Вы находитесь на странице: 1из 9

PENGARUH ENVIRONMENTAL MANAGEMENT TERHADAP PROFITABILITAS

(Studi Pada Perusahaan Peralatan Elektronik Dan Kimia First Section Yang Terdaftar
Di Japan Exchange Group (Jpx) Periode 2014-2016)

Fadilla Eka Ningsih


Nila Firdausi Nuzula
Fakultas Ilmu Administrasi
Univеrsitas Brawijaya
Malang
fadillaekadela@gmail.com

ABSTRACT
The purpose of this study was to examine the effect of environmental management partially and simultaneously
towards profitability, using profitability ratios consists of ROA (Return on Assets) and ROE (Return on
Equity). Environmental management consists of environmental investment and environmental cost which were
independent variables, while ROA and ROE were dependent variables. This study used 42 samples from 16
electronic appliances companies and 26 chemical companies. Data sourced from Sustainability or
Environmental or Corporate Social Responsibility Report, and profitability data from Annual Report from
2014-2016. So, total of samples was 126 sample companies. This type of research was explanatory research
with a quantitative approach. The results showed that: 1) Environmental investment had no significantly and
partially effect on ROA, 2) Environmental costs had no significantly and partially effect on ROA, 3)
Environmental investment and environmental costs had no significantly and simultaneously effect on ROA, 4)
Environmental investment had significantly and partially effect on the ROE, 5) Environmental costs had no
significantly and partially effect on ROE, 6) Environmental investment and environmental costs had
significantly and simultaneously effect on ROA.

Kеywords: Environmental Management, Environmental Investment, Environmental Costs, Profitability,


Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE).

АBSTRАK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh environmental management secara parsial dan
simultan terhadap profitabilitas yang diukur dengan rasio profitabilitas yang terdiri dari ROA (Return on
Asset) dan ROE (Return on Equity). Environmental management itu sendiri terdiri dari environmental
investment dan environmental cost yang merupakan variabel bebas, sedangkan ROA dan ROE adalah variabel
terikat. Penelitian ini menggunakan 42 sampel dari perusahaan peralatan elektronik sebanyak 16 sampel dan
perusahaan kimia sebanyak 26 sampel. Data yang diambil berasal dari Sustainability atau Environmental atau
Corporate Social Responsibility Report dan data profitabilitas dari Annual Report perusahaan periode 2014-
2016. Maka, total sampel yang digunakan sebanyak 126 sampel perusahaan. Jenis penelitian ini adalah
penelitian eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Environmental
investment tidak berpengaruh signifikan secara parsial pada ROA, 2) Environmental cost tidak berpengaruh
signifikan secara parsial pada ROA, 3) Environmental investment dan environmental cost tidak berpengaruh
signifikan secara simultan pada ROA, 4) Environmental investment berpengaruh signifikan secara parsial pada
ROE, 5) Environmental cost tidak berpengaruh signifikan secara parsial pada ROE, 6) Environmental
investment dan environmental cost berpengaruh signifikan secara simultan pada ROE.

Kаtа Kunci: Environmental Management, Environmental Investment, Environmental Cost,


Profitabilitas, Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE).

Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 47


administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id
PЕNDAHULUAN Porter dan Van Der Linde) yang mengembangkan
Menurut Everett, et. al. (2010:16) dalam beberapa mekanisme dan keadaan di mana kinerja
jurnal Economic Growth and the Environment lingkungan perusahaan dapat dikaitkan dengan
mengenai usaha pengembalian lingkungan seperti kinerja ekonomi yang lebih baik, misalnya, dengan
semula juga memiliki pengaruh pada suatu negara, penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Maka,
karena hal itu juga akan berdampak pada peningkatan profitabilitas berperan penting selain
pertumbuhan ekonomi negara tersebut. The untuk menarik konsumen, juga berlaku untuk
Environmental Kuznets Curve (EKC) sering menarik investor maupun kreditur dari luar
digunakan untuk menggambarkan hubungan antara perusahaan. Profitabilitas menurut Sartono
pertumbuhan ekonomi dan kualitas lingkungan (2014:114) digunakan untuk mengukur
yang mengacu pada hipotesis hubungan terbalik kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.
berbentuk U antara output ekonomi per kapita dan Rasio profitabilitas terdiri dari Gross Profit Margin
beberapa ukuran kualitas lingkungan. Output (GPM), Operating Profit Margin (OPM), Net
ekonomi per kapita suatu negara adalah Gross Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover,
Domestic Product (GDP), yaitu alat ukur produksi Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE),
barang dan jasa total suatu negara. Bentuk kurva Return on Common Stock, Earning per Share
dapat dijelaskan bahwa ketika Gross Domestic (EPS), Dividend per Share, dan Book Value per
Product (GDP) per kapita naik, begitu juga Share.
degradasi lingkungan. Namun, di luar titik tertentu, Variabel yang yang dipilih peneliti dari
peningkatan GDP per kapita juga dapat rasio profitabilitas adalah Return on Assets (ROA)
menyebabkan pengurangan kerusakan lingkungan. dan Return on Equity (ROE). Return on Assets
Mengetahui dampak kenaikan GDP suatu (ROA) digunakan untuk mengukur kemampuan
negara dapat mengurangi kerusakan lingkungan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan
dan meningkatkan profitabilitas perusahaan, maka aktiva sebagai pembandingnya dan Return on
berbagai perusahaan dari belahan dunia mulai Equity (ROE) digunakan untuk melihat
melakukan pertanggungjawaban pada lingkungan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba
sekitar. Para pelaku bisnis berpendapat jika bagi pemegang saham. Peneliti memilih ROA dan
perusahaan mencantumkan kegiatan ROE sebagai variabel terikat karena perusahaan-
pertanggungjawaban sosial perusahaan (Corporate perusahaan di Jepang dalam mengambil keputusan
Social Responsibility) di dalam laporan tahunan, perlu mempertimbangkan ROA dan ROE
maka masyarakat akan lebih tertarik memilih dibandingkan rasio profitabilitas lainnya sebagai
barang maupun jasa yang ramah lingkungan. perencanaan untuk jangka menengah perusahaan
Hasan dan Ali (2015) menyatakan bahwa ada ke depannya.
beberapa manfaat yang didapat dari menerapkan Tidak hanya lingkungan yang
Environmental Management System yaitu berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi suatu
meningkatkan citra perusahaan, mengurangi negara, tetapi profitabilitas juga memiliki
limbah yang dihasilkan oleh perusahaan, hubungan searah dengan Gross Domestic Product
meminimalkan biaya, meningkatkan kepuasan (GDP), yaitu pertumbuhan GDP yang cepat
pelanggan, meningkatkan produktivitas, goodwill merupakan indikasi terjadinya pertumbuhan
yang lebih baik, meningkatkan pangsa pasar, dan ekonomi di suatu negara. Menurut Tandelilin
profitabilitas. Diperlukan tingkat profitabilitas (2010:342), jika pertumbuhan ekonomi membaik
yang tinggi agar perusahaan dapat atau meningkat, maka daya beli masyarakat juga
menginvestasikan sebagian dari keuntungan yang meningkat, dan hal ini menjadi kesempatan bagi
diperoleh tersebut dalam mendukung konservasi perusahaan untuk meningkatkan penjualannya.
lingkungan dalam kegiatan produksi barang Dengan meningkatnya penjualan perusahaan,
maupun jasa. maka kesempatan perusahaan memperoleh
