You are on page 1of 28

PENGANTAR BIOKIMIA &

ENZIM & KOENZIM

DISUSUN OLEH
DR. WIDODO S.,MKes
1

BIOKIMIA

PENGANTAR
BIOKIMIA
MERUPAKAN ILMU YANG

BERHUBUNGAN
DENGAN BERBAGAI MOLEKUL
DIDALAM
SEL ATAU ORGANISME YANG
HIDUP

BIOS CHEMIOS
BESERTA DENGAN REAKSI KIMIA-

NYA.
HIDUP / HAYATI
( Senyawa Kimia)
BIOLOGI
ORGANIK

KIMIA
KIMIA

TUJUAN ILMU BIOKIMIA : MENGURAIKAN


DAN
MENJELASKAN SEMUA PROSES KIMIAWI PADA SEL
HIDUP
MANFAAT ILMU BIOKIMIA ADALAH UNTUK
KESEJAHTERAAN MANUSIA DAN PERKEMBANGAN ILMU
PENGETAHUAN.
DAPAT DIKATAKAN HAMPIR SEMUA ILMU
KEHIDUPAN
BERHUBUNGAN ERAT DENGAN BIOKIMIA.

APA SAJA YANG DIPELAJARI ?


SELURUH REAKSI KIMIA YANG TERJADI DIDALAM TUBUH
MANUSIA,
MULAI DARI MAKANAN MASUK KEDLM. MULUT,
TERBENTUKNYA
ENERGI, SENYAWA PEMBANGUN,KOMPONEN SEL &
JARINGAN,
SENYAWA CADANGAN ..DST
DAN

SAMPAI PENGOLAHAN

EKSKRESI
LIMBAH
METABOLISME
PERANAN
BIOKIMIA
KEDOKTERAN

DIAGNOSTIK

. REHABILITASI

PATOFISIOLOGI

. PREVENTIF

TERAPI
PROGNOSA

. FARMASI
. PERAWATAN

ENZIM
PENDAHULUAN :
* KATALISATOR
* BIOKATALISATOR

DEFINISI ENZIM :
SUATU SENYAWA ORGANIK BERUPA
PROTEIN YANG BERFUNGSI SEBAGAI
BIOKATALISATOR.

SIFAT-SIFAT ENZIM ;
1. ENZIM ADALAH PROTEIN
ENZIM PUMYA SIFAT SEPERTI PROTEIN : KONDISI
LINGKUNGAN, SUHU, Ph. kosentrasiSUBSTRAT, dsb.
2. BERFUNGSI SEBAGAI KATALIS
Meningkatkan kecepatan reaksi tanpa mengubah
ProduK / hasilnya, dan Enz tidak ikut bereaksi dengan
Substratnya
3. BEKERJA SECARA KHUSUS / SPESIFIK
Enzim hanya bekerja mengkatalisa satu reaksi /
substrat tertentu.
4. DIBUTUHKAN DALAM JUMLAH SEDIKIT
Reaksi enzimatik dalam metabolisme hanya
memerlukan sedikit sekali enzim.

TATA NAMA & KLASIFIKASI ENZIM :


Nama enzim diberi akhiran ase
Berdasar nama substrat yang dikatalisa enzim
tersebut, misalnya : -. Proteinase
-. Lipase
Menurut sistem IUB, enzim dibagi dalam 6 kelas
utama, berdasarkan atas jenis reaksinya :
1. KELAS OKSIDO REDUKTASE
4.
KELAS LIASE
2. KELAS TRANSFERASE
5.
KELAS ISOMERASE
3. KELAS HIDROLASE
6.
KELAS LIGASE
7

