You are on page 1of 32

Neoplasma

Muskuloskeletal

Pembimbing:
dr. H. Unang Yusuf A. Hamba, Sp.BO

Disusun Oleh:
Ghita Fazagania
Kipyatulizam
Tina Yunita
Anatomi Tulang
 Jumlah tulang pada orang
dewasa 206

 Bentuk Tulang
Mikroskopis Tulang
1. Sel sel tulang
Sel Osteogenic  Asal sel tulang
Sel Osteoblast  Sel pembentuk tulang
Sel Osteosit  Sel tulang dewasa
Sel Osteoclast (Giant Cell) Reabsorpsi, remodeling sel
Definisi

– Tumor adalah kumpulan sel abnormal yang


terbentuk oleh sel-sel yang tumbuh terus
menerus secara tidak terbatas, tidak
terkoordinasi dengan jaringan sekitarnya dan
tidak berguna bagi tubuh.
– Tumor tulang  kelainan pada sistem
muskuloskletal yang bersifat neoplastik.
– Tumor dalam arti yang sempit berarti benjolan,
sedangkan setiap pertumbuhan yang baru dan
abnormal disebut neoplasma
Etiologi

– Secara umum penyebab neoplasma muskuloskeletal


tidak diketahui tetapi tidak beberapa faktor yang
berhubungan dan memungkinkan menjadi faktor
penybab terjadinya neoplasma muskuloskeletal,
meliputi:
– Genetik
– Radiasi
– Bahan kimia
– Trauma
– Infeksi
Klasifikasi

Tumor Jinak (Benigna)


• Tidak menyerang dan menghancurkan jaringan
sekitarnya
• Dapat tumbuh membesar secara lokal
• Angka kekambuhan post op jarang terjadi

Tumor Ganas (Maligna) / Kanker


• primer merupakan tumor tulang dimana sel tumornya
berasal dari sel-sel yang membentuk jaringan tulang.
• sekunder adalah penyebaran tumor ganas organ non
tulang yang bermetastasis ke tulang.
Sifat Biologik
Tumor

Tumor Jinak Tumor Ganas

Pertumbuhan Lambat Progresif

Kapsul x √

Infiltrat x √

Merusak Jaringan x √
Sekitar
Metastase x √
Hematogen,
Limfenogen
STAGING BENIGN BONE TUMOURS
STAGING MALIGNA BONE TUMOURS
DIAGNOSIS TUMOR
TULANG

• Apakah ada riwayat kelainan atau trauma


Riwayat trauma sebelumnya?

• Apakah ada anggota keluarga yang


Riwayat keluarga mengalami neoplasma muskuloskeletal
ataupun neoplasma lain?

• Banyak tumor tulang yang mempunyai


kekhasan dalam umur terjadinya
• Cth: Osteogenik sarkoma  anak s/d
Usia sebelum dewasa muda. Kondrosarkoma 
usia 40th, giant cell tumor jarang pd usia
<20th
• Usia >70 th lebih banyak tumor metastasis
DIAGNOSIS TUMOR
TULANG
• Tumor jinak  berkembang secara
Progresifitas perlahan
tumor • Jinak  tiba-tiba menjadi besar  curiga
keganasan

• Keluhan utama pada tumor ganas


• Adanya nyeri menunjukkan tanda ekspansi
Nyeri tumor yang cepat & penekanan ke
jaringan sekitarnya

• Kadang penderita mengeluhkan adanya


suatu pembengkakan, yang timbul
Pembengkakan perlahan-lahan dalam jangka waktu lama
atau tiba-tiba
DIAGNOSIS TUMOR
TULANG