Terdapat pendapat pro dan kontra keuntungan tinggi juga akan semakin besar
mengenai pertanggungjawaban sosial perusahaan sehingga kinerja perusahaan menjadi lebih baik
(Corporate Social Responsibility), beberapa dan dapat mempengaruhi pembentukan modal.
perusahaan berpendapat bahwa upaya lingkungan Kenaikan pendapatan akan mempengaruhi
adalah beban ekstra dan mahal yang dikenakan produktivitas perusahaan dan kinerjanya di pasar
pada perusahaan yang cenderung mengurangi modal.
profitabilitas perusahaan. Namun, menurut Hal ini akan mendorong para investor
Pekovic, et. al. (2018) paradigma seperti itu telah untuk melakukan investasi yang kemudian
dipatahkan oleh para peneliti (misalnya, penelitian memiliki dampak pada pasar modal. Jadi dengan
Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 48
administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id
meningkatnya GDP maka akan menyebabkan terbanyak yakni 2,2 juta ton pada tahun 2013
permintaan konsumen meningkat dan setelah peringkat pertama adalah Amerika Serikat
mengakibatkan penjualan akan naik sehingga dan peringkat kedua adalah Cina. Limbah yang
kinerja perusahaan akan meningkat. Hal tersebut paling banyak menyumbang adalah limbah
akan menaikkan harga saham. Sebaliknya, menurut elektronik sebesar 7 persen, yang terdiri dari
Kurniawan dalam Prasetyanto (2016:70) apabila telepon genggam, kalkulator, komputer pribadi,
GDP mengalami penurunan maka akan printer dan peralatan teknologi informasi kecil
menyebabkan permintaan konsumen dan penjualan yang juga mengandung komponen beracun. Hal
juga akan menurun sehingga kinerja perusahaan tersebut menjadikan Jepang sebagai salah satu
menurun dan dapat menurunkan harga saham. negara pertama yang memberlakukan daur ulang
Berikut ini pada Tabel 1 GDP dan GNI yang limbah elektronik, dan sistemnya lebih baik
dihasilkan oleh Jepang di tahun 2014-2016 : daripada di negara lainnya (The Japan Times,
2015).
Tabel 1 GDP dan GNI Jepang Tahun 2014-2016 Penelitian ini juga berfokus pada kategori
(dalam milyar first section dari total lima kategori berdasarkan
2014 2015 2016
yen)
penjelasan di website Japan Exchange Group
Gross 510.489,2 515.973,4 521.206,9
Domestic (JPX, 2017). Peneliti memilih first section dari
Product (GDP) lima kategori pasar dalam JPX karena termasuk
Gross National 526,472.6 541.129,2 547.868,8 pasar inti yang berisi perusahan-perusahaan besar
Income (GNI) Jepang maupun asing yang terdaftar dalam bursa
Sumber : Data Diolah, 2018 (Statistical Handbook efek Japan Exchange Group.
of Japan, 2017)
KAJIAN PUSTAKA
Tabel di atas menjadi alasan peneliti Environmental Investment atau Investasi
memilih periode penelitian tahun 2014-2016 Lingkungan
karena di tiap tahun mulai dari tahun 2014 hingga Jumlah investasi menurut Environmental
2016, nilai GDP selalu mengalami peningkatan. Accounting Guidelines (2005:9) berfokus pada
Maka, hal tersebut menyebabkan hubungan yang pengeluaran investasi yang dihabiskan oleh
berbanding lurus antara GDP dengan pertumbuhan perusahaan, umumnya berupa aset yang dapat
ekonomi, daya beli masyarakat dan peningkatan didepresiasi untuk tujuan pelestarian lingkungan.
penjualan perusahaan. Jika penjualan perusahaan Investasi lingkungan memiliki dua perspektif
tinggi maka keuntungan yang diperoleh menurut Porter dalam Kuo et. al. (2010), yaitu win-
perusahaan juga tinggi, tidak terkecuali rasio win solution dan win-lose solution. Data
profitabilitas (ROA dan ROE) juga ikut meningkat. environmental investment akan ditransformasi ke
Disimpulkan bahwa tanggung jawab dalam natural log dengan menggunakan SPSS 21.
perusahaan terhadap lingkungan dan profitabilitas Variabel environmental investment perlu di natural
telah menjadi kesatuan dalam menjalankan bisnis log karena datanya menggunakan satuan mata uang
saat ini. Beberapa negara mulai saling bekerja sama Yen dengan nominal yang besar dan untuk
untuk mempertahankan lingkungan agar tetap menyetarakan nilai data antara variabel X
terjaga, salah satu negara yang ikut berkontribusi (environmental investment dan environmental cost)
adalah Jepang. Jepang merupakan negara maju dan variabel Y (ROA dan ROE) dalam penelitian
