Вы находитесь на странице: 1из 9

Indonesia Journal of Learning Education and Counseling

Website: https://journal.ilininstitute.com/index.php/IJoLEC
Vol 2, No 2, 2020, pp 163-171
p-ISSN:2622-8068 dan e-ISSN: 2622-8076

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Prezi Untuk


Menumbuhkan Karakter Rasa Ingin Tahu Siswa
Tohir Solehudin1, Retno Triwoelandari2, Ahmad Mulyadi Kosim3
1
Pendidikan Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Email: tohirsolehudin47@gmail.com
2
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Email: retnotriwoelandari@uika-bogor.ac.id
3
Pendidikan Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Email: ahmad.mulyadi@uika-bogor.ac.id

Artikel info
Abstract. This Research aims to: 1) determine the feasibility of
Article history: interactive learning media prezi on the subjects of Islamic Religious
Received: September-2019 Education (PAI) and 2) determine the effectiveness of interactive
Revised: November-2019 learning media prezi in islamic education in grade 8 of JUNIOR high
Accepted: December-2019 school to cultivate the character of the curiosity of the students. This
Publish: March-2020 research using methods Research and Development (R&D). Instruments
of data collection using observation sheets and angketPada stage of
development, the results of the research show numbers matter experts
DOI: 82.89%, media experts 79.42%, and language expert 76.39%. At the stage
doi.org/10.31960/ of testing, limited testing shows the number of 81.61%. The results of the
ijolec.v2i2.261 final testing, extensive trials showed sig. 0.00 < 0.05 with the difference
of the results of the class experiment 39.58 and the control class 24.87
with the difference of the results amounted to 14.71. Thus, the
development of interactive learning media Prezi as a medium of teaching
the PAI be used to grow the characters curiosity of students.

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kelayakan media


pembelajaran interaktif prezi pada mata pelajaran Pendidikan Agama
Islam (PAI) dan 2) mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif
prezi pada pembelajaran PAI di kelas 8 SMP untuk menumbuhkan
karakter rasa ingin tahu siswa. Penelitian ini menggunakan metode
Reasearch and Development (R&D). Instrumen pengumpulan data
menggunakan lembar observasi dan angketPada tahap pengembangan,
hasil penelitian menunjukan angka ahli materi 82.89%, ahli media
79.42%, dan ahli bahasa 76.39%. Pada tahap pengujian, uji coba terbatas
menunjukan angka 81.61%. Hasil akhir pengujian, uji validasi
menunjukan sig. 0.00 < 0.05 dengan perbedaan hasil kelas eksperimen
39.58 dan kelas kontrol 24.87 dengan perbedaan hasil sebesar 14.71.
Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran interaktif Prezi
sebagai media ajar PAI layak digunakan untuk menumbuhkan karakter
rasa ingin tahu siswa.
Keywords: Coresponden author:
Karakter Rasa Jalan Kapten Dasuki Bakri Cibatok 01 RT 01/ RW 03 No. 38,
Ingin Tahu; Media Cibungbulang, Bogor,
Pembelajaran Prezi. Email: tohirsolehudin47@gmail.com

