You are on page 1of 19

Kromatografi

Chromatography

Kromatografi
Asal kata

Chroma = warna
Grapheia = tulisan Metoda pemisahan berdasarkan distribusi campuran antara dua fasa, satu fasa diam dan yang lain fasa gerak yang melewati fasa diam

Pembagian Kromatografi

I. Berdasarkan cara kontak antara fasa gerak dengan fasa diam


a.

Kromatografi datar
- Kromatografi lapisan tipis, Fasa diam berupa lapisan tipis yang menempel pada bidang datar (kaca atau plastik) - Kromatografi kertas, Fasa diam adalah uap air yang terserap pada kertas

b.

Kromatografi kolom
Fasa diam berada dalam kolom

Rf = Jarak tempuh komponen Jarak tempuh pelarut


Komponen yang sangat mudah larut dalam pelarut, Rf akan mendekati ....

Komponen yang agak sulit larut dalam pelarut, Rf akan mendekati ....

Kromatografi Kolom
Pada animasi berikut, molekul merah lebih mudah larut dalam fasa diam dari pada molekul hijau

II. Berdasarkan wujud fasa gerak


1. Kromatografi gas (Gas Chromatography, GC) >> Fasa gerak berupa gas - Kromatografi gas-padat (Gas Solid Chromatography, GSC) >> Fasa diam berupa padatan - Kromatografi gas-cair (Gas Liquid Chromatography, GLC) >> Fasa diam berupa cairan yang ditempelkan pada permukaan padat

Injection port
Oven

Recorder

Detector

Column
Nitrogen cylinder

Kromatogram bensin

2. Fasa gerak cairan (Kromatografi Cair)


Adsorpsi untuk senyawa polar non-ion
Partition - based on the relative solubility of analyte in mobile and stationary phases
Normal analyte is nonpolar organic; stationary phase MORE polar than the mobile phase Reverse analyte is polar organic; stationary phase LESS polar than the mobile phase

Ion Exchange (penukar ion) untuk senyawa ion


Anion - analyte is anion; bonded phase has positive charge Cation analyte is cation; bonded phase has negative charge

Size Exclusion - stationary phase is a porous matrix; sieving

3. Fasa gerak fluida superkritis Kromatografi Fluida Superkritis