You are on page 1of 33

EVALUASI PROGRAM

Upaya Peningkatan Kunjungan Pemeriksaan Hb Pada


Ibu Hamil Di Puskesmas Kelurahan Gandaria Selatan
Periode April- Agustus 2017

Disusun oleh
BernIo Yaustindra
Bina Lauringga A
Heri Angga Prayogo Pembimbing
Evi Sinaga
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI)

Penyebab utama kematian ibu langsung


adalah perdarahan 28%, eklampsia 24%,
dan infeksi 11%, dan penyebab tidak
langsung adalah anemia 51%.

Untuk mendeteksi anemia pada


kehamilan

Pemeriksaan kadar Hb ibu hamil


Latar Belakang

Parameter yang digunakan secara luas


Hb untuk menetapkan prevalensi anemia

Kekurangan kadar Hb pada ibu


Angkut oksigen ke hamil
seluruh jaringan
tubuh (ibu & janin)

Permasalahan kesehatan yang rentan terjadi


selama kehamilan

Komplikasi anemia dalam kehamilan dapat


berdampak pada masa kehamilan, persalinan,
nifas, maupun pada janin.
Rumusan Masalah

Pemecahan masalah dapat dilakukan?


Prioritas pemecahan masalah?
Upaya kegiatan yang dapat dilakukan?

Tujuan Penulisan

Meningkatkan kunjungan pemeriksaan Hb pada Umum


ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan
Gandaria Selatan.

Mengetahui hasil pencapaian program


Menentukan prioritas pemecahan masalah dan solusi
Khusus dari program
Membuat rencana kegiatan untuk pemecahan prioritas
masalah
Manfaat
Mengetahui sistem manajemen Puskesmas secara keseluruhan
Melatih kemampuan analisis dan pemecahan terhadap masalah yang
Mahasiswa ditemukan di dalam program Puskesmas

Membantu Puskesmas untuk mengetahui pencapaian yang belum maksimal.


Membantu Puskesmas dalam mengidentifikasi penyebab dari upaya Puskesmas yang
belum memenuhi target SPM.
Puskesmas Membantu Puskesmas dalam memberikan alternative penyelesaian terhadap masalah
tersebut.

Meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan Hb


guna menghindari komplikasi atau bahaya yang disebabkan oleh anemia pada
Masyarakat kehamilan dan untuk menurunkan angka mortilitas pada maternal.
BAB II
Antenatal Care
TINJAUAN PUSTAKA
(ANC)

ANC Pengawasan sebelum persalinan

Pemeriksaan Hb
Fungsi Hb mengangkut Pertumbuhan dan perkembangan janin
oksigen ke seluruh dalam rahim
preventive
jaringan tubuh termasuk
care
ke tubuh janin yang di
kandung oleh ibu,
sehingga jika terjadi
anemia pada
Mendeteksi diniibu hamil,
terjadinya Parameter
Agarmenetapkan prevalensi
ibu dalam keadaan status
resiko
maka tinggi terhadap
proses anemia pada ibu
kesehatan hamil
yang optimal
kehamilan dan persalinan
pengangkutan oksigen ke juga
dapat menurunkan
seluruh tubuh tersebutangka
kematian ibu dan memantau
akan mengalami
keadaan janin.
gangguan Minimal 4 kali
. Manfaat pemeriksaan Hb saat Kehamilan

Mencegah terjadinya anemia pada kehamilan serta


komplikasi yang dapat ditimbulkan akibat anemia

Kriteria WHO (Anemia Ibu hamil)

Kadar Hb <11 gr% pada trimester I dan III, atau


kadar hemoglobin <10,5 gr% pada trimester II
BAB III
DATA UMUM DAN DATA KHUSUS PUSKESMAS KELURAHAN GANDARIA SELATAN

Tabel. Luas wilayah kelurahan Gandaria Selatan


Luas wilayah berdasarkan penggunaannya
No RW (ha) Jml
Pemukiman Perkantoran Terminal Lainnya
1. 01 28,0 4,0 - - 32,0
2. 02 28.5 4,5 - - 33,0
3. 03 16,0 4,5 - - 20,5
4. 04 23.5 6,0 - - 29,5
5. 05 19,0 5,5 - - 24.5
6. 06 11.5 6,0 - 17.5
7. 07 16,0 4,0 - - 20,0
JUMLAH 142,5 34,5 177,0

