Вы находитесь на странице: 1из 6

Inilah Asal Usul Nama Condet di Jakarta

Condet merupakan kawasan berupa kelurahan di Kecamatan


Kramatjati, Jakarta Timur, yang mejadi cagar budaya Betawi
dan ikon tersendiri bagi Jakarta.

Zaenuddin HM, dalam buku karyanya berjudul 212 Asal-Usul Djakarta Tempo
Doeloe, setebal 377 halaman, terbitan Ufuk Press pada Oktober 2012,
menjelaskan asal usul nama Condet tersebut.

Asalnya dari nama sebuah anak sungai Ciliwung, yaitu Ci Ondet. Ci dari bahasa
Sunda yang artinya aliran air atau sungai.
Sedangkan Ondet atau ondeh, atau ondeh-ondeh adalah jenis pohon yang
nama ilmiahnya Antidesma diandrum sprig, termasuk famili
dari Antidesmaeae, semacam pohon buni, yang buahnya bisa dimakan.
SEJARAH KAMPUNG CONDET
Daerah Condet merupakan tempat di mana negara Salaknegara berada. Salakanegara adalah kerajaan
pertama yang berdiri di tanah Jawa pada tahun 130 Masehi. Bahkan jika ditengok kebelakang,
berdasarkan temuan arkeologis, daerah Condet telah dihuni manusia sejak jaman Neolitikhum (3000-
3500 tahun lalu)
PERKEMBANGAN KAMPUNG DAN BUDAYA

Saat ini Condet mengalami perubahan sosial yang


sangat dinamis dalam berbagai aspek. Condet
yang dulu berbeda dengan Condet hari ini. Pada
tahun 1970-an Condet memiliki berbagai prestasi
PERKEMBANGAN KAMPUNG dan sejarah yang khas. Secara fisik, Condet sudah
berubah. Salah satu yang masih bertahan adalah
beberapa tokoh masyarakat Condet yang masih
hidup yang sempat menjadi saksi bagaimana
ERAT KAITANNYA DENGAN Condet dijadikan sebagai cagar budaya dan cagar
URBANISASI buah-buahan. Pada saat Condet dijadikan cagar
buahbuahan,
Urbanisasi merupakan salah satu setiap kepala keluarga pasti memiliki
Sumber : youtube/kompas.tv
proses yang tercepat di antara lahan untuk menanam buah duku atau buah salak
perubahan-perubahan sosial di seluruh Perubahan yang terjadi di Condet, meminjam
perspektif Wallerstein dalam Smith dan Feagin
duniatercepat di antara perubahan-
(1987:37) mengalami apa yang disebut
perubahan sosial pheriperalization yaitu transformasi lebih lanjut
di seluruh dunia. Tidak salah jika kehidupan sehari-hari penduduk setempat yang
urbanisasi merupakan pra kondisi untuk bersifat baru seperti pola pikir, cara berperilaku,
modernisasi dan pembangunan (Evers, perubahan institusi, maupun perubahan
pemukiman.
1986:49). Raharjo (1983:60)
menekankan pengertian urbanisasi tidak
jauh berbeda dengan konsep akulturasi,
diffusi, asimilasi dan amalgasi. Proses
urbanisasi tidak hanya proses diffusi
kebudayaan kota ke desa, tetapi juga Wilayah kebun salak yang tersisa
terhadap masyarakat kota itu
sendiri.
Pola Hidup Masyarakat
1. Berdagang 2. Berkerja / karyawan

2. Kerja bakti
Batu Ampar

Batu Ampar yang merupakan bagian dari kawasan Condet, bahkan biasa disebut
Condet Batuampar, dewasa ini menjadi sebuah kelurahan, Kelurahan Batuampar,
Kecamatan Keramatjati, Kotamadya Jakarta Timur. Wilayah kelurahan Batuampar
di sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kelurahan Balekambang,
(lengkapnya Condet Balekambang), yang dalam sejarahnya berkaitan satu sama
lain.