Вы находитесь на странице: 1из 6

ANALISIS TINDAKAN KEPERAWATAN

PEMERIKSAAN MANUVER LEOPOLD


DI RUANG VK BERSALIN RS ISLAM BANJARMASIN

SYARIFAH SALMAH
1814901210187

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN


FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI PROFESI NERS B
BANJARMASIN, 2019
ANALISA TINDAKAN KEPERAWATAN DOPS

Nama Mahasiswa : Syarifah Salmah Tanggal : 26 Juli 2019


NPM : 1814901210187 Ruang : VK Bersalin

1. Tindakan keperawatan yang dilakukan:


Pemeriksaan palpasi pada ibu hamil/Manuver Leopold

Nama klien : Ny. K (31 Tahun)


Diagnosa medis : G2P1A0 dengan KPD

2. Diagnosa keperawatan:
Kesiapan untuk meningkatkan kesehatan

3. Prinsip-prinsip tindakan dan rasional:


No Prinsip tindakan Rasional
TAHAP PRA-INTERAKSI
1 Cek Catatan klien Menghindari kesalahan tindakan
2 Cuci tangan Menghindari penularan
mikroorganisme
3 Mempersiapkan alat Memudahkan segala tindakan
TAHAP INTERAKSI
4 Memberikan salam dan memanggil Berinteraksi dengan baik dan sopan.
klien dengan namanya
5 Jelaskan prosedur dan tujuan dari Memberikan pengetahuan dan
tindakan yang dilakukan kontrak kerja kepada pasien
TAHAP KERJA
6 Berikan kesempatan klien untuk Meberikan hak pasien bertanya
7 bertanya Anjurkan klien untuk Menghindari saat palapasi
buang air kecil
8 Jaga privacy klien (tutup Menjaga hak privasi pasien
kamar/pasang tirai)
9 Persilahkan klien untuk tidur Agar memudahkan tindakan dan
dengan satu bantal dibagian kepala, menjaga privasi pasien, serta
lalu tutupi tubuh klien dengan alat meningkatkan rasa nyaman pasien
tenun bagian tubuh klien yang tidak
masuk area pemeriksaan
Lakukan manuver Leopold I
10  Pemeriksa menghadap ke kepala Menentukan tinggi fundus dan
klien posisi janin yang ada di fundus
 Letakan kedua belah tangan di
bagian fundus uteri klien
 Lakukan palpasi dengan ujung
jari untuk menentukan apa yang
ada di bagian fundus uteri.
 Tentukan apa yang ada di bagian
fundus uteri.
Lakukan manuver Leopold II
11  Pemeriksa menghadap kekepala Untuk mengetahui letak tubuh janin
klien jari-jari dan kaki atau kah punggung
 Letakan kedua telapak tangan di
kedua sisi abdomen klien
 Pertahankan letak uterus dengan
menggunakan tangan yang satu.
 Gunakan tangan yang lain untuk
melakukan palpasi uterus disisi
yang lain
 Tentukan dimana letak
punggung janin.
Lakukan manuver Leopold III
12  Pemeriksa menghadap ke kepala Menentukan presentasi janin
klien dibagian symphisis. Apakah itu
 Letakan tiga ujung jari kedua kepala atau bagian lainnya
tangan pada kedua sisi abdomen
klien tepat diatas symphisis
 Ajurkan klien untuk menarik
nafas dalam dan
menghembuskannya.
 Tekan jari tangan kebawah
secara perlahan dan dalam di
sekitar daerah presentasi pada
saat klien menghembuskan
nafas.
 Tentukan bagian apa yang
menjadi presentasi.
Lakukan manuver Leopold IV
13  Pemeriksa menghadap ke kaki Untuk meyankinkan pemeriksaan
klien. leopod III dan mengetahu sejauh
 Letakan kedua belah telapak mana janin sudah masuk di pintu
tangan di kedua sisi abdomen panggul
 Gerakan jari tangan secara
perlahan ke sisi bawah abdomen
ke arah pelvis
 Palpasi bagian presentasi.
 Tentukan letak dari bagian
presentasi tersebut.
TAHAP TERMINASI
14  Evaluasi hasil kegiatan ( Merespon tanggapan pasien tentang
subyektif/obyektif) tindakan
 Beri reinforcement positif pada Mencegah penularan
klien mikroorganisme
 Lakukan kontrak untuk kegiatan
selanjutnya
 Akhiri kegiatan dengan cara
yang baik.
 Cuci tangan

4. Bahaya-bahaya yang mungkin terjadi akibaat tindakan tersebut dan cara


pencegahannya:
Nyeri ketika palpasi
Pencegahan: Lakukan perabaan secara mantap, jangan menekan terlalu keras dan
selalu komunikasikan dengan ibu adanya nyeri

5. Tujuan tindakan tersebut dilakukan:


a. Manuver Leopold I, bertujuan untuk mengetahui letak fundus uteri dan bagian
lain yang terdapat pada bagian fundus uteri.
b. Manuver Leopold II, bertujuan untuk menentukan punggung dan bagian kecil
janin di sepanjang sisi material.
c. Manuver Leopold III, bertujuan untuk membedakan bagian persentasi dari
janin dan sudah masuk dalam pintu panggul.
d. Manuver Leopold IV, bertujuan untuk meyakinkan hasil yang ditemukan pada
pemeriksaan Leopold III dan untuk mengetahui sejauh mana bagian presentasi
sudah masuk pintu atas panggul. Memberikan informasi tentang bagian
presentasi : bokong atau kepala, sikap/attitude (fleksi atau ekstensi), dan
station (penurunan bagian presentasi).

6. Hasil yang didapat dan maknanya:


a. Leopold 1
Tinggi fudus uteri adalah 29 cm dan teraba di bagian fundus terasa lembut,
tidak beraturan, tidak rata, melingkar dan sulit digerakkan. Presentasi letak di
fundus adalah bokong.
b. Leopold II
Teraba rata, cembung, kaku/tidak dapat digerakkan di bagian sisi perut kanan
ibu dan teraba kecil, bentuk / posisi tidak jelas dan menonjol, dan mungkin
bisa bergerak pasif atau aktif pada bagian sisi perut ibu. Presentasi letak
punggung janin disebelah kanan.
c. Leopold III
Teraba keras, bulat dan “ballotable”. Presentasi letak titik terendah janin adalah
kepala.
d. Leopold IV
Ketika dilakukan palpasi antar dua sisi dengan kedua tangan tidak bertemu
(divergen) dan tidak bisa digerakan. Presentasi letak janin memasuki PAP.

7. Identifikasi tindakan keperawatan lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi


masalah/ diagnosa tersebut. (mandiri dan kolaborasi):
Keperawatan : Dapat menghitung DJJ dengan dopler
Kolaborasi : Mengkomunikasikan untuk pemeriksaan USG
Banjarmasin, Juli 2019

Ners Muda,

Syarifah Salmah, S.Kep

Preseptor Klinik,

(...........................................)