You are on page 1of 24

DENGUE SHOCK

SYNDROME
Oleh :
dr. Citra Anggraini
dr. Ibrahim Risyad P

Pembimbing :
dr. Lusiana, Sp.A

Identitas...
Nama
: An. A
Jenis kelamin : Perempuan
Usia
: 4 tahun
Alamat : Surade, Sukabumi
Agama : Islam
Anak ke : Anak ke 3 dari 3 bersaudara
Tanggal masuk : 4 Agustus 2016

Anamnesis...
Keluhan Utama : Demam sejak 4 hari SMRS.
Keluhan tambahan
: Pusing, mimisan,
berdarah, BAB
hitam, batuk pilek.

gusi

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang ke IGD RS JPK dengan demam sejak
4 hari SMRS, demam tinggi sepanjang hari
disertai menggigil namun tidak diukur dengan
termometer dan hari ini demam mulai turun serta
pasien merasa lemas. Keluhan disertai mimisan,
gusi berdarah dan BAB hitam sejak 1 hari
SMRS. Batuk pilek juga dirasakan pasien sejak 2
hari SMRS namun sudah membaik. Mual (+) Muntah
(+) BAK normal. Makan dan minum pasien baik.
Pasien tidak pernah berpergian keluar kota.
Pasien sudah berobat ke dokter, setelah minum
obat demam turun namun demam timbul kembali.
Pasien pertama kali mengali hal seperti ini, dan
dikeluarga serta lingkungan tidak ada yang

Pemeriksaan Fisik...
Tanda Vital :

Keadaan Umum
gelisah
Kesadaran
Tekanan darah
Frekuensi nadi
kurang, teraba
Frekuensi nafas
cukup, napas
retraksi (-)
Suhu tubuh

: Tampak sakit sedang,


: Compos mentis
: 96/78 mmHg
: 120x/menit, regular, isi
lemah
: 24x/menit, kedalaman
cuping hidung (-),
: 36,9 C

Pemeriksaan Fisik...
Status Antropometri :

Berat badan
: 22 kg
Tinggi badan
: 100 cm
BB/U
= 22/17 x100%
= 129% (gizi lebih)
TB/U
= 104/100 x100%
= 104% (gizi baik)
BB/TB = 22/17 x 100%
= 129% (gizi lebih)
Kesan : gizi lebih

Pemeriksaan Fisik...
Status Generals dan Lokalis

Kulit
: Petekie (+), turgor baik
Kepala : Normocephal, rambut hitam, distribusi
merata,
tak mudah dicabut.
Mata : Pupil bulat isokor diameter 3 mm/3
mm,
RCL +/+, RCTL +/+, conjunctiva
anemis -/- sklera
ikterik -/Telinga : Normotia
Hidung : secret -/Mulut : Lidah kotor (-), tonsil &faring tidak
hiperemis,
mukosa bibir kering.

Pemeriksaan Fisik...
Status Generals dan Lokalis

Leher : KGB tidak teraba membesar


Cor
: S1 S2 reguler, murmur (-) gallop (-)
Pulmo : B/G Simetris, retraksi (-); Suara napas
vesikuler,
Rhonki -/-, wheezing -/Abdomen : Bising usus (+) normal; Supel, H/L
ttm, nyeri tekan
epigastrium (+)
Extremitas : Akral dingin, petechiae (+), CRT <2,
oedema (-).
Rumple leede test tidak dilakukan.

Pemeriksaan Penunjang...
Laboratorium
4/8/2016

Jenis
pemeriksaan
Darah rutin
(09.40)
Hb
Leukosit
Trombosit

Hasil

Nilai normal

14,9
5.400
37.000

Hematokrit

44

12-16 g/dl
4000-9000/uL
150.000300.000/ul
35-45%

Diagnosis...

DENGUE SHOCK
SYNDROME

Tatalaksana...

