Вы находитесь на странице: 1из 14

NAMA KELOMPOK 4 : DOSEN PENGAMPU:

ANITA VEBIANI Ns. Raju Kapadia, S.Kep.M.Med.Ed


INDAH LESTARI
PATRICIA DINI A.A
PLORENTINA NOPITA
WANDAH SARI
KELAINAN RETROGRESIF


Kelainan retrogesif (regresif) adalah merupakan
suatu proses kemunduran. (degenerasi atau kembali ke
arah yang kurang kompleks) atau kemerosotan
keadaan suatu sel, jaringan, organ, organisme, menuju
keadaan yang lebih primitif (menjadi lebih jelek dengan
organisasi yang lebih rendah tingkatannya), kehilangan
kompleksitasnya termasuk metabolisme, deferensiasi
dan spesialisasinya .
YANG TERMASUK KE DALAM KELAINAN
RETROGRESIF


a. Atrofi
b. Degenerasi dan Infiltrasi
c. Gangguan Metabolisme
d. Nekrosis
e. Apoptosis
f. Postmortal
g. Penimbunan Pigmen
h. Mineral
i. Defisiensi

a. Atrofi
Atrofi adalah berkurangnya ukuran suatu sel atau
jaringan. Atrofi dapat menjadi suatu respons yang
adaptif yang timbul sewaktu terjadi penurunan beban
kerja sel atau jaringan.
Atrofi dibedakan menjadi :
1.Atrofi fisiologik
2.Atrofi patologik
Lanjutan...


 Atrofi patologik dapat dibagi beberapa kelompok :
1.Atrofi disuse
2.Atrofi desakan
3.Atrofi endokrin
4.Atrofi vaskuler
5.Atrofi payah (exhaustion atrophy)
6.Atrofi serosa
7.Atropi coklat

b. Degenerasi dan Infiltrasi
Degenerasi ialah perubahan-perubahan
morfologik akibat jejas-jejas yang non-fatal.
Perubahan-perubahan tersebut masih dapat pulih
(reversible).
Infiltrasi terjadi akibat gangguan yang sifatnya
sitemik dan kemudian mengenai sel-sel yang
semula sehat akibat adanya metabolit-metabolit
yang menumpuk dalam jumlah berlebihan.
Lanjutan...


Jadi degenerasi terjadi akibat jejas sel, kemudian baru
timbul perubahan metabolisme, sedangkan infiltrasi
mencerminkan adanya perubahan metabolisme yang
diikuti oleh jejas seluler. Degenerasi dan infiltrasi dapat
terjadi akibat gangguan yang bersifat biokimiawi atau
biomolekuler.

c. Gangguan Metabolisme
Memang setiap sel selalu terancam mengalami
kerusakan, tetapi sel hidup mempunyai kemampuan
untuk coba menanggulanginya.
d. Nekrosis
Nekrosis merupakan salah satu pola dasar kematian
sel dan kematian jaringan pada tubuh yang hidup.
Nekrosis dapat dikenali karena sel atau jaringan
menunjukkan perubahan-perubahan tertentu baik secara
makroskopis maupun mikroskopis.
Lanjutan...


 Macam-macam nekrosis :
1.Nekrosis koagulatif
2.Nekrosis likuefaktif (colliquativa)
3.Nekrosis kaseosa (sentral)
4.Nekrosis lemak

e. Apoptosis
yaitu kematian sel yang diprogram. Apoptosis
adalah suatu proses yang ditandai dengan terjadinya
urutan teratur tahap molekular yang menyebabkan
disintegrasi sel.
f. Postmortal
kematian bukanlah akhir dari proses dalam tubuh
yang mengalami kematian. Tubuh akan terus mengalami
perubahan.Perubahan ini dipengaruhi oleh suhu
lingkungan sekitar, suhu tubuh saat terjadi kematian, dan
ada tidaknya infeksi umum.
g. Penimbunan Pigmen 
Pigmen adalah substansi yang mempunyai warna
dan terakumulasi di dalam sel. Pigmen sering
digambarkan berdasarkan sumber atau asalnya: eksogen
(berasal dari luar tubuh) atau endogen (dihasilkan di
dalam tubuh).
h. Mineral
merupakan bagian terpenting dalam jaringan pada
tubuh terdapat 13 macam unsur lain yang juga sangat
penting dalam kehidupan manusia, 7 diantaranya terdapat
dalam jumlah banyak yaitu kalsium, fosfor, magnesium,
natrium, kalium, chlor, dan sulfur. Sedangkan 6 lainnya
merupakan ‘trace elements” tetapi vital yaitu besi,
tembaga, mangan, yodium, kobal (Co), dan seng (Zn).

i. Defisiensi
Ketidak seimbangan nutrisi merupakan
penyebab utama jejas sel. jejas yang disebabkan oleh
defisiensi nutrisi antara lain Starvation, marasmus,
kwashiorkor atau yang lebih dikenal gangguan
nutrisi.
KELAINAN RETROGRESIF

Sekian & Trimakasih