artikel dengan akses terbuka dibawah licenci CC BY-NC-4.0

163
164 | Indonesia Journal of Learning Education and Counseling

PENDAHULUAN Pembelajaran yang tidak mengikuti


tuntutan zaman akan membuat jenuh dan
Pendidikan adalah suatu hal yang membosankan, di samping itu pembelajaran
klasik di masa lampau, bagaimana begitu PAI dengan waktu yang terbatas harus
sulitnya mendapatkan akses pendidikan. dimaksimalkan untuk menumbuhkan rasa
Dengan kemajuan teknologi saat ini, sangat ingin tahu siswa, sehingga tidak hanya sebatas
mudah konten pembelajaran untuk diakses. yang diberikan oleh guru, akan tetapi siswa
Namun akhir-akhir ini ada satu hal yang secara aktif dan interaktif memahami
berbeda, dan ini tidak bisa didiamkan untuk pembelajaran agama dengan rasa ingin
terus terjadi. Satu hal itu adalah “karakter”. tahunya itu. Pentingnya Rasa ingin tahu ini
Berada pada masa di mana teknologi sebagai sumber motivasi intrinsik seorang
berkembang dengan pesat jelas merupakan seseorang untuk belajar, menjelajahi, dan
tantangan tersendiri bagi siswa saat ini. menyelidiki lingkungannya (Baruch et al.,
Pengikisan karakter adalah tantangan utama- 2014).
nya. Dengan kemajuan teknologi di era
Karakter adalah satu hal yang revolusi industri ini berbagai ilmu
Tanpa karakter suatu hal tidak bisa dikenali, pengetahuan dan keilmuan keislaman sangat
entah dikenal buruk maupun baik, yang jelas mudah untuk diakses, rasa ingin tahu ini
keduanya memiliki karakter. Oleh karena itu menjembatani dalam pendidikan pedagogik
penting untuk membentuk insan yang dan menjadi penting sekali untuk
berkarakter karena kekuatan moral, akhlak menstimulasi rasa ingin tahu seorang siswa
atau budi pekerti individu merupakan karena ini merupakan inti dari pendidikan dan
kepribadian khusus yang membedakan dengan pembelajaran (Pluck et al., 2011).
individu lainnya (Hidayatullah, 2009). Berdasarkan beberapa uraian di
Termasuk di sekolah, baik dan atas, maka perlu adanya pengembangan media
berkualitasnya sekolah tentu salah satunya pembelajaran interaktif pada pembelajaran
sangat ditentukan oleh bagaimana karakter PAI untuk menumbuhkan karakter rasa ingin
siswa-nya, terutama pada karakter rasa ingin tahu siswa. Media pembelajaran yang
tahunya, dengan kemajuan teknologi saat ini dikembangkan adalah media pembelajaran
seharusnya berbanding lurus dengan rasa ingin interaktif prezi.
tahu siswa untuk terus belajar dan haus akan Prezi merupakan aplikasi berbasis
ilmu pengetahuan, keingintahuan siswa ZUI (Zooming User Interface) diluncurkan tahun
terhadap materi yang diajarkan oleh guru atau 2009 (Rusyfian, 2016) dan merupakan media
dipelajarinya sendiri dapat menyebabkan alternatif yang dapat menampilkan sebuah
ilmunya jauh lebih banyak dibandingkan siswa tampilan yang saling berkaitan dalam sebuah
yang hanya diam menunggu penjelasan dari tampilan slide dengan slide lainnya dengan
guru (Silmi et al., 2017). mudah (Setiawan et al., 2016).
Pada pembelajaran PAI Tujuan penelitian ini adalah untuk
pemahaman yang didapatkan siswa pada mengetahui kelayakan media pembelajaran
proses pembelajaran diharapkan menjadi interaktif prezi dengan penilaian yang terdiri
wujud pengamalan pola sikap Islami yang dari ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa
didasari rasa ingin tahu, sehingga apa yang serta kelayakannya dari segi penilaian diri
dilakukan adalah murni dari kesadaran siswa siswa terhadap karakter rasa ingin tahu, dan
itu sendiri, tanpa paksaan dan tanpa untuk mengetahui efektivitas media
keterpaksaan (an-Nabhani, 2011). pembelajaran prezi pada pembelajaran PAI
Berdasarkan observasi 2 April 2019 untuk menumbuhkan karakter rasa ingin tahu
model pembelajaran dalam mempelajari siswa.
materi pembelajaran PAI sangatlah kurang Berdasarkan penjelasan di atas
penerapannnya di SMPN 3 Cibungbulang, dirumuskan hipotesis sebagai berikut:
minimnya media pembelajaran dan metode 1. Ho: Tidak terdapat pertumbuhan karakter
yang digunakan masih konvensional. Padahal rasa ingin tahu siswa terhadap media
penggunaan media pembelajaran saat ini pembelajaran interaktif prezi pada
sangat penting dalam pendidikan. pembelajaran PAI di kelas 8-G SMPN 3
Cibungbulang-Bogor.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif… (Solehudin, Triwoelandari, Kosim) | 165