Menurut sistem IUB, nama enzim dapat ditulis


dengan KODE ENZIM ( KODE NOMOR
ENZIM ) : NAMA ENZIM TERDIRI DARI 4
ANGKA :
. ANGKA PERTAMA
KELAS ENZIM
. ANGKA KEDUA

SUBKELAS

. ANGKA KETIGA
CONTOH
: E.C. 2.7.1.1
SUBSUBKELAS
. ANGKA KELAS
KEEMPAT
SPESIFIK ENZIM
HEKSOKINASE

ALKOHOL
NAMA
FOSFAT

ATP : D-HEKSOSA-6 FOSFOTRANSFERASE


(HEKSOKINASE )
ATP + D-HEKSOSA

ADP + D-HEKSOSA-6

KELAS 1 : OKSIDO
REDUKTASE

YANG MENGKATALISA REAKSI OKSIDASI REDUKSI,


TERMASUK TERHADAP GUGUS CH- OH, CH-CH,
C=O,
CH-NH2, CH=NH.
SRED

SOKS
e-

S1

S1

OKS

RED

CONTOH : 1.1.1.1. ALKOHOL : NAD


OKSIDOREDUKTASE
( ALKOHOL
DEHIDROGENASE )
ALKOHOL

ALDEHID /

KETON

9
+

Contoh :
* Subkelas 1.4 : Enz yang bekerja pada gugus CH-NH2
E.C. 1.4.1.3. =Glutamat : NAD(P) oksido reduk-tase
( deaminasi )
Glutamat + H2O
NAD(P)+

Ketoglutarat
e

NAD(P)H + H +

Dari Subkelas 1.11. = Enz yang bekerja pada H2O2


E.C. 1.11.1.6. = H2O2 oksidoreduktase ( Katalase )
H2O2 + H2O2

2 H2O2 + O2

10

KELAS 2 : TRANSFERASE
YANG MENGKATALISA PEMINDAHAN GUGUS G
( SELAIN HIDROGEN ) ANTARA SEPASANG SUBSTRAT,
TERMASUK GUGUS ALDEHID, KETON, ASIL ( COOH ),
ALKIL (-ROH ), GLIKOLSIL ( -RCHO ), FOSFAT, SULFAT
S1-G

S1
G

S2

S2-G

CONTOH : DARI SUBKELAS 2.3.- ASIL TRANSFERASE


E.C. 2.3.1.6. = KOLIN 0-ASETIL TRANSFERASE
(KOLIN ASIL TRANSFERASE) :
Asetil-koA
Asetil-Kolin
koA
Kolin-SH
KoA-SH
CONTOH : 2.7.1.1 , ATP : D-HEKSOSA-6 FOSFOTRANSFERASE ( HEKSOKINASE )
D- HEKSOSA
D- HEKSOSA-6 P 11
ATP
ADP

KELAS 3 : HIDROLASE
YANG MENGKATALISA PEMECAHAN SENYAWA DENGAN
CARA HIDROLISIS.
CONTOH : DARI SUBKELAS 3.1.
H2O
E.C 3.1.1.8. = ASIL KOLIN ASIL HIDROLASE ( Pseudokolin Este
ASIL-KOLIN

rase )
KOLIN + ASAM

H2
DARI SUBKELAS 3.2. -- ikatan Glikosidik
O
E.C. 3.2.1.23 = GALAKTOSIDASE ( GALAKTOHIDROLASE ) :
D- GALAKTOSIDA

ALKOHOL + D-GALAKTOSA

12

KELAS 4 : L I A S E
YANG MENGKATALISA PELEPASAN GUGUS DARI
SUBSTRAT, DENGAN MEKANISME BUKAN HIDROLISA,
DAN MENIMBULKAN IKATAN RANGKAP.
X Y
-CCX-Y + -C=CCONTOH : DARI SUBKELAS 4.1. IKATAN ALDEHID / KETON
E.C. 4.1.2.7. = KETOSA-1P : ALDEHIDE LIASE ( ALDOLASE )
FRUKTOSA-1,6-P2

DIHIDROKSI ASETON-P +

GLISERALDEHIDE-3P
DARI SUBKELAS 4.2. :
E.C. 4.2.1.1. = MALAT HIDRO LIASE ( FUMARASE )
MALAT

FUMARAT + H2O
13

KELAS 5 : ISOMERASE
MENGKATALISA INTERKONVERSI OPTIK, GEOME TRIK ATAU POSISI.
CONTOH :
DARI SUBKELAS 5.1. : RASEMASE / EPIMERASE
E.C. 5.1.1.1. ALANIN RASEMASE ;
L-ALANIN

D-ALANIN

DARI SUBKELAS 5.2. : SISTRANS ISOMERASE


E.C. 5.2.1.3. = TRANSRETINEN 11 SISTRANS ISOMERASE
TRANS RETINEN

11-SIS-RETINEN

14

KELAS 6 : LIGASE
YANG MENGKATALISA PENGGABUNGAN 2 SENYA
WA DISERTAI DENGAN PEMUTUSAN IKATAN PIRO FOSFAT DARI ATP ATAU SENYAWA FOSFAT BER ENERSI TINGGI LAINNYA.
CONTOH :PEMBENTUKAN IKATAN C-O, C-S, C-N & C-C
TERMASUK
DARI SUBKELAS 6.2. : IKATAN TIOESTER
E.C. 6.2.1.4. = SUKSINAT : KoA LIGASE (GDP = SUKSINAT TIOKINASE )
GTP

