You are on page 1of 25

GENETIKA DAN REPRODUKSI

Reproduksi Berbantuan

Fitri Yuningsih 17177014


Nurdawani Putri Insyani 17177024
Salni Riau Wana 17177033
Yelnisa 17177036
Gustri Yani 17177046

Dosen: Dr. Yuni Ahda, M.Si


1

PROGRAM PASCASARJANA PENDIDIKAN BIOLOGI


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2018
2 A. Reproduksi Berbantuan

Reproduksi yang dihasilkan melalui:

induksi ovulasi,

stimulasi ovarium terkontrol,

pemicuan ovulasi (ovulation triggering),

prosedur teknologi reproduksi berbantuan,


3
Materi Pokok:

1.Inseminasi Buatan
2.In vitro fertilization (IVF)
3.Intra cytoplasmic sperm injection
(ICSI)
4.Cryopreservation
4 B. Metode Reproduksi Berbantuan

1.INSEMINASI BUATAN (IB)

Suatu cara untuk menempatkan sperma ke dalam atau di dekat saluran


cervix dari uterus dengan menggunakan suatu alat yang bertujuan untuk
terjadinya kehamilan (Suryo, 1997).
5
a. Proses Inseminasi Buatan
6 b. Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan
Inseminasi Buatan
1. Faktor kualitas semen baku
2. Faktor inseminator
3. Faktor akseptor wanita
4. Faktor waktu pelaksanaan IB
d. Kekurangan dan Kelebihan Inseminasi
7
Buatan
Kekurangan Kelebihan
1. kerusakan genetika umumnya tidak Memberikan peluang kehamilan
kelihatan dari luar kepada pasangan suami istri
2. Kesalahan pada saat injeksi sperma, yang sebelumnya mengalami
merupakan salah satu faktor kerusakan infertilitas.
genetika.
3. Keberhasilan masih belum mencapai
100 %
4. Memerlukan waktu yang cukup lama
5. Biaya mahal, berkisar antara 34-60 juta
6. Tidak bisa sekali melakukan proses
langsung jadi, tetapi besar
kemungkinan untuk di lakukan
pengulangan
8 2. IN VITRO FERTILIZATION (IVF)

Teknik pembuahan (fertilisasi) antara sperma suami dan sel telur


isteri yang masing-masing diambil kemudian disatukan di luar
kandungan (in vitro) sebagai lawan dari di dalam kandungan (in vivo).
9 b. Proses IVF
10
c. Faktor yang Mempengaruhi IVF

Suami Istri

Usia istri
Kualitas
sperma Liang senggama
dan mulut rahim

Rahim

Indung telur dan


tuba
Peritoneum
11 d. Kelebihan dan Kekurangan IVF
Kelebihan Kekurangan

1. Memberi harapan kepada pasangan suami 1. Biaya yang


istri yang lambat punya anak untuk segera begitu
mendapatkan momongan. mahal
2. Mampu mengatasi permasalahan tidak 2. Waktu yang
kunjung memiliki anak bagi penderita dibutuhkan
kelainan organ reproduksi ataupun lainnya. cukup lama
3. Memberikan harapan bagi kesejahteraan 3. Tidak ada
umat manusia. jaminan
4. Menghindari penyakit (seperti penyakit berhasil
menurun/ genetis, sehingga untuk kedepan 4. Keterbatas
akan terlahir manusia yang sehat dan an
bebas dari penyakit keturunan. peralatan
5. Mengingatkan Kepada Sang Pencipta. 5. Banyak
Bahwa semua yang diberikan kepada kita fikiran
merupakan kehendak dari Tuhan.
3. INTRA CYTOPLASMIC SPERM INJECTION (ICSI)
12

Teknik disempurnakan yang digunakan untuk meningkatkan tahap


pembuahan, hanya dengan menyuntikkan satu sperma ke dalam telur
matang selama fertilisasi in vitro (IVF). Setelah sperma disuntikkan,
telur yang telah dibuahi ini kemudian ditransfer ke rahim wanita atau
tuba fallopi.
b. Proses Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI)
13
14 c. Faktor Yang Mempengaruhi ICSI

• adanya kecenderungan spermatozoa rusak atau


Faktor abnormal
sperma

• hubungan antara diameter folikel dan kompetensi


oosit untuk berkembang hingga tahap blastokista
Faktor oosit

• proses injeksi dan mobilisasi


Faktor teknis
ICSI
15
d. Kelebihan dan Kekurangan ICSI
KELEBIHAN ICSI KEKURANGAN
Peluang keberhasilan Besar kemungkinan spermatozoa
pembuahan dengan teknik yang dimasukkan adalah
ini sekitar 70% dan pejuang spermatozoa rusak atau
terjadinya kehamilan antara spermatozoa yang abnormal
30-40%.

Terdapat kerusakan genetik yang


tidak jelas pada beberapa kasus

kepala spermatozoa mampu


mengikat DNA asing
4. CRYOPRESERVATION

teknik penyimpanan sel hewan,


tumbuhan ataupun materi genetika
16 lain (termasuk semen dan oosit)
dalam keadaan beku
b. Proses Kriopreservasi
17
18
19
b. Teknik Kriopreservasi

• proses pembekuan lambat


kriopreservasi • suhu diturunkan secara
konvensional bertahap dengan mesin
(conventional pendingin yang dapat
slowfreezing) diprogram

• proses pemadatan
konsentrasi krioprotektan
kriopreservasi
secara cepat
(ekstraseluler maupun
(rapid freezing) intraseluler)
20 c. Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan

kecepatan pembekuan

jenis dan konsentrasi krioprotektan

suhu akhir pembekuan

tipe dan keadaan fisiologis bahan


yang akan disimpan
Kelebihan dan Kekurangan Teknik Kriopreservasi
No Kelebihan Kekurangan
21
1 Bahan atau materi dapat disimpan Biaya pelaksanaan cukup mahal
dalam waktu tidak terbatas
2 Dapat dikoleksi setiap saat Nitrogen cair perlu tersedia secara
kontinyu
3 Dapat digunakan kapan saja bila Hanya semen yang berkualitas
dibutuhkan baik yang dapat dan layak
dibekukan
4 Melestarikan plasma nutfah yang
mendekati kepunahan

5 Tidak perlu mengimpor atau memelihara


pejantan-pejantan unggul

6 Tidak membutuhkan ruangan yang besar

7 Tidak menyebabkan perubahan material


genetik yang disimpan.
22
23
Kritik/ Saran

No. Nama Saran/ Kritikan

5
24
Pertanyaan

No. Nama Pertanyaan Tambahan

5
25
Pertanyaan

No. Nama Pertanyaan Tambahan

10