You are on page 1of 17

ACUTE COMPLICATION OF DM

HONK (HIPEROSMOLAR NON-


KETOTIK)

Tugas : dr. Femiko Sp. PD


Oleh : Edwin Maulana
DEFINISI
Suatu sindrom yang ditandai dengan
hiperglikemia berat,
hiperosmolar, dehidrasi berat
tanpa ketoasidosis, disertai
penurunan kesadaran ,
merupakan komplikasi akut dari
DM.
EPIDEMIOLOGI

HONK lebih sering pada usia tua dan DM


type 2
KAD Lebih sering pada usia muda dan DM
type 1
ETIOLOGI
Utama infeksi.
Faktor pencetus lain :
Cerebrovascular Accident
Penyalahgunaan alcohol
Pankreatitis
Infrak Miokard
Trauma
DM tipe 1 onset baru
Pemakaian insulin dosis tidak adekuat
DM tipe 2 usia lanjut yang kurang cairan
Obat2an :
kortikosteroid
thiazide
obat2 simpatomimetik (dobutamine dan terbutaline)
PATOFISIOLOGI
DIAGNOSIS
ANAMNESIS
HONK onset mulai beberapa hari
KAD mendadak.
Gambaran klinis klasik :
poliuri, polidipsi dan polifagi
BB dalam waktu singkat
mual muntah
nyeri perut
dehidrasi
badan lemas
pandangan kabur
gangguan kesadaran apatis sampai koma.
DIAGNOSIS
PEMERIKSAAN FISIK:
Turgor kurang, bibir dan kulit kering
Pernafasan Kussmaull ( pada KAD )
Takhikardi
Hipotensi
Syok hipovolemik
Gangguan kesadaran dari apatis sampai koma
DIAGNOSIS
Pemeriksaan penunjang
Kadar glukosa > 600 mg
Aseton negatif
Hipernatremia
Hiperkalemia
Bikarbonat > 17,4 mEq
KRITERIA DIAGNOSIS
Hiperglikemia > 600 mg/dL
Osmolalitas serum > 350 mOsm/Kg
pH > 7,3
Bikarbonat serum > 15 mEq
Anion gap normal
DIAGNOSIS BANDING
KAD (Keton Asidosis Diabetikum)
PENATALAKSANAAN
Pengobatan utama adalah rehidrasi dengan
menggunakan cairan, yaitu :
NaCl diguyur
Glukosa 5% diberikan waktu kadar glukosa
darah sekitar 200-250 mg/dL. Infus glukosa
5% harus disesuaikan untuk
mempertahankan kadar glukosa darah 250-
300 mg/dL agar risiko edema serebri
berkurang.
PENATALAKSANAAN
INSULIN diberikan untuk menurunkan
kadar glukosa darah
KOREKSI KALIUM
MENGHINDARI INFEKSI SEKUNDER
PENATALAKSANAAN
Pemberian cairan awal untuk stabilisasi
hemodinamik pasien (1-3 L 0,9% Saline dalam
2-3 jam pertama ) Kemudian 0,45% saline
250-500 mL /jam
Insulin bolus IV 0,1 unit /KgBB /jam, jik gula
darah tidak turun maka naikan kecepatan 2X
lipat nya
Jika gula darah sudah sekitar 250-300 mg/dL
berika infus D5% dan insulin infus 0,05-0,1
unit/KgBB/Jam (Longo et all, 2011)
Penatalaksanaan
Infus insulin terus dilanjutkan hingga pasien
dapat kembali makan seperti biasa dan dapat
diberikan insulin SC
PROGNOSIS
Angka kematian karena HONK lebih banyak
dari KAD karena insiden lebih sering pada
usia lanjut dan berhubungan dengan
penyakit kardiovaskular atau penyakit utama
lainnya, dan dehidrasi
Angka kematian berkisar antara 30-50%
TERIMA KASIH
Daftar pustaka
Kapita selekta kedokteran
Buku Ilmu kedaruratan penyakit dalam
Fisiologi Sherwood
Harrison internal medicine