Ha: Terdapat pertumbuhan karakter rasa 8-B = Kelas Kontrol


ingin tahu siswa terhadap media O1 = Pretest kelas eksperimen
pembelajaran interaktif prezi pada O2 = Posttest kelas eksperimen
pembelajaran PAI di kelas 8-G SMPN 3 O3 = Pretest kelas kontrol
Cibungbulang-Bogor. O4 = Posttest kelas kontrol
2. Ho: Tidak terdapat perbedaan pertumbuhan X1 = Pembelajaran dengan media prezi
karakter rasa ingin tahu siswa terhadap X2 = Pembelajaran tanpa media prezi
media pembelajaran interaktif prezi pada
pembelajaran PAI di kelas 8-G dan 8-B Subjek penelitian ini melibatkan
SMPN 3 Cibungbulang-Bogor. siswa kelas 8 SMPN 3 Cibungbulang-Bogor.
Ha: Terdapat perbedaan pertumbuhan Jumlah siswa yang dilibatkan sebanyak 64
karakter rasa ingin tahu siswa terhadap orang dan terbagi ke dalam dua kelompok,
media pembelajaran interaktif prezi pada yaitu kelompok eksperimen dan kontrol.
pembelajaran PAI di kelas 8-G dan 8-B Kelompok eksperimen adalah siswa kelas 8-G
SMPN 3 Cibungbulang-Bogor. sebanyak 31 orang dan kelompok kontrol
adalah siswa kelas 8-B sebanyak 33 orang.
METODE Penelitian ini dilaksanakan pada
mata pelajaran Pendidikan Agama Islam
Penelitian ini menggunakan metode (PAI) kelas 8 SMP dengan menggunakan
Research and Development (R&D) dengan desain beberapa instrumen penelitian berupa (1)
penelitian mengikuti Borg & Gall yang instrumen kelayakan media pembelajaran prezi
dimodifikasi (Sukmadinata, 2017). tempat pada pembelajaran PAI berupa lembar
penelitian ini adalah di SMPN 3 penilaian angket yang terdiri dari ahli media,
Cibungbulang-Bogor. Subjek penelitian dibagi ahli materi, dan ahli bahasa (2) instrumen
menjadi dua kelompok, yaitu kelas 8-G pengukuran karakter rasa ingin tahu pada
sebagai kelas eksperimen dan kelas 8-B sebagai lembar observasi mengacu pada aktivitas siswa
kelas kontrol. Untuk mengukur kemampuan di dalam kelas (Kemendiknas, 2010) dan
awal subjek penelitian dilakukan pretest pada aktivitas siswa di luar kelas (Kashdan et al.,
kedua kelas tersebut. Sedangkan untuk 2017) dan (3) instrumen penilaian diri karakter
mengetahui perubahan pertumbuhan karakter rasa ingin tahu siswa berupa angket berdasar
rasa ingin tahu setelah pengujian dilakukan pada 4 indikator terdiri dari explorer, discover,
posttest pada kedua kelas tersebut. adventurous, dan questioning (Raharja et al.,
Penelitian ini menggunakan desain 2018).
penelitian Quasi Eksperimental dengan jenis Pada kelayakan media pembelajaran
non-equivalent control group pretest-posttest yaitu instrumen penelitian akan divalidasi oleh
menggunakan kelas dengan kondisi yang validator 3 dosen ahli yang terdiri dari ahli
serupa dalam hal jenjang pendidikan, yaitu materi, ahli media, dan ahli bahasa sesuai
kelas 8. Kedua kelas diberi pretest sebelum dengan kisi-kisi. Untuk mengetahui kelayakan
pengujian dimulai. Kelas eksperimen diberi media prezi maka menentukan skor maksimal
perlakuan penggunaan media pembelajaran validator yaitu dengan menjumlahkan skor
interaktif prezi, sedangkan kelas kontrol diberi yang diberikan validator pada nilai kualitatif.
perlakuan metode konvensional (ceramah). Setelah melakukan penjumlahan
Posttest diberikan pada saat pembelajaran jawaban validator ahli langkah berikutnya
selesai. Berikut ini disajikan tabel desain adalah menentukan hasil rating dengan rumus
penelitian yang digunakan. statistik sederhana dan disesuaikan dengan
skala likert (Riduwan, 2012).
Tabel 1. Desain Penelitian

Kelas Pretest Perlakuan Posttest


8-G O1 X1 O2
8-B O3 X2 O4
Keterangan:

