Вы находитесь на странице: 1из 8

20 Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, Juni 2009, Vol. 6, No.

1, hal 20 - 45

Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Volume 6 -


Nomor 1, Juni 2009

KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN: BERBAGAI FAKTOR PENENTU DAN


KONSEKUENSI EKONOMIS

Zaenal Fanani

Universitas Airlangga

fanani_unair@yahoo.com

Abstract

The research aimed to discuss the determining factors and the economic consequences o ffinancial
reporting quality in Indonesian capital market. Those determining factors are innate, performance,
company risk and industry risk. The financial reporting quality was measured on the following attributes:
relevance, timeliness, and conservatism, whereas the economic consequence was measured on the
asymmetric information. The research employed three steps o f test: (1) test whether the attributes o f
financial reporting quality are different with each other; (2) analyze the determining factors offinancial
reporting quality; (3) test the effect o f financial reporting quality in the stock market, in terms o f the
relationship between asymmetric information and the financial reporting quality. The result o f the first
test showed that all o f the attributes o ffinancial reporting quality are different with each other. The
analysis o f determining factors showed that sales volatility, firm performance, and classification o fthe
industry had a significant relationship with the attributes o f financial reporting quality. The other
variables, such as operation cycle, firm size, company risk, liquidity, and leverage, had no significant
relationship with the attributes o f financial reporting quality. The economic consequence test resulted
that the attributes o ffinancial reporting quality had a significant relationship with the asymmetric
information.

Keywords: financial reporting quality, innate factors, performance, company risk, industry risk,
asymmetric information.

LATAR BELAKANG

Pengertian kuali tas pelaporan keuangan hingga saat ini masih beragam, namun pada prinsipnya
pengertian kualitas pelaporan keuangan dapat dipandang
Fanani, Kualitas Pelaporan Keuangan: Berbagai Faktor Penentu dan.Konsekuensi
Ekonomis 21

dalam dua sudut pandang. Pandangan pertama menyatakan bahwa kualitas pelaporan keuangan
berhubungan dengan kinerja keseluruhan perusahaan yang tercermin dalam laba perusahaan. Pandangan
ini menyatakan bahwa laba yang berkualitas tinggi terefleksikan pada laba yang dapat berkesinambungan
{sustainable) untuk suatu periode yang lama. Pandangan kedua menyatakan bahwa kualitas pelaporan
keuangan berkaitan dengan kinerja pasar modal yang diwujudkan dalam bentuk imbalan, sehingga
hubungan yang semakin kuat antara laba perusahaan dengan imbalan menunjukkan informasi pelaporan
keuangan yang tinggi (Ayres 1994).Pandangan yang sama dilakukan oleh Schipper (2004) dengan
menyebutnya sebagai atribut-atribut berbasis akuntansi untuk pandangan pertama, dan atribut-atribut
berbasis pasar untuk pandangan kedua.

Pandangan pertama menyatakan bahwa kualitas pelaporan keuangan berkaitan erat dsngan
kinerja perusahaan yang diwujudkan dalam laba perusahaan yang diperoleh pada tahun beij alan.
Pelaporan keuangan dikatakan tinggi/berkualitas jika laba tahun berjalan dapat menjadi indikator yang
baik untuk laba perusahaan di masa yang akan datang (Lev dan Thiagarajan 1993; Penman dan Zhang
1999; Richardson et al. 2001; Beneish dan Vargus 2002; Richardson 2003), atau berasosiasi secara kuat
dengan arus kas operasi di masa yang akan datang (Dechow dan Dichev 2002; Cohen 2003). Implikasi
dari pandangan tersebut menunjukkan bahwa fokus pengukuran kualitas pelaporan keuangan perusahaan
tersebut berkaitan dengan sifat-sifat pelaporan keuangan. Pandangan kedua menyatakan bahwa kualitas
pelaporan keuangan berkaitan dengan kinerja saham perusahaan di pasar modal. Hubungan yang semakin
kuat antara laba dengan imbalan pasar menunjukkan informasi pelaporan keuangan tersebut semakin
tinggi (Lev dan Thiagarajan 1993; Chan et al. 2004). Dengan demikian kualitas pelaporan keuangan
merupakan konstruk yang dapat dianalisis dalam dua pandangan, yaitu kualitas pelaporan keuangan yang
berkaitan dengan kas dan laba itu sendiri, atau kualitas pelaporan keuangan yang berkaitan dengan
imbalan saham. Penelitian ini hanya menggunakan pendekatan kedua, yaitu kualitas pelaporan keuangan
yang berbasis pada pasar.