yang memiliki teknologi canggih namun masih ini. Formula yang digunakan untuk menghasilkan
memperhatikan lingkungan sekitar. Hal tersebut data environmental investment yang siap diolah
telah dibuktikan oleh EPI (Environmental adalah sebagai berikut :
Performance Index) tahun 2014 yang dilakukan
oleh Yale University mengenai ranking 178 negara Environmental Investment = log (Environmental Investment)
yang terdaftar dalam EPI 2014 dan Jepang berada
pada urutan ke 26 dengan skor sebesar 72,35.
Jepang mengalami peningkatan ranking sebanyak
2,17% selama sepuluh tahun ini.
Penelitian ini memilih sektor peralatan
elektronik sebagai objek penelitian karena artikel
di Japan Times menyatakan bahwa Jepang adalah
negara ketiga yang memiliki jumlah limbah
elektronik atau E-waste (Electronic waste)
Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 49
administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id
Environmental Cost atau Biaya Lingkungan Laba Bersih setelah Pajak
Jumlah biaya berdasarkan Environmental ROE = Ekuitas Pemegang Saham
x 100%
Accounting Guidelines (2005:9) adalah bagian dari
keseluruhan biaya perusahaan dan biaya tersebut
digunakan untuk pelestarian lingkungan. Kategori Sumber : Syamsuddin, 2011:65
biaya konservasi lingkungan yaitu kegiatan bisnis
utama, kegiatan administratif, kegiatan penelitian Hipotеsis
H2
dan pengembangan, dan kegiatan sosial, sesuai
dengan hubungan antara bisnis dan dampak
lingkungan. Data environmental cost akan Environmental
Investment
ditransformasi ke dalam natural log dengan
(X1)
menggunakan SPSS 21. Selain variabel
environmental investment yang perlu di natural log, H1
ROA (Y1)
variabel environmental cost juga termasuk karena Environmental
datanya juga menggunakan satuan mata uang Yen Cost (X2)
dengan nominal yang besar dan untuk
menyetarakan nilai data antara variabel X
(environmental investment dan environmental cost) H4
dan variabel Y (ROA dan ROE) dalam penelitian
ini. Formula yang digunakan untuk menghasilkan Environmental
data environmental cost yang siap diolah adalah Investment
sebagai berikut : (X1)
H3 ROE (Y2)
Environmental Cost = log (Environmental Cost)
Environmental
Cost (X2)
ROA
Sartono (2014:123) menjelaskan bahwa
Gambar 1. Modеl Hipotеsis
Return on Assets atau Return on Investment
digunakan untuk mengukur kemampuan
H1 = Environmental investment (X1) dan
perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktiva
environmental cost (X2) berpengaruh secara
perusahaan. Menurut Syamsuddin (2011:63)
parsial terhadap ROA (Y1).
pengertian ROA adalah untuk mengetahui
H2 = Environmental investment (X1) dan
kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba
environmental cost (X2) berpengaruh secara
dengan jumlah total aktiva yang ada di perusahaan.
simultan terhadap ROA (Y1).
Semakin tinggi ROA-nya, maka keadaan
H3 = Environmental investment (X1) dan
perusahaan dapat dikatakan semakin baik. ROA
environmental cost (X2) berpengaruh secara
dapat dihitung dengan rumus :
parsial terhadap ROE (Y2).
Laba Bersih setelah Pajak H4 = Environmental investment (X1) dan
ROA = x 100%
Total Aktiva environmental cost (X2) berpengaruh secara
simultan terhadap ROE (Y2).
Sumber : Syamsuddin, 2011:63
MЕTODE PЕNЕLITIAN
ROE Pеnеlitian ini mеrupakan pеnеlitian
Sartono (2014:124) mengartikan bahwa pеnjеlasan (еxplanatory rеsеarch) dеngan
Return on Equity atau Return on Net Worth pеndеkatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan
berguna dalam menilai kemampuan suatu dengan mengunjungi website bursa saham Jepang.
perusahaan untuk menghasilkan laba bagi Populasi untuk penelitian ini diambil dari peralatan
pemegang saham perusahaan. Besar kecilnya elektronik first section sejumlah 157 perusahaan
hutang suatu perusahaan dapat mempengaruhi dan kimia first section sejumlah 139 perusahaan
ROE tersebut, semakin besar hutang yang perlu yang terdaftar dalam JPX (Japan Exchange Group)
dibayar maka semakin besar ROE-nya. di periode 2014-2016. Perusahaan yang termasuk
Perhitungan ROE sebagai berikut : kriteria adalah perusahaan yang menerbitkan
laporan keuangan dan Sustainability atau

Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 50


administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id
Corporate Social Responsibility atau Tabel 6 Hasil Uji F untuk Variabel ROE
Environmental Report. Diapat 42 perusahaan yang ANOVAa
sesuai untuk dijadikan sampel. Model Sum of df Mean F Sig.
Squares Square
192.070 2 96.035 5.678 .004b
HASIL DAN PЕMBAHASAN Regression
Tabel 2 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda 1 Residual 2080.383 123 16.914
Terkait ROA Total 2272.454 125
Coefficientsa a. Dependent Variable: ROE
Model Unstandardized Standardized t Sig. b. Predictors: (Constant), Cost FY, Invest FY
Coefficients Coefficients
Sumber : Hasil Output SPSS (2018)
B Std. Beta
Error
Tabel 7 Uji Koefisien Determinasi (R2) untuk ROE
(Constant) 6.687 2.549 2.624 .010
1 Invest FY Model Summary
.073 .153 .061 .478 .633
Cost FY -.169 .159 -.135 -1.061 .291 Model R R Adjusted R Std. Error of the
a. Dependent Variable: ROA
Square Square Estimate
Sumber : Hasil Output SPSS (2018)
1 .291a .085 .070 4.11263
Tabel 3 Hasil Uji F untuk Variabel ROA a. Predictors: (Constant), Cost FY, Invest FY
ANOVAa
Sumber : Hasil Output SPSS (2018)
Model Sum of df Mean F Sig.
Squares Square
Pengaruh secara Parsial Environmental
Regression 4.956 2 2.478 .637 .530b
Investment dan Environmental Cost terhadap
1 Residual 478.238 123 3.888 ROA (Return on Asset)
Total 483.195 125 1) Pengaruh Environmental Investment
a. Dependent Variable: ROA terhadap ROA
b. Predictors: (Constant), Cost FY, Invest FY Hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa
variabel environmental investment tidak
Sumber : Hasil Output SPSS (2018)
berpengaruh signifikan secara parsial terhadap
Tabel 4 Uji Koefisien Determinasi (R2) untuk ROA
ROA. Nilai koefisien beta bernilai positif yang
menunjukkan bahwa environmental investment
Model Summary
memiliki hubungan searah yang artinya semakin
Model R R Adjusted R Std. Error of the tinggi environmental investment, maka semakin
Square Square Estimate tinggi ROA perusahaan. Peneliti mengasumsikan
1 .101a .010 -.006 1.97183
bahwa hal itu dapat terjadi karena environmental
investment telah dilakukan jauh sebelum tahun
a. Predictors: (Constant), Cost FY, Invest FY penelitian yang diambil oleh peneliti yakni tahun
Sumber : Hasil Output SPSS (2018) 2014-2016, dan efek dari environmental investment
tidak dapat langsung dirasakan dalam jangka waktu
Tabel 5 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda
penelitian yang hanya tiga tahun tersebut, sehingga
Terkait ROE
Coefficientsa hal itu yang menyebabkan environmental
investment lebih rendah daripada environmental
Model Unstandardized Standardized t Sig.
Coefficients Coefficients cost dan environmental investment menjadi tidak
berpengaruh terhadap ROA perusahaan. Selain itu,
B Std. Beta hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian
Error
-6.253 5.316 - .242 Murovec et. al. (2012) dan Pekovic et. al. (2018)
(Constant)
1.176 tentang environmental investment yang hasilnya
1
Invest FY .763 .319 .293 2.392 .018 berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja
Cost FY -.007 .332 -.003 -.021 .983
keuangan perusahaan.
a. Dependent Variable: ROE
Namun, environmental investment juga tidak
Sumber : Hasil Output SPSS (2018) selalu menguntungkan bagi perusahaan meskipun
biaya investasi dan hasil modifikasi dalam proses
produksi yang signifikan dapat meningkatkan
efisiensi tetapi juga dapat mengurangi profitabilitas
baik selama periode waktu yang singkat dan
panjang berdasarkan jurnal dari Jaggi dan
Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 51
administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id
Freedman, Blacconiere dan Patten, Wu et. al. negatif terhadap ROA. Mеnurut Yаmаguchi dalam
dalam jurnal Alexopoulos et. al. (2018). Hal jurnal Buana (2017), environmеntаl consеrvаtion
tersebut disebabkan karena environmental cost dаpаt bеrpеngаruh positif dаn nеgаtif tеrhаdаp
investment perusahaan di Jepang dilakukan satu laba, pеngаruh positif disebabkan oleh аdаnyа
kali setiap tahun fiskal, yaitu tiap tanggal 1 April pеnghеmаtаn еnеrgi, sеdаngkаn untuk pеngаruh
hingga 31 Maret tahun berikutnya. nеgаtif itu muncul dаri kеnаikаn biаyа itu sеndiri.
Menurut Bansal dan Bogner, serta Bansal Yаmаguchi dalam Buana (2017) juga
dan Hunter dalam Nishitani et. al. (2012), hal mеmpеrtimbаngkаn jika environmental cost yаng
tersebut dapat dihindari dengan menggunakan diаlokаsikаn untuk pеrаlаtаn hеmаt еnеrgi,