No Kepadatan penduduk Jumlah Ket


1 Penduduk laki-laki 12.604 Jiwa
2 Penduduk perempuan 12.539 Jiwa
Data penduduk
Kepala Keluarga Laki- 8.050 KK
Kelurahan 3
Gandaria Selatan laki
Kepala Keluarga 939 KK
4
Perempuan

5 Warga Negara Asing 7 Jiwa


6 Kepadatan penduduk 14.209 Jiwa/Km2
Tabel. Angka Mobilitas Penduduk Kelurahan
Gandaria Selatan tahun 2016

Lahir Mati Datang Pindah


No Bulan
LK PR LK PR LK PR LK PR

1. Januari 20 10 10 7 38 30 40 11

2. Februari 19 17 4 3 25 22 28 26

3. Maret 15 16 3 5 56 51 27 31

4. April 17 18 3 4 45 39 21 18

5. Mei 20 18 6 7 29 28 17 13

6. Juni 19 19 4 5 23 26 19 6

7. Juli 21 15 7 6 39 40 14 9

8. Agustus 14 19 2 5 34 46 35 30

9. September 18 15 4 3 41 39 39 26

10 Oktober 19 14 3 4 38 42 37 28

11. November 22 20 5 6 39 28 49 41

12. Desember 23 11 8 6 27 22 21 19

JUMLAH 227 192 59 61 434 413 347 258


Tabel. Jumlah Kader Kesehatan dalam suatu RW di
Kelurahan Gandaria Selatan
Jumlah Jumlah
Jumlah Jumlah
No RW Kader Kader
RT Posyandu
Kesehatan Aktif
1 01 11 4 26 26
2 02 13 3 18 15
3 03 08 1 5 5
4 04 12 1 12 11
5 05 07 2 25 24
6 06 11 1 10 8
7 07 14 5 32 27
Jumlah Total 75 17 128 116

Sarana Fisik Puskesmas Kelurahan Gandaria Selatan

Luas tanah 460m2


Lantai atas terdiri dari :
Luas Bangunan 480m2 ( 2 lantai )
- Ruang Kerja Kepala Puskesmas
- Ruang Tata Usaha/ Kepegawaian
Lantai bawah terdiri dari : - Ruang Kerja KB/KIA
- Loket - Ruang Imunisasi /Gizi
- Ruang Tunggu - Gudang Obat
- Apotik - Ruang tunggu
- Ruang pelayanan UPG - Ruang dapur
- Ruang pelayanan UPU/RTD - Toilet pegawai
- Toilet Pasien
Penyakit terbanyak di Puskesmas Kel. Data Khusus
Gandaria Selatan selama tahun 2017 Puskesmas

Kode
No Nama penyakit Jumlah Visi Puskesmas Kelurahan
penyakit
Gandaria Selatan
Infeksi Akut lain pada saluran Menjadi puskesmas terdepan
1 1302 3021
pernafasan bag. Atas menuju Jakarta sehat
2 12 Penyakit tekanan darah tinggi 1733
Penyakit pada sistem otot dan
Misi
jaringan pengikat (PENYAKIT Meningkatkan kualitas SDM yang
3 21 888
TULANG BELULANG, RADANG kompeten dan mampu bersaing
SENDI, TERMASUK REUMATIK) Memberikan pelayanan prima dengan
sepenuh hati
4 2002 Penyakit kulit alergi 498
Menyediakan sarana dan prasarana
Diabetes Mellitus tidak bergantung yang berkualitas dan sesuai kebutuhan
5 104.1 566
insulin Menciptakan suasana kerja yang
harmonis
6 2001 Diare (termasuk tersangka kolera) 312
Menjalin dan meningkatkan kerjasama
lintas sektoral
7 0102 Penyakit kulit infeksi 368
8 1301 Tonsilitis 173
9 0105 Typhoid 179
Manajemen Puskesmas
Kelurahan Gandaria Selatan

Minilokakarya (MINLOK) puskesmas 1x/bulan


Perencanaan (minggu ke-1)
Rencana bulan depan dan evaluasi kegiatan

Petugas dengan tanggung jawab sesuai yang


Pelaksanaan telah ditetapkan

Laporan hasil kegiatan bulan lalu


Pertemuan dengan seluruh petugas
Evaluasi Evaluasi tahunan dengan membahas hasil
kegiatan selama satu tahun dan statifikasi.
Program Puskesmas

Program
Program Program
Siaga
Yankes Kesmas
Kesehatan
Program Pokok
Upaya Kesehatan Wajib

