You are on page 1of 18

PRESENTASI

KASUS

Kalazion superior

Oleh
Melati nurul utami

Preceptor
dr. H. Yul Khaizar, Sp. M
LAPORAN KASUS

IdentitasPasien
Nama: Wartini
JenisKelamin : Perempuan
Umur : 45 tahun
Pekerjaan : Petani
Agama : Islam
Suku/bangsa : Jawa/Indonesia
Alamat : Surya mataram, Sukadana
Tgl Masuk : 16 Mei 2016
Anamnesis (autoanamnesis)

KeluhanUtama:
Kelopak mata kiri pasien terdapat benjolan, dan gatal.

Keluhan tambahan:
Mata kiri terasa mengganjal ketika berkedip, dan terasa berat sejak 2
bulan terakhir.

Riwayat Penyakit Sekarang :


OS mengeluh terdapat benjolan pada kelopak mata kiri atas yang
semakin membesar, terasa gatal. Sejak 2 bulan yang lalu OS juga
mengeluhkan mata kirinya terasa mengganjal ketika berkedip dan
berat, yang mengganggu pekerjaan. Sebelum ke rumah sakit, pasien
pergi berobat ke mantri di puskesmas setempat.
Riwayat Penyakit Dahulu:
Sebelumnya pasien sudah pernah mengalami penyakit mata seperti ini
pada mata kanannya 1 tahun yang lalu. Riwayat penyakit diabetes
melitus dan hipertensi disangkal serta tidak ada riwayat trauma.
Riwayat Penyakit Keluarga :
Anggota keluarga tidak ada yang mengalami penyakit serupa, penyakit
diabetes mellitus dan hipertensi pada keluarga disangkal.
PemeriksaanFisik

Status Present
Keadaan Umum : Baik
Kesadaran : Compos mentis
Tanda vital
TD : 140/80 mmHg
HR : 80 x/m
RR : 20 x/m
Temperatur : 360C

Status Generalis
Kepala : Normocephal
Thoraks : Dalam batas normal.
Abdomen : Dalam batas normal.
Ekstremitas : Dalam batas normal.

Status Oftamologi

Oculus Dextra Oculus Sinistra


(OD) (OS)
6/60 Visus 6/60
Tidak dilakukan Koreksi Tidak dilakukan
Dalam batas Supersilia Dalam batas
normal normal
Edema Palpebra Edema (+),
(-),spasme (-) superior spasme (+)
Edema Palpebra Edema (-),
(-),spasme (-) inferior spasme (-)
Tidak ada Silia Tidak ada
kelainan kelainan
Orthoforia, Bulbus Oculi Orthoforia,
eksoftalmus (-), eksoftalmus (-),
strabismus (-) strabismus (-)
Bebas ke segala Gerak bola Bebas ke segala
arah mata arah
Injeksi konjungtiva (-) Konjungtiva Bulbi Injeksi konjungtiva (-)
Sekret (-) Konjungtiva Fornices Sekret (-)

Hiperemi (-), Sikatrik (-) Konjungtiva Palpebra Hiperemi (-), Sikatrik (-)

Siliar injeksi (-) Sklera Siliar injeksi (-)


Terdapat benda asing Kornea Jernih,
Infiltrat (-) Infiltrat (-)
Ulkus (-) Ulkus (-)

Kedalaman cukup, COA Kedalaman cukup,


Bening Bening
Kripta (+), Iris Kripta (+),
Warna: coklat Warna: coklat
Bulat, regular, sentral, diameter 3 mm, Pupil Bulat, regular, sentral, diameter 3 mm,
refleks cahaya (+) refleks cahaya (+)

Shadow test (-) Shadow test Shadow test (-)


Jernih Lensa Jernih
Tidak diperiksa Fundus Refleks Tidak diperiksa
Tidak diperiksa Corpus vitreum Tidak diperiksa
Tidak dilakukan Tekanan bola mata Tidak dilakukan

Dalam batas normal Sistem Canalis Dalam batas normal


Lakrimalis
Resume

Osdatang ke Poliklinik Mata RSUD Jend. A. Yani


dengan keluhan kelopak mata kiri terdapat
benjolan yang semakin membesar, gatal, dan perih
sejak 2 bulan yang lalu. Selain itu, pasien
mengeluh mata kanan terasa mengganjal ketika
berkedip dan berat. Pasien sudah pernah sakit
seperti ini pada kelopak mata kanannya setahun
yang lalu. Sebelum ke rumah sakit, pasien pergi
berobat ke mantri. Pada pemeriksaan oftalmologi
didapatkan pada Os, visus 6/60 kedua mata, pada
palpebra superior sinistra terdapat benjolan
mengkilat merah.
Diagnosa Banding
OS Hordeolum eksternum
OS Kista Aterom
OS Blefaritis Superfisial

Anjuran Pemeriksaan
Slit lamp

Diagnosis
Kalazion superior okuli sinistra

Prognosis
Quo ad vitam : Ad Bonam
Quo ad functionam : Dubia ad bonam
Quo ad sanationam : Dubia ad bonam

