You are on page 1of 26

Issue terkini pkip

dan epidemiologi
Dian indahwati hapsari, skm., m.kes
Pertemuan 1 dan 2
• Kehadiran : 10%
• Tugas/diskusi : 20%
• UTS : 30%
• UAS : 40%
• Kehadiran sebagai syarat untuk mengikuti ujian akhir
semester dengan perhitungan 75 % dari total kehadiran

Kontrak kuliah
• Mata kuliah ini membahas tentang
berbagai perkembangan riset epidemiologi
dan promosi kesehatan serta issue terikini
terkait dengan permasalahan kesehatan
masyarakat. Pembahasan mata kuliah ini
melalui aktifitas kritis jurnal penelitian
kesehatan dengan menggunakan desian
penelitian deskriptif, analitik (observasi
maupun eksperimen).

Deskripsi mata kuliah


• Filosofi pemikiran ilmiah
• Ruang lingkup penelitian kesehatan masyarakat
• Fungsi / peran di bidang kesehatan masyarakat

Materi
1. Rasionalisme ( cartesius, 1596 – 1650)
Kebenaran itu harus rasional yaitu tidak bertentangan
rasio atau akal manusia.
2. Empirismes ( thomas hobes, 1588 – 1679)
Kebenaran adalah empiris, nyata. Sesuatu yang nyata
seharusnya dapat diobesrvasi.
3. Positivisme (August comte, 1798-1857)
Positivisme mengatakan bahwa adanya sesuatu karena
adanya gejala/ penampakan.

Kebenaran ilmiah
4. Pragmatisme (william james, 1842-1910)
Pragmatisme menjelaskan bahwa yang benar adalah yang
memberikan manfaat dengan perantara sebab akibat
5. Fenomenologi (edmund husserl, 859-1938)
Kebenaran adalah fenomena itu sendiri, difikirkan atau tidak,
teramati atau tidak.
6. Eksistensialisme/ dassain
Kebenaran adalah karena adanya tanda, situasi meskipun tidak
selalu obyektif.

Kebenaran ilmiah
• Semua hal yang berkaitan dengan permasalahan di bidang
kesehatan masyarakat. Hal ini sangat berkaitan erat
dengan bidang-bidang kesehatan masyarakat, seperti
epidemiologi, pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku,
kesehatan lingkungan, administrasi kesehatan
masyarakat, gizi masyarakat, kesehatan dan keselamatan
kerja.

Ruang Lingkup Penelitian


Kesehatan Masyarakat
Fungsi/Peran Penelitian di
Bidang Kesehatan Masyarakat
• Untuk memahami dan memecahkan masalah secara ilmiah,
sistematis, dan logis
• menemukan atau menguji fakta maupun fakta lama sehubungan
dengan bidang kesehatan atau kedokteran.
• Mengadakan analisis terhadap hubungan atau interaksi antara
fakta-fakta yang ditemukan dalam bidang kesehatan atau
kedokteran.
Fungsi/Peran Penelitian di
Bidang Kesehatan Masyarakat

• Menjelaskan tentang fakta yang ditemukan serta


hubungannya dengan teori-teori yanga ada.
• Mengembangkan alat, teori, atau konsep baru dalam
bidang kesehatan atau kedokteran yang memberi
kemungkinan bagi peningkatan kesehatan masyarakat
khususnya, dan peningkatan kesejahteraan umat manusia
pada umumnya.
• Hasil penelitian dapat digunakan untuk
menggambarkan tentang keadaan atau status kesehatan
individu, kelomok, maupun masyarakat.
• Hasil penelitian kesehatan masyarakat dapat
digunakan untuk menggambarkan kemampuan
sumberdaya, dan kemengkinan sumberdaya tersebut
guna mendukung pengembangan pelayanan kesehatan
yang direncanakan.
• Hasil Penelitian dapat digunakan untuk
menggambarkan permasalahan kesehatan yang ada di
masyarakat