Upaya Pengobatan
-Promosi Kesehatan
-Upaya Kesehatan Ibu dan Upaya Kesehatan Penunjang
Anak (KIA) serta Keluarga Upaya Kesehatan Usia Lanjut
Berencana (KB) Upaya Pengendalian Penyakit
-Upaya Perbaikan Gizi Tidak Menular Apotek
Masyarakat Upaya Kesehatan Gigi dan
-Upaya Kesehatan Lingkungan Mulut
-Upaya Pencegahan dan
-Pemberantasan Penyakit
Menular (P2M)
Hasil Kegiatan KIA Puskesmas Gandaria
Selatan Januari - Desember 2016

Sasaran Cakupan Pencapaian


Indikator Target
1 Tahun Kegiatan Persen

100% 461 461 100% 100.00%


Kunjungan bumil K1

96% 460 442 96.09% 100.09%


Kunjungan bumil K4

98% 439 431 98.18% 100.18%


Pertolongan persalinan oleh
tenaga kesehatan

Kunjungan nifas 98% 439 427 97.27% 99.25%

97% 418 431 103% 106.18%


Kunjungan Neonatus

Kunjungan Bayi 97% 420 407 97% 100%

92% 2220 2043 92% 100%


Kunjungan balita sakit
Metode Diagnostik Komunitas

Rancangan Diagnostik Komunitas

Melihat data kunjungan hasil


Jenis penelitian pemeriksaan Hb ibu hamil
penelitian kuantitatif

Wawancara kepada kepala


pelaksana program antenatal care

wawancara dengan koordinator pelaksana


Jenis data data primer Program antenatal care dan Kepala
Puskesmas

data sekunder
Laporan bulanan mengenai kunjungan
hasil pemeriksaan Hb ibu hamil.
Kriteria
di Puskemas inklusi Ibu hamil trimester II
Kelurahan Gandaria dan III yang berada di
Selatan pada bulan Ibu hamil trimester I wilayah kerja
September-Oktober datang ke Puskesmas
2017 Puskesmas Kelurahan Gandaria
Kelurahan Gandaria Selatan
Selatan
Lokasi Kriteria
penelitian eksklusi
Sampel Diagnostik Komunitas

Perhitungan jumlah sampel yang dibutuhkan menggunakan rumus :

Populasi Infinite

Populasi Finite
Alur Pemecahan Masalah
Identifikasi
Masalah
Menentukan Penentuan
alternatif penyebab
pemecahan masalah
masalah
Penentuan
proritas
Penetapan masalah
pemecahan
masalah terpilih

Penentuan
rencana
Memilih penyebab penerapan
yang paling
mempengaruhi
masalah
Monitoring
dan evaluasi
Kerangka Pikir Masalah

Kesenjangan antara target dan pencapaian


dari program

Tanggung jawab untuk menanggulangi


masalah tersebut, dikarenakan pentingnya
program pemeriksaan Hb pada ibu hamil di
wilayah puskesmas kelurahan Gandaria
Selatan

Kurangnya kesadaran dan pengetahuan ibu


hamil tentang pengaruh anemia terhadap
kehamilan
Identifikasi Cakupan Program
Hasil Kegiatan Puskesmas yang Bermasalah

No Indikator Target Minimal Pencapaian


1 Balita kurus yang mendapat 142,56%
70%
makanan tambahan
2 Kunjungan neonatus 97% 96%
3 Persalinan oleh tenaga kesehatan 98% 62,3%
4 Cakupan peserta KB baru 100% 77,6%
5 DPT HB 95% 113,2%
6 Polio 95% 111,9%
7 Campak 95% 106,2%
8 Cakupan K1 100% 96,37%
9 Cakupan K4 98% 20,6%
10 Case Detection Rate TB 90% 79,4%
Penentuan Prioritas Masalah

Metode Hanlon Kuantitatif

Merupakan metode yang mudah dipakai


untuk menentukan prioritas masalah,
dengan rumus

(A + B) x C x D
Penentuan Prioritas Masalah
Penentuan Besar Masalah
Besarnya
masalah (100% -
Indikator Pencapaian % pencapaian)

Balita kurus yang mendapat makanan 142,56% 42,56%


tambahan
Kunjungan neonates 96% 4%
Persalinan oleh tenaga kesehatan 62,3% 37,7%
Cakupan peserta KB baru 77,6% 22,4%
DPT HB 113,2% 13,2%
Polio 111,9% 11,9%
Campak 106,2% 6,2%
Cakupan K1 96,37% 3,63%
Cakupan K4 83,9% 16,1%
Case Detection Rate TB 90% 79,4%
Penentuan Prioritas Masalah
Menentukan kelas dengan menggunakan rumus Sturgess

k = 1 + 3.3 log n
= 1 + 3.3 log 10
= 1 + 3.3 4

Menentukan interval dengan menghitung selisih


persentase masalah terbesar dengan masalah terkecil
kemudian dibagi dengan nilai kelas.