02 2 lpm/nasal
IVFD Asering (guyur secepatnya) 440cc
Cek darah rutin setelah asering 440cc
Observasi KU, TTV, perdarahan
Diet makan lunak 3x sehari
Rawat HCU
Hasil Lab
post 440cc
Jenis
Hasil
Nilai normal
pemeriksaan
Darah rutin
Hb
15,5
12-16 g/dl
Leukosit
8.800
4.000-9.000 /uL
Trombosit
30.000
150.000300.000/uL

Followup...
Tgl/ja Hasil pemeriksaan
m
4/8
13.00

4/8
16.20

4/8
21.00

S: Pasien gelisah.
O: ttv: (90/60mmHg),
(122xm), (22x/m),
(36.7C)
Lab: darah rutin:
14,3/6.800/41.000/43
S; Pasien gelisah
O: (105/54mmHg),
(180x/m), (40x/m),

Terapi
O2 2lpm/nasal
IVFD RL 220cc/jam
Cek darah rutin/3
jam
O2 2lpm/nasal
IVFD RL155cc/jam
Cek darah
rutin/3jam

O2 2lpm/nasal
IVFD RL/Asering
ganti gelofusin

Followup...
Tgl/ja
m
4/8
23.00

Hasil pemeriksaan

Terapi

S: Pasien demam dan


gelisah
O: ttv: (177x/m), (30x/m),
(38C)

4/8
24.00

S: Pasien gelisah.
O: ttv: (190xm), (44x/m)

O2 2lpm/nasal
Sanmol 3x220 (iv)
jika demam.
Observasi ku,ttv,
perdarahan
O2 2lpm/nasal
IVFD gelofusin
220cc/jam
Cek darah rutin
Pasien dipuasakan

Followup...
Tgl/ja
m
5/8
00.39

Hasil pemeriksaan

Terapi

S: Pasien gelisah
O: ttv: (108/56mmHg);
(199x/m lemah)
Lab: darah rutin:
11,2/2.500/38.000/33

Rujuk
02 2lpm/nasal
Dopamin
8.25ml+D5%
41.75ml, dimulai
kecepatan 1ml/jam
Dinaikkan 0.2ml tiap
15menit jika masih
syok (maksimal
2ml/jam).
Pasang kateter
Ondancentron
2x2.2mg(iv) prn.

DEMAM
BERDARAH
DENGUE

DEFINISI
Sindrom Syok Dengue (SSD) adalah keadaan
klinis yang memenuhi kriteria DBD disertai
dengan gejala dan tanda kegagalan sirkulasi atau
syok dan merupakan stadium akhir perjalanan
penyakit infeksi virus dengue (genus Flavivirus,
keluarga Flaviviridae), derajat paling berat, yang
berakibat fatal.

DIAGNOSIS
Kriteria klinis :
1. Demam tinggi mendadak selama 2-7 hari.
2. Terdapat manifestasi perdarahan spontan atau
provokasi.
3. Hepatomegali
4. Syok, nadi kecil dan cepat dengan tekanan nadi
20 mmHg, atau hipotensi disertai gelisah dan
akral dingin.
Kriteria laboratoris :
5. Trombositopenia ( 100.000/l)
6. Hemokonsentrasi (kadar Ht 20% atau meningkat
progresif)

DBD apabila terdapat 2 kriteria klinis + 2

DER.
DD

DBD

DBD
II
DBD
DSS
DBD
DSS

III

GEJALA & TANDA


Demam 2-7 hari
Disertai > 2 tanda :
sakit kepala, nyeri
retro-orbital,
mialgia, atralgia

LABORATORIUM
Leukopenia
Trombositopeni
Kebocoran
Plasma (-)

Gejala di atas (+)


Trombositopeni
Disertai uji bendung (<100.000/ul)
positif
Kebocoran Plasma
(+):
Gejala di atas (+)
Peningkatan Ht
Disertai perdarahan >20%
spontan
Penurunan Ht
>20%
Gejala di atas (+)
setelah pemberian
Disertai tanda
cairan yang
kegagalan sirkulasi adekuat.
Syok berat disertai
dengan tekanan

Serolog
i
Dengu
e
Positif

Kriteria Memulangkan Pasien

Pasien dapat dipulang apabila:


1. Tampak perbaikan secara klinis
2. Tidak demam selama 24 jam tanpa antipiretik
3. Tidak dijumpai distres pernafasan (disebabkan
oleh efusi pleura atau asidosis)
4. Hematokrit stabil
5. Jumlah trombosit cenderung naik > 50.000/ul
6. Tiga hari setelah syok teratasi
7. Nafsu makan membaik