You are on page 1of 30

Gizi dalam Kesehatan

eproduksi
Kelompok 2 Karbohidrat
Karbohidrat
Citra Purnama Lemak
Lemak
Protein
Protein
Sari
Vitamin
Vitamin
Dian Oktavia Mineral
Mineral
Erni Yulinda Keseimbanga
Keseimbanga
nncairan
cairandan
dan
Evi akvila elektrolit
elektrolit
Fitri Sinaga
1. Karbohidrat dan efek nya bagi
kesehatan
Semua karbohidrat berasal dari tumbuh-
tumbuhan melalui proses fotosintesis , dan
karbondioksida (CO2) berasal dari udara dan air
(H2O) dari tanah.
Karbohidrat yang penting dalam ilmu gizi di bagi
dalam dua golongan , yaitu karbohidrat
sederhana dan karbohidrat kompleks.
Karbohidrat sederhana terdiri dari:
a. Monosakarida
Dalam ilmu gizi hanya ada tiga jenis
monosakarida :
Glukosa
Fruktosa
Piramid
a
makana
n
b. Disakarida
b. Disakarida
Pada makanan terdapat dalam tiga jenis yaitu:
Pada makanan terdapat dalam tiga jenis yaitu:
Sukrosa
Sukrosa
Maltosa
Maltosa
Laktosa
Laktosa
Karbohidrat kompleks berupa polisakarida
Karbohidrat kompleks berupa polisakarida
Merupakan senyawa karbohidrat kompleks yang dapat
Merupakan senyawa karbohidrat kompleks yang dapat
mengandung lebih dari 60.000 molekul menosakarida
mengandung lebih dari 60.000 molekul menosakarida
pada susunan nya . Polisakarida yang ada hubungan nya
pada susunan nya . Polisakarida yang ada hubungan nya
dengan ilmu gizi ada tiga jenis yaitu zat pati ,glikogen,
dengan ilmu gizi ada tiga jenis yaitu zat pati ,glikogen,
dan selulosa.
dan selulosa.
Fungsi karbohidrat:
Fungsi karbohidrat:
1.Sumber energi
1.Sumber energi
2.Pemberi rasa manis pada makanan .
2.Pemberi rasa manis pada makanan .
3.Penghemat protein
3.Penghemat protein
4.Membantu pengeluaran feses
4.Membantu pengeluaran feses
Kelebihan dari karbohidrat
Bila makan terlalu banyak karbohidrat
lebih dari pada kesanggupan tubuh untuk
mengubah guna darah menjadi glikogen .
Yang di simpan di dalam hati, maka gula
darah selebih nya itu akan di ubah
menjadi lemak hasil nya akan menjadi
gemuk . Lama kelamaan timbul penyakit
kencing manis apa lagi bila tidak banyak
menggunakan energi seperti latihan gerak
(olah raga).
Kekurangan dari karbohidrat ketosis.
2. Lemak dan efeknya bagi kesehatan
Sumber utama lemak adalah minyak
tumbuh-tumbuhan (minyak kelapa , kelapa
sawit, kacang tanah,kacang kedelai, jagung
dan sebagainya) sumber lemak lain adalah
kacang-kacangan , biji-bijian, daging dan
ayam gemuk, krim, susu, keju dan kuning
telur serta makanan yg dimasak dengan
lemak atau minyak. Sayur dan buah
( kecuali alvokat ) sangat sedikit
mengandung lemak .
Fungsi lemak :
Sumber energi
Sumber asam lemak essential
Alat angkut vitamin larut lemak
Menghemat protein
Lanjutan.
Sebagai pelumas
Memelihara suhu tubuh
Pelindung organ tubuh
Mempertahankan fungsi struktur jaringan tubuh
khususnya jaringan jaringan saraf.