8-G = Kelas Eksperimen


166 | Indonesia Journal of Learning Education and Counseling

Tabel 2. Skala Likert Hasil perhitungan validasi instrument dari


validator yang dikategorikan menurut kriteria
Penilaian Kualitatif
Penilaian skala likert.
Kuantitatif
Sangat Valid 81% - 100% 85 83
Valid 61% - 80%
Cukup Valid 41% - 60% 79.42
80
Tidak Valid 21% - 40% 76.39
Sangat Tidak Valid 0% - 20%
75
Angket respon penilaian diri
diberikan pada siswa setelah mendapatkan 70
pengajaran dengan media pembelajaran Ahli Media Ahli Materi Ahli Bahasa
interaktif prezi untuk mengetahui kelayakan
media prezi dalam menumbuhkan karakter Gambar 1. Hasil Validasi Kelayakan Media
rasa ingin tahu pada uji terbatas, uji luas, dan
uji validasi. Presentase respon siswa dihitung Pengambilan hasil respon penilaian
dengan analisis persentase. Analisis data diri siswa dilakukan pada uji terbatas di kelas
lembar observasi karakter rasa ingin tahu siswa 8-D, uji luas di kelas 8-C, dan uji validasi di
menggunakan t-test dengan bantuan aplikasi kelas 8-G yang sudah diberi perlakuan
SPSS 25. menggunakan media pembelajaran interaktif
prezi pada pembelajaran PAI untuk
HASIL DAN PEMBAHASAN menumbuhkan karakter rasa ingin tahu.

Produk media pembelajaran interaktif


90
prezi memiliki beberapa halaman tampilan, 86.36
yaitu: (1) Halaman depan yang menyajikan
materi secara keseluruhan yang dapat 85
81.61 81.14
berpindah dari satu slide ke slide lain secara
utuh termasuk nama peneliti, judul materi, (2) 80
halaman materi menampilkan materi sejarah
pertumbuhan ilmu pengetahuan pada masa 75
abbasiyah dengan penumbuhan karakter rasa
Uji Terbatas Uji Luas Uji Validasi
ingin tahu siswa pada pembelajaran PAI, (3)
halaman soal menampilkan soal-soal tentang Gambar 2. Hasil Respon Penilaian Diri Siswa
materi sejarah pertumbuhan ilmu pengetahuan
pada masa abbasiyah. Untuk dapat melakukan t-test pada
Kelayakan media pembelajaran penelitian ini terlebih dahulu dilakukan
interaktif prezi pada pembelajaran PAI analisis data dengan uji prasyarat yaitu uji
divalidasi oleh 3 dosen ahli yang terdiri dari normalitas dan uji homogenitas.
ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Untuk menguji normalitas dan
homogenitas ini dibantu dengan aplikasi IBM
Tabel 3. Nama-Nama Validator SPSS 25, uji normalitas yang dilakukan
menggunakan rumus One Sampel Kolmogorov
Bidang
No Nama Validator
Validator
Keterangan Smirnov dengan keputusan:
Dosen TE Ho: sampel berdistribusi normal.
FT Ha: sampel tidak berdistribusi normal.
Deni Hendarto,
1
S.T., M.Si.
Ahli Media Universitas Pengambilan keputusan ini
Az-Zahra didasarkan kepada taraf signifikansi yang jika
Jakarta
Dosen PAI
diperoleh lebih besar dari 0,05, maka Ho
Dr. Santi Ahli diterima dan jika taraf signifikansi lebih kecil
2 FAI UIKA
Lisnawati Materi
Bogor dari 0,05, maka Ha diterima dan tolak Ho.
Dosen PAI Hasil uji normalitas ini diperoleh dari hasil
Dra., Hidayah Ahli
3
Baisa., M.Pd.I Bahasa
FAI UIKA kelas eksperimen dan kelas kontrol sebagai
Bogor berikut:
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif… (Solehudin, Triwoelandari, Kosim) | 167

