You are on page 1of 18

Hubungan antara Vulva Hygiene Dengan Kejadian Servisitis Pada Pekerja Sex Komersial di Puskesmas Putat Jaya Surabaya

Oleh : MUHAMMAD IQBAL ASARI ZAWA 10700198

Bab I Pendahuluan
Kebersihan diri berpengaruh thd

kesehatan dan psikis seseorang


Vulva hiegiene (kebersihan genetalia)

adalah bagian dari personal higiene (kebersihan diri)


Kurang perhatian thd kebersihan diri

beresiko mengalami masalah kesehatan, termasuk kesehatan organ genetalia

A. Latar Belakang
Pada wanita pekerja sex komersial, terdapat hubungan antara dunia luar dengan organ genetalia

Perlukaan (saat berhubungan sex) mudah infeksi Luka luas dan dalam infeksi menjalar ke parametrium Penanganan lebih serius dan jaga kebersihan diri

A. Latar Belakang
Kasus servisitis belum ada angka pasti
Tapi pd saat pemeriksaan banyak ditemukan kejadian servisitis, (109 pada tahun 2010 dan 218 pada tahun 2011, data Puskesmas Putat Jaya)

Pada pengamatan lebih lanjut pd pasien dg gejala servisitis, kebersihan genetalianya kurang yaitu vulva lembab dan tidak bersih, tampak keputihan, berbau, celana dalam tampak lembab

Berdasarkan data tersebut diatas, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui hubungan antara vulva hygiene dengan kejadian servisitis

B. Rumusan Masalah
Bagaimana hubungan antara Vulva higiene

dengan kejadian servisitis pada pekerja sex komersial di Puskesmas Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya ?

C. Tujuan Penelitian
Tujuan Umum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Vulva higiene dengan kejadian servisitis di Puskesmas Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Tujuan Khusus
Mengidentifikasi vulva higiene pada PSK di

Puskesmas Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.


Mengidentifikasi kejadian servisitis pada PSK di

Puskesmas Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.


Menganalisa hubungan antara Vulva higiene

dengan kejadian servisitis pada PSK di Puskesmas Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Manfaat Penelitian
Bagi Masyarakat

Memberikan gambaran pada masyarakat tentang bahayanya radang serviks dan cara-cara pencegahannya.
Bagi Institusi Pendidikan

Menambah kepustakaan dan menjadi bahan bacaan untuk kegiatan pendidikan kesehatan masyarakat khususnya tentang Vulva higiene dan kejadian servisitis.

Bagi Pengembangan Ilmu

Menjadi sumber informasi bagi Puskesmas dan Polindes untuk dapat menjalankan programprogram penyuluhan di wilayah kerjanya tentang bahayanya servisitis dan kebutuhan Vulva higiene.
Bagi Peneliti

Menambah pengetahuan bagi peneliti mengenai servisitis dan kaitannya dengan Vulva higiene, serta menambah pengalaman dalam hal melakukan penelitian.

Bab II Tinjauan Pustaka


Konsep Personal Hegiene
Perawatan diri atau kebersihan diri (personal Higiene) merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan, baik secara fisik maupun psikologis. Pemenuhan perawatan diri ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti budaya, nilai sosial pada individu dan keluarga, pengetahuan serta persepsi terhadap perawatan diri (Alimul, 2006).

Konsep Servisitis Servisitis adalah infeksi pada sebagian serviks uteri. Infeksi ini sering terjadi karena luka kecil bekas persalinan yang tidak dirawat dan infeksi karena hubungan seksual. Servisitis yang akut banyak dijumpai pada infeksi hubungan seksual sedangkan yang menahun dijumpai pada sebagian besar wanita yang pernah melahirkan (Manuaba, 2010).

BAB III Kerangka Konsep

BAB IV METODE PENELITIAN


Desain penelitian : studi korelasi, pendekatan cross

sectional Lokasi : Puskesmas Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Waktu : September 2013
Variabel Bebas Vulva hygiene Uji hubungan Variabel Terikat Kejadian sevisitis

Interpretasi

Populasi Pasien yang berkunjung Puskesmas Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya..

Sampel : Pekerja Sex Komersial yang berkunjung Puskesmas Putat Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Sampling : Menggunakan tekhnik purposive sampling Pengumpulan data Menggunakan kuesioner dan observasi dari data sekunder Rekam Medis

Pengolahan data Editing, cooding, transferring, scoring, tabulating Penyajian hasil Penarikan kesimpulan

Analisis Data
Menggunakan uji statistik Chi Square (2) dengan taraf

kesalahan 5% 2 fO fh 2 fh