You are on page 1of 24

PRINSIP PENATALAKSAAAN

GANGGUAN PENGGUNAAN
NAPZA
Materi Inti 2
Kementerian Kesehatan
2017
Umum Khusus
TUJUAN
PEMBELAJARAN Menjelaskan
prinsip dan
Memahami konsep dasar
prinsip
penatalaksanaan
gangguan
penggunaan Menjelaskan
Napza modalitas terapi
Ggn
mental

PENDAHULUAN
Efek penggunaan napza Ggn
sosial NAPZA Ggn fisik
bersifat kompleks

Ggn
psikologi
s
Ggn
mental

PENDAHULUAN
Ggn
Efek penggunaan napza sosial NAPZA Ggn fisik
bersifat kompleks
Penatalaksanaan harus
bersifat komprehensif
Ggn
psikolog
is
Kontinuum penggunaan Napza
Abstinen
TUJUAN TERAPI
GANGGUAN
PENGGUNAAN NAPZA
Reduksi
relaps

HR
Sasaran : Setting:

KONSEP DASAR PROSES


TERAPI - Pemakaian
zat
Rawat Jalan
- Kondisi
medis
penyerta
Rawat Inap
- Psikososial
Tidak ada bentuk terapi yang ideal untuk semua
individu
Jaminan ketersediaan sepanjang waktu

KONSEP DASAR PROSES Bersifat komprehensif


TERAPI Penilaian berkesinambungan
Mempertahankan retensi
Konseling
Harus memperhatikan : Medikasi
Detoksifiaksi merupakan tahap awal proses terapi
Kemungkinan relaps
Program jangka panjang
Intervensi Intervensi
Medis psikososial

Program
Setting Rawat Detoksifikasi
Psikoterapi

Jalan
Terapi
Konseling
simtomatik

Terapi
rumatan

Terapi kondisi
medis
penyerta
Medis Psikososial

Rawat jalan
Setting Rawat TC
Inap
Kondisi Rehab
gawat pendekatan
darurat filosofis

RS
Terapi awal
PROGRAM Tujuan :
DETOKSIFIKASI Mengurangi keparahan gejala putus zat
Mengurangi potensi self medication
Menyusun rencana terapi jangka panjang
Mempersiapkan proses terapi selanjutnya
TERAPI SIMTOMATIK Bila terapi detoksifikasi tidak tersedia
Sesuai dengan gejala yang muncul, termasuk
gejala kedaruratan medis
Dapat membahayakan
INTOKSIKASI AKUT
Atasi kondisi gawat darurat perhatikan
ABC
Berikan antidot bila tersedia
Terapi simtomatik
Timbul akibat pemberhantian penggunaan
PUTUS ZAT zat
Dapat disertai delirium, misal : alkohol
Pada kondisi yang parah pertimbangkan
untuk rawat inap
GANGGUAN PSIKOTIK
Muncul < 2 minggu penggunaan zat
Berlangsung minimal 48 jam hingga kurang
dari 6 bulan
Diberikan terapi antipsikotik
Umumnya tidak perlu rawat inap
GANGGUAN MOOD
Terapi :
Gol Benzodiazepin Hati2 !!!
Gol Antipsikotik tipikal dosis rendah
Gangguan Cemas / Panik Haloperidol 0,5 mg
Trifluoperazine 1 mg
Harus rawat inap
Terapi :
GANGGUAN MOOD Gol Benzodiazepin
Gol Antipsikotik
Depresi berat dan Gol Antidepresan pertimbangkan
percobaan bunuh diri pemberian pada episode depresif berat
Diberikan setelah detoksifikasi
Menggunakan zat agonis atau antagonis
Bersifat spesifik
TERAPI RUMATAN Sediaan :
Opioida
Full agonis :metadona,
Partial agonis : bufrenorfin
Antagonis : nalokson, naltrekson
Tembakau
Varenicline
TERAPI KONDISI MEDIS Kondisi medis
Psikologis/psikiatrik
PENYERTA umum
IMS Dual diagnosis
BBV Pertimbangkan
TB rujukan
RS TC

TERAPI RESEDENSIAL General hospital Diselenggarakan


based program oleh masyarakat
RSJ Bersifat murni
RS khusus
Tujuan :
Menurunkan konsekuensi yang merugikan
Tidak bertujuan untuk abstinensia
HARM REDUCTION
Contoh :
LASS
Education, outreach program and bkeasch kits
Tolerance area
Kawasan bebas asap rokok
1. Pilih 4 orang yang berperan menjadi
klien
Pasien dengan penggunaan ganja rekreasional
Pasien dengan penggunaan ekstasi setiap
PENUGASAN akhir pecan
Pasien dengan penggunaan heroin suntik
(ketergantungan)
Pasien dengan alkohol yang merugikan
Setiap orang pasien diberikan selembar kertas
kosong
2. Tempelkan 2 Kertas flipchart di dinding (
Rawat Inap dan Rawat Jalan)
3. Bagi peserta lainnya menjadi 6 kelompok :
Kelompok Terapi detoksifikasi
Kelompok Terapi Simtomatik
Kelompok Terapi Rumatan
Kelompok Terapi Komorbiditas
PENUGASAN
Kelompok Terapi Konseling
Kelompok Terapi Psikoterapi
4. 4 orang klien berkeliling ke 6 meja tersebut. Pada
setiap meja berikan alasan diberikan atau tidak
diberika terapi tersebut kepada klien
5. Tempelkan hasil terapi dari 4 orang klien tersebut di
kertas flipchart rawat inap atau rawat jalan
6. Diskusikan
Penatalaksanaan gangguan napza bersifat
KESIMPULAN komprehensif
Harus disesuaikan dengan tujuannya
Setting rawat jalan dan rawat inap
Berkesinambungan