Вы находитесь на странице: 1из 25

PENYIMPANAN BEBIJIAN

DEPARTEMEN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN


FATETA-IPB
Pendahuluan

Bebijian:
Serealia
Leguminosa/pulse
Lain-lain (kopi, kakao, biji kapas, dll)

Karakter penting bebijian


Kadar air
Daya tumbuh
Respirasi
Densitas kamba
Sudut curah
KARAKTER BEBIJIAN

Kadar Air
Aw aman
Ekonomis ?
Daya tumbuh dan respirasi
Aktivitas hidup
Kadar air dan Suhu (pengeringan/penyimpanan)
Loss/kehilangan
Densitas kamba dan sudut curah
Menghitung luas area penyimpanan
Sifat fisik lain
Konduktivitas panas
Densitas kamba beberapa bebijian
Komoditas Densitas kamba
g/ml Kg/m3
Beras sosoh 0,80 0,90 800 - 900
Jagung pipil 0,64 0,75 640 750
Sorgum 0,65 0,78 650 780
Gandum 0,68 0,83 680 830
Tepung kedelai 0,49 0,56 490 560
Kedelai 0,40 0,54 400 545
Bunga cengkeh 769

Sudut curah beberapa bebijian


Komoditas Sudut curah (derajat)
Jagung pipil 27
Sorgum 33
Gabah 36
Kedelai 29
Gandum 28
Ekonomi penanganan dan penyimpanan bebijian

Pentingnya penyimpanan bijian


Bijian adalah sumber pangan terpenting
Produksi musiman, konsumsi tiap saat

Biaya dan keuntungan penyimpanan


Biaya gudang
Biaya buruh dan supervisi
Biaya pengendalian hama dan penyakit
Biaya akibat kehilangan selama penyimpanan
Biaya modal untuk pembelian bebijian
Keuntungannya adalah stabilitas suplai dan harga

Siapa harus menyimpan dan mengapa?


Petani, u/ pangan, benih, tabungan
Pedagang, u/ posisi tawar, hemat biaya angkut, dsb
Industri pengolah
Pemerintah, u/ stabilisasi harga dan stok nasional,
menjamin keamanan pangan
KERUSAKAN BEBIJIAN
Kerusakan bijian merupakan akibat sifat bebijian dan
interaksi bijian dengan lingkungan
Pergerakan udara aerasi dan perpindahan uap air
dalam ruang penyimpanan
Titik-titik pengembunan pada bijian dalam silo saat
musim gugur dan musim dingin
Kualitas dan pemutuan bebijian

Pendahuluan
Kualitas dan pemutuan dengan standar (ISO, JIS,
SNI, dll)
Keuntungan penggunaan standar
Bijian memenuhi standar, harga lebih baik
Memudahkan pemasaran
Menjaga keseragaman mutu
Menekan bahaya akibat sanitasi yang kurang baik
Kelemahan penggunaan standar
Standar nasional yang bersifat lokal mungkin tidak
diterima di negara lain sehingga membatasi
pemasaran
Perlu biaya untuk memenuhi standar
KARAKTERISTIK KUALITAS BEBIJIAN

Kualitas intrinsik
Warna
Komposisi kimia
Densitas kamba
Bau dan aroma
Bentuk dan ukuran

Kualitas induced
Umur
Keutuhan bijian
Biji kosong atau biji mengapur
Benda asing
Infestasi hama/penyakit
Tercampurnya varitas
Kadar air
Contoh standar
bijian
Table 3.3. International Standard - Wheat - Specification ISO 7970: 1989

Maximum tolerances (% m/m):


Foreign or deteriorated odour, additives, toxic substances 0
Pesticide residues, other contaminants National limit or
Codex limit
Living insects 0
Moisture content 15.5*
Bulk density, minimum (kg/hl) 70
Damaged grain 15
of which