Penelitian kualitas pelaporan keuangan dapat dilakukan dengan dua pendekatan (Gu et al. 2002;
Francis et al. 2004,2005; Pagalung 2006; Cohen 2003, 2006; Chaney et al. 2006). Pendekatan pertama
berkaitan dengan kajian faktor-faktor penentu yang menghasilkan pelaporan keuangan yang berkualitas.
Fokus pendekatan ini berkaitan dengan faktor-faktor internal perusahaan yang terkait dengan faktor
inheren atau faktor intrinsik yang melekat di perusahaan itu sendiri, yang di berbagai penelitian disebut
sebagai faktor spesifik atau karakteristik perusahaan. Faktor-faktor tersebut adalah faktor-faktor innate
dinamis [siklus operasi, volatilitas penjualan], statis [ukuran perusahaan, umur perusahaan],

22 Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, Juni 2009, Vol. 6, No. 1, hal 20 - 45

kinerja perusahaan [proporsi rugi], risiko institusi [likuiditas, leverage], dan risiko lingkungan
[klasifikasi industri] (Gu et al. 2002; Dechow dan Dichev 2002; Cohen 2003, 2006; Francis et al. 2004,
2005; Pagalung 2006).

Pendekatan kedua berkaitan dengan faktor eksternal— yang merupakan respons pemakai
informasi pelaporan keuangan—yaitu sejauh mana informasi pelaporan keuangan direspons oleh para
pemakai laporan keuangan. Salah satu pemakai utama laporan keuangan adalah investor yang baginya
ketersediaan informasi yang ditawarkan diharapkan dapat mengurangi asimetrik informasi (Barone 2002;
Barth dan Landsman 2003; Bhattacharya et al. 2003; Cohen 2003, 2006; Aboody et al. 2003; Francis et
al. 2004, 2005; Pagalung 2006).

Motivasi pertama penelitian ini adalah ingin mengkaji isu-isu yang berkaitan dengan pengukuran
kualitas pelaporan keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pengukuran kualitas pelaporan
keuangan dengan menggunakan tiga atribut kualitas pelaporan keuangan berbasis pasar (market-based
attributes) yang terdiri atas relevansi nilai, ketepatwaktuan, dan konservatisme. Diharapkan dengan
menggunakan tiga atribut tersebut penelitian ini akan lebih memberikan daya penjelas yang lebih
beragam. Kedua, motivasi penelitian ini adalah ingin mengkaji isu-isu yang berkaitan dengan kualitas
pelaporan keuangan perusahaan dengan fokus pada kajian faktor-faktor penentu dan konsekuensi
ekonomisnya secara langsung (direct link). Konsekuensi ekonomis dari pilihan perusahaan (manajemen)
dalam penelitian ini berkenaan dengan kualitas pelaporan keuangan perusahaan. Ketiga, model penelitian
yang membahas kualitas pelaporan keuangan di Indonesia masih terpisah-pisah, belum menyatu dan
komprehensif. Model komprehensif yang dimaksud adalah model yang membahas faktor-faktor penentu
kualitas pelaporan keuangan dan konsekuensi yang ditimbulkan di pasar modal Indonesia. Selain itu,
pengukuran kualitas pelaporan keuangan yang digunakan di Indonesia lebih didominasi pengukuran
kualitas pelaporan keuangan yang berbasis pasar namun diuji secara terpisah, seperti relevansi nilai
(value relevance) (Rahmawati 2005; Susanto dan Ekawati 2006) dan koefisien respons laba (earnings
response coefficient) (Harahap 2005; Naimah dan Sidharta 2006). Penelitian lain yang sudah
menggunakan atribut gabungan yaitu Pagalung (2006) yang menggunakan pengukuran kualitas pelaporan
keuangan berbasis akuntansi. Atribut tersebut adalah kualitas akrual, persistensi, prediktabilita, dan
perataan laba. Keempat, penelitian ini mencoba membuat dan mengkaji atribut kualitas pelaporan
keuangan alternatif. Atribut kualitas pelaporan keuangan tersebut berupa kaj ian atribut kualitas pelaporan
keuangan dalam bentuk analisis faktor. Atribut kualitas pelaporan keuangan yang berbasis pasar relevansi
nilai, ketepatwaktuan, dan konservatisme akan dibentuk menjadi kualitas pelaporan keuangan faktorial.

