You are on page 1of 16

PRITA WAHYU UTAMI

013.06.0049
Bahasa merupakan suatu yang
paling kompleks dari prilaku yang
ditunjukkan manusia, karena bahasa
melibatkan memori, belajar, keterampilan
penerimaan pesan, proses, dan ekspresi
Permasalahan bahasa dapat tampak
dalam bentuk language delay atau gangguan
dalam berbahasa. Gangguan cara berbahasa
dinamakan AFASIA
AFASIA adalah gangguan komunikasi
yang disebabkan oleh kerusakan pada bagian
otak yang mengurusi bahasa, biasanya di
hemisfer serebri kiri otak.
 Stroke
 Cedera kepala
 Tumor otak
 Degeneratif
 Infeksi
 Area Broca
 Area Wernicke
 Area konduksi
 Fluent Aphasia ( Afasia Lancar)
Pada afasia jenis ini di dapatkan bahasa
yang lancar, artikulasi baik, irama yang baik,
namun isi pembicaraannya tidak berisi dan
bermakna. Afasia Lancar meliputi:
1. Afasia Sensorik ( Wernicke)
2. Afasia Konduksi
3. Afasia Amnestik ( Anomik)
4. Afasia Transkortikal Sensorik
 Non Fluent Aphasia ( Afasia Tidak Lancar)
Pada afasia tidak lancar berbicara
terbatas, sering disertai artikulasi yang
buruk. Afasia jenis ini meliputi :
1. Afasia Motorik ( Broca)
2. Afasia Global
3. Afasia Trankortikal motorik
 Terapi Wicara
 Melodic Intonation Therapy (MIT)
 Terapi PACE
 Gangguan cara berbahasa
dinamakan Afasia. Afasia adalah gangguan
komunikasi yang disebabkan oleh kerusakan
pada bagian otak yang mengandung bahasa
di hemisfer serebri kiri otak. Menurut
klasifikasi dibagi menjadi Afasia Fluent dan
Non Fluent. Terapi yang dapat digunakan
yaitu terapi wicara, melodic intonation
therapy (MIT),Terapi PACE