EMS (Environmental Management Systems) yang pеngаruh dаri biаyа yаng dikеluаrkаn tidаk muncul
dapat mempengaruhi struktur, tanggung jawab, sеcаrа langsung, аkаn tеtаpi memiliki pеngаruh
praktik, prosedur, proses, dan sumber daya cost-sаving itu sеndiri, yaitu biaya energi tersebut
organisasi untuk pengelolaan lingkungan, sehingga muncul secara bertahap.
perusahaan yang menerapkan EMS dapat
mengurangi dampak negatif lingkungan sambil Pengaruh secara Simultan Environmental
meningkatkan kontrol manajemen, salah satunya Investment dan Environmental Cost terhadap
dengan penggunaan ISO 14001 yang merupakan ROA (Return on Asset)
standar internasional yang paling dikenal terkait Environmental investment dan
dengan EMS. environmental cost tidak berpengaruh signifikan
secara simultan terhadap ROA. Maka, dari
2) Pengaruh Environmental Cost terhadap penelitian ini dapat diketahui jika semakin tinggi
ROA environmental investment dan environmental cost,
Variabel environmental cost tidak hal tersebut tidak mempengaruhi ROA perusahaan.
berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Penelitian mengenai pengaruh environmental
ROA perusahaan peralatan elektronik dan kimia di investment dan environmental cost secara simultan
Jepang. Koefisien beta bernilai negatif yang juga masih belum ada peneliti yang meneliti hal
menunjukkan bahwa environmental cost memiliki tersebut sehingga belum dapat dibandingkan
hubungan berlawanan arah yang artinya semakin dengan penelitian lainnya karena umumnya
tinggi environmental cost, maka semakin turun peneliti hanya meneliti dari salah satu variabel
ROA perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan tersebut.
dengan penelitian yang dilakukan oleh Fitriani
(2013) mengenai biaya lingkungan tidak Pengaruh secara Parsial Environmental
berpengaruh terhadap kinerja keuangan Investment dan Environmental Cost terhadap
perusahaan. Fitriani (2013) mendukung penelitian ROE (Return on Equity)
Hadi, yang menyatakan bahwa environmental cost 1) Pengaruh Environmental Investment
termasuk biaya sosial (social cost) yang tidak terhadap ROE
mempengaruhi kinerja keuangan, sebab tanggung Hasil penelitian menunjukkan bahwa
jawab sosial perusahaan lewat berbagai dimensi environmental investment berpengaruh signifikan
biaya sosial kurang memiliki konsekuensi ekonomi secara parsial terhadap ROE perusahaan. Koefisien
karena bentuk, jenis, dan strategi biaya sosial yang beta bernilai positif tersebut menunjukkan bahwa
dilakukan perusahaan bersifat tidak langsung, environmental investment dan ROE memiliki
seperti biaya kegiatan perbaikan lingkungan hubungan yang searah, yakni semakin tinggi
(penanaman tanaman hijau), berkaitan dengan environmental investment semakin tinggi pula
sumbangan atau dukungan finansial kelompok prosentase ROE. Hasil penelitian ini sejalan
lingkungan dan yang berkaitan dengan berbagai dengan penelitian Murovec (2012) dan Pekovic
kegiatan sosial (pengungkapan informasi pada (2018) tentang environmental investment
masyarakat setempat) yang sesuai dengan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja
Environmental Accounting Guidelines (2005:20). keuangan perusahaan. Hasil dari penelitian
Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan Murovec et. al. (2012) menegaskan teori (misalnya
penelitian milik Chiang et. al. (2015) menyatakan Canepa dan Stoneman, 2008; Hall, 2002; Ughetto,
bahwa environmental cost berdampak positif 2008) mengenai posisi keuangan yang
terhadap kinerja keuangan perusahaan dalam hal menguntungkan dari perusahaan yang sukses,
laba bersih dan pendapatan sebelum pajak dan maka sanggup memfasilitasi investasi lingkungan
penelitian Buana (2017) yang hasil penelitiannya yang berisiko tinggi. Li (2016) menemukan bahwa
adalah environmental cost berpengaruh signifikan insentif untuk berinvestasi dalam clean technology
Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 52
administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id
selalu lebih tinggi ketika program CSR beserta menurunkan biaya, dan meningkatkan kinerja
besar pajak emisi diungkapkan, dibandingkan lingkungan.
dengan terdapat pajak emisi tetapi tidak
diungkapkan dalam program CSR. Pengaruh secara Simultan Environmental
Selain itu, jika perusahaan memiliki kinerja Investment dan Environmental Cost terhadap
perusahaan yang lebih baik, juga akan lebih ROE (Return on Equity)
optimis yang berhubungan dengan masa depan, hal Environmental investment dan
tersebut akan tercermin dalam investasi sebenarnya environmental cost berpengaruh signifikan secara