Manfaat Penelitian
Kesehatan Masyarakat
• Penyakit menular
• Penyakit tidak menular
• PHBS
• Keterbatasan SDM
• Sarana dan prasarana
• Pembiayaan kesehatan
• Jamina sosial

Permasalahan promkes
dan epidemiologi di
indonesia
Metode
penelitian
deskriptif
• Penelitian deskriptif: penelitian yang berusaha mendeskripsikan
suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi pada saat sekarang
• Penelitian deskriptif memusatkan perhatian kepada pemecahan
masalah-masalah aktual sebagaimana adanya pada saat peneltian
dilaksanakan

Batasan
• Peneliti berusaha memotret peristiwa dan kejadian yang
menjadi pusat perhatiannya, kemudian menggambarkan
atau melukiskan sebagaimana adanya, sehingga
pemanfaatan temuan penelitian ini berlaku pada saat itu
pula yang belum tentu relevan bila digunakan untuk
waktu itu.
• Merumuskan masalah : terkait dengan variabel yang akan diteliti
yang terjadi pada saat ini.
• Menentukan jenis data yang diperlukan terkait dengan data
kuantitatif atau data kualitatif
• Menentukan prosedur pengumpulan data, terkait dengan alat
pengumpulan data/ instrumen penelitian dan sumber
data/sampel.subyek penelitian
• Menentukan prosedur pengolahan data
• Pengolahan data terkait dengan jenis data yang dikumpulkan
• Prosedur yang dilakukan

Langkah-langkah pelaksaaan
penelitian deskripsi
• Survey pendidikan
• Studi kasus
• Studi perkembangan
• Studi tindak lanjut
• Studi kecenderungan
• Studi korelasional

Jenis-jenis penelitian
deskriptif
• Mengunkapkan jawaban pertanyaan tentang apa, bagaimana,
berapa dan bukan pertanyaan mengapa
• Tujuannya untuk memperoleh penjelasan tentang kondisi dan
praktek penyelenggaraan pendidikan sebagaimana adanya
berdasarkan kenyataan yang dihadapi termasuk perumusan
kebijakan pendidikan dan bukan untuk pengembangan ilmu
pendidikan
• Teknik pengolahan data umumnya persentase

Survey pendidikan
• Penelaah scr intensif terhadap seoran/ sekelompok individu yang
dipandang mengalami kasus tertentu.
• Analsisnya mendalam.
• Tekanannya pada pertanyaan mengapa individu berperilaku
demikian, bagaimana tingkah lakunya dalam kondisi itu dan
pengaruhnya terhadap lingkunganya
• Teknik pengumpulan data sangat komprehensif.

Studi kasus
• Mempelajari karakteristik individu dan bagaimana karakteristik
itu berubah dalam pertumbuhannya dalam kurun waktu tertentu
• Ada dua teknik yang dapat digunakan

Studi perkembangan
• Penelitian yang diarahkan untuk menindak lanjut hasil
penelitian sebelumnya yang dilakukan sebagai balik
• Mempelajari perkembangan dan perubahan subyek
setelah subyek diberi perlakuan tertentu dalam kurun
waktu tertetntu sampai selesai
• Subyek terlebih dahulu mendapatkan perlakuan khusus
sampai selesai, kemudian dilanjutkan bagaimana
pengaruhnya terhadap perkembangan subyek

Studi tindak lanjut


• Bersifat prediksi
• Merupakan perpaduan antara metode sejarah,
dokumentasi dan suvey
• Cenderung menggunakan pendekatan longitudinal

Studi kecenderungan
• Mempelajari hubungan dua variabel atau lebih, sejauh
mana variabel yang satu berhubungan dengan variabel
yang lainnya
• Studi ini menuntut adanya hipotesis, peneliti menduga
dan mengharapkan terdapatnya hubungan diantara
variabel-variabel yang ditelitinya.

Studi korelasional