DAFTAR PUSTAKA

Aboody, D., J. Hughes, and J. Liu. “Earnings Quality, Insider Trading, and Cost of Capital.” Working
Paper, University of California, Los Angeles, (2003): 1-30.

Ahmed, A.S., B. Billings, R.M. Morton, dan M.S. Harris. “The Role of Accounting Conservatism in
Mitigating Bondholder-Shareholder Conflicts Over Dividend Policy and in Reducing Debt Costs.”
The Accounting Review 77 (2002): 867-890.

Ayres, F.L. Management Accounting. March 1994: 27-29.


Barone, G. “Perceptions of Earnings Quality and Their Association with The Cost of Equity Capital.”
Working Paper, Univeristy of Wisconsin, 2002.

Barth, M. and W. Landsman. “Cost of Capital and Quality of Financial Statement Information.” Working
Paper, Stanford University, 2003.

Beneish, M. and M. Vargus. “Insider Trading, Earnings Quality, and Accrual Mispricing.” The
Accounting Review 77, no.4 (2002): 755-791.
Bhattacharya, U., H. Daouk, and M. Walker. “The World Price of Earnings Opacity.” The Accounting
Review 78, no.3 (2003): 641-678.

Chan, K., L. Chan, N. Jegadeesh, and J. Lakonishok.. “Earnings Quality and Stock Returns.” Working
Paper, Department of Finance, University of Illinois at Urbana-Champaign, 2004, 50.
Cohen, D.A. “Quality of Financial Reporting Choice: Determinants and Economic Consequences.”
Working Paper, Northwestern University Collins, 2003

Cohen, D.A. “Does Information Risk Really Matter? An Analysis ofthe Determinants and Economic
Consequences of Financial Reporting Quality.” Working Paper, Northwestern University Collins,
2006.

Copeland, T. and D. Galai. “Information Effects On The Bid-Ask Spread.” The Journal o f Finance 36
(1983): 1457-1469.

DeAngelo, H., L. DeAngelo, dan D. Skinner. “Accounting Choice In Troubled Companies.” Journal o
fAccounting and Economics 17 (1994): 113-143.

Dechow, P.M. “Accounting Earnings and Cash Flow as Measured of Firm Performance: The Role of
Accounting Accruals.” Journal o fAccounting and Economics 18 (1994): 3-42, Supplement: 35-
59.

Dechow P. and I. Dichev. “The Quality of Accruals and Earnings: The Role of Accrual Estimation
Errors.” The Accounting Review 77 (2002), Supplement: 35-59.

DeFond, M. L. and C. W. Park. “Smoothing Income in Anticipation of Future Earnings.” Journal o f


Accounting and Economics 23 (1997): 115-139.

Easley, D., S. Hvidkjaer, dan M. O ’Hara. “Is Information Risk a Penentut of Asset Returns?” The
Journal o f Finance vol.LVII, no.5 (October 2002): 2185-2221.

Foster, G. Financial Statement Analysis 2nd. New Jersey: Prentice-Hall Intemation, 1986.

Fowler, D. J., dan C. H. Rorke. “The Risk Measurement When Shares are Subject to Infrequer Trading:
Comment.” Journal o f Financial Economics 12 (August 1983): 279-284.

Francis, J., R. LaFond, P. Olsson, and K. Schipper. “Costs of Equity and Earnings Attributes.” The
Accounting Review 79, no.4 (2004): 967-1010.

