You are on page 1of 25

MOTIVASI USAHA

PENGERTIAN
Wira

pejuang, utama, berani, teladan


dan jujur
Swa =sendiri
Swa =sendiri
Hasta =tangan
Sta =berdiri

Wiraswasta/usaha memiliki sifat:


Keberanian
Keutamaan
Keteladanan dalam mengambil resiko
yang bersumber pada kemampuan
sendiri

Wirausaha
Pelaku utama dalam
pembangunan ekonomidan
pelaku inovasi serta
penciptaan kreasi baru

Teori ekonomi modern

Wiraswasta
Pelaku usaha yang
sifatnya monoton

ENTREPRENEUR : orang yang melakukan


tindakan atau kegiatan menciptakan suatu
gagasan dan merealisasikan gagasan
tersebut menjadi kenyataan
Contoh:
Aqua
Indomie
Kemasan sachet/kemasan kecil
Rapika,pelicin,pelembut,pewangi

Motivasi: kebanyakan orang untuk terjun ke


dalam wiraswasta antaralain dengan alasan:
Gagal menjadi karyawan
PHK/pensiun
Tidak punya pilihan lain
Keluar kerja kecewa dengan bos
Kepepet tidak ada kegiatan

Kurikulum disekolah ,
lulus cari kerja.
Bukan menciptakan
pekerjaan atau
menjadi juragan

Alasan yang betul-betul menjadi


wirausaha
Ingin bebas tidak diperintah
Mencari jati diri
Ingin cepat kaya
Memberikan manfaat kepada orang
banyak (meciptakan lapangan kerja)

MENUMBUHKAN MENTAL
WIRAUSAHA
Berani
Berani
Berani
Berani
Berani

bermimpi
mencoba / action
melakukan kesalahan
gagal
susah dan menderita

Peluang usaha
Daftar inventarisasi
Melakuakan usaha secara terus
menerus yang tujuanya mencari
keuntungan serta bermanfaat bagi
orang banyak
Peluang memiliki umur panjang dan
mampu mengembalikan BEP yang
secepat cepatnya

Memilih tipe usaha


Pilih yang memiliki masa peluang
panjang
Keuntungan besar
Modal tidak besar
Purna jaulnya pendek
Perputaranya cepat
Bisnis intelektual capital

Memulai usaha
ATM
:Amati Tiru Modifikasi
BSD
:Bauran Sumber Daya /
menggandeng orang-orang sukses
Franchise

RESIKO FRANCHISE

1. Resiko kehilangan uang,para


franchisee umumnya harus
membayar franchise fee sebagai
persyaratan utama. Franchise fee
bersifat non refundable. Artinya
tidak dapat ditarik kembali setelah
dibayarkan kepada franchisor. Maka
franchisee harus siap menghadapi
resiko kehilangan sejumlah uang
yang sudah dibayarkannya itu
ternyata hak waralaba yang
dibelinya gagal ditengah jalan
bahkan belum sempat beroprasi

2. Siap mengalami kerugian. Tidak penting


berapa besar dana yang diinvestasikan,
tetapi seberapa besar kerugian yang bisa
anda tanggung jika bisnis waralaba anda
mengalami kerugian. Bisa jadi, anda
dituntut untuk mengucurkan dana
tmbahan untuk menghasilkan profit
dimasa yang akan datang. Tersediakah
dana tambahan? Adakah sumber dana
lain sementara usaha waralaba yang
anda jalankan nenyedot banyak biaya
untuk menghasilkan cash flow positif?

3. Siap diatur ketat oleh franchisor.


Tidak sedilkit frnchisor yang
menetukan aturan secara sepihak.
Misalnya lokasi usaha, teritori yang
diperbolehkan,bentuk desain outlet,
produk atau jasa yang dijual, resep
dan bahan baku serta serta cara
anda mengolah usaha

4. Tidak diperkenankan
memperpanjang perjanjian
waralaba. Anda perlu menghitung
resiko, apakah ketentuan tersebut
masih menguntungkan untuk anda
atau tidak. Biasanya franchise akan
berakhir dalam 5, 10, 15, atau 20
tahun. Bisa jadi, anda tidak punya
pilihan perpanjangan pesetujuan
waralaba setelah perjanjian
berakhir

5. Konsumen menurun. Semua produk


memiliki lifecircle. Tidak selamanya
semua produk diminati oleh
konsumen. Ada kalanya mengalami
penurunan bahkan ditinggal
konsumen. Anda juga harus siap
menghadapi produk yang anda
tawarkan ternyata sudah banyak
dijumpai di pasaran atau sudah
ketinggalan jaman.