Tabel 4. Uji Normalitas One-Sample Berdasarkan hasil pada tabel 4 mengenai


Kolmogorov-Smirnov Test uji normalitas pada kelas eksperimen dan kelas
kontrol maka diperoleh hasil sig (2-tailed)
Unstandardized sebesar 0,086. Hasil ini menunjukkan bahwa
Residual sig (2-tailed) lebih besar dari 0,05, maka Ho
N 62 diterima dan tolak Ha. Berdasarkan hal ini
Normal Mean .0000000 dapat dikatakan bahwa data berdistribusi
Parametersa,b Std. 2.52087549 normal.
Deviation
Most Extreme Absolute .105
Differences Positive .105
Negative -.045
Test Statistic .105
Asymp.Sig.(2- .086c
tailed)

Tabel 5. Uji Homogenitas


Levene df1 df2 Sig.
Statistic
Rasa Ingin Based on Mean .461 1 60 .500
Tahu Based on Median .400 1 60 .529
Based on Median and with .400 1 59.957 .529
adjusted df
Based on trimmed mean .629 1 60 .431

Berdasarkan hasil uji homogenitas pada Jumlah 611 1227


tabel 5 diperoleh hasil sig sebesar 0,431. Hal Nilai rata-
tersebut menunjukkan bahwa sig lebih besar 19,70 39,58
rata
dari 0,05 dan dapat disimpulkan bahwa data
tersebut berisifat homogen atau dengan varian
50
yang sama. 39.58
Berdasarkan hasil uji normalitas dan 40
homogenitas tahap selanjutnya adalah 30 24.87
mengenai hasil penilaian karakter rasa ingin 19.7 Pretest
20 16.15
tahu menggunakan media pembelajaran Posttest
interaktif prezi pada pembelajaran PAI. 10
0
Tabel 6. Hasil Penilaian Pretest dan Posttest
Kontrol Eksperimen
Kelas 8-B SMPN 3 Cibungbulang
Pada Kelas Kontrol
Gambar 3. Hasil Penilaian Pretest dan Posttest
Pretest Posttest Kelas Kontrol dan Kelas
Jumlah 533 821 Eksperimen
Nilai rata-
16,15 24,87
rata Data di atas menunjukkan terdapat
perbedaan rata-rata hasil pretest dan posttest
Tabel 7. Hasil Penilaian Pretest dan Posttest antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol,
Kelas 8-6 SMPN 3 Cibungbulang walaupun kelas kontrol mengalami
Pada Kelas Eksperimen pertumbuhan tetapi lebih besar pertumbuhan
Pretest Posttest di kelas eksperimen. Dikarenakan pada kelas
168 | Indonesia Journal of Learning Education and Counseling

kontrol tidak diberikan perlakuan dengan mengetahui nilai nyata maka dapat dihitung
menggunakan media pembelajaran interaktif dengan menggunakan SPPS sebagai berikut:
prezi pada pembelajaran PAI. Adapun untuk

Tabel 8. Paired Samples T-Test Kelas Eksperimen SMPN 3 Cibungbulang

Paired Differences
Mean Std. Std. 95% Confidence Interval t df Sig. (2-
Deviatio Error Of the Difference tailed)
n Mean Lower Upper

Pair 1 -19.87097 4.02278 .72251 -21.34654 -18.39540 -27.503 30 .000


Pretest-
Posttest

Tabel 9. Paired Samples T-Test Kelas Kontrol SMPN 3 Cibungbulang

Paired Differences
Mean Std. Std. 95% Confidence Interval t df Sig. (2-
Deviatio Error Of the Difference tailed)
n Mean Lower Upper

