumi ini termasuk di Indonesia.

Jenis-jenis ibadah kepada Allah diantaranya sholat, puasa, zakat, haji, infak,
sodaqoh, mengajak kepada kebaikan, mencegah kemungkaran, menolong
sesama manusia, cinta kepada tanah air, dan yang tidak kalah penting
adalah menegakan hukum/aturan Allah dimuka bumi.

Menegakan aturan Allah (yang bersumber dari Al-Qur’an) adalah sangat


penting karena merupakan landasan manusia dalam bersikap dan
bertindak. Manusia akan memahami hak dan kewajibannya kepada Allah,
kepada sesama dan kepada alam ini. Dengan ditegakan aturan Allah akan
terjaga hak asasi manusia (HAM) yang sesuai wahyu (bukan HAM ala
Amerika Serikat), supremasi hukum, kepatuhan hanya kepada Allah,
terciptanya keadilan, mampu menciptakan iklim yang kondusif dalam
berusaha, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang pada gilirannya
mampu mensejahterakan rakyat.
Orang yang beribadah kepada Allah dengan ikhlas maka perbuatannya
tidak mengharapkan imbalan dari manusia tapi pahala dan ridha dari Allah.
Apa yang dikerjakannya akan selalu bermanfaat bagi manusia dan alam ini,
selalu menjaga lingkungan sekitarnya. Manusia yang ikhlas beribadah ini
selalu memposisikan dirinya sebagai rahmat bagi seluruh alam dan menjadi
teladan dalam setiap kesempatan.