Nilai besar masalah terbesar : 79,4 %


Nilai besar masalah terkecil : 3,63%
Interval = nilai terbesar nilai terkecil
k
= 79,4 3,63 = 18,94
4
Penentuan Prioritas Masalah
Pembagian Interval Kelas
Kolom/Kelas Skala interval Nilai
Skala 1 3,63 18,94 1

Skala 2 18,95 37,89 2

Skala 3 37,90 56,84 3

Skala 5 56,85 79,40 4

Nilai Masalah Berdasarkan Kelas


Besarnya masalah terhadap persentase
pencapaian
Masalah Nilai
3,63- 18,95- 37,90- 56,85-
18,94 (1) 37,89 (2) 56,84 (3) 79,40 (4)
Balita kurus yang mendapat X 3
makanan tambahan
Kunjungan neonatus X 1
Persalinan oleh Nakes X 2
Cakupan peserta KB baru X 2
DPT HB X 1
Polio X 1
Campak X 1
Cakupan K1 X 1
Cakupan K4 X 2
Case Detection Rate TB X 4
Penentuan Prioritas Masalah

Penilaian Masalah Berdasarkan Kegawatan


Masalah U S G P Nilai

3 2 2 1 8
Balita kurus yang mendapat makanan tambahan
Kunjungan neonatus 2 2 1 1 6

Persalinan oleh Nakes 3 4 1 1 9

Cakupan peserta KB Baru 1 2 1 1 5

DPT HB 2 2 2 1 7

Polio 2 2 2 1 7

Campak 2 2 2 1 7

Cakupan K1 4 3 3 1 11

Cakupan K4 4 3 3 1 11

Case Detection Rate TB 4 2 3 1 10


Penentuan Prioritas Masalah
Penilaian Masalah Berdasarkan Urutan Prioritas Berdasarkan
Kemudahan Dalam Penanggulangan Perhitungan Hanlon Kuantitatif
Urutan Prioritas
Masalah Penanggulangan Program A B C D NPD NPT
Balita kurus yang mendapat 3
Masalah
Balita kurus yang 3 8 3
Masalah Urutan prioritas
makanan tambahan mendapat makanan 1 33 33
Balita kurus yang mendapat makanan V
Kunjungan Neonatus 3 tambahan
tambahan
Persalinan oleh Nakes 4 Kunjungan neonates 1 6 3 1 21 21
Cakupan peserta KB baru Kunjungan neonatus4 VIIIoleh nakes
Persalinan 2 9 4 1 44 44
DPT HB Persalinan oleh nakes
2 CakupanIIpeserta KB baru 2 5 4 1 40 40
Polio Cakupan peserta KB
2 baru DPT HB III 1 7 2 1 16 16
Campak DPT HB 3 Polio IX 1 7 2 1 16 16
Cakupan K1 Polio 4 Campak X 1 7 3 1 24 24
Cakupan K4 4 Cakupan K1 1 11 4 1 48 48
Campak VI
Case Detection Rate TB 2 Cakupan K4 2 11 3 1 39 39
Cakupan K1 I
Case Detection Rate TB 4 10 2 1 28 28
Cakupan K4 VII
Case Detection Rate TB IV
Analisa Penyebab Masalah
INPUT Kurang pengetahuan
dan kesadaran ibu
MAN hamil

Kurangnya penyuluhan
MONEY
METHOD Belum adanya kegiatan kunjungan rumah
khusus ibu hamil

Tidak tersediannya alat


pemeriksaan Hb pada
puskesmas kelurahan.
MATERIAL
Tidak ada media MARKET Rendahnya
penyampaian kewaspadaan Rendahnya
partisipasi ibu
hamil dalam
kunjungan
pemeriksaan
Tidak ada jadwal rutin P1 LINGKUNGAN
Hb (50%)
penyuluhan
Kurangnya pengetahuan
masyarakat ibu hamil

