Вы находитесь на странице: 1из 60

EVOLUSI TUMBUHAN

AMELIA QADARYANTI (1102920)


MEIDITA AULIA DANUS (1100144)
RESKA RUVIANDRA (1105091)
HADISTIA
1.
Jelaskan, mengapa tumbuhan
diduga berevolusi dari alga
hijau karofita?
Antara alga hijau dengan tumbuhan memiliki
beberapa persamaan, yaitu :
a. Memiliki klorofil yang terdiri dari klorofil a dan b
sehingga dapat berfotosintesis. Serta DNA yang ada
pada kloroplas keduanya, sama
b. Kesamaan biokimiawi.
c. Dapat menyimpan cadangan makanan berupa pati.
d. Memiliki kesamaan berdasarkan kesamaan gen dan
RNA.
e. Kemiripan dalam ultra struktur sperma.
f. Kemiripan dalam mekanisme mitosis dan sitokinesis
2.
Mengapa untuk dapat berhasil
menghuni daratan, tumbuhan
harus mengalami adaptasi
struktural, kimiawi dan
reproduksi?
Masalah-masalah yang akan timbul jika tidak ada
adaptasi struktural, kimiawi, maupun reproduksi
adalah :
a. Bahaya mengering, karena tumbuhan air
hidup dengan jumlah air yang lebih banyak
dibandingkan dengan didaratan maka jika
ingin hidup didarat harus ada struktur yang
membuat permukaannya dapat menahan air,
jika tidak maka akan mengering.
b. Reproduksi, alga biasanya memiliki siklus
hidup lebih pendek dibandingkan dengan
tumbuhan darat sehingga ditakutkan alga
tidak dapat bereproduksi didarat.
1. Adaptasi Struktural
Adaptasi struktural tumbuhan darat terjadi karena cahaya dan
sebagian besar karbondioksida diambil dari udara atau diatas
permukaan tanah, sedangkan air dan zat mineral diserap dari
dalam tanah.

Gambar 3. Stomata
Gambar 2. Tumbuhan darat
Sumber : Putri, 2012
Sumber : Afinur, 2003
2. Adaptasi Kimiawi
Selain adaptasi struktural, tumbuhan darat juga mengalami
adaptasi kimiawi, misalnya adalah kutikula. Kutikula
merupakan contoh dari produk sekunder. Selain kutikula masih
banyak produk sekunder yang dihasilkan oleh tumbuhan.

Gambar 4. Lapisan lilin


Sumber : Anonim, 2000
Gambar 5. Metabolisme sekunder
Sumber : Hatta, 2009
3. Adaptasi Sistem Reproduksi
Struktur alat reproduksi pada tumbuhan mengalami adaptasi
untuk mencegah kekeringan pada gamet dan embrio. Pada
tumbuhan darat awal, gamet berkembang pada gametangia
(misalnya pada lumut dan paku). Sedangkan untuk tumbuhan
darat disebut juga embriophyta, karena tumbuhan darat
melindung embrio pada jaringan induknya.

Gambar 6. Gametangia Gambar 7. Embriophyta


Sumber : Campbell, Sumber : Campbell,
3.
Berilah penjelasan mengapa
evolusi Bryofita merupakan
gambaran dari adaptasi
embriofita terhadap
kehidupan darat?
Bryofita merupakan tumbuhan darat pertama
yang memiliki adaptasi terhadap kehidupan
darat yang dibuktikan oleh adanya sporopolenin
dan gametangia berlapis yang melindungi
gamet dan embrio. Bryofita tidak memiliki
jaringan pembuluh maka Bryofita disebut
sebagai tumbuhan non-vaskuler. Namun ada
sebagian kecil bryofita yang memiliki jaringan
pembuluh pengangkutan air. Selanjutnya
tumbuhan mengalami evolusi dengan
kemunculan biji, yaitu struktur yang melindungi
4.
Bagaimanakah perbedaan
antara siklus hidup tumbuhan
lumut dengan siklus
tumbuhan paku?
Gambar 8. Siklus Hidup Lumut
Sumber : Hatta, 2009
Gambar 10. Siklus Hidup Paku
Sumber : Hatta, 2009
Gambar 11. Perbedaan Siklus Hidup Lumut dan Paku
Sumber : Afinur, 2010
5.
Bryofita terdiri atas 3
divisi, sebutkan!
Bryophyta terdiri dari 3 divisi, yaitu :
a. Lumut Daun (Bryophyta)
b. Lumut Hati (Hepatophyta)
c. Lumut tanduk (Anthocerophyta)
a. Lumut Daun
(Bryophyta)
Memiliki ciri-ciri :
1. Memiliki rhizoid
2. Memiliki bagian yang
mirip akar (rhizoid),
batang (cauloid), dan
daun (phylloid)
3. Daun memiliki klorofil
sehingga dapat
melakukan Gambar 11. Hamparan
Lumut Daun
fotosintesis Sumber : Usman, 2012
4. Hidup berkoloni
seperti hamparan
yang lunak
Contoh dari Lumut daun (Bryophyta)

