Вы находитесь на странице: 1из 14

NATURAL RESOURCES,

SUSTAINABLE DEVELOPMENT
& GREEN ECONOMY
Tugas Mata Kuliah Pengelolaan Sumber Daya Alam

Maya Fadhillah 1506806064


NATURAL RESOURCES
Sumber Daya Alam
sebagai segala isi yang terkandung dalam biosfer, sebagai sumber energi
yang potensial, baik yang tersembunyi di dalam litosfer (tanah), hidrosfer (air)
maupun atmosfer (udara) yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan
kebutuhan manusia secara langsung maupun tidak langsung.
Berdasarkan sifat: Berdasarkan Potensi:

a. Renewable a. SDA materi


SDA yang dimanfaatkan dalam bentuk
dapat melakukan reproduksi dan fisiknya.
memiliki daya regenerasi (pulih Contoh: batu, besi, emas, kayu, serat
kembali). kapas, kaca, dan rosela.
b. SDA energi
Contoh :Hewan, tumbuhan,
SDA yang dimanfaatkan sebagai sumber
mikroba, energi.
b. Non-renewable Contoh: batu bara, minyak bumi, gas
bumi, air terjun, sinar matahari, energi
misalnya: minyak bumi, gas bumi, pasang surut air laut, dan kincir angin.
batu bara, dan bahan tambang c. SDA ruang
lainnya. SDA yang berupa ruang atau tempat
hidup
Contoh: area tanah (daratan) dan
angkasa.
Berdasarkan Jenis: Manfaat

a. Abiotik 1. Sumber Makanan dan Obat-


bahan tambang, tanah, air, dan obatan
kincir angin. 2. Sumber Energi
3. Sumber Devisa Negara
b. Biotik 4. Sebagai Sumber Plasma Nutfah
hewan, tumbuhan, mikroba, dan
manusia.
Pengelompokkan sumber daya alam dapat juga dijelaskan sesuai klasifikasi di bawah ini :

Akhmad 2006
SUSTAINABLE DEVELOPMENT

Pengertian pembangunan berkelanjutan dalam Stockholm United Nation


Conference on Human Enviromental pada tahun 1972 atau dikenal sebagai
Deklarasi Stockholm adalah sebagai berikut : segala sumber daya alam di bumi,
termasuk udara, air, tanah, flora dan fauna terutama contoh yang mewakili bagian
ekosistem alam, harus dijaga supaya aman untuk kepentingan generasi sekarang
dan masa depan melalui perencanaan atau manajemen yang sesuai dan hati-hati.
Dalam World Commission On Enviromental Development (WCED) pada tahun 1987
dirumuskan bahwa pengertian pembangunan berkelanjutan adalah
pembangunan yang berusaha memenuhi kebutuhan hari ini tanpa mengurangi
kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi mengenai Pembangunan Berkelanjutan di
tahun 2002 disebutkan bahwa pembangunan berkelanjutan adalah kondisi
dimana masyarakat dapat menentukan dirinya sendiri yang disiapkan
dalam perdagangan bebas multilateral dengan syarat terciptanya tata
pemerintahan yang baik (good goverment).
Menurut UU 23 Tahun 1997 Bab I Pasal I Ayat 3 :
Upaya sadar dan terencana, yang memadukanUpaya sadar dan terencana,
yang memadukanlingkungan hidup, termasuk sumberdaya, ke
dalamlingkungan hidup, termasuk sumberdaya, ke dalamproses
pembangunan untuk menjamin kemampuan,proses pembangunan untuk
menjamin kemampuan,kesejahteraan, dan mutu hidup generasi kini
dankesejahteraan, dan mutu hidup generasi kini dangenerasi masa
depan.generasi masa depan.
SASARAN PEMBANGUNAN BERKEL
ANJUTAN VERSI PBB
Pertanian Keuangan
Atmosfir Hutan
Keanekaragaman hayati Air Segar
Biotekhnologi Kesehatan
Pengembangan Kapasitas Tempat tinggal
Perubahan Iklim Indikator
Pola Konsumsi dan Produksi Industri
Demografi Informasi bagi Pembuatan keputusan
dan Partisipasi
Penggundulan dan Kekeringan
Pembuatan Keputusan yang terintegrasi
Pengurangan dan Manajemen Bencana
Hukum Internasional
Pendidikan dan Kesadaran
dll
Energi
3 ASPEK SUSTAINABLE
DEVELOPMENT
Dimensi Sosial meliputi kesehatan, pendidikan,perumahan,
keamanan, pertumbuhan penduduk dan perumahan, keamanan,
pertumbuhan penduduk dan pelayanan masyarakat
Dimensi Lingkungan meliputi Atmosfir, daratan, samudra,laut, pantai,
air bersih, biodoversity yang berkaitandengan upaya pengurangan
dan pencegahan terhadap polusi, Pengelolaan limbah,Konservasi
dan preservasi Sumberdaya alam
Dimensi Ekonomi meliputi Struktur ekonomi, pola konsumsidan produksi
yang berkaitan dengan upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi,
Memerangi kemiskinan, Mengubah pola produksi dan konsumsi ke
arah yangseimbang
GREEN ECONOMY
2 konsep green economy:
Pertama, green economy difokuskan pada bagaimana kontribusi investasi
hijau tersebut terhadap produksi barang dan jasa serta dan pertumbuhan
lapangan pekerjaan di bidang yang terkait dengan ramah lingkungan
(green job).
Kedua, green economy mencoba untuk menyiapkan panduan pro-poor
green investment, atau investasi hijau yang mampu mendorong
pengentasan masalah kemiskinan. Tujuan utamanya adalah untuk
mendorong agar para pembuat kebijakan mampu membuat semua
jajaran pemerintahan dan sektor swasta ikut serta untuk mendukung
peningkatan investasi hijau.
UPAYA MEWUJUDKAN EKONOMI
HIJAU INDONESIA
1. PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA
Agenda 21
Terdiri atads 4 bagian:
1. Bagian I: Pelayanan masyarakat (community services),
2. Bagian II adalah: Pengelolaan Limbah
3. Bagian III tentang Pengelolaan Sumber Daya Tanah,
4. Bagian IV: Pengelolaan Sumber Daya Alam,

Pelayanan Dasar dan Pencapaian Target MDG


Perkembangan Pengarusutamaan Pembangunan Berkelanjutan ke Dalam
Pembangunan
Mewujudkan Indonesia asri dan lestari,

2. KOMITMEN PENURUNAN EMISI GRK MOMENTUM UNTUK PEMBENTUKAN


EKONOMI RENDAH KARBON
Penjabaran komitmen penurunan emisi GRK.
Pelaksanaan dan penjabaran di tingkat sectoral
Pelaksanaan di Tingkat Daerah
TERIMAKASIH