Francis, J., R. LaFond, P. Olsson, and K. Schipper. “The Market Pricing of Earnings Quality.” Journal o
f Accounting and Economics 29 (2005): 295-327.
Glosten, L. and P. Milgrom. “Bid Ask and Transaction Prices in A Spesialist Market With
Heterogeneously Informed Traders.” Journal o f Financial Economic (1985): 71-100.

Gu. Z., C.J Lee, and J.G. Rosett. “Information Environment and Accrual Volatility.” Working Paper, A.
B. Freeman School of Business, Tulane University, 2002.

Gujarati, D.N. Basic Econometrics. Singapore: McGraw-Hill, Inc., 2003. Harahap, K. ’’Asosiasi Antara
Praktik Perataan Laba dengan Koefisien Respon
Laba.” Simposium Nasional Akuntansi VII,1-14. Bali, 2004.

Healy, P., A. Hutton, and K. Palepu. “Stock Performance and Intermediation Changes Surrounding
Sustained Increases In Disclosure.” Contemporary Accounting Research 16: 485-520, 1999

Indriantoro, N., dan B. Supomo. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen edisi
pertama. Yogyakarta: BPFE, 1999.
Kallapur, S., and M.A. Trombley. “The Investment Opportunity Set: Determinants, Consequences and
Measurement.” Managerial Finance 27, no.3 (2001): 3-15.

Leftwich, R.W., R. L. Watts, and J.L. Zimmerman. “Voluntary Corporate Disclosure: The Case of Interim
Reporting.” Journal o f Accounting Research 18 (1981): 50-77.

Leuz, C. and R.E. Verrechia. “Firms’ Capital Allocation Choices, Information Quality, and the Cost of
Capital.” Working Paper, The Wharton School, University of Pennsylvania, 2004: 1-22.

Lev, B. and R. Thiagarajan. “Fundamental Information Analysis.” Journal o f Accounting Research 31


(Autumn 2, 1993): 190-215.
Naimah, Z. dan U. Sidharta. ’’Pengaruh Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan, dan Profitabilitas Perusahaan
Terhadap Koefisien Respon Laba dan Koefisien Respon Nilai Buku Ekuitas: Studi Pada
Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta.” Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang, K-
AKPM 12 (2006): 1-26.

Pagalung, G. “Kualitas Laba: Faktor-Faktor Penentu dan Konsekuensi Ekonominya.” Disertasi,


Universitas Gajah Mada Yogyakarta, 2006.
Penman, S.H. and X.J. Zhang. “Accounting Conservatism, the Quality of Earning and Stock Returns.”
Working Paper, Sosial Science Research Network, 1999: 1-44.

Rahmawati. ’’Relevansi Nilai Informasi Akuntansi dengan Pendekatan Terintegrasi:

Hubungan Nonlinier.” Simposium Nasional Akuntansi VIII, Solo, 2005:308-324.

Hichardson, S. “Earnings Quality and Short Sellers.” Supplement. Accounting Horizons (2003): 49-61.

Richardson, S., R. Sloan, M. Soliman, and I. Tuna. “Information In Accruals About The Quality of
Earnings.” Working Paper, University of Michigan Business School, 2001: 52.

Ronen. J. and S. Sadan. Smoothing Income Numbers: Objectives, Means and

Implicatons. Reading, MA: Addison Wesley, 1981.


Ryan, H.A. “The Use of Financial Ratios As Measures of Risk in The Determination o f The Bid-Ask
Spread.” Journal o f Financial and Strategic Decision 9 (Summer, 1996): 33-41.

Schipper, K. “Earnings Quality.” Working Paper in Asia Pacific Journal of Accounting and Economics
Conference, Kuala Lumpur, Malaysia, January 2004.
Susanto, S. dan E. Ekawati. “Relevansi Nilai Informasi Laba dan Aliran Kas Terhadap Harga Saham
dalam Kaitannya dengan Siklus Hidup Perusahaan.” Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang, K-
AKPM 26 (2006): 1-21.

Venkatesh, P.C. and R. Chiang. “Information Asymmetry and The Dealer’s Bid-Ask Spread: Case Study
o f Earnings and Dividend Announcements.” The Journal o f Finance XLI, no. 5 (1986): 1089-
1102.

TULISKAN KEMBALI RUMUS-RUMUS BERIKUT INI :


HLF LIFE