Pair 1 -8.72727 3.11521 .54229 -9.83188 -7.62267 -16.093 32 .000


Pretest-
Posttest

Hasil perhitungan pada tabel 8 dan 9


mengenai perhitungan paired samples t-test pada
kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat Hasil perhitungan nilai “t” pada kelas
dilihat bahwa rata-rata perbedaan antara hasil eksperimen sebesar 27.503 dengan p-value
pretest dan posttest pada kelas eksperimen 0,000 sig (2-tailed) sedangkan kelas kontrol
adalah sebesar -19.87097. Tanda minus (-) nilai “t” sebesar 16.093 dengan p-value 0,000
berarti hasil posttest lebih besar dari pada hasil sig (2-tailed). Kemudian diambil keputusan Ho
pretest. Sedangkan untuk kelas kontrol rata-rata ditolak dan Ha diterima. Maka dapat
perbedaan antara hasil pretest dan posttest disimpulkan secara statistik terdapat
adalah sebesar -8.72727. Tanda minus (-) perbedaan yang signifikan antara hasil rata-
berarti hasil posttest lebih besar dari pada hasil rata pretest dengan posttest. Secara statistik
pretest. Hasil perbedaan rata-rata di dua kelas perbedaan terbesar berada pada kelas
tersebut menunjukkan perbedaan sebelum dan eksperimen yang memberikan perlakuan
sesudah. Penilaian tersebut pun mengalami dengan menggunakan media pembelajaran
pertumbuhan, namun pertumbuhan yang lebih interaktif prezi pada pembelajaran PAI.
besar berada pada kelas eksperimen. Artinya Berdasarkan hasil pretest dan posttest pada
ada pertumbuhan dengan menggunakan perhitungan paired samples t-test mengenai nilai
media pembelajaran interaktif prezi pada kelas eksperimen dan kelas kontrol maka dapat
pembelajaran PAI, dengan perbedaan rata-rata dilakukan analisis dengan menggunakan
pada kelas eksperimen dan kontrol sebesar independent samples t-test untuk mengetahui
10.1437. hasil perhitungan posttest pada kelas kontrol
dan kelas eksperimen, berikut hasil data
independent samples t-test:
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif… (Solehudin, Triwoelandari, Kosim) | 169

Tabel 10. Independent Samples T-Test Karakter Rasa Ingin Tahu Kelas Eksperimen dan Kelas
Kontrol SMPN 1 Cibungbulang

Levene’s test
for Wquality
of Variances
Karak Equal F Sig. t Df Sig. Mean Std. 95% Confidence Interval
ter variances (2- difference Error of the Difference
Rasa assumed taile s Differen
Ingin Equal d) ces
Tahu variances
not
assumed 9.419 .003 -10.482 60 .000 -14-41935 1.37557 -17.17091 -11.66780

-10.480 50.161 .000 -14-41935 1.37557 -17.17091 -11.65666

Hasil perhitungan pada tabel 10 pada demikian Ha diterima, ini menunjukkan


hasil independent samples t-test diperoleh rata- bahwa terdapat perbedaan yang signifikan
rata kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar antara kelas 8-2 sebagai kelas eksperimen
10.482. Hasil tersebut diperoleh dari dengan kelas 8-8 sebagai kelas kontrol. Dengan
responden kelas eksperimen dan kelas kontrol demikian maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan
yang berjumlah 62 responden, dan hasil sig (2- hipotesis alternatif (Ha) diterima atau dengan
tailed) sebesar 0,000. Maka diambil keputusan kata lain ada pengaruh yang signifikan antara
Ha diterima serta terdapat perbedaan yang penggunaan media pembelajaran interaktif
signifikan antara posttest kelas eksperimen prezi pada pembelajaran PAI terhadap karakter
dengan hasil posttest kelas kontrol yang rasa ingin tahu siswa kelas 8-2 SMPN 1
menunjukkan terdapat pertumbuhan karakter Cibungbulang-Bogor.
rasa ingin tahu pada siswa. Maka dapat
diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh Pembahasan
media pembelajaran prezi pada pembelajaran
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa
PAI untuk menumbuhkan karakter rasa ingin
pentingnya penggunaan media pembelajaran
tahu siswa.
pada proses pembelajaran PAI dewasa ini,
Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil
pada media prezi pun dapat diakses secara
penelitian yang dilakukan oleh Faizatul
Muslimah, Mahasiswi Universitas Ibn online, sehingga materi tersistematis dan
Khaldun Bogor yang berjudul “Pengaruh Media mudah dicari, dengan mencari informasi di
Pembelajaran IPA Terintegrasi Nilai-Nilai Islam web sebagai urutan pertama penggunaan
dalam Mengembangkan Karakter Religius Siswa teknologi untuk mendukung aktivitas
akademik (Baylen, 2018).
Kelas 5 Sekolah Dasar” yang terbit pada tahun
Berada pada zaman kemajuan teknologi
2018 (Muslimah et al., 2018).
berkembang pesat seharusnya harapan untuk
Penggunaan media pembelajaran
kemajuan pendidikan harus digalakkan
interaktif prezi pada proses pembelajaran siswa
dengan inovasi pembelajaran, pengguna
kelas 8 SMPN 1 Cibungbulang-Bogor berjalan
internet yang mencapai 93.4 juta (2016) dan
dengan efektif karena pembelajaran ini
meningkat 51% pada 2017, dengan 89.7% dan
membuat siswa lebih aktif semangat dan
69.8% dari total penggunanya adalah pelajar
tumbuhnya rasa ingin tahu yang baik sesuai
(Miskiah et al., 2019).
dengan ciri dari pembelajaran yang
Tanpa penggunaan media, yang sedikit
menggunakan media pembelajaran interaktif
menghasilkan perubahan penumbuhan
prezi dapat meningkatkan fokus dan minat
karakter rasa ingin tahu yaitu hanya 8.37,
belajar siswa. Hal tersebut dapat dilihat dari uji
sedangkan jika menggunakan media yang
Independent Samples t-Test dengan hasil Sig
mengandung informasi berupa gambar, text
(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka dengan
170 | Indonesia Journal of Learning Education and Counseling

