You are on page 1of 34

Click to edit Master text styles

Analisis Data Medis


Inferensial
Konsep Statistik Inferensial
14,15 & 16
September
2016

Pertemuan 1
Click to edit Master text styles

Get Office
Mix

Sub pokok bahasan:


1

Pengertian Statistik Inferensial

Elemen dalam Statistik Inferensial

Skema Statistik Inferensial

Langkah Pengujian Hipotesis

Pertimbangan Pemilihan Uji Statistik

1.

Abdurahman, M, Muhidin, SA & Somantri, A 2011, Dasar-Dasar Metode Statistika Untuk Penelitian, CV Pustaka Setia,
Bandung.
Click
to editAA
Master
text styles
2. Hidayat,
2011, Metode
Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif, Health Book Publishing, Surabaya.
3. Imron, M 2011, Statistika Kesehatan, Bahan Ajar Mahasiswa Kesehatan, Sagung Seto, Jakarta.
4. Najmah 2011, Managemen dan Analisis Data Kesehatan, Kombinasi Teori dan Aplikasi SPSS, Nuha Medika, Yogyakarta.
5. Riwidikdo, H 2009, Statistik Penelitian Kesehatan dengan Aplikasi Program R dan SPSS, Pustaka Rihama, Yogyakarta.
6. Riyanto, A 2011, Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan Dilengkapi Contoh Kuesioner dan laporan Penelitian, Nuha
Medika, Yogyakarta.
7. Santjaka, A 2011, Statistik untuk Penelitian Kesehatan, Nuha Medika, Yogyakarta.
8. Sulaiman, W 2005, Statistik Non-Parametrik, Andi Offset, Yogyakarta.

STATISTI
KA

Click to edit Master text styles

Click to edit Master text styles

Click to edit Master text styles

Statistika alat !!!

Click to edit Master text styles

Dimana Posisi Statistika


dalam penelitian

TEORI

PROBLEM

HIPOTESIS
FAKTA

VARIABEL

DISAIN

LAPORAN

INSTRUMEN

SAMPEL

DATA

HASIL

STATISTIKA

TAHAP ANALISIS DATA


1. to Perumusan
masalah
Click
edit Master text
styles
2.

Penetapan tujuan

3.

Perumusan
penelitian

hipotesis

Pengumpulan
pengukuran

data

4.

5.

Persiapan analisis validasi


data

6.

Peringkasan
pengklasifikasian data

dan

7.

Penyajian data

8.

Penetapan
statistik

9.

Penentuan
kemaknaan

hipotesis
batas

10.Pemilihan uji statistik dan


perhitungan
11.Penarikan kesimpulan

Analisis Data

Analisis Deskriptif
1. Peringkasan/klasifikasi data
Ukuran Pemusatan : mean, median, modus
Ukuran Sebaran
: range, rerata simpangan,
simpangan baku
2. Penyajian Data :
Narasi
Tabel/daftar
Diagram/grafik/gambar

Analisis Inferensial
1. Estimasi
2. Pengujian Hipotesis : * Komparasi
* Korelasi

STATISTIKA DESKRIPTIF

POPULASI

PARAMETER

SAMPLING
SAMPEL
STATISTIK
x s
s2
GENERALISASI/
INFERENSI

STATISTIKA INFERENSIAL

Penggolongan
Statistika

STATISTIKA DESKRIPTIF
peringkasan, pengklasifikasian dan penyajian data
sebagai langkah pertama sebelum analisis
statistik inferensial
analisis terhadap data dari seluruh populasi
terhadap data yang diambil dari sampel :
a. tidak bertujuan generalisasi/inferensi ke
populasi
b. sampel tidak representatif (mewakili) populasi
(dilihat dari besar/ukuran sampel, cara
pengambilan sampel dan keterwakilan ciri-ciri
populasi dalam sampel)

Pengertian
Statistik Inferensial

Statistik Inferensial
Statistik prediksi mengambil kesimpulan dari
suatu data sampel utk menyimpulkan data populasi

Generalisasi
Beberapa satu syarat menggunakan uji
statistik inferensial:
1. Data harus dari sampel (Riwidikdo 2009)
2. Ada perhitungan besar sampel (Hidayat
2011)
3. Pengambilan sampel harus random
sampling (Hidayat 2011)

Generalisasi/Inferensi penarikan
kesimpulan dari hal yang jumlah elemennya
lebih sedikit (sampel) ke hal yang jumlah
elemennya lebih banyak atau lebih luas atau
dikenal dengan populasi
Syarat : Sampel mewakili (representatif)
populasi
Besar sampel
Cara pengambilan sampel
Kecermatan memasukkan ciri-ciri populasi

Elemen dalam Statistik


Inferensial
Hipotesis adalah
Jawaban/ pernyataan sementara harus diuji
kebenarannya, krn belum memiliki fakta yg dikumpulkan
utk menjawab kebenarannya.
Ada 2 jenis hipotesis (abdurahman 2011 & Hidayat
2011):
a. Hipotesis penelitian jawaban sementara dari
rumusan masalah (hasil kajian teori)
C/ Ada hubungan positif antara status gizi bumil
dg berat badan bayi lahir
b. Hipotesis statistik terjemahan operasional dari
hipotesis penelitian utk diuji kebenarannya pd
sampel
Ho : tidak ada perbedaan, tdk ada hubungan
H1/ Ha : ada perbedaan. Ada hubungan