yang didasarkan pada harapan perusahaan untuk simultan terhadap ROE perusahaan peralatan
masa depan berdasarkan jurnal milik Lincoln tahun elektronik dan kimia di Jepang. Maka dapat
1988. Ambec dan Lanoie dalam Pekovic (2018) diartikan bahwa environmental investment dan
mendaftarkan tujuh saluran melalui mana investasi environmental cost dapat mempengaruhi ROE
lingkungan dapat meningkatkan keuntungan secara bersama-sama. Namun, hasil dari penelitian
perusahaan atau memotong biayanya : 1) akses ini mengenai pengaruh environmental investment
yang lebih baik ke pasar, 2) kemungkinan untuk dan environmental cost terhadap ROE secara
diferensiasi produk, 3) komersialisasi teknologi simultan juga masih belum dapat dibandingkan
pengendalian polusi, 4) penghematan pada dengan penelitian lainnya, sebab kebanyakan
peraturan, 5) bahan, energi dan jasa, 6) modal, dan peneliti meneliti hanya salah satu dari dua variabel
7) biaya tenaga kerja sehingga hal itu dapat tersebut dan tidak secara simultan atau bersama-
mempengaruhi keinginan investor untuk sama.
berinvestasi karena environmental investment
memiliki pengaruh terhadap prosentase ROE. KЕSIMPULAN DAN SARAN
Kеsimpulan
2) Pengaruh Environmental Cost terhadap 1. Variabel environmental investment tidak
ROE berpengaruh signifikan secara parsial pada ROA
Hasil penelitian dari variabel environmental perusahaan peralatan elektronik dan kimia first
cost tidak berpengaruh signifikan secara parsial section di Jepang. Arah koefisien beta bersifat
terhadap ROE. Koefisien beta bernilai negatif yang positif menunjukkan bahwa semakin tinggi
dapat diartikan bahwa environmental cost dan ROE environmental investment maka dapat
memiliki hubungan yang berlawanan arah yaitu meningkatkan nilai Return on Asset (ROA)
jika nilai environmental cost tinggi, maka ROE walaupun tidak signifikan. Environmental cost
akan menurun. Hasil penelitian ini sejalan dengan tidak berpengaruh signifikan secara parsial pada
penelitian Fitriani (2013) mengenai biaya ROA perusahaan peralatan elektronik dan kimia
lingkungan tidak berpengaruh terhadap kinerja first section di Jepang. Arah koefisien beta
keuangan perusahaan. bersifat negatif menunjukkan bahwa semakin
Meskipun hasil penelitian tidak signifikan tinggi environmental cost maka dapat
tetapi environmental cost tetap memilik dampak menurunkan nilai Return on Asset (ROA)
negatif terhadap profitabilitas. Hal itu dapat walaupun tidak signifikan.
dibuktikan dengan teori milik Friedman dalam 2. Variabel environmental investment dan
Alexopoulos et. al. (2018) yang menganggap environmental cost tidak berpengaruh
bahwa biaya yang diharapkan dari tanggung jawab signifikan secara simultan pada ROA
lingkungan perusahaan cenderung lebih besar perusahaan peralatan elektronik dan kimia first
daripada keuntungan yang dihasilkan dan section di Jepang.
karenanya kinerja lingkungan perusahaan 3. Variabel environmental investment berpengaruh
diharapkan memiliki dampak negatif terhadap signifikan secara parsial pada ROE perusahaan
profitabilitasnya. Menurut Bebbington, Lehman, peralatan elektronik dan kimia first section di
Stone, Burnett dan Hansen dalam Kuo et. al. Jepang. Arah koefisien beta bersifat positif
(2010), tujuan dari eko-efisiensi adalah untuk menunjukkan bahwa semakin tinggi
memaksimalkan nilai ekonomi dari kegiatan bisnis environmental investment maka dapat
perusahaan sambil meminimalkan dampak negatif meningkatkan nilai Return on Equity (ROE).
dari kegiatan tersebut terhadap lingkungan Environmental cost tidak berpengaruh
(termasuk konsumsi sumber daya dan emisi signifikan secara parsial pada ROE perusahaan
polutan). Para pendukung efisiensi lingkungan peralatan elektronik dan kimia first section di
percaya bahwa praktik seperti itu akan Jepang. Arah koefisien beta bersifat negatif
meningkatkan produktivitas dan akibatnya menunjukkan bahwa semakin tinggi
Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 53
administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id
environmental investment maka dapat dalam Perencanaan, Pengawasan, dan
menurunkan nilai Return on Equity (ROE) Pengambilan Keputusan. Jakarta :
walaupun tidak signifikan. Rajawali Pers.
4. Variabel environmental investment dan Tandelilin, Eduardus. 2010. Portofolio dan
environmental cost berpengaruh signifikan Investasi: Teori dan Aplikasi Edisi
secara simultan pada ROE perusahaan peralatan Pertama. Yogyakarta : Kanisius.
elektronik dan kimia first section di Jepang.
