Вы находитесь на странице: 1из 22

Ejaan dan Tanda Baca

(Lanjutan)
PENGGUNAAN KATA YANG SALAH DAN BENAR,
SERTA LUGAS DAN TIDAK LUGAS.

SALAH
Sesuai
Terdiri
Berbeda dengan
Berhubung
Disebabkan karena
Tergantung dari
Tergantung kepada
BENAR
Sesuai dengan
Terdiri atas
Terdiri dari
Berbeda dari
Berhubung dengan
Disebabkan oleh
Bergantung pada
Tergantung akan
TIDAK LUGAS
Sepanjang pengetahuan saya
Mengadakan pendekatan
Setelah diberi penjelasan
Melakukan pengrusakan terhadap
Untuk memungkinkan kami memberi penilaian
Melakukan penilaian atas
LUGAS
Setahu saya
Mendekati
Setelah dijelaskan
Merusak
Agar kami dapat menilai
Meneliti
BEBERAPA CONTOH PEMILIHAN KATA.

Meskipun bersinomim, kata raya, besar, agung, dan


akbar tidak dapat dipertukarkan.
Contoh: masjid raya, rumah besar, hakim agung,
perhelatan akbar.
Kata masing-masing dan tiap-tiap tidak sama dalam
pemakaiannya. Kata masing-masing tidak boleh
diikuti oleh kata benda, sedangkan kata tiap-tiap
harus diikuti oleh kata benda.
Kata masing-masing dan tiap-tiap tidak
samadalampemakaiannya. Kata masing-masing
tidak boleh diikuti oleh kata benda, sedangkan
kata tiap-tiap harus diikuti oleh kata benda.
Contoh:
Masing-masing harus menyerahkan laporan
penelitian
Tiap-tiap kelompok terdiri atas sepuluh orang.
Pemakaian kata dan lain-lain harus dipertimbangkan
secara cermat. Kata dan lain-lain sama kedudukannya
dengan seperti, antara lain, dan misalnya.
Contoh:
Universitas Budi Luhur memiliki program studi
seperti Komunikasi, Teknik Informatika, Sistem
Informasi, Ekonomi Manajemen, Ekonomi
Akuntansi, dan lain-lain. (salah)
Pemakaian kata pukul dan jam harus dilakukan secara
tepat. Kata pukul menunjukkan waktu, sedangkan
kata jam menunjukkan jangka waktu.
Contoh:
Perkuliahan bahasa Indonesia berlangsung
dua jam, yaitu dari pukul 08.00 s.d. 10.00.
Kata sesuatu dan suatu tidak sama dalam.
Kata sesuatu tidak boleh diikuti oleh kata benda,
sedangkan kata suatu harus diikuti oleh kata
benda.
Contoh:
Mereka datang tidak dengan tangan hampa,
tetapi membawa sesuatu.
Mereka datang tidak dengan tangan hamba,
tetapi membawa suatu bungkusan
Kata dari dan daripada tidak sama pemakaiannya.
Kata dari dipakai untuk menunjukkan asal
sesuatu, baik bahan maupun arah. Adapun kata
daripada berfungsi membandingkan.
Contoh:
Ia datang dari Bandung.
Cincin itu terbuat dari emas murni.
Indonesia lebih luas daripada Malaysia.
Kata di mana tidak dapat dipakai dalam kalimat
pernyataan. Kata di mana dalam kalimat pernyatan harus
diubah menjadi yang, bahwa, tempat, dan sebagainya.
Contoh:
Akhirnya, saya kembali juga ke Bogor,
kota dimana saya dilahirkan. (salah)
Di mana dia telah dinyatakan sebagai tersangka,
itu saya ketahui dari Kapolsek Kebonjeruk. (salah)
Hingga saat ini, dia belum juga mengunjungi
tempat dimana selalu menjadi impiannya. (salah)
Tuliskan kembali kalimat berikut dengan
membetulkan kesalahan yang ada.