GDP

SUKSIBAT

SUKSINIL-KoA

KoA-SH
DARI SUBKELAS 6.3. : IKATAN C-N
E.C. 6.3.1.2. = GLUTAMAT : AMONIA LIGASE ( ATP )
(GLUTAMIN SINTETASE )
GLUTAMAT + NH3 + ATP

15
GLUTAMIN + ADP + Pi

LOKASI ENZIM :
SEMUA ENZIM ( = PROTEIN ) DISINTESIS DI RIBOSOM.
EKSKRESI ENZIM SUDAH DALAM BENTUK AKTIP,
SEBAGIAN ADA YG BELUM AKTIP = ZIMOGEN = PRO ENZIM
BENTUK ZIMOGEN CONTOH PADA ENZ PENCERNAAN.
LOKASI KERJA ENZIM DI DALAM SEL ORGANEL, KECUALI
BEBERAPA ENZIM, SEPERTI ENZIM PENCERNAAN,
ENZIM KOAGULASI ( PEMBEKUAN ) DARAH.

16

BAGIAN AKTIF DARI MOL. ENZIM :


ACTIVE
SITE
CATALYTIC
SITE
ALLOSTERIC
SITE

MEKANISME KERJA
ENZIM
REAKSI
: E: + S [ ES ] E + P

MENGIKAT S

MENGOLAH S

S=
SUBSTRAT

1. TEORI FISHER : ( KEY & LOCK THEORY )

+
E

+
S

ES

17

MEKANISME KERJA ENZIM :

2. TEORI INDUKSI MODEL KOSHLAND ( INDUCE FIT


THEORY ) :
SEBELUM TERJADI HUBUNGAN ES , KEDUA MOLEKUL
SALING MENDEKAT KARENA ADANYA GUGUS-GUGUS AKTIF
( -NH2, -PO4, -SH, -OH, -COOH, dsb ) TERJADI KONFORMASI
DARI MOLEKUL E. === BENTUK MOLEKUL JADI SESUAI DAN
SERASI DENGAN MOLEKUL S == = TERJADI E S COMPLEX

E
P
SH

S
18

2. Daniel Koshland : Induced fit


E
Enzim
substrat

[E-S]

SUBSTRAT

S
19

FAKTOR-2 YANG MEMPENGARUHI KECEPATAN REAKSI ENZIMATIK :


1. FAKTOR SUHU :

KECEPATAN REAKSI
ENZIMATIK

KECEPATAN
REAKSI
ENZIMATIK

to C
SUHU OPTIMUM

pH
pH OPTIMUM

2. FAKTOR pH :
PENGARUH PERUBAHAN pH :
a. pH ASAM / SANGAT ASAM atau BASA / SANGAT BASA
= DENATURASI ENZIM
==== FUNGSI HILANG.
b. PERUBAHAN pH ---- PERUBAHAN MUATAN PADA
GUGUS- GUGUS DARI ENZIM---- PENGARUHI
KONFORMASI E S -- PENGARUHI PEMBENTUKAN
E-S KOMPLEKS == KECEPATAN REAKSI BERUBAH.
20

3. FAKTOR KADAR SUBSTRAT & ENZIM :


KADAR S << KADAR E = PENAMBAHAN S AKAN
MENAIKKAN
KECEPATAN REAKSI ENZIM JENUH DENGAN S
=
KECEPATAN REAKSI TIDAK MENINGKAT LAGI.
KADAR E << KADAR S
MENING-

PENAMBAHAN E AKAN

KATKAN KECEPATAN REAKSI SETELAH TERJADI


KESEk1
REAKSI ENZIMATIK
: E +
S E TIDAK AKAN
E
TIMBANGAN
= PENAMBAHAN
k2
+
P
MENINGKAT-KAN KECEPATAN REAKSI.
v1 = k1 [E] [S]

v2 = k2 [E] [P]

v1 ADALAH KECEPATAN AWAL = SAAT MULAI


REAKSI
v1 BERBANDING LURUS DENGAN KADAR SUBSTRAT
MAUPUN
KADAR ENZIM.