Broken grain 7
Shrivelled grain 8
Unsound grain 1
Grain attacked by pests 2
Other cereals 3
Extraneous matter 2
Inorganic material 0.5
Harmful and/or toxic seeds, bunted grains and ergot 0.5
Ergot 0.05
Falling number, minimum 160
Table 3.4. Codex Standard for Maize (Corn) Codex Stan 153-1985
Maximum tolerances (% m/m)

Abnormal or foreign odour 0


Moisture content 15.5
Blemished grain 7
of which
diseased grain 0.5
Broken kernels 6
Other grains 2
Foreign matter 2
of which
inorganic matter 0.5
Filth 0.1
Toxic or noxious seed, heavy metals, Microorganisms free from
or poisonous or deleterious substances amounts
hazardous to
health

Source: Codex Alimentarius Commission


Penyimpanan di tingkat petani/pedesaan
Penyimpanan tradisional
Penyimpanan sementara
Aerial storage : bijian utuh dengan tongkol/tangkai diikat
dan digantung (di luar/dalam bangunan)
Ditumpuk di tanah atau lantai jemur
Ditumpuk di atas dasar kayu
Penyimpanan untuk waktu lama
Keranjang bambu atau rotan
Gentong/wadah dari gerabah
Peti
Penyimpanan bawah tanah
Penyimpanan alternatif
Penyimpanan dalam karung
Penyimpanan dalam drum plastik atau logam
Peyimpanan dalam berbagai tipe solid wall bin
Aerial storage
Tidak cocok untuk penyimpanan yang terlalu
sedikit atau terlalu banyak
Tidak memberi perlindungan thd iklim, hama dan
pencurian
Ditumpuk di tanah atau lantai jemur
Dilakukan selama menunggu proses
(pengeringan, penggilingan) atau transportasi
Terbuka terhadap serangan hama, pencuri dan
iklim
Ditumpuk di atas dasar/landasan kayu
Tinggi landasan 1 m (diluar bangunan) atau 35-40
cm (di dalam bangunan)
Dapat dilengkapi dengan pemanas udara di
bawah landasan untuk membantu pengeringan
Keranjang bambu atau rotan (=lumbung)
Dengan atau tanpa tutup
Diletakkan 40-50 cm di atas tanah
Tidak melindungi dari hama serangga

Wadah gerabah
Dengan atau tanpa tutup
Dapat melindungi dari serangga dan iklim
Jika bijian kering dapat tahan lama
Penyimpanan bawah tanah
Keunggulan:
1. Memberi perlindungan dari serangga dan pengerat;
2. Biaya konstruksi lebih murah daripada konstruksi di
atas tanah untuk kapasitas sama;
3. Suhu penyimpanan relatif lebih rendah dan konstan;
4. Tidak nampak sehingga aman dari pencurian;
5. Tidak perlu inspeksi rutin.
Kelemahan
1. Konstruksi dan penggalian perlu banyak tenaga kerja;
2. Kondisi penyimpanan memberi pengaruh buruk
terhadap viabilitas; bijian yang disimpan hanya untuk
keperluan konsumsi;
3. Jika disimpan lama, bijian berbau fermentasi;
4. Pengambilan bijian yang disimpan perlu banyak
tenaga kerja dan berbahaya akibat akumulasi CO2di
dalam lubang jika tidak terisi penuh;
5. Sulit melakukan inspeksi;
6. Resiko penetrasi air dari tanah, bijian di atas dan
yang kontak dengan dinding berkapang
Perbaikan untuk penyimpanan tradisional
Penguatan konstruksi
Dengan konstruksi beton (mahal)
Dengan bahan yang bersifat perekat
Dengan rangka besi
Menekan masuknya air dari lingkungan
Memberi lapisan beton (mahal)
Memberi lapisan berupa lembaran plastik
Memberi lapisan flintkote
Pengamanan dari pencurian
Melengkapi dengan kunci pengaman
Berbagai tipe
bin

Burkino bin
The "Dichter"
concrete stave bin

Pusa bin
Berbagai
tipe bin

Ferrocement bin for rice,


Thailand
500 kg butyl rubber/weldmesh silo
for cowpea storage,
Nigeria
Contoh konstruksi gudang