Kelebihan Lemak: Kekurangan Lemak:


1) Obesitas 1) Kehilangan rasa
2) Kemungkinan penyakit kenyang
jantung atau pembuluh 2) Kurang gizi
darah pada masa 3) Perubahan pada kulit
dewasa
3) Gejala penyakit
metabolism lemak
3. Protein dan Efeknya
Kesehatan
Secara umum dikenal dua jenis protein
yaitu protein hewani yang berasal dari
hewan dan protein nabati yang berasal
dari tumbuhan. Protein hewani dapat
diperoleh dari berbagai jenis makanan
seperti ikan, danging, telur dan susu
kambing. Fungsi Protein :
Pertumbuhan dan
pemeliharaan pertumbuhan
Pembentukan ikatan-ikatan
esensial tubuh
Mengatur keeseimbangan air
Memelihara netralitas tubuh
Pembentukan antibody
Mengangkut zat-zat gizi
Kekurangan protein:
-Kwashiorkor pada anak-anak
dibawah 5 tahun (balita)
Ciri-cirinya:
Pertumbuhan Akibat kelebihan protein:
terhambat
Protein secara
Otot-otot berkurang
dan melemah berlebihan tidak
Edema (pada perut, menguntungkan tubuh.
kaki dan tangan) Makanan yang tinggi
Muka bulat seperti protein biasanya tinggi
bulan lemak, sehingga dapat
Gangguan psikomotor menyebabkan obersitas.
-Marasmus adalah Terutama pada bayi
penyakit pada bayi
kelebihan protein akan
(12 bulan pertama)
menimbulkan asidosis,
karena diberi
makanan tambahan. dehidrasi diare, kenaikan
amoniak darah, kenaikan
uneum darah, demam.
4. Vitamin Dan Efeknya Bagi Kesehatan

Vitamin adalah zat-zat organik kompleks yang


dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil dan pada
umumnya tidak dihasilkankan oleh tubuh,
melainkan dari makanan. Vitamin termasuk
kelompok zat pengatur pertumbuhan dan
pemeliharaan kehidupan.

Fungsi Vitamin.
Vitamin berperan dalam beberapa tahap reaksi
metabolisme energi, pertumbuhan dan
pemeliharaan tubuh ,pada umum nya sebagai
koenzim sebagai bagian dari enzim. Sebagian
besar koenzim terdapat dalam bentuk apoenzim,
yaitu vitamin yang terikat dengan protein.
Vit
a
mi
n
Vitamin dalam Makanan:
Kontribusi suatu jenis makanan terhadap
kandungan makanan sehari-hari bergantung pada
jumlah vitamin yang semula terdapat dalam
makanan tersebut. Pada saat panen dan
penyimpanan sejumlah vitamin akan
hilang,tergantung pada suhu, penyingkapan
terhadap udara dan matahari, semakin lama
disimpan semakin banyak vitamin yang hilang.
Pada tahap pemprosesan dan pemasakan
banyak vitamin hilang bila menggunakan suhu
tinggi air perebus di buang permukaan makanan
dalam pemasakan dapat di cegah
Penggolongan dan pemberian nama vitamin
1) Vitamin larut lemak
Vitamin larut lemak diabsorpsi bersama lipid
lain yang membutuhkan cairan empedu dan
a). Vitamin A. b).Vitamin B
Mata merupakan kompleks
bagian tubuh yang yang termasuk
pertama-tama terkena vitamin B kompleks:
akibat kekurangan Vitamin B1 (tiamin)
vitamin A. Karena Vitamin Ba
vitamin ini ikut (riboflavin)
membentuk pigmen di Asam nikotin
retina. Umum nya (niasin)
defisiensi vitamin A Vitamin B6
menimbulkan (Piridoksineo)
gumpalan atau Asam pantoten
larutan selaput lendir Vitamin B12
bola mata. Kolin dan biotin
Asam folik
c). Vitamin C (asam ascorbat)
Vitamin C dari makanan di serap Usus dan
masuk ke dalam peredaran darah terutama melalui
usus kecil dalam beberapa jam setelah makan.
Kadar vitamin C dalam darah sebentar naik karena
zat ini segera di ambil jaringan dan setiap ada
kelebihan segera dikeluarkan melalui ginjal.
d) Vitamin D (Kalsiferol)
Guna vitamin D dalam tubuh adalah mengatur
metabolisme garam dapur, menggiatkan
penyerapan garam dapur dan garam fosfor,
mengatur pembentukan garam fosfor dalam tubuh
yang digunakan untuk pengerasan tulang.
Kekurangan vitamin D mengakibatkan penyakit
rakitis,pada penyakit ini tulang-tulang tetap
lunak,sehingga mudah berubah bentuknya,
kelebihan vitamin menyebabkan keracunan.
Lanjutan....