Gambar 12. Bryum


capillare Gambar 13. Polytrichum
Sumber : Maulana, 2012 commune
Sumber : Ristyanto, 2011
a. Lumut Hati
(Hepatophyta)
Memiliki ciri-ciri :
1. Tumbuh ditempat
yang lembab
2. Banyak ditemukan
Mangkuk gemmae
dihutan tropis
3. Tubuhnya terdiri dari
beberapa lobus
4. Siklus hidupnya sama
dengan lumut daun
yaitu memiliki fase
seksual dan aseksual
5. Secara aseksual yaitu Gambar 14. Species lumut
dengan membentuk hati
Contoh dari Lumut hati (Hepatophyta)

Gambar 15. Marchantia polymorpha


Sumber : Usman, 2011
a. Lumut Tanduk
(Anthocerophyta)
Memiliki ciri-ciri :
1. Fase sporofit
tanaman ini
membentuk kapsul
yang memanjang
mirip tanduk
2. Tubuh masih berupa Gambar 16. Anthoceros sp
Sumber : Maulana, 2012
thallus
6.
Bagaimanakah evolusi
siklus hidup pada
tumbuhan vaskuler tak
berbiji?
Evolusi tumbuhan vaskuler
Pada tumbuhan vaskuler, tubuhnya
berdiferensiasi menjadi akar, batang,
dan daun sejati
Pada bagian batang terdapat jaringan
vaskuler yang membentuk sistem
pembuluh angkut
Sistem pembuluh angkut terdiri atas
xylem dan floem
Adaptasi terhadap kehidupan darat
lainya adalah ligni
Gambar 17. Fosil Cooksonia
Tumbuhan vaskuler tak berbiji dimulai
sejak 360 juta tahun silam yaitu pada
mas karbon
Tumbuhan vaskuler tak berbiji, siklus
hidupnya didominasi oleh generasi
sporofit
Generasi gametofitnya sangat kecil
dan terdapat di permukaan tanah
Berkurangnya dominasi generasi
gametofit merupakan bentuk
kecendrungan tumbuhan untuk
beradaptasi dengan kehidupan darat
7.
Tumbuhan vaskuler tak
berbiji terdiri atas 3
divisi, sebutkan!
Divisi
Lycophyta

Divisi
3 divisi tumbuhan
Sphenophyt
vaskuler tak berbiji a

Divisi
Pterophyta
Divisi Lycophyta
Nama lain paku kawat atau
lumut gada
1.000 spesies
Hidup di hutan tropis,
secara epifit pada pohon
Daun sejati berbentuk
mirip rambut dan
batangnya mirip kawat
Rizoma horizontal
Sporofil berkumpul pada
ujung cabang membentuk
struktur berbentuk gada,
disebut strobili Gambar 18. Paku Divisi Lycophyta
Divisi Sphenophyta
Nama lain paku ekor kuda
Yang masih bertahan hanya
15 spesiesdari genus tunggal
Daun mirip kawat, tersusun
dalam satu lingkaran.
Batang mirip ekor kuda, lurus
berlubang memiliki ruas-ruas
Di beberapa ujung batang
terdapat sporifit mirip
kerucut
Epidermis mengandung silika
Jaman dahulu digunakan
sebagai alat penggosok
Gambar 19. Paku ekor kuda
Divisi Pterophyta
Paku sejati
> 12.000 spesies yang dikenal
Jaringan pembuluh yang
terbentang dari akar, batang,
sampai ke daun
Batang tumbuh di dalam
tanah (rimpang)
Daun muda menggulung,
daun majemuk, bertulang
daun yang bercabang-cabang,
bertangkai panjang, memiliki
mesofil dan stomata
Terdapat sorus (kumpulan dari
sporangia)

Gambar 20. Paku sejati


8.
Bagaimanakah perbedaan
antara gametofit
tumbuhan vaskuler tak
berbiji dengan tumbuhan
berbiji?
abel 2. perbedaan tumbuhan vaskuler berbiji dan tidak berbiji

No. Pembeda Tumb. Vaskuler tak Tumb. Vaskuler


Berbiji Berbiji
1 Gamet Jantan (anteridium) Jantan (pollen) dan
dan betina betina (sel ovum)
(arkegonium)
2 Fase gametofit Panjang Pendek
3 Buah dan bunga Tidak ada Ada
4 Ukuran gametofit Kecil Lebih kecil dan
dilindungi oleh
endosperm
5 Letak gametofit Di dalam tanah Di tumbuhan itu
sendiri
9.
Apakah keistimewaan
cara penyebaran
keturunan pada
tumbuhan tak berbiji?
Berikut ini keistimewaan cara
penyebaran keturunan pada
tumbuhan tak berbiji
Spora sangat ringan
Penyebaran spora dapat
melalui angin
Spora bisa hidup di air dan
darat
10.
Sebutkan divisi
Gimnospermae yang
masih ada hingga saat ini
dan divisi manakah yang
paling beraneka ragam?
Terdapat empat divisi
Gimnosperma yang masih ada
sampai saat ini. Keempatnya adalah:
Cycadophyta
Ginkgophyta
Gnetophyta
Coniferophyta
Cycadophyta