Tingkat signifikansi (alfa)


Menunjukkan probabilitas peluang kesalahan yg
ditetapkan peneliti dlm mengambil keputusan
Seberapa besar tingkat kesalahan/kekeliruan yg
ditoleransi
Utk kesh
Dasar
10%
pengambilan
keputusan
5% 0,05 penelitian komunitas,
uji hipotesis
1% 0,01 penelitian terapy pd manusia
Lambang : Sig atau p-value.
Confidence interval/ tingkat kepercayaan
Seberapa besar hasil penelitian dapat dipercaya
Berkisar antara: 0-100%
lambangkan 1-alfa
Penelitian ilmu sosial 95% - 99%

Degree of freedom/ derajat bebas


Istilah untuk menyatakan kebebasan maksimal suatu
pilihan
Lambang = df
Rumus df = N - 1

Uji
statistik

Skema Statistik
Hipotesis :
Inferensial
Komparasi
Ho : tdk
/membandingk
an/ uji beda

korelasi

beda
H1 : Ada
beda
Hipotesis :
Ho : tdk
hubungan
H1 : Ada
hubungan
Hipotesis :
Ho : tdk
pengaruh
H1 : Ada
pengaruh

Langkah pengujian
Hipotesis
1. Tetapkan tujuan penelitin
2. Formulasikan hipotesis (Ho dan H1)
3. Tentukan tingkat signifikansi (berkisar
0,01 dan 0,1 paling sering 0,05)
4. Asumsikan distribusi populasi sampel
5. Uji statistik yg digunakan

Pertimbangan pemilihan
uji statistik
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Skala data/ variabel yg diamati


Distribusi data
Tujuan analisis (komparatif/ korelasi)
Sampel bebas atau berpasangan
Jumlah sampel
Banyaknya variabel yg diamati/ pengamatan

DATA dan VARIABEL


Data : kumpulan hasil pengamatan atau
pengukuran terhadap sifat atau
karakteristik yang diteliti
Variabel :
- karakteristik yang diteliti
- dapat diukur/diamati
- cenderung bervariasi antar pengamatan

Skala data
KEMAMPUAN
DISKRIMINAS
I

NOMINAL

ORDINAL

INTERVAL

RASIO

SEKEDAR
MEMBEDAKAN

MENENTUKAN
URUTAN/ jenjang

Jarak antr kelmpk


dpt ditentukan

Perbandingan ant
klmp (ada o
mutlak

SKALA PENGUKURAN

Skala data
Skala data

Contoh

Nominal

Jenis kelamin, gol darah, status


perkawinan, agama, kota

Ordinal

Tingkat pendidikan, klasifikasi kadar


kolesterol, sikap, tingkat pengetahuan,
derajat keganasan kanker, tingkat
kesembuhan

Interval

Suhu badan (celcius), tingkat


kecerdasan

Rasio

Berat badan, umur, tinggi badan,


kadar gula darah, kadar kolesterol,
suhu badan (kelvin), lama tinggal
disuatu kota

Pembagian Data menurut


Sifat/
Jenis Data
NOMINAL
ORDINAL

KUALITATIF
KATEGORI
SEMIKUANTITATIF

INTERVAL
KUANTITATIF
RASIO

Dengan nilai rata-rata & varian (kuadrat SD)

dapat diketahui kurva normal data.


Memiliki nilai rata2 = o
Simpangan baku (SD) = 1
Data berdistribusi normal jika simetris, nilai
rata2, median, modus sama

DATA
Skala Pengukuran/
Jenis data

Interval/Rasio
(Kuantitatif)

Dist. Normal
TUJUAN
ANALISIS
KOMPARASI

KORELASI

STATISTIKA
PARAMETRIK

Ordinal
(Semikuantitatif)

Nominal
(Kualitatif)

Dist. tdk Normal


STATISTIKA NON PARAMETRIK
An. Data Semikuantitatif

An. Data Kategori

Pemilihan Uji Statistik untuk tujuan


komparasi
1

BEBAS
JUMLAH
SAMPEL/
KELOMPOK

2
BERPASANGAN
BEBAS
>2
BERHUBUNGAN

SKALA
PENGUKUR
AN DAN
DISTRIBUSI
DATA
(VARIABEL
YANG
DIBANDING
KAN 1)

Pemilihan Uji Statistik untuk tujuan


korelasi
SIMETRIS

KORELASI

SKALA
PENGUKURAN
VARIABEL2 YANG
DIHUBUNGKAN

JENIS
HUBUNGAN

ASIMETRIS
(SEBABAKIBAT)

REGRESI

Pertimbangan pemilihan uji


statistik (Lanjutan)
4. Penghitungan / Uji Statistik
5. Keputusan Uji dan Penarikan Kesimpulan
didasarkan pada penerimaan dan penolakan
hipotesis nol (H0). Dari hasil uji statistik biasanya
didapatkan nilai statistik uji dan tingkat
kemaknaan (p). Secara umum, keputusan
menolak hipotesis nol (H0) diambil apabila :
Nilai statistik uji > nilai tabel
atau
Nilai tingkat kemaknaan yang diperoleh (p) <
a

Terima Kasih