You are on page 1of 8

Teluk Naga 2 Oktober 2011

Oleh : Tim Mahasiswa UI

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Telah dilakukan Studi Ekskursi yang berlokasi di Tanjung Pasir, Teluk Naga, Banten Utara, tepatnya di koordinat -6.013428 dan 106.679689. Studi ini dilakukan dengan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran mahasiswa semester satu, bidang minat Fisika kekhususan Geofisika Reservoar, pada mata kuliah Sedimentology. 1.2.Tujuan Penelitian Selain untuk memenuhi kebutuhan kurikulum, penelitian bertujuan untuk mengetahui pola sedimentasi pesisir pantai yang dapat berpengaruh pada kualitas reservoar yang akan terbentuk pada masa yang akan datang.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Geologi Regional Daerah penelitian terletak pada koordinat -6.013428 dan 106.679689 di daerah Tanjung pasir kawasan wisata pantai yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang. Wilayah Desa Tanjung Pasir berbatasan dengan Laut Jawa sebelah Utara dan sebelah Timur, desa Tanjung burung sebelah Barat dan desa Tegalangus sebelah selatan (Gambar 2.1). Kegiatan ekskursi dilakukan pada hari Minggu tanggal 2 Oktober 2011, pada jam 6.00 11.30 WIB, cuaca pada saat kegiatan berlangsung cukup cerah.

Gambar 2.1.Peta daerah penelitian Daerah ini merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0 50 m dari muka laut. Secara fisiografi berdasarkan pembagian zona van Bemmelen, 1949, area ini termasuk dalam zona dataran Aluvial Utara Jawa Barat, yang membentang dari Serang sampai Rangkasbitung dengan lebar lebih kurang 40 km. Sebagian besar ditutupi oleh endapan aluvial sungai dan sebagian lagi oleh lahar gunung api muda (Gambar 2.2). Menurut Peta Geologi Lingkungan (1996), disebutkan bahwa secara morfologi daerah ini merupakan pematang pantai (beach ridge) dan daratan (flat planes).

Roman permukaan daerah Tanjung Pasir termasuk dalam daerah dataran dengan relief relatif datar dan berpotensi banjir (flood prone area).

rendah

Gambar 2.2. Morfologi Area Ekskursi 2.2. Litologi Daerah ekskursi terletak pada pesisir pantai dengan lithologi pembentuk adalah pasir sebagai endapan aluvial. Endapan ini tersusun dari endapan material-material lepas dari batuan yang ada disekitar area dan juga cangkang fosil. Endapan ini memiliki umur resen, dengan lingkungan pengendapan fore shore sampai shore face.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN Ada satu set peralatan yang dipakai dalam memudahkan pengambilan sampel core. Ada pula bahan kimia yang digunakan untuk mengetahui kandungan material pasir 3.1.Peralatan Peralatan yang digunakan pada praktikum kali ini adalah sebagai berikut : 1. Pipa PVC berdiameter 16 cm 2. Katrol 3. Dua jenis Palu Geologi, masing-masing berujung runcing dan berujung pipih 4. Kompas penunjuk arah 5. Pita Pengukur (Meteran) 6. Lup/ Kaca Pembesar 3.2.Bahan Bahan yang digunakan untuk mengetahui kandungan kalsit pada fossil hewan laut adalah Larutan HCL. 3.3. Data Penelitian Pada studi ekskursi ini telah diambil data sampel core lapangan yang diambil di zona Fore-Shore. 3.3.1. Data Sampel Core Data sampel core diambil dengan menggunakan pipa PVC yang sedemikian rupa dimasukkan kedalam tanah sehingga membantu melihat kenampakan vertikal pada zona Fore-Shore. Dari sampel core yang mencakup kedalaman 67 cm dari permukaan fore shore, ditemukan perselingan halus-kasar-halus. Pada kedalaman 0-11 cm dan 58-67 cm didapat pasir halus. Sedangkan pada kedalaman 11-58 cm ditemukan pasir kasar. Pengambilan sampel core dilakukan dua kali setelah pipa pertama tidak berhasil diangkat karena penetrasi yang terlalu dalam. Hal tersebut akibat sifat kohesi materi pada kedalaman 58 cm. 3.3.2. Sampel Permukaan Sampel Permukaan diambil dari tiga zona, yaitu zona back shore, fore shore dan shore face. Ada perbedaan butir pada sampel pasir di ketiga zona tersebut, seperti yang terlihat pada gambar 3.2 didapatkan dari tiga litologi seperti gambar 3.3.

0-11 cm

58-67 cm

Gambar 3.1.Sampel Core

3 2

Gambar 3.2.Sampel Pasir

SAMPLE 3

SAMPLE 1

SAMPLE 2

Gambar 3.3. Litologi Sampel

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN 4.1. Parameter Sampel Deskripsi lithologi untuk ketiga sample tersebut adalah: Sampel Lingkungan Pengendapan Warna Sampel Bentuk Butir Pemilahan Besar Butir Kuarsa
Mika

1 Back shore Abu-abu gelap Angular - Subrounded Buruk - Sedang Very coarse sand

2 Fore shore Abu-abu gelap Subangular - Subrounded Buruk - Sedang Coarse sand - Very coarse sand

3 Shore face Abu-abu gelap Subrounded Rounded Sedang Baik Medium Fine sand

Komposisi

Lithik Batuan Beku dan Sedimen Foram Cangkang Besar Plagioklas Lempung

4.2. Pembahasan Endapan penyusun pantai dari backshore sampai dengan shore face memiliki ukuran butir yang menghalus menuju ke shore face.