Jurnal :
Saran Alexopoulos, I., Kounetas, K., dan Tzelepis, D.
1. Bagi pemerintah Indonesia dapat 2018. Environmental and Financial
mempertimbangkan untuk menyusun Performance: Is There A Win-win or Win-
Environmental Accounting Guidelines, hukum loss Situation? Evidence from The Greek
yang jelas dan tegas mengenai lingkungan serta Manufacturing. Journal of Cleaner
pelaku pengrusakkan lingkungan, juga Production (2018).
memberlakukan peraturan mengenai
perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia Buana, Vieni A. Dan Nuzula, Nila F. 2017.
untuk mengungkapkan besarnya environmental Pengaruh Environmental Cost terhadap
investment dan environmental cost pada CSR Profitabilitas dan Nilai Perusahaan (Studi
report perusahaan agar peneliti lainnya dapat pada Perusahaan Kimia First Section yang
melakukan penelitian ini di Indonesia. Terdaftar di Japan Exchange Group
2. Bagi para calon investor dan investor yang akan Periode 2013-2015). Jurnal Administrasi
melakukan investasi pada perusahaan peralatan Bisnis (JAB) Vol. 50 No. 1 September
elektronik dan kimia di Jepang perlu 2017. Halaman 46-55.
memperhatikan seberapa besar nominal Chiang, B., Pelham, A., dan Katsuo, Y. 2015.
environmental investment, karena variabel Environmental Costs, Social
tersebut menunjukkan adanya pengaruh Responsibility and Corporate Financial
terhadap profitabilitas perusahaan. Performance – A Closer Examination of
3. Bagi perusahaan peralatan elektronik dan kimia Japanese Companies. American Journal
di Jepang perlu memperhatikan seberapa besar of Business Research, Vol 8, No. 1, 2015.
environmental investment yang diperlukan Pages 39-46.
untuk mengurangi kerusakan lingkungan akibat
proses kegiatan perusahaan, karena variabel Fitriani, Anis. 2013. Pengaruh Kinerja Lingkungan
tersebut memiliki pengaruh terhadap dan Biaya Lingkungan terhadap Kinerja
profitabilitas perusahaan yang terkait. Keuangan pada BUMN. Jurnal Ilmu
4. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan mampu Manajemen Volume 1 Nomor 1 Januari
memberikan gambaran penelitian dengan tema 2013. Halaman 137-148.
yang sama dengan penelitian ini, atau dapat Hasan, Zuhairah dan Ali, Noor Azman. 2015. The
mengembangkannya dengan menambah rasio Impact of Green Marketing Strategy on
profitabilitas dan menggunakan variabel lainnya The Firm’s Performance in Malaysia.
yang terkait environmental management, serta Procedia - Social and Behavioral
menggunakan metode analisis yang berbeda Sciences 172 (2015). Pages 463 – 470.
agar dapat menghasilkan hasil yang lebih
Kuo, L., Huang, Shihping, K., dan Wu, Yen-Chun,
akurat.
J. 2010. Operational Efficiency
Integrating The Evaluation of
DAFTAR PUSTAKA
Environmental Investment: The Case of
Hansen, Don R dan Mowen, Maryanne M. 2009. Japan. Management Decision, Vol. 48,
Akuntansi Manajerial. Jakarta : Salemba No. 10, 2010. Pages 1596-1616.
Empat.
Li, Yi. 2016. Voluntary Disclosure and Investment
Sartono, Agus. 2014. Manajemen Keuangan: Teori in Environmental Technology. Journal of
dan Aplikasi, Edisi Keempat. Yogyakarta Economic Behavior and Organization.
: BPFE.
Lu, Y., Lu, J., dan Jia, H. 2011. Study on The
Syamsuddin, Lukman. 2011. Manajemen Environmental Cost-sharing Method for
Keuangan Perusahaan: Konsep Aplikasi Reverse Logistics in Household

Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 54


administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id
Appliances. Energy Procedia 5 (2011).
Pages 186-190.
Murovec, N., Erker, Renata S., dan Prodan, I. 2012.
Determinants of Environmental
Investments: Testing The Structure
Model. Journal of Cleaner Production 37
(2012). Pages 265-277.
Nishitani, K., Kaneko, S., Fujii, H., dan Komatsu,
S. 2012. Are Firms’ Voluntary
Environmental Management Activities
Beneficial for The Environment and
Business? An Empirical Study Focusing
on Japanese Manufacturing Firms.
Journal of Environmental Management
105 (2012). Pages 121-130.
Pekovic, S., Grolleau, G., dan Mzoughi, N. 2018.
Environmental Investments: Too Much of
A Good Thing?. International Journal of
Production Economics (2018).
Prasetyanto, Panji K. 2016. Pengaruh Produk
Domestik Bruto dan Inflasi terhadap
Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa
Efek Indonesia Tahun 2002-2009. Jurnal
Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga,
Vol. 1, No. 1 (2016). Halaman 60-84.

Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 66 No. 1 Januari 2019| 55


administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id