Gejalanya adalah kelebihan dosorbi vitamin D


pada tulang dan jaringan tubuh. Tanda-tanda
khas adalah hiperkalsemia, seperti lemah, sakit
kepala, kurang nafsu makan, diare, muntah-
muntah, gangguan mental dan pengeluaran
menunjukkan gangguan cerna, rapuh tulang,
gangguan pertumbuhan dan kelambatan
gangguan mental.
e) Vitamin E (Tokoferol)
Dikenal sebagai faktor penting dalam
reproduksi yang dianggap berpengaruh pada
kesanggupan untuk mengadakan keturunan,
kekurangan vitamin E menyebabkan hemolisis
eritrosik dan menyebabkan ganggguan fungsi
pada sum-sum tulang belakang dan retina.
f) Vitamin K (Menadione)
Vitamin K penting artinya
dalam proses pembekuan
darah yang mempengaruhi
pembentukan protrombin
dalam hati. Jika kekurangan
vitamin ini, maka
menyebabkan protrombin
berkurang, akibatnya luka
sukar berhenti mengeluarkan
darah.
5. Mineral dan efeknya bagi
kesehatan
Mineral merupakan bagian dari tubuh dan memegang
peranan penting dalam pemeliharaan fungsi tubuh, dan
metabolisme tubuh. Mineral digolongkan ke dalam mineral
makro dan mikro mineral makro adalah mineral yang
dibutuhkan lebih dari 100 mg sehari, sedangkan mineral
mikro dibutuhkan kurang dari 100 mg sehari. Mineral makro
terdiri dari :
Kalsium (K)
Berperan dalam pembentukan tulang dan gigi dan
memegang peranan penting pada berbagai proses fisiolik
dan biokhemik dalam tubuh.
Kekurangan kalsium pada masa pertumbuhan dapat
menyebabkan gangguan pertumbuhan, tulang kurang kuat,
mudah bengkok, dan rapuh. Jika kelebihan kalsium dapat
menimbulkan gangguan ginjal/ batu ginjal dan susah buang
air besar.
Fosfor (P)
Fosfor berfungsi sebagai klasifikasi tulang dan gigi,
mengatur pengalihan energy, absorsi dan trasportasi zat
Bertindak di dalam
semua sel jaringan Natrium
lunak dengan Merupakan kation
katalisator dalam utama dari cairan
reaksi-reaksi biologic ekstraseluler,
yang berkaitan dengan pengontrolan
Besi
metabolism, energy, osmolaritas dan
Berfungsi sebagai
karbohidrat, lipida dan volume cairan tubuh.
cadangan tidak
lain-lain. memproduksi
Kekurangan hemoglobin dan
magnesium berat ikatan-ikatan besi
menyebabkan kurang lainnya yang
nafsu makan, mempunyai fungsi
gangguan dalam fisiologis.
pertumbuhan, mudah Kekurangan besi
tersinggung, gugup dapat menurunkan
dan gangguan system kekebalan individu,
saraf. Kelebihan sehingga peka
magnesium biasanya terhadap
Kalium Klorida
Merupakan kation penting
di dalam cairan Merupakan anion
intraseluler yang berperan utama dalam
dalam keseimbangan Ph caiaran
dan osmolaritas dalam ekstraseluler dan
jumlah kecil mineral kurang dari 15%
dijumpai dalam cairan
ekstraseluler.
total klorida
Kekurangan kalium terletak
umumnya disebabkan seritraseluler.
karena ekskresi yang Ion klorida juga
berlebihan melalui ginjal, berfungsi
juga dapat terjadi karena
muntah-muntah/ diare
sebagai activator
yang berat. Pengaruh aminase dan
kekurangan kalium penting dalam
Tembaga
Fungsi utama tembaga didalam tubuh adalah