Penatalaksanaan
Non Medikamentosa
Ekskokleasi kalazion
Mata kiri ditetesi pantokain 2% sebanyak 2 tetes
Obat anestesia infiltrat disuntikan di bawah kulit di depan
kalazion
Kalazion dijepit dengan klem dan kemudian klem dibalik
sehingga konjungtiva tarsal dan kalazion terlihat
Dilakukan insisi tegak lurus margo palpebra dan
kemudian isi kalazion dikuret sampai bersih.
Klem dilepas dan diberi salep antibiotik mata
Tutup mata kiri dengan perban kasa

Medikamentosa
Cendo polydex 5mg eyedrop 1tetes/4 jam
Amoxicillin tab 3x500mg
Ciprofloxacin tab 2x4mg

Edukasi
Istirahat mata dan badan
Tidak boleh terkena air
Minum obat teratur
TINJAUAN PUSTAKA

Anatomi mata
Palpebra

Palpebra terdiri atas palpebra superior dan inferior. Palpebra


superior berakhir pada alis mata; palpebra inferior menyatu
dengan pipi.

Pada kelopak terdapat bagian-bagian:

1. Kelenjar :
Kelenjar Sebasea
Kelenjar Moll atau Kelenjar Keringat
Kelenjar Zeis pada pangkal rambut,
berhubungan dengan folikel rambut dan juga
menghasilkan sebum
Kelenjar Meibom (Kelenjar Tarsalis) terdapat
di dalam tarsus. Kelenjar ini menghasilkan
sebum (minyak).
2. Otot
Kalazion

Kalazion adalah peradangan


granulomatosa kelenjar meibom
yang tersumbat, sehingga
mengakibatkan pembengkakan yang
tidak sakit pada mata

penyebab kalazion adalah idiopatik,


tetapi ada yang menyebutkan
bahwa penyebabnya adalah
berhubungan dengan blefaritis
kronik.
Patofisiologi
Kerusakan lipid yang mengakibatkan
tertahannya sekresi kelenjar,kemungkinan
karena enzim dari bakteri, membentuk
jaringan granulasi dan mengakibatkan
inflamasi.

mengakibatkan perubahan bentuk bola mata


akibat tekanan dari kalazion tersebut
sehingga terjadi kelainan refraksi pada mata.
Diagnosis
Diagnosa kalazion yaitu dengan melakukan :
Anamnesa identitas, keluhan dari kalazion
yang disebutkan sebelumnya, riwayat
penyakit sekarang, riwayat penyakit
sebelumnya, riwayat penyakit keluarga,
riwayat pengobatan, dan riwayat kebiasaan.
Pemeriksaan mata seperti visus, tekanan intra
ocular, kedudukan bola mata,pergerakan,
palpebra, konjungtiva, sclera, kornea, camera
okuli anterior,iris, pupil, serta lensa.
Penatalaksanaan
Kompres hangat dilakukan empat
kali sehari untuk mengurangi
pembengkakan dan memudahkan
drainase kelenjar.
Pemberian antibiotic diperlukan jika
dicurigai adanya infeksi bakteri.
Ekskokleasi kalazion
ANALISA KASUS

Dari pemaparan status pasien di atas, apakah penegakan diagnosa kasus tersebut
sudah tepat?

Berdasarkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik yang dilakukan pada pasien, dapat
ditegakkan diagnosa Kalazion superior os sinistra. Diagnosa sudah tepat dikarenakan :
Pada anamnesis didapatkan keluhan utama yaitu terdapat benjolan pada kelopak mata
kiri bagian atas, tidak terasa nyeri. Keluhan sudah dirasakn sejak 2 bulan.
Pemeriksaan oftalmologi didapatkan palpebra superior sinistra tampak terdapat
spasme dan edem dikarenakan adanya benjolan. Benjolan melekat pada tarsus akan
tetapi lepas dari kulit, pada ujung kelenjar meibom terdapat masa dari sekresi yang
tertahan.
Hal yang didapatkan pada anamnesis dan pemeriksaan oftalmologi sesuai dengan
gejala dan tanda yang ada pada kalazion pada mata. Sesuai dengan kepustakaan
bahwa kalazion merupakn peradangan pada kelenjar meibom/zeis yang tersumbat.

Apakah penatalaksanaan pada kasus ini sudah tepat?

Penatalaksanaan pada kasus ini sudah tepat berupa


ekskokleasi kalazion. Sesuai dengan teori yang
menyebutkan bahwa pembengkakan yang tidak berakhir
dalam beberapa minggu atau muncul gejala penglihatan
kabur, maka dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat
kalazion. Jika penampilan kalazion mengganggu pasien,
operasi juga akan menjadi indikasi. Setelah dilakukan
tindakan tersebut pasien juga diberikan beberapa macam
obat antibiotik baik topikal maupun sistemik untuk
mencegah terjadinya infeksi setelah proses ekskokleasi.
END