6. Praktek tidak fair. Anda harus hati


hati terhadap hard sale atau hanya
mencari untung sepihak dari
franchisor. Franchisor yang baik
akan memberikan bantuan dan
dukungan pada anda

GAMBAR CASHFLOW
QUADRANT

E-Kuadran pekerja (employee).


Adalah orang yang memberikan waktu, pikiran
dan tenaganya selama minimal 8 jam sehari
kepada orang lain. Contohna buruh, penyelia,
manager, general manager sampai direktur.
Setiap bulan mereka mendapat gaji. Jika mereka
berhenti atau di-PHK, maka merekapun tak lagi
dapat uang pada awal bulan. Dalam berpedoman
pada diagram ini, maka bagaimanapun tinggi
jabatan anda, betaba besarnya gaji anda,
bagaimana hebatnya fasilitas yang anda miliki,
anda tetaplah orang gajian. Anda tetaplah serang
pekerja yang tidak akan dibayar jika anda tidak
bekerja. Penerimaan gajit tetap disebut sebagai
active income atau massive income.

S-Kuadran pekerja mandiri (self employee).


Adalah orang yang memberikan waktu ,pikiran,
keahlian, profesi, dan tenaganya dalam waktu
tidak terbatas untuk dirinya atau usahanya
sendiri. Contohnya adalah dokter, pengacara,
penulis, freelance, dan sejenisnya. Jika mereka
tidak beraktivitas, maka mereka pun tidak akan
mendapatkan uang. Hal itu karena pekerjaan
mereka umumnya tidak bias didelegasi. Contoh
pekerjaan ini adalah usaha kepengacaraan,
praktek dokter, konsultan, pedagang. Sekalipun
sifatnya self employee (sekalipun bias
didelegasikan) apabila ia berhalangan untuk
bekerja, maka bias jadi usaha mereka sangat
mungkin akan bubar kecuali oran yang ia
wariskan dapat meneruskan.

B-kuadran pemilik usaha (business owneer).


Adalah orang yang memberikan waktu, pikiran,
dan tenaganya dalam waktu tidak terbatas untuk
satu atau beberapa usahanya sendiri atau
bersama-sama orang lain. Dia adalah pendiri dan
pemilik usaha. Sebagai pemilik usaha, ia hanya
sebagai komisaris tetapi juga bisa aktif sebagai
pelaksana. Biasanya business owner adalah orang
yang suka membangun bisnis lain dan setelah
berjalan pengelolaanya diserahkan kepada orang
lain. Seorang pemilik perusahaan akan
menerima deviden, royalty, bagi hasil sebagai
penghasilan pasif (passve income).

I-Kuadran pemilik modal (investor).


Investor adalah orang yang menanamkan
uangnya untuak menghasilkan uang yang
lebih jauh lebih besar dari bunga bank
dalam waktu yang sangat cepat. Uang itu
ditanamkan pada usaha yang bersifat
produksi. Investasi ditanamkan untuk satu
atau beberapayang dimiliki sendiri atau
bersama-sama dengan orang lain. Kalau
business masih sering terlibat dalam
perusahaan yang ia dirikan, investor
umumnya tidak terlibat. Investor biasanya
bermain dalam pasar modal, valas,
property, surat berharga, dan sebagianya.

Jawaban Orang
Sukses
Selalu mempunyai ide
Selau berkata akan
saya kerjakan
Melihat jawaban atas
segala masalah
Selalu berkata saya
bisa
Mencari jalan untuk
melakukanya

Jawaban
Orang Gagal
Selalu mempunyai
alasan
Selalu berkata itu
bukan tugasku
Melihat suatu masalah
dalam setiap jawaban
Selalu berkata saya
tidak mampu
Mencari jalan untuk
menghindarinya