sebagai bagian dari enzim yang mempunyai
berbagai macam peranan berkaitan dengan
reaksi yang menggunakan reaksi oksigen / radikal
oksigen.
Tembaga memegang peranan dalam mencegah
anemia dengan cara (a) membantu absorpsi; (b)
merangsang sintesis hemoglobin; (c) melepaskan
simpanan besi dari periti dalam hati.
Sebagai bagian enzim kiropsinase tembaga
berperan dalam peruban asam amino tiroksin
menjadi melamin, yaitu pigmen ramput dan kulit.
Kekurangan tembaga dapat mengganggu
pertumbuhan dan metabolisme, sedangkan
akibat kelebihan tembaga di dalam hati yang
dapat menyebabkan penumpukan nekrosit atau
serosis hati. Konsumsi dosis tinggi dapat
9. Seng
Pada tikus, kekurangan seng
menimbulkan dermatitis dan keratinisasi
jaringan epitelial termasuk selaput
mukosa. Kekurangan seng dapat pula
berpengaruh terhadap jaringan
testikular tikus, sehingga produksi
testosteron dan gonadotropin menurun.
10. Yodium
Yodium berfungsi sebagai bagian dari
tiroksin dan senyawa lain yang disintesis
oleh kelenjar tiroid.
Fungsi tiroksin termasuk yodium adalah
mengontrol transduksi energi selular.
11.Mangan
Mangan teradapat paling banyak di dalam
tulang, di samping dalam hati pankreas
dan jaringan saluran pencernaan
makanan.
Mangan diperlukan dalam oksidasi
fosforilasi. Mineral ini dapat menggantikan
magnesium sebagai kofakro untuk
fosforalisasi tertentu.
Kekurangan mangan sangat jarang
dijumpai pada manusia tetapi sering
ditemukan pada tikus, ayam, babi dan
sepsis lainnya. Keracunan mangan sering
terjadi pada manusia, terutama mereka
12. Air
Air merupakan zat gizi yang sangat penting bagi tumbuhan. Air
merupakan kompinen utama dari semua struktur sel dan merupakan
media kelangsungan proses metabolisme dan reaksi kimia di dalam
tubuh. Air yang tersedia bagi tubuh termasuk yang terdapat dalam
makanan cair maupun padat yang dikonsumsi, serta air yang
terbentuk di dalam sel sebagian hasil proses oksidasi makanan.
a.Air dan Cairan Tubuh
Cairan tubuh merupakan media semua reaksi kimia di dalam sel.
Tiap sel mengandung cairan intraseluler (cairan di dalam sel) yang
komposisinya paling cocok untuk sel tersebut dan berada didalam
cairan ekstraseluler (cairan di luar sel). Semua cairan tubuh setiap
waktu kehilangan dan mengalami pergantian bagian-bagiannya.
Namun komposisi cairan dalam tiap kompartemen dipertahankan
agar selalu berada dalam keadaan homeostatis/tetap.
b. Fungsi Air
Air mempunyai berbagai fungsi didalam proses vital tubuh pelarut
dan alat angkut. Air di dalam tubuh berfungsi sebagai pelarut zat-zat
gizi dan hormon ini dibawa ke seluruh sel yang membutuhkan.
c. Keseimbangan Air
Keseimbangan cairan tubuh adalah keseimbangan antara
jumlah cairan yang masuk dan keluar tubuh. Melalui
mekanisme keseimbangan, tubuh berusaha agar cairan di
dalam tubuh setiap waktu berada di dalam tubuh setiaap
waktu berad di dalam jumlah yang tetap / konstan.
d. Pengaturan Konsumsi Air
Konsumsi air diatur oleh ginjal dan otak. Hipotalamus
