You are on page 1of 20

MANAJEMEN NYERI

Zainal Abidin Sah


@2019
DEFINISI NYERI

Long (1996) Priharjo (1992) IASP

• Nyeri adalah • Nyeri adalah • suatu pengalaman


perasaan yang sebagai perasaan yang tidak
tidak nyaman yang tidak nyaman, baik menyenangkan
sangat subjektif ringan maupun baik berupa
dan hanya orang berat. sensorik maupun
yang emosional yang
mengalaminya berhubungan
yang dapat dengan kerusakan
mengevaluasi jaringan atau
perasaan tersebut. menjelaskan
tentang kerusakan
itu sendiri
Manajemen Nyeri

Menurut Sloman (1995) Manajemen nyeri cukup efektif


dalam mengatasi nyeri, yakni dengan perasaan kontrol,
mengurangi perasaan tidak berdaya dan putus asa, menjadi
metode pengalih yang menenangkan, serta mengganggu
siklus nyeri-ansietas-ketegangan.
JENIS-JENIS MANAJEMEN NYERI

Relaksasi

Distraksi

Hipnosis

Meditasi

Kompres

Masase
1. Relaksasi
Menurut Ns. Eni Kusyati,Dkk,2006, relaksasi
merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa
nyeri pada klien yang mengalami nyeri kronis.
Latihan teknik relaksasi dapat menurunkan
konsumsi oksigen, frekuensi pernapasan, frekuensi
jantung, dan ketegangan otot yang menghentikan
siklus nyeri-ansietas-ketegangan otot (menurut
McCaffery, 1989).
HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN

Posisi yang tepat

Pikiran beristirahat

Lingkungan yang tenang


Keunggulan Relaksasi

• Menolong individu untuk melupakan nyeri


1

• Menurunkan nyeri otot.


2

• Meningkatkan periode istirahat dan tidur


3
2. Distraksi

Tekhnik distraksi adalah pengalihan dari


fokus perhatian terhadap nyeri ke stimulus
yang lain (Deden Dermawan dan Moh. Abdul
Jamil).
Jenis Tekhnik Distraksi

a) Distraksi visual

b) Distraksi pendengaran

c) Distraksi pernapasan

d) Distraksi intelektual

e) Imajinasi terbimbing
• Keadaan seperti tidur karena sugesti, yang pada taraf
permulaan orang itu berada di bawah pengaruh orang
3 Hipnosis yang memberikan sugestinya, tetapi pada taraf
berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali (KBBI).

• Meditasi melibatkan sejumlah tekhnik


4. Meditasi kesadaran untuk membantu menenangkan
pikiran dan bersantai tubuh.
• Kompres hangat dapat meningkatkan suhu
5. Kompres Hangat kulit lokal, sirkulasi dan metabolisme
jaringan.
• Kompres dingin dapat mengurangi
6. Kompres Dingin ketegangan otot, mengurangi pembengkakan
dan menyejukkan bagi kulit.
• terapi nyeri yang paling primitif &
menggunakan reflex lembut manusia untuk
7. Masase
menahan, menggosok atau meremas bagian
tubuh yang nyeri (menurut Lee,dkk,1990)
Klasifikasi Nyeri

Berdasarkan Berdasarkan
sumbernya penyebabnya

Cutaneus Superfisial
Fisik
(Mengenai Kulit)

Deep Somatic
Psycogenic
(Nyeri Dalam)

Visceral
(Pada organ dalam)
PERBEDAAN KARAKTERISTIK
NYERI AKUT & KRONIK

Nyeri Akut Nyeri Kronik


1. Lamanya dalam hitungan 1. Lamanya sampai hitungan
menit. bulan > 6 bulan.
2. Ditandai peningkatan 2. Fungsi fisiologi bersifat
tekanan darah, nadi dan normal.
respirasi.
3. Respon pasien : fokus pada 3. Tidak ada keluhan nyeri.
nyeri, menyatakan nyeri 4. Tidak ada aktifitas fisik
menangis dan mengerang. sebagai respon terhadap
4. Tingkah laku menggosok nyeri.
bagian yang nyeri.
SKALA NYERI 0-5
SKALA NYERI 1-10

NO SKALA NYERI
0 Tidak nyeri
1 Seperti gatal, tersetrum / nyut-nyut
2 Seperti melilit atau terpukul
3 Seperti perih
4 Seperti keram
5 Seperti tertekan atau tergesek
6 Seperti terbakar atau ditusuk-tusuk
7-9Sangat nyeri tetapi dapat dikontrol oleh klien dengan aktivitas yang
biasa dilakukan.
10 Sangat nyeri dan tidak dapat dikontrol oleh klien.

Keterangan :
1 – 3 (Nyeri ringan)
4 – 6 (Nyeri sedang)
7 – 9 (Nyeri berat)
10 (Sangat nyeri)
Sifat-sifat Nyeri

Mahon (1994) membagi sifat-sifat nyeri menjadi beberapa bagian,


yaitu :
1). Nyeri melelahkan dan membutuhkan banyak energi.
2). Nyeri bersifat subjektif dan individual.
3). Hanya klien yang mengetahui kapan nyeri timbul dan seperti
apa rasanya.
4). Nyeri merupakan tanda peringatan adanya kerusakan jaringan.
5). Nyeri mengawali ketidakmampuan.
Faktor yang Mempengaruhi Nyeri

1). Usia.
2). Jenis Kelamin.
3). Kultur.
4). Makna nyeri.
5). Perhatian.
6). Ansietas.
7). Pengalaman masa lalu.
8). Pola Koping
9). Support keluarga dan sosial
Proses Keperawatan (ASKEP) Tentang Nyeri

Suatu metode sistematik untuk mengkaji


respon manusia terhadap masalah-masalah
dan membuat rencana keperawatan yang
bertujuan untuk mengatasi masalah–masalah.
Pengkajian nyeri

P
• (Provoking/Paliatif)

Q
• (Quality & Quantity / Kualitas & Kuantitas)

R
• (Regional/Area/Radiasi)

S
• (Severity/Skala Keparahan)

T
• (Timing)
TERIMAKASIH