You are on page 1of 18

MANAJEMEN MUTU PELAYANAN

KESEHATAN DI FKTP (PUSKESMAS)

TIM FASILITATOR/PENDAMPING
AKREDITASI PUSKESMAS PROVINSI NTB

Disampaikan pada Pelatihan Pendampingan Akreditasi FKTP bagi


Dinas Kesehatan Kab/Kota Tanggal 21 Februari s/d 1 Maret 2016
di Hotel Golden Palace

PROGRAM PENINGKATAN MUTU


BERKESINAMBUNGAN
SJSN Biidang Kesehatan Puskesmas Gate

Keeper
Puskesmas merupakan FKTP memiliki wilayah
kerja dan bertanggung jawab menyediakan yankes
yg berkualitas (UKP,UKM)
Kualitas dan kinerja tercapai dikelola dg baik
sesuai standar dan pedoman.
Standar (struktur, proses, hasil) dan indikator
kinerja ditetapkan, diukur, dianalisis
perbaikan mutu berkesinambungan

Akreditasi adalah suatu proses penilaian dalam

rangka pengakuan telah memenuhi standar yang


telah ditentukan.
Akreditasi merupakan langkah kedua dari 3 (tiga)

langkah dalam program quality assurance.

Quality Assurance

QA

STANDARISASI

AKREDITASI

CONTINOUSUS
QUALITY
IMPROVEMENT

BENTUK QUALITY MANAGEMENT

QUALITY PLANNING

QUALITY CONTROL

QUALITY ASSURANCE

QUALITY
IMPROVEMENT

PRESPEKTIF MUTU
1

PENERIMA PELAYANAN KESEHATAN

PENGELOLA PROGRAM KESEHATAN

PROFESI TENAGA KESEHATAN

PENYANDANG DANA

PEMBUAT DAN PELAKSANA KEBIJAKAN

PRINSIP PELAYANAN KESEHATAN

HEALTH CENTER
GOVERNANCE

TRANSPARENCY
EFISIENSI

GOOD
COORPORATE
GOVERNANCE

RESPONSSIVENESS

CLINICAL
GOVERNANCE

ACCOUNTABLE

EFEKTIF ITAS

EVOLUSI PRINSIP MANAJEMEN


DOING THE
RIGHT THINGS
RIGHT

DOING THINGS
CEAPER
(EFFICIENCY
DOING
THINGS
RIGHT
DOING THINGS
BETTER (QUALITY
IMPROVEMENT)

1970

DOING THE RIGHT


THINGS
(EFFECTIVENESS)
1980

1990

ABAB 21

PERKEMBANGAN MUTU
TOTAL QUALITY
MANAGEMENT

QUALITY ASSURANCE

QUALITY CONTROL

INSPECTION

KOMPONEN QA
STANDAR
Standar dibuat berdasarkan kebijakan (policy),
tujuan (aims) dan objek f yang telah disepaka
bersama dalam instusi tersebut, untuk dijadikan
kriteria yang dapat di njau dari segi input/struktur,
proses dan output/ outcome.
Teknik Donabedian dan Maxwell ini lebih
menitikberatkan tentang hal membuat standar dan
penilaiannya (akreditasi) yang merupakan
komponen penting dari Quality Assurance.

Konsep Donabedian melalui standardisasi struktur,

proses, dan hasil dapat dikombinasikan dengan konsep


Maxwell yaitu 6 dimensi mutu yang melipu : Akses
terhadap pelayanan, ekuity (keadilan), relevan dengan
kebutuhan, aksepabilitas terhadap pelayanan, efektas,
esiensi dan ekonomi
Penerapan konsep Donabedian dan Maxwell dimulai

dengan perencanaan pelayanan yang berbasis pada


kebutuhan masyarakat, pengendalian terhadap proses
pelayanan, dan pemeliharaan sistem pelayanan.

SELF ASSESSMENT
Alat ukur yang digunakan oleh Tim Surveior
Untuk pendampingan persiapan akreditasi dan

pendampingan pasca akreditasi yang dilakukan oleh


Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
Instrumen ini juga digunakan oleh FKTP untuk
melakukan kajian awal
Pemantauan secara bertahap dan kontinyu pasca
akreditasi
Memelihara serta meningkatkan pencapaian standar
Akreditasi secara berkesinambungan sampai dilakukan
penilaian Akreditasi berikutnya.

CONTINOUS QUALITY IMPROVEMENT /CQI


Merupakan upaya institusi mempertahankan dan

atau meningkatkan mutu melalui berbagai kegiatan


sesuai standar, kriteria dan indikator, yang telah
ditetapkan sebelumnya dalam suatu sistem
manajemen mutu.
Merupakan salah satu kunci utama dalam Quality
Assurance bila institusi tersebut akan meningkatkan
mutu, menuju standar pelayanan ter nggi yang
ditetapkan saat itu.

IMPLEMENTASI PROGRAM PENINGKATAN


MUTU BERKESINAMBUNGAN
Pelayanan yang baik, ramah, dan memberikan hasil

sesuai dengan tujuan dan harapan dari penggunanya


merupakan syarat untuk terbangunnya hubungan
berkelanjutan (loyalitas)
Luaran atas hasil pelayanan teknis yang berkualitas
al : masalah kesehatannya dapat teratasi, tumbuhkembang Balita di posyandu berhasil baik, Case
Detec on Rate dan Cure Rate program P2TB tercapai
sesuai target.

Lanjutan
Proses pelayanan yang bermutu, membuat pengguna

merasa diperhakan dan dilayani dengan baik


Para pengguna pelayanan akan mempunyai kesan
bahwa layanan di Puskesmas memang baik,
pengguna akan merasa puas atas layanan yang
diterima.

Tuntutan masyarakat pengguna jasa pada pelayanan


kesehatan yang bermutu dan memuaskan, dibentuk
oleh:
Tingkat perkembangan masyarakat dari aspek;

ngkat pendidikan dan kondisi kehidupan sosialekonomi, sosial-budaya, dan sosial-spiritual


Ada daknya alternatif untuk mencari fasilitas
pelayanan kesehatan lain yang mampu dijangkau.

Pendekatan Peningkatan Mutu


1
Pusk.sbg
Pemberi
Layan
Tunggal

inspection

Adanya
Faskes
lainnya

Quality
Control

3
Adanya
faskes lain
dg kinerja
bagus

QA

Adanya
faskes dg
kinerja
bagus

Banyakny
a faskes
lain dg
kinerja
sangat
bagus

TQM

TQS

TERIMA KASIH