Вы находитесь на странице: 1из 20

M.

Sany Armansah
FK UKRIDA
Pembimbing: dr. Galianti, Sp.KJ

definisi

Masa anak-anak dimulai setelah melewati masa bayi


yang penuh ketergantungan, yakni kira-kira usia 2
tahun sampai anak matang secara seksual, kira-kira 13
tahun untuk wanita dan 14 tahun untuk pria. Setelah
anak matang secara seksual, maka ia disebut remaja.

Masa anak-anak harus dibagi lagi menjadi 2 periode:


Periode awal berlangsung dari umur 2 sampai 6
tahun
Periode akhir dari 6 sampai tiba saatnya anak
matang secara seksual.

definisi
Masa remaja merupakan masa transisi
atau peralihan dari masa anak menuju
masa dewasa. Pada masa ini individu
mengalami berbagai perubahan, baik
fisik maupun psikis.
Dibagi 3:

Masa remaja awal (12-15 tahun)

Masa remaja pertengahan (15-18 tahun)


Masa remaja akhir (19-22 tahun)

definisi
Depresi merupakan satu masa
terganggunya fungsi manusia yang
berkaitan dengan alam perasaan yang
sedih dan gejala penyertanya,
Termasuk perubahan pada pola tidur
dan nafsu makan, psikomotor,
konsentrasi, anhedonia, kelelahan, rasa
putus asa dan tak berdaya, serta
gagasan bunuh diri

definisi

dalam waktu yang panjang maka orang


tersebut dikesankan sebagai pemurung,
pemalas, menarik diri dari pergaulan,
karena ia kehilangan minat hampir
disemua aspek kehidupannya

epidemiologi

Gangguan depresi berat paling sering


terjadi, dengan prevalensi seumur hidup
sekitar 15 persen.
Faktor Jenis Kelamin: Perempuan 2x lipat

lebih besar disbanding laki-laki.


Faktor Usia: Hampir 50% onset diantara
usia 20-50 tahun. Ggn depresi berat jg
dapat timbul pada anak atau lanjut usia.
Faktor Sosioekonomi dan Budaya: Depresi
lebih sering terjadi di daerah pedesaan pd
kel. dengan pendapatan rendah

etiologi
Faktor genetik: kedua orangtua depresi,
anak beresiko 2x lipat mendapat
keluhan serupa
Faktor biologis: terganggunya regulator
monoamin-neurotransmiter, termasuk
norepinefrin dan serotonin
Faktor sosial: lingkungan anak sgt
berpengaruh, terutama pola asuh orang
tua

Pola asuh orang tua merupakan


gambaran tentang sikap dan perilaku
orang tua dengan anak dalam
berinteraksi, serta berkomunikasi
selama mengadakan kegiatan
pengasuhan.
Upaya untuk menetralisir kejadian
depresi pada remaja ini maka perlu
dukungan dari orang tua dan keluarga

Pola asuh otoriter: bentuk pola asuh


yang menekankan pada pengawasan
orangtua ditujukan kepada anak untuk
mendapatkan ketaatan dan kepatuhan
Pola asuh demokratis: adalah pola asuh
yang bercirikan adanya hak dan
kewajiban orang tua dan anak adalah
sama dalam arti saling melengkapi

Pola asuh permissive: merupakan


bentuk pengasuhan dimana orang tua
memberikan kebebasan sebanyak
mungkin pada anak untuk mengatur
dirinya.
Pola asuh neglectful: adalah pola
dimana orang tua tidak mau terlibat dan
tidak mau memedulikan kehidupan
anaknya.

gejala
Beberapa tanda terjadinya depresi pd anak/remaja
Mood
Pubertas
Perkembangan kognitif
Harga diri .
Perilaku antisosial.
Penyalahgunaan NAPZA.
Perilaku seksual.
Kesehatan fisik.
Berat badan.
Perilaku bunuh diri

kriteria diagnostik

Lima (atau lebih) gejala berikut diteruskan selama


periode 2 minggu yang sama dan menunjukkan
suatu perubahan dari fungsi sebelumnya
Mood depresi hampir sepanjang hari
Kehilangan minat atau kesenangan yang nyata pada

semua
Penurunan berat badan yang bermakna
Insomnia atau hipersomnia
Agitasi atau retardasi psikomotor
Kelelahan
Perasaan tidak berharga
Penurunan kemampuan bepikir dan konsentrasi
Pikiran tentang kematian

kriteria diagnostik
Gejala tidak memenuhi kriteria Episode
Campuran
Gejala menyebabkan penderitaan
secara klinis yang bermakna
Gejala bukan karena efek dari zat
Gejala tidak lebih baik dijelaskan oleh
berduka yaitu setelah kehilangan orang
yang dicintai

pemeriksaan
Diagnosis depresi pada anak maupun
dewasa tidak sejelas seperti pada
penyakit lain. Tidak ada tes khusus yang
dapat membantu menentukan bahwa
seseorang individu menderita depresi.
Untuk menilai tingkatan depresi:

Becks Depression Inventory

Hamilton Depression Scale


The Zung Self-Rating Depression Scale

penatalaksanaan

Saat ini, belum ada obat yang


direkomendasikan oleh FDA.
Pengobatan secara farmakoterapi masih
kontroversial pada anak dan remaja
Trisiklik
MAOIs
SSRIs

SNRIs

Penggunaan antidepresan golongan


SSRI untuk menanganani depresi pada
anak dan remaja dilaporkan
berhubungan dengan peningkatan
resiko timbulnya perilaku atau ide bunuh
diri
Efek samping ini hanya terjadi pada fase
awal terapi dan membaik seiring
berjalannya terapi.

Cognitive Behavioral Therapy (CBT)


untuk Remaja Depresi adalah adaptasi
perkembangan dari model terapi kognitif
klasik yang dikembangkan oleh Aaron
Beck. CBT menekankan empirisme
kolaboratif, pentingnya sosialisasi
pasien untuk model terapi kognitif, dan
monitoring dan modifikasi pikiran-pikiran
otomatis, asumsi, dan keyakinan.

Beberapa pendekatan psikoterapi yang dapat


dilakukan adalah :
Psikoterapi perorangan (individual psychotherapy),
Terapi berorientasi kesadaran (insight-oriented

therapy),
Terapi tingkah laku (behavioral therapy),
Model stres hidup (life stress model),
Psikoterapi kognitif (cognitive psychotherapy) ,
Terapi kelompok (group therapy),
Latihan orangtua (parent training), terapi keluarga
(family training),
Pendidikan remedial (remedial education), dan
penempatan di luar rumah (out of homeplacement).

Pengobatan gabungan mungkin lebih


berkhasiat untuk depresi remaja yang
parah, seperti pada orang dewasa
dengan depresi berat
CBT dan sertraline(SSRI) sama-sama
direkomendasikan untuk pengobatan
untuk remaja dengan depresi, masingmasing menunjukkan suatu respon
setara.

prognosis

Prognosis depresi tergantung penyebab,


bentuk klinis, pikiran bunuh diri,
kepribadian pramorbid dan keluarga
dengan gangguan jiwa serta umur saat
terjadinya depresi.