Вы находитесь на странице: 1из 5

BANDUNG SEA OF FIRE

Bandung is the capital of West Java Province. Taking Bandung, Indonesians should know the
Bandung Fire Sea the most famous independence, one of the hangouts of the ipcident that will be
known by all Indonesian school children, at least as a song. “Haio-Halo Bandung "

On October 12, 1945, the Allied forces stayed in Bandung, they gave an ultimatum to surrender
all the weapons they confiscated from Japanese forces they also ordered the Indonesian militia to leave
Bandung, but the Indonesian militia ignored an ultimatum.On 24 November 1945, civil security of the
People's Security Army and militia attacked British headquarters.This condition continued until 1946.

On 1 February 1946, a British officer described the situation as a very uncomfortable rest
compare the concentration of Indonesia. and militias to the south of the railroad tracks with large army
garrisons. The city of Bandung is divided by railroad lines into the Allied zone in the north and the
Indonesian zone in the south. Hoping to end the dispute, the British commander ordered the militia to
leave. The dispute reached its climax with a very violent confrontation at the end of March 1946 which
forced the Indonesians to retreat. In response, militias burned public buildings, warehouses, factories
and houses on their way out. The southern part of Bandung was deliberately burned in challenging
actions when they left. They burned almost all important buildings and infrastructure while withdrawing
from South Bandung to show their resistance. The event was called the Sea of Fire Bandung.

During the evacuation in March 1946, Mohammad Toha, an Indonesian militia member,
smuggled some sticks of dynamite through Japanese and Dutch forces, and to the Dutch Military
Headquarters in Dayeuh Kolot. He blew up dynamite in an ammunition warehouse in the area. The
explosion created a small lake in Dayeuh Kolot. To commemorate its sacrifice, the main road in the area
is called Mohammad Toha Street.

The Bandung Sea of Fire event is a major fire event that took place in the city of Bandung. West
Java Province, Indonesia on March 24, 1946. Within seven hours, around 200,000 Bandung residents
burned their homes, leaving the city to the mountains in the south of Bandung. This was done to
prevent Allied forces and Dutch troops from using the city of Bandung as a strategic military base in the
Indonesian war of independence.
Bandung Lautan Api

Bandung laut api Bandung adalah ibu kota provinsi jawa barat yang membahas tentang
Bandung, orang indonesia Harus tahu laut Bandung (Bandung Lautan api). Hal ini tidak nyata "laut api
", tetapi mengacu kepada Pembakaran kota Bandung. Jawa barat, pada bulan maret 1946. Itu adalah
salah satu peristiwa paling terkenal dari struagle independence, salah satu dari segelintir insiden yang
diketahui semua anak sekolah di indonesia, setidaknya sebagai sebuah lagu. "Halo-Halo Bandung".

Tanggal 12 oktober. 1945. Pasukan sekutu tiba di Bandung. Mereka memberikan ultimatum
untuk menyerahkan semua senjata mereka yang mereka rampas dari pasukan jepang. Mereka juga
memerintahkan milisi indonesia untuk meninggalkan Bandung. Namun, milisi indonesia mengabaikan
ultimatum itu Tanggal 24 November. 1945, Tentara Keamanan sipil (pembaharu Rakyat) dan milisi
menyerang Headauarters inggris. Kondisi ini berlanjut hingga tahun 1946.

Pada 1 februari 1946, seorang perwira inggris menggambarkan situasi itu sebagai 'sangat tidak
cocok untuk istirahat, tetapi ia membandingkan konsentrasi milisi indonesia di sebelah selatan rel
kereta dengan sebuah garnisun tentara yang besar' Kota Bandung dibagi dengan rel kereta api
menjadi zona sekutu di utara dan zona indonesia di selatan. Dengan harapan mengakhiri bentrokan
itu, komandan Brifish memerintahkan. Para milisi harus pergi. Lepas landas mencapai puncaknya
dengan konfrontasi yang luar biasa kejam pada akhir maret 1946 yang memaksa orang-orang
indonesia untuk keluar. Akibatnya, para milisi membakar gudang, pabrik, dan rumah pada waktu
keluar. Bagian selatan Bandung sengaja dibakar dalam tindakan perlawanan saat mereka pergi.
Mereka melapisi hampir semua bangunan penting dan nfrastructure sambil menarik diri dari selatan
Bandung untuk menunjukkan perlawanan mereka. Acaranya disebut laut api Bandung Mohammad
Toha, anggota milisi indonesia menyelundupkan beberapa dinamit melalui pasukan jepang dan
belanda ke markas besar belanda di Dayeuh britania. Dia meledakkan dinamit di gudang amunisi di
daerah itu. Ledakan itu menciptakan danau kecil di Dayeuh hutan. Untuk memperingati
pengorbanannya, jalan utama di area itu bernama Mohammad Toha street Bandung Sea of Fire event
adalah kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung. Propinsi Javi barat, Indonesia pada 24 maret
1946. Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk Bandun membakar rumah mereka,
meninggalkan kota ke pegunungan di daerah selatan Bandung. Ini dilakukan untuk mencegah pasukan
sekutu dan pasukan belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai pangkalan militer
senior dalam perang kemerdekaan Indonesia.
Synonyms and Antonym
SYNONYMS

Kata Synonyms Terjemahan

Struggle batle Pertarungan

Burned blaze Api

Uncomfortable annoyinb Menjengkelkan

Divided branced Bercabang

Troops army Tentara

Allied bound Terikat

Clashes argument Argumen

Sacrifice offering persembahan


ANTONYM

Kata Antonym Terjemahan

Struggle peace

Burned put out

Uncomfortable comfortable

Divided combine

Troops citizen

Allied in part

Clashes set off


QUESTION(PERTANYAAN)

1. What is the pupose of the text?

2. Who is mohammad toha?

3. When bandung sea of fire hapened?

4. When the allied give the first ultimatum?

5. What the respons of indonesian militias about first ultimatum?

6. What hapened on november 24 1945?

7. What the allied want to indonesian troops to do on october 12 1945?

8. When the allied give the second ultimatum?

9. What the respons indonesian troops about second ultimatum?

10.Why indonesian troops burned all important building on bandung sea of


fire events?