Saat ini ada banyak perangkat lunak pengolah kata yang


digunakan, antara lain Corel Word Perfect, Lotus Word Pro,
Notepad, WordPad, Microsoft Word, Page Maker, StarOffice
Writer, AbyWord, dan lain-lain.
Buku kerja Excel terdiri dari beberapa lembaran kerja.
Ketika menyampaikan hasil temuannya, ia samasekali tidak
menyangka kalau temuannya akan memberi manfaat yang
begitu besar bagi kemajuan teknologi di Tanah Air.
Pertemuan para pakar teknologi dilakukan sesuai rencana
semula.
Masing-masing anggota dalam kelompok itu telah
menyetujui usulan yang disampaikan ketua penyelenggara.
Keberhasilan pelaksanaan pekerjaan itu amat
tergantung pada fasilitas dan sumber daya manusia.
Pembentukan protein dan asam nukleat daripada
bahan bakunya sangat berbeda dengan pembentukan
polisakarida dan lipid.
Glukosa, galaktosa, dan fruktosa adalah merupakan
contoh-contoh daripada gula tunggal atau
monosakarida.
Jadi, molekul ini mengandung informasi-informasi
yang kadang-kadang khas bagi organisme dimana
sintetis itu terjadi.
Tata Kalimat dalam bahasa
indonesia

Manakah yang bisa disebut kalimat?


1. Berdiri aku di senja senyap.
2. Mendirikan pabrik baja di Cilegon.
3. Berenang itu menyehatkan kita.
4. Karena perbuatannya sangat tidak
manusiawi.
Pengertian Kalimat

Yang dimaksud dengan kalimat adalah susunan


kata yang mengungkapkan pikiran yang utuh.
Kalimat, baik lisan maupun tulisan, sekurangnya
harus memiliki subjek (S) dan predikat (P). Jika
tidak memiliki unsur S atau P, pernyataan itu tidak
bisa disebut kalimat. Susunan kata yang seperti itu
ialah frasa
( gabungan dua kata).
Jika dilihat dari predikatnya, kalimat-kalimat
dalam bahasa Indonesia dapat digolongkan
menjadi dua macam, yaitu
a. kalimat-kalimat yang berpredikat kata kerja
dan
b. kalimat-kalimat yang berpredikat selain
kata kerja
Namun, dalam pemakaian sehari-hari, jumlah
kalimat yang berpredikat kata kerja lebih besar
daripada kalimat yang berpredikat selain kata
kerja. Hal itu memudahkan kita dalam
menentukan predikat sebuah kalimat. Misalnya,
jika ada kata kerja dalam susunan kalimat, kata
kerja itulah yang kita cadangkan sebagai predikat
dalam kalimat itu.
Contoh:
Proyek raksasa itu dikerjakan oleh para mahasiswa FTI
UBL.
Kata kerja dalam kalimat itu ialah dikerjakan. Kata
dikerjakan merupakan predikat dalam kalimat itu.
Setelah menemukan predikat, kita dapat menentukan
subjek (pokok) dengan cara bertanya dengan
menggunakan predikat, seperti berikut ini.
Apa yang dikerjakan oleh para mahasiswa FTI
Universitas Merah Putih?
Jawaban pertanyaan itu ialah proyek raksasa itu.
Deretan kata proyek saksasa itu merupakan subjek
kalimat tersebut. Jadi, susunan kata Proyek
raksasa itu dikerjakan oleh para mahasiswa FTI
Universitas Merah Putih bisa dikatakan sebagai
kalimat karena memiliki subjek dan predikat.
Perhatikan kalimat berikut ini.
Harga buku itu dua puluh ribu rupiah.
Komputer itu rusak.
Ayahku dokter.
Ketiga kalimat di atas merupakan contoh kalimat yang
berpredikat selain kata kerja.
Harga buku itu / dua puluh ribu rupiah.
S P (K.Bil.)
Komputer itu / rusak.
S P (KS)
Ayahku / dokter
S P (K)
Ketiga kalimat di atas merupakan
kalimat yang berpredikat selain kata kerja.
Harga buku itu / dua puluh ribu rupiah.
S P (K.Bil.)
Komputer itu / rusak.
S P (KS)
Ayahku / dokter
S P (K)