mengatur konsentraasi garam di dalam darah. Bila terlalu
banyak air keluar dari tubuh. Volume darah dan tekanan darah
akan turun sel-sel ginjal akan mengeluarkan enzim rennin.
e. Sumber Air
Di samping sumber air yang nyata berupa air. Sebagian
besar buah dan sayuran mengandung sampai 95% air.
Sedangkan daging, ayam, dan ikan sampai 70 80% . air juga
dihasilkan di dalam tubuh sebagai hasil metabolisme energi.
Keseimbangan Cairan dan
Elektrolit
Tubuh harus mampu memelihara konsentrasi semua elektrolit
yang sesuai di dalam cairan tubuh, sehingga tercapai
keseimbangan cairan dan elektrolit. Pengaturan ini penting
bagi kehidupan sel karena sel harus secara terus menerus
berada di dalam cairan dengan komposisi yang benar baik
cairan di dalam maupun di luar sel.
Sel-sel tubuh mengatur ke mana garam harus bergerak
dengan demikian menetapkan ke mana cairan tubuh harus
mengalir, karena dengan cairan mengikuti garam,
kecenderungan air mengikuti garam dinamakan.osmosis.
a. Disosiasi Garam Dalam Air
Bila garam larut dalam air misalnya garam NaCl, akan terjadi
disosialisasi sehingga terbentuk ion-ion berawalan positif
dan negatife. Ion positif dinamakan kation dan ion negative
dinamakan anion. Ion mengandung air dan garam dalam
keadaan disosialisasi dinamakan larutan elektrolit . Dalam
semua larutan elektrolit, ada keseimbangan antara
konsentrasi anion dan kation.
Manusia membutuhkan air untuk hidup
b.Daya Tarik Elektrolit Terhadap Air
Tubuh menggunakan elektrolit untuk mengatur
keseimbangan cairan tubuh. Sel-sel tubuh memilih
elektrolit untuk ditempatkan diluar (terutama natrium
dan klorida) dan di dalam sel (terutama kalium,
magnesium, fosfat dan sulfat). Molekul air karena bersifat
polar, menarik elektrolit. Molekul air bersifat nol, sisi
oksigennya sedikit bermuatan negative, sedangkan
hidrogennya sedikit bermuatan positif. Oleh sebab itu
dalam suatu larutan elektrolit baik ion positif mau pun
ion negatife menarik molekul air di sekitarnya.
c.Pemeliharaan Keseimbangan Cairan Tubuh dan Elektrolit
Jumlah berbagai jenis garam di dalam tubuh hendaknya
dijaga dalam keadaan konstan. Bila terjadi kehilangan
garam dari tubuh, maka harus diganti dari sumber diluar
tubuh yaitu makanan dan minuman.
d. Ketidakseimbangan Cairan dan Elekrolit
Secara normal tubuh mampu mempertahankan diri
dari ketidakseimbangan cairan dan elektrolit. Namun
ada jalannya tubuh tidak mampu mengatasinya. Ini
terjadi bila kehilangan terjadi dalam jumlah banyak
sekaligus seperti pada muntah-muntah, diare,
berkeringat luar biasa, terbakar, luka / perdarahan
dan sebagainya. Dalam keadaan ini elektrolit pertama
yang hilang adalah natrium ekstraseluler utama
dalam tubuh. Biasanya perlu segera diberikan cairan
elektrolit. Cairan elektrolit yang paling sederhana dan
dikenal masyarakat adalah oralit atau larutan gula
garam (LGG). Bila terjadi ketidakseimbangan cara
dan elektrolit perlu segera dilakukan tindakan medis
khusus
hank U