You are on page 1of 24

Nutrition as

Center of Development
Apa Arti dan Implikasinya

MK Ekonomi Pangan Gizi


Dosen: Dr.Denas Symond, MCN
Salah satu strategi Pembangunan Bank Dunia,
untuk :
Memacu Pencapaian MDGs di banyak Negara
Berkembang

Memacu pencapaian kesejahteraan rakyat yang


menyeluruh dan berkualitas

Berkualitas diukur dengan keadaan nyata bukan hanya


atas dasar data statistik.per kapita

Paul Streeten (WB 1980s) : Nutrition Data measuring the


real-thing (contoh : anthropometry)
MDG 1 : Kemiskinan & Kelaparan

Indikator Kemiskinan Income Income Poverty

Indikator Kelaparan Gizi ( BBR- UW & Kurus


Wt) Non Income Poverty

Masalah Gizi melestarikan Kemiskinan dan rendahnya


Produktivitas, Kemiskinan mendorong Masalah Gizi
(Malnutrition perpetuates Poverty and productivity,
Poverty provokes Malnutrition)
MDG 2 : Pendidikan
Masalah Gizi mengurangi kemampuan
belajar menghambat pencapaian wajib
belajar

Perbaikan Gizi usia 0 24 bulan


perbaiakn income, kemampuan
membaca, kognitif,dan ranking di klas ,
waktu dewasa (Martorell sc, Lancet 2008)
Sumber: IFPRI,2008
MDG 3 & 4: Gender & AKI
Melindungi Remaja Putri dari Masalah Gizi
awal pencegahan kematian ibu
masadepan bangsa berkualitas - mencegah
BBLR
Window of Opportunity mulai dari
remaja putri
MDG 3 : Women
Kualitas Pengasuhan Anak menentukan
status gizi anak
Ibu pegang pemeran utama pengasuhan
anak
Makin berpendidikan makin rendah
prevalensi masalah gizi
RT tanpa ibu (meninggal) prevalensi
Stunting Tinggi daripada RT tanpa
Bapak (meninggal) (2008)
MDG 4-5: U5MR &
Kesehatan Ibu
MDG 4 : Kematian Anak
WHO (2000) :

Kekurangan gizi - single biggest


contributor Angka Kematian Anak
( 50% - 1990; 60%- 2000)
WHO (2000): malnutrition single biggest contributor to
Child Mortalitty

HIV

Diarrhea
Others 4%
12%
28%
Others
29% Diarrhea
28%
Malaria

Malnutrition Malnutrition 8%
(underlying factor)
(underlying factor)
>50% 60%
Perinatal
Malaria
7% 22%
Whooping
ARI cough
4% ARI
15% Neo-natal
20%
tetanus
Measles Measles
6%
11% 5%

1990 2000
1990 2000
Source: Protecting the Worlds Children, A Call for Action, 1990;
Evidence and information for Policy/WHO, Child Adolescent Health and Development, 2001
WHO, Child and Adolescent Health and Development. On line www.who.int/child-adolescent-health/inegr.htm
Pola Stunting-U5MR-Kemiskinan

WB Health Nutrition 2006 ppt.pdf

(2007)
Strategi Menanggulangi Masalah
Gizi
Bertolak dari Model Universal
Faktor Penyebab
Model Universal Analisa Faktor Masalah Gizi (UNICEF 1991, UN-SCN 1995)

Sumber: IFPRI,2008
Create common platform for Inter-Sectoral
Nutrition Policy and Program
(UNDP, WB, 2008)
Focus Program Gizi : Preventive
Preventif selalu Multi Sektor
Preventif Lebih Efektif Menurunkan
Prevalensi Stunted
Sumber: IFPRI,2008
Program Gizi Internasional
(didukung Donor),
selalu Preventif, kecuali
Emergency (Makanan)
Koordinasi oleh :
UN-Standing Committee on
Nutition (SCN)
UN-Standing
Committee in
Nutrition (SCN)
Syarat Reposisi Gizi
Komitmen Politik yang Accountable (Tidak
Jargon Wacana tercetak dalam Dokumen) di
Pusat dan Daerah
Ada Nutrition Policy Yg Focus (misalnya MDG
untuk 5 tahun mendatang)
Ada pemahaman yang sama tentang Apa,
Mengapa, dan Bagaimana Masalah Gizi, antar
Pejabat Pengambil Keputusan Eksekutif,
Legislaltif, Pers, dan Rakyat Umumnya
Karena Masalah Gizi adalah Masalah
Global baik Negara Miskin maupun Maju,
Pemahaman Masalah Gizi harus Berdasar
Bukti Ilmiah yang Diakui Dunia Akademi
Internasional
Sesuai dengan pola pikir universal Analisa
Faktor Penyebab Masalah Gizi,
pemecahan masalah berbasis lokal
(epidemiologis, ekonomi, budaya, politik)
Diperlukan lembaga koordinasi
fungsional yang efektif yang mampu
menyusun kebijakan untuk penelitian,
pendidikan tenaga, perencanaan dan
pelaksanaan program gizi
Diperlukan program komunikasi,edukasi, dan informasi
yang efektif antar tenaga profesi gizi dengan pengambil
keputusan (eksekutif, legislatif) pers masyarakat
awam rakyat- tentang apa, mengapa, dan bagaimana
masalah gizi dengan gaya dan bahasa sesuai sasaran,
`sehingga
* diperoleh pengetahuan gizi yang benar,
* merubah sikap dan perilaku positif dalam pola
pengasuhan anak yang baik (termasuk Gizi
Seimbangnya)
* membuat kebijakan gizi yang konsisten dengan MDG
* berubah berfikir gizi dari konsep tahun 1950an
Reposisi = Merubah Kebentuk Yang Seharusnya
Gizi menjadi Indikator Proses dalam Pencapaian
MDGs
Gizi ada di berbagai sektor secara terpadu menuju
sasaran

Pemerintah
Pemerintah Baru
SBY-Budiono,
MemangAkanPerlu
Mereposisi Gizi menjadi
Center of Development ?
David P)ellitier, Cornell Nutrition Economist, 2007

Perubahan Pola Pikir perlu dimulai dari Pimpinan