Gambar 20.Cycas rumphii (Betina)


(bio,2003)
Ginkgophyta
Gnetophyta

Gambar 21. Gnetum gnemon


Coniferophyta

Divisi Coniferophyta merupakan divisi dari


Gimnosperma yang paling beraneka ragam jenisnya.
Terdapat 68 genus dengan 630 spesies yang termasuk
ke dalam Divisi Coniferophyta

Gambar 22. Coniferophyta


11.
Bagaimanakah bentuk
adaptasi
angiospermae
terhadap kehidupan
darat?
Bentuk adaptasi angiospermae terhadap kehidupan
darat adalah
a. Struktur xilem: xilem berevolusi dari trakeid menjadi
pembuluh lebih terspesialisasi sebagai pengangkut air.

Gambar 22. struktur Xylem


b. Bunga : memiliki 4 lingkaran daun (kelopak,mahkota,
benang sari, putik )
kelopak : melindungi bunga sebelum mekar
Mahkota : berwarna cerah menarik hewan
penyerbuk
Benang sari : organ reproduksi jantan
Putik : organ reproduksi betina

Gambar 23. Struktur bunga


(Kamil, 2014)
c. Buah: modifikasi yang
membantu
penyebaran biji
Menjadi ringan,
berbentuk baling
disebarkan oleh angin
Menjadi duri
menempel pada hewan
atau pakaian manusia
Buah dimakan hewan,
namun tidak tercerna

Gambar 23. Struktur Biji


(Fitriyah, 2012)
d. Siklus Hidup
Semua angiospermae adalah heterospora
Bunga sporofit megaspora : gamet betina
mikrospora : gamet jantan

Gambar 24. Coniferophyta


(Phoel, 2011)
12.
Bagaimana susunan umum
bunga angiosperma
sehingga dikatakan lebih
maju daripada
Gimnosperma ?
Gambar 26. struktur Bunga
(Kamil, 2014)

Gambar 25. struktur stobilus


(Ardiyanto, 2012)
13.
Mengapa siklus hidup
angiospermae dikatakan lebih
maju jika dibandingkan
gymnospermae, pteridopyhta,
dan bryophyta ?
Siklus hidup Pterydophyta
Berkembang biak menggunakan spora
Mempunyai 2 fase, yaitu gametofit dan sporofit
Fase sporofit lebih dominan

Gambar 27.siklus hidup Pterydophyta


(Ardiyanto, 2012)
Siklus hidup Bryophta
Berkembang biak menggunakan spora
Mempunyai 2 fase, yaitu gametofit dan sporofit
Fase gametofit lebih dominan

(Ardiyanto, 2012)
Siklus hidup
Gymnospermae
Berkembang biak
menggunakan
strobilus
Polinasi hanya
dibantu angin
Berumah dua

Gambar 27.siklus hidup


Phoel, 2011
Siklus Hidup Angiospermae
Semua angiospermae adalah heterospora
Bunga sporofit megaspora : gamet betina
mikrospora : gamet jantan

Gambar 27.siklus hidup


Phoel, 2011
Angiospermae
14.
Jelaskan bahwa hewan dan
tumbuhan saling berinteraksi
sehingga satu sama lain saling
mempengaruhi evolusinya !
Gambar 28. bagan evolusi tumbuhan
(Oktari, 2012)
Evolusi angiospermae dipengaruhi oleh
evolusi hewan karena menyesuaikan
kebutuhan makanannya dengan tumbuhan
bunga yang mendominasi pada masa itu
Hewan pemakan tumbuhan pemakan
tumbuhan tertentu (terspesialisasi)
Serangga pencari madu hewan penyerbuk

Gambar 29. hewan penyerbuk


(Admin, 2010)
15.
Bagaimana tumbuhan dapat
berperan dalam
mempengaruhi iklim global di
bumi kita ?
Tumbuhan mempengaruhi iklim di
bumi
CO2 digunakan sebagai bahan fotosintesis
menurunkan jumlah CO2 iklim
menjadi lebih sejuk
Sebagian besar karbon yang digunakan
untuk asimilasi tersimpan di dalam tanah
dalam bentuk sporopolenin, lignin dan lilin
Berdasarkan Postulat Berne, pengaruh
tumbuhan terhadap kadar CO2 melalui
kegiatan akar tumbuhan vaskuler di
dalam tanah
Gambar 27.siklus hidup
Angiospermae