You are on page 1of 18

Narkose Nitrogen

Definisi
Keracunan gas nitrogen cause bernafas pada
tekanan tinggi
Bisa menyebabkan efek anastesis/narkosis
pada saraf dan jaringan
Etiologi
Teori biofisika
Kelarutan lemak
Makin besar koefisiean kelarutan gas terhadap minyak dan air, >> kuat gas menimbulkan
narkose
Berat molekul
Berat molekul >> >> narkose retensi karbondioksida/menginduksi hipoksia
Pembentukan klatrat
Dpt gg transmisi inpuls saraf dlm daerah sinaptik
Teori biokimia
Teori metabolik
Gg. Oksidasi intraseluler dg cara cegah perpindahan ebergi dari piruvat ke sistem
sitokrom
Transmitter sistem saraf pusat
Hipoksia histotoksik
Gas inert menggantikan O2 dr sel, sehingga mengurangi energi yang tersedia depresi
SSP
Gejala Klinis
Gangguan daya ingat, kecemasan
Bila semakin dalam
Kesukaran koordinasi pergerakan butuh
konsentrasi penuh untuk tugas yang ringan
Bila semakin dalam
Halusinasi
Ketidaksadaran
Kematian
Tata laksana
Decompression Stop
Tambah Helium
Intoksikasi Oksigen
Definisi
Gangguan tubuh yang dihasilkan dari
pernapasan tekanan tinggi parsial oksigen,
ditandai dengan kelainan pendengaran, visual,
kedutan, kecemasan, bingung, inkoordinasi,
dan kejang-kejang
Etiologi
Peningkatan parsial oksigen
Tekanan parsial oksigen
Lamanya paparan dengan oksigen
Variasi daya perorangan
Kategori
Lung Toxicity (Lorain Smith Effect)
Efek toksik pada paru pada pO2 diatas 0,6 bar
Penurunan volume paru statis
Dapat pada penyelam dalam (extended bottom
time)
CNS Toxicity (Oxygen Epilepsy/ Pail Bert Effect)
Efek toksik pada otak jika pO2 diatas 1,6 ATA
Manifestasi Klinis
Intoksikasi oksigen Pulmoner
Iritasi ringan pada trakea, batuk, rasa sakit substernal dan
dispneu

Intoksikasi oksigen SSP


Nausea, muntah, kepala terasa ringan, pusing, tinitus,
vertigo, rasa ingin pingsan, silau, bibir gemetar, otot seluruh
tubuh gemetar, cegukan, amnesia retrogad, ilusi, halusinasi.
Diagnosis
Intoksikasi oksigen Pulmoner
Hiperemia pada bronki, membran mukosa hidung
Demam
Penurunan kapasitas paru
Kerusakan alveolar

Fase eksudatif
Kongesti kapiler, edema intraalveolar fokal, trombus fibrin
Edema interstisialis
Infiltrasi sel mononuklear intertisial

Fase proliferatif
Hiperplasi lapisan sel alveoli
Fibrosis interstisial
Intoksikasi oksigen SSP
Muka pucat
Berkeringat
Bradikardi
Penyempitan lapang pandang
parastesi

Fase pre-tonic build up


Gerakan otot kecil pada bibir/muka/ pusing, mual, pernafasan tdk teratur, susah
konsentrasi, bingung, mati rasa, kesemutan

Fase tonik
Tidak bisa bernapas karena kekakuan otot dada dlm beberapa menit

Fase klonik
Kejang-kejang selama beberapa menit. Pernapasan mulai bekerja kembali

Fase relaksasi
Otot mulai lemas, dan bernafas seperti semula, bingung
Keracunana Karbonmonoksida
Definisi
Intoksikasi akibat karbondioksida yang
merupakan keadaan darurat yang
menyebabkan asfiksia dan asidosis sehingga
mengakibatkan gangguan metabolisme sel.
Etiologi
CO2 mempunyai sifat tidak berwarna dan
berbau
Biasanya di ruangan tertutup
Dalam keadaan fisiologis
CO2 diangkut di darah dengan 3 cara
70%-80% dikonversi menjadi ion bikarbonat HCO3 oleh
enzim karbonat anhidrase di SDM dengan reaksi:
CO2 + H2O H2CO3 H + HCO3
5%-10% larut dalam plasma
5%-10% diikat oleh hemoglobin sebagai senyawa
karbaminohemoglobin
Gejala
Sakit kepala, dan kepala terasa berat
Tinitus
Otot menjadi lemah
Tekanan darah meningkat dan sianosis
Pernapasan dan nadi cepat
Lamah
Nausea
Somnolen
Collaps, koma, dan meninggal
Talak
Keluarkan korban dari sumber CO2
Kasih O2
Terapi simptomatis