dan animasi secara dinamis (Muflihah, 2018) pembelajaran PAI dikatakan layak dan valid
dan dapat dieksplorasi bisa mencapai untuk digunakan dalam menumbuhkan
perubahan yang sangat signifikan yaitu karakter rasa ingin tahu sebagai media belajar
penumbuhan sebesar 19.88 pada kelas mata pelajaran PAI, 2) Terdapat pengaruh
eksperimen. yang signifikan media pembelajaran prezi
Penggunaan media pembelajaran prezi terhadap pertumbuhan karakter rasa ingin
sebagai sosial media sebagai terobosan dapat tahu siswa kelas 8-G SMPN 3 Cibungbulang,
menumbuhkan hubungan pembelajaran 3) Terdapat perbedaan penumbuhan karakter
antara guru dengan siswa dengan rasa ingin tahu siswa antara kelas 8-G dan
meningkatkan hubungan emosional siswa kelas 8-B .
yang pada awalnya merasa terintimidasi, Dalam penelitian selanjutnya dapat
dengan sosial media guru dan siswa dan dikembangkan beberapa variabel yang relevan
pembelajaran menjadi cair dan alami yang relevan dan juga perlu diteliti kelayakan
(Keasberry, 2018). media dari sisi siswa sehingga memperkuat
Dalam menilai rasa ingin tahu secara validitas penelitian.
personal pada angket, 83.04% media
pembelajaran prezi ini berhasil menumbuhkan DAFTAR RUJUKAN
karakter rasa ingin tahu siswa, oleh karena itu
media ini sangat layak digunakan pada Hidayatullah, M. Furqon. (2009). Guru Sejati
pembelajaran PAI SMP. Selain itu, guru juga Membangun Insan Berkarakter Kuat dan
harus dapat mengembangkan media Cerdas. Surakarta: Yuma Pustaka.
pembelajaran PAI yang didalamnya
terintegrasi game dikarenakan setiap siswa Nabhani, Taqiyuddin an-. (2011). Peraturan
sudah memiliki smartphone yang dapat Hidup Dalam Islam. Jakarta: HTI
dimaksimalkan untuk belajar sehingga siswa Press.
dapat menerima dan fokus serta termotivasi
untuk belajar, bukan malah sebaliknya Silmi, Millati & Kusmarni, Yani. (2017).
melarang siswa menggunakan smartphone di Menumbuhkan Karakter Rasa Ingin
sekolah (Mahayanti, N.W.S et al., 2019). Tahu Siswa Dalam Pembelajaran
Karakter menjadi hal yang esensial Sejarah Melalui Media Puzzle.
untuk terus-menerus diperhatikan beriringan Factum, 6 (2), 230-242.
pengembangan inovasi pembelajaran dengan
meningkatkan kompetensi pedagogik yang Baruch, Yael Kesner, Levy, Ornit Spektor-, &
memerhatikan aspek kebutuhan siswa, Mashal, Nira. (2014). Pre-Schoolers’
kemampuan mengajar dan perspektif siswa Verbal and Behavioral Responses as
terhadap pembelajaran (Novianti Nita, 2019). Indicators of Attitudes and Scientific
Curiosity. International Journal of
Science and Matchematics Education.
UCAPAN TERIMA KASIH
Setiawan, Kodrat, & Joko. (2016).
Kami ucapkan terima kasih kepada
Pengembangan dan Penelitian Media
Ketua Yayasan Penyelenggara Lembaga
Pembelajaran Interaktif Dilengkapi
Pendidikan Tinggi Universitas Ibn Khaldun
Software Prezi Untuk Meningkatkan
Bogor dan Fakultas Agama Islam Universitas
Hasil Belajar Mata Pelajaran Instalasi
Ibn Khaldun Bogor serta Dosen Pembimbing
Penerangan Listrik Kelas XI Tiptl
dan tak lupa pihak sekolah SMPN 3
SMK Negeri 1 Nganjuk. Jurnal
Cibungbulang atas segala dukungan dan
Pendidikan Teknik Elektro, 5 (1), 45-52.
fasilitas yang sangat membantu dalam
penyelesaian artikel ini. Sukmadinata, Nana Syaodih. (2017). Metode
Penelitian Pendidikan. Bandung:
SIMPULAN DAN SARAN
Remaja Rosdakarya.
Berdasarkan hasil penelitian dan
Rusyfian, Zurrahma. (2016). Prezi: Solusi
pembahasannya, penelitian ini dapat
Presentasi Masa Kini Untuk Pelajar,
disimpulan sebagai berikut: 1) Pengembangan
Mahasiswa, dan Pebisnis. Bandung:
media pembeajaran interaktif prezi pada
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif… (Solehudin, Triwoelandari, Kosim) | 171