21

4.PENGARUH MODIFIER :
MODIFIER SENYAWA YANG MAMPU MEMPENGARUHI
AKTIVITAS / KECEPATAN REAKSI ENZIMATIK.
4.1. MODIFIER POSITIP = AKTIVATOR :
ION-ION LOGAM : Mn, Mg, Ca, dll
4.2. MODIFIER NEGATIP = INHIBITOR :
4.2.a. PENGHAMBAT BERSAING = COMPETITIVE INHIBITOR
4.2.b. PENGHAMBAT TAK BERSAING = NON COMPETITIVE
INHIBITOR

22

COMPETITIVE INHIBITOR :
BENTUK / STRUKTUR MIRIP DENGAN SUBSTRAT
KERJANYA : BERSAING DENGAN S DALAM
MEMPEREBUTKAN
ACTIVE: SITE
DARI ENZIM. -- MENGHAMBAT
CONTOH
1. SULFANILAMIDE
PERKEMBANGAN BAKTERI
2. DICOUMAROL -- MIRIP VITAMIN K
NON COMPETITIVE INHIBITOR :
A.

IRREVERSIBLE NON COMPETITIVE INHIBITOR :


* MERUSAK ENZIM == ENZIM TAK DAPAT BEKERJA

B.

REVERSIBLE NON COMPETITIVE INHIBITOR :


.) TIDAK MIRIP DENGAN SUBSTRAT
.) TIDAK MENEMPATI CATALYTIC SITE ,
TETAPI MENEMPATI ALLOSTERIC SITE
.) KERJA ENZIM JADI TERHAMBAT ----- TIDAK MENCAPAI
KECEPATAN YANG MAKSIMAL
23

KOENZIM
:
* BAGIAN NON PROTEIN DARI HOLOENZIM
* SEBAGAI SUBSTRAT KEDUA = CO SUBSTRAT :
OH

CH
H33C

OC

C
H33C

O-

O
LAKTAT
NAD+

O
LAKTAT
DEHIDROGENAS PIRUVAT
E

NADH + H+

KLASIFIKASI KOENZIM :
1. UNTUK PEMINDAHAN GUGUS H :
. NAD+ , NADP+

. FMN , FAD

. ASAM LIPOAT

. KOENZIM Q

2. UNTUK PEMNIDAHAN GUGUS-GUGUS SELAIN H :


*. KoA

*. PIRIDOKSAL FOSFAT

*. KOENZIM FOLAT

*. BIOTIN

*. TIAMIN PIROFOSFAT

*. ASAM LIPOAT

*. KOENZIM KOBAMIDA (B12 )


SEBAGIAN BESAR KOENZIM MERUPAKAN DERIVAT VITAMIN B
COMPLEX
ENZIM-ENZIM KELAS 1, 2, 5 DAN 6 MEMERLUKAN KOENZIM
ENZIM-ENZIM KELAS 3 DAN 4 TIDAK MEMERLUKAN KOENZIM
25

I SOZIM :
== ENZIM YANG BERBEDA SIFAT FISIK, KIMIA dan IMMUNOKIMIANYA, TETAPI MEMPUNYAI FUNGSI KATALITIK YANG SAMA.
LEBIH DARI SATU SUBUNIT / ISOMER
DAPAT DIPISAHKAN DENGAN ELEKTROFORESA
CONTOH : -. LAKTAT DEHIDROGENASE = LDH
PUNYA 4 SUB UNIT / PROTOMER, DENGAN 2 TIPE
H&M
I1

: H H H H

I4

: H M M M

I2

: H H H M

I5

: M M M M

I3

: H H M M

-. MALAT DEHIDROGENASE

26

ENZIM dalam DARAH :


1. FUNCTIONAL PLASMA ENZYME ( ENZIM FUNGSIONAL PLASMA ) :
-. LIPOPROTEIN LIPASE
-. PSEUDOCHOLIN ESTERASE
-. ENZIM-ENZIM PEMBEKUAN DARAH
2. NON FUNCTIONAL PLASMA ENZYME ( ENZIM NON FUNGSIONAL
PLASMA ) :
PENTING UNTUK DIAGNOSA dan PROGNOSA PENYAKIT .
-. CONTOH : =. PLASMA LIPASE
=. PLASMA AMILASE
=. FOSFATASE
=. TRANSAMINASE : G O T & G P T
=. LAKTAT DEHISROGENASE = LDH

27

TERIMA KASIH

&
selamat belajar
28

WD