You are on page 1of 5

MULTI TELLER

RENDIANA DWI PRAKOSO


13302010039

PENGERTIAN MULTI TELLER


Teller diartikan sebagai petugas bank yang diberi kepercayaan penuh

untuk memegang dan memelihara dan menyimpan sejumlah uang


tunai sesuai limitnya masing - masing untuk keperluan secara
langsung dalam arti menerima dan membayar uang tunai atau yang
diperlakukan sama seperti uang tunai selama waktu yang ditentukan
( Cash Hour ).
Maksud penggunaan sistem multi teller dalam operasional bank
yaitu bank menggunakan sistem banyak teller dalam usahanya
melayani nasabah ataupun keperluan operasi bank, khususnya yang
menyangkut penerimaan dan pembayaran tunai maupun yang
dianggap tunai. Pengertian multi disini dilihat dari segi fungsi teller
itu sendiri, yaitu dapat melaksanakan berbagai jenis transaksi yang
menyangkut penerimaan maupun pembayaran tunai atau yang
dianggap tunai

PRINSIP PRINSIP MULTI TELLER


Teller diberikan kepercayaan penuh untuk menerima, membayar

dan menyimpan uang tunai sesuai dwngan limit yang ditentukan.


Setiap teller memiliki identitas diri yang harus dibubuhkan pada
media transaksi yang dilakukannya.
Setiap teller independent terhadap teller lain.
Apabila ada permintaan uang, permintaan dilakukaan dengan cara
slip permintaan uang tunai.
Apabila jumlah uang yang ada kurang atau lebih dibandingkan
dengan catatanya maka harus dibukukan ke rekening selisih.
Head teller berfungsi sebagai cheker dan koordinator kegiatan teller.
Chash officer bertidak sebagai approving officer.
Pada sore hari cash box para teller disimpan dalam main vault.

MANFAAT MULTI TELLER


Multi Teller adalah satu-satunya cara yang dapat
digunakan untuk mengatasi masalah, jika :
1. Sistem nyata sulit diamati secara langsung
Contoh : Jalur penerbangan pesawat ruang angkasa
atau satelit.
2. Solusi Analitik tidak bisa dikembangkan, karena sistem
sangat kopleks.
3. Pengamatan sistem secara langsung tidak
dimungkinkan, karena sangat mahal.

KELEMAHAN MULTI TELLER


1. Multi Teller tidak akurat.
Teknik ini bukan proses optimisasi dan tidak menghasilkan sebuah
jawaban tetapi hanya menghasilkan sekumpulan output dari sistem pada
berbagai kondisi yang berbeda. Dalam banyak kasus, ketelitiannya sulit
diukur.
2. Model Multi Teller yang baik bisa jadi sangat mahal, bahkan sering
dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan model yang
sesuai.
3. Tidak semua situasi dapat dievaluasi dengan Multi Teller . Hanya situasi
yang mengandung ketidak-pastian yang dapat dievaluasi dengan Multi
Teller . Karena tanpa komponen acak semua eksperimen Multi Teller
akan menghasilkan jawaban yang sama.
4. Multi Teller menghasilkan cara untuk mengevaluasi solusi, bukan
menghasilkan cara untuk memecahkan masalah. Jadi sebelumnya perlu
diketahui dulu solusi atau pendekatan solusi yang akan diuji.