Informatika. Muflihah, & Aziz, Husain. (2018). Developing


Interactive Multimedia CD-based
Pluck, Graham, & Johnson, Helen. (2011). Teaching Arabic Skill at Arabic
Stimulating Curiosity to Enhance Education Department of Islamic
Learning. GESJ: Education Science and State University Sunan Ampel
Psychology. 2 (19). 24-31. Surabaya. Dinamika Ilmu. 18 (2). 195-
210.
Riduwan. (2012). Skala Pengukuran Variabel-
Variabel Penelitian. Bandung: Mahayanti, N.W.S., Suprianti, G.A.P., &
Alfabeta. Utami, I.A.M.I.. (2019). e-CALF
(Electronic Version of Contextual
Kashdan, Todd B., Stiksma, Melissa C., & Attractive Logical Fun) Game as
Disabato, David J.. (2017). The Five- Self-Directed Learning Media for
Dimensional Curiosity Scale: Students in the Digital Era. JPI:
Capturing the Bandwith of Curiosity Jurnal Pendidikan Indonesia. 8 (1). 65-
and Identifying Four Unique 76.
Subgroups of Curious People.
Elsevier: Journal of Research in Muslimah, F., Triwoelandari, R., & Sutisna.
Personality. 73. 130-149. (2018). Pengaruh Media
Pembelajaran IPA Terintegrasi Nilai-
Kemendiknas RI. (2010). Bahan Pelatihan: Nilai Islam dalam Mengembangkan
Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Religius Siswa Kelas 5
Karakter Bangsa. Jakarta: Sekolah Dasar. Proceeding The 1st
Kemendiknas. Annual Conference on Madrasah
Baylen, Danilo M.. (2018). Innovative Teachers (ACoMT). 244-252.
Practices of Distance Education Miskiah, Suryono, Yoyon, & Sudrajat, Ajat.
(including e-Learning) in Asia and (2019). Integration of Information
the Pacific. IJEMT: International and Communication Technology
Journal for Educational Media and Into Islamic Religious Education
Technology. 12 (2). 3-10. Teacher Training. Cakrawala
Keasberry, Chester. (2018). Social Media, Pendidikan. 38 (1). 130-140.
Teacher-Student Relationships, and Novianti, N., & Nurlaelawati, I.. (2019).
Student Learning. IJEMT: Pedagogical Competence
International Journal for Educational Development of University Teachers
Media and Technology. 12 (2). 27-34. with Non-Education Background:
The Case of a Large University of
Education in Indonesia. Indonesian
Journal of Education. 11 (2). 169-177.

Оценить