Вы находитесь на странице: 1из 13

BENTUK BENTUK

MOTIVASI DI SEKOLAH
Oleh :

Kelompok 6 :
Atik Nur Latifah (155062)
Diana Pratiwi M. (155134)
Diyah Agustin R. (155038)
Imam Chusain B. R (155051)
motivasi adalah serangkaian usaha untuk
menyediakan kondisi-kondisi tertentu,
sehingga seseorang itu mau dan ingin
melakukan sesuatu, bila ia tidak suka, maka
akan berusaha untuk meniadakan atau
mengelakkan perasaan tidak suka itu

- Sadirman -
BENTUK BENTUK MOTIVASI DI SEKOLAH

Menurut Sardiman (2000 : 90) ada beberapa


bentuk dan cara menumbuhkan motivasi dalam
kegiatan belajar di sekolah, yaitu :
1. Memberi angka
2. Hadiah
3. Kompetisi
4. Harga Diri
5. Mengetahui hasil
6. Pujian
7. Hukuman
8. Hasrat untuk belajar
9. Minat
10. Tujuan yang diakui
Memberi nilai dalam bentuk angka kepada
peserta didik.

Bentuk ini merupakan yang paling banyak


memberi motivasi kepada peserta didik,
karena nilai sendiri menjadi hal yang
penting bagi sebagian besar mereka.
2. Hadiah
Pemberian Hadiah sebagai apresiasi dan
penghargaan.

Ini bisa menjadi penyemangat tersendiri


bagi peserta didik untuk meningkatkan
belajarnya.

Namun, terkadang juga tidak menjadi hal


yang menarik.
3. Kompetisi

Persaingan Individu dan kelompok


mampu meningkatkan gairah serta
semangat peserta didik.

Karena menjadi pemenang itu memiliki


kebanggaan tersendiri
4. Harga Diri

Seseorang akan berusaha dengan segenap


tenaga untuk meningkatkan prestasinya
serta menjaga citra dirinya.
5. Mengetahui Hasil

Mengetahui hasil akan membentuk grafik


perkembangan dirinya.

Ketika peserta didik sadar grafik meningkat,


akan timbul semangat belajar, dan ketika
grafik mengalami penurunan akan
menimbulkan motivasi untuk usaha
peningkatan.
6. Pujian

Sebagai bentuk Penguatan positif


(reinforcement positif) sekaligus
motivasi.

Penempatan pujian harus tepat.


7. Hukuman
Hukuman merupakan Penguatan Negatif,
namun ini bisa menjadi alat motivasi yang
handal jika digunakan secara tepat.

Sehingga guru harus mampu mengerti


prinsip-prinsip pemberian hukuman.
8. Hasrat Untuk Belajar
Hasrat untuk belajar, berarti ada
unsur kesengajaan, ada maksud
untuk belajar.

disinilah guru bertugas untuk


menimbulakn unsur kesengajaan
itu pada peserta didik.
9. Minat
Membankitkan adanya suatu kebutuhan
Menghubungkan dengan persoalan
pengalaman yang lampau
Memberi kesempatan untuk hasil yang baik
Menggunakan berbagai macam bentuk
mengajar

Yang terpenting adalah guru harus mampu


menimbulkan rasa ingin tahu / penasaran dari
peserta didik. Karena itu bisa menjadi alasan
dan usaha keras peserta didik dalam mencari
informasi yang dibutuhkan.
10. Tujuan yang diakui
Rumusan tujuan yang diakui dan diterima
dengan baik oleh siswa akan merupakan alat
motivasi yang sangat penting

Memahami tujuan yang harus dicapai, dirasa


sangat berguna dan menguntungkan akan
timbul gairah untuk belajar.