Kurang aktifnya P2
sosialisasi

PROSES
Analisis Penyebab Masalah
Alternatif Pemecahan
Penyebab Masalah
Masalah

Mengadakan penyuluhan
Kurangnya kesadaran dan
berkala mengenai
pengetahuan tentang
pentingnya pemeriksaan
pentingnya pemeriksaan
Hb pada ibu hamil Hb dan dampak anemia
pada kehamilan

Tidak ada media penyampaian Membantu Puskesmas dalam


seperti brosur, leaflet, pamphlet menyediakan media
dan standing banner mengenai informasi mengenai
pentingnya pemeriksaan Hb pentingnya pemeriksaan Hb
pada kehamilan dan dampak anemia pada
kehamilan

Kurangnya usaha dalam


Pembuatan metode promosi
meningkatkan kesadaran ibu
kesehatan baru yang menarik
hamil untuk memeriksa hb
dan efisien
selama kehamilan

Melakukan kunjungan rumah


Keterbatasan waktu pada saat pada ibu hamil yang tidak
dilakukan pemeriksaaan sempat melakukan
pemeriksaan di puskesmas
Analisis Penyebab Masalah
1. Mengadakan penyuluhan berkala mengenai dampak anemia pada
kehamilan dan pencegahannya (A)
2. Membantu Puskesmas dalam menyediakan media informasi mengenai
anemia pada kehamilan dan pencegahannya (B)
3. Pembuatan metode promosi kesehatan baru yang menarik dan efisien (C)
4. Melakukan kunjungan rumah dan pemeriksaan Hb pada ibu hamil yang
tidak sempat melakukan pemeriksaan di puskesmas (D)

Hasil akhir penentuan prioritas


pemecahan masalah
Penyelesaian
Nilai Kriteria Hasil akhir Urutan
Masalah
M I V C (M x I x V) / C
A 4 3 4 2 24 II
B 3 3 4 4 9 IV
C 2 3 3 3 12 III
D 2 4 4 1 48 I
Analisis Penyebab Masalah
Kegiatan Tujuan Sasaran Tempat Pelaksana Waktu Biaya Metode Tolak Ukur
Penyuluhan berkala Meningkatkan Ibu hamil Puskesma Pemegang Disesuaika - Penyuluhan Meningkatkan
mengenai dampak pengetahuan ibu trimester I s program, n ,Dialog pengetahuan
anemia pada kehamilan hamil mengenai kelurahan, Dokter interaktif mengenai
dan pencegahannya pentingnya Posbindu, muda pentingnya
pemeriksaan Hb Posyandu pemeriksaan Hb
saat kehamilan lansia dan dampak
anemia pada
kehamilan
Pembuatan media Melengkapi Ibu hamil Puskesma Kader, Disesuaika Dana Sistem Tersedianya media
informasi mengenai media yang trimester I s Dokter n swadaya manajemen informasi tentang
anemia pada kehamilan dibutuhkan kelurahan, muda program pentingnya
dan pencegahannya dalam posbindu, pemeriksaan Hb
penyuluhan Posyandu dan dampak
lansia anemia pada
kehamilan yang
memadai
Melakukan kunjungan Melengkapi data Ibu hamil Puskesma Pemegang Disesuaika - Dialog Tercapainya target
rumah pada ibu hamil pemeriksaan Hb trimester I s program, n interaktif ibu hamil yang
yang tidak sempat ibu hamil yang kelurahan Dokter melakukan
melakukan pemeriksaan tidak datang ke muda pemeriksaan Hb di
di Puskesmas Puskesmas puskesmas

Pembuatan metode Menciptakan Ibu hamil Puskesma Dokter Saat - Dialog Meningkatkan
promosi kesehatan baru suasana trimester I s muda pemberian interaktif pengetahuan
yang menarik dan efisien penyuluhan yang kelurahan kuesioner mengenai anemia
lebih menarik pada kehamilan
Analisis Penyebab Masalah
Plan of Action kegiatan di Puskesmas
Kelurahan Gandaria Selatan

Waktu

No Kegiatan September Oktober

15 18 28 29 30 2 5 6 7

1 Informasi kegiatan

2 Pengisian wawancara

Penyuluhan mengenai
3 pentingnya pemeriksaan hb
pada ibu hamil

4 Evaluasi hasil kegiatan

Presentasi mengenai Plan of


5
Action