• Kesemutan atau baal


Gejala
• Penekanan saraf perifer
neurologis pada tumor yang progresif

Fraktur • Bisa menjadi gejala khas


keganasan pertama dan
Patologis satu-satunya
Pemeriksaan Fisik
Lokasi
• Beberapa jenis tumor memiliki lokasi yang klasik dan tempat tempat
predileksi tertentu (epifise, metafise atau tulang tertentu)
Besar, batas dan sifat tumor
• Tumor yang berukuran kecil kemungkinan tumor jinak. Perhatikan bentuk
tumor apakah disertai pelebaran pembuluh darah yang merupakan
karakteristik tumor ganas.
• Teraba hangat dan kemerahan di lokasi tumor
Konsistensi, jumlah, pergerakan
• Kenyal? Keras? Teraba pulsasi?
• Mobile? Terfiksir dengan jaringan sekitarnya?
Nyeri dan Gangguan pergerakan sendi
• Nyeri (+)
• Pada tumor yang besar disekitar sendi akan menyebabkan gangguan
keterbatasan pada pergerakan sendi.
• Spasme dan kaku otot vertebra
Pemeriksaan Penunjang

MRI
CT – Scan
Foto X-Ray

• Lokasi tumor: • Keberadaan • Apakah tumor


epifisis, tumor apakah berada dalam
metafisis, diafisis intraoseus tulang atau tidak
atau pada organ- atau • Apakah tumor
organ tertentu. berekspansi ke
ekstraoseus.
• Bersifat soliter dalam sendi atau
atau multiple. • Infiltrasi ke jaringan
• Jenis tulang yang dengan lunak.
terkena. jaringan • Menilai
• Batas tumor sekitar Vaskularisasi
tegas/tidak, • Deteksi • Menilai soft
mengandung pulmonary tissue tumour,
kalsifikasi/tidak. metastases cartilago tumour
• Bentuk kistik
atau solid.
Pemeriksaan Penunjang

• DARAH : LED,

Pemeriksaan Laboratorium
Radionuclide Scanning

Biopsi
• Scanning • Menetapkan
Hb, serum alkali diagnosis dan
menggunakan
fosfatase, serum staging tumour
99m Tc-methyl
asam fosfatase • 1. Closed Biopsy →
diphosphonate
(Karsinoma FNAB : Tidak perlu
(99m Tc-MDP)
Prostatik) perawatan, risiko
• Deteksi lokasi memberikan komplikasi kecil,
tumor yang kecil nilai diagnostik mencegah
(Osteoid pada tumor penyebaran tumor,
Osteoma) yang hasil cepat.
ganas tulang.
tidak terlihat • 2. Open
• URIN : biopsy→tindakan
pada x-ray atau
pemeriksaan operatif :
silent secondary
serum protein mengambil jaringan
deposit
elektroforesis lebih besar untuk
→ protein Benc pemeriksaan
e Jones histologik
(Myeloma).
Tata Laksana
Intralesional atau intrakapsuler
Operasi Teknik ini dilakukan dengan cara eksisi/kuretase tumor, tidak dianjurkan pada tumor
ganas dan biasanya dilakukan pada kelompok tumor low grade tumour, misalnya
giant cell tumor.

Eksisi marginal
Pengeluaran tumor di luar dari kapsulnya. Teknik ini terutama dilakukan pada tumor
jinak atau tumor ganas jenis low grade malignancy.

Eksisi luas (eksisi en-bloc)


Tumor dikeluarkan secara utuh disertai jaringan disekitar tumor yang berupa
pseudo-kapsul atau jaringan yang bereaksi di luar tumor. Tindakan eksisi luas
dilakukan pada tumor ganas dan biasanya dikombinasi dengan pemberian
kemoterapi atau radioterapi pada pre/pasca operasi.

Operasi radikal
Dilakukan seperti pada eksisi luas dan ditambah dengan pengeluaran seluruh tulang
serta sendi dan jaringan sebagai satu bagian yang utuh. Cara ini biasanya berupa
amputasi anggota gerak di atasnya dan disertai pengeluaran sendi di atasnya.
Teknik
Operasi
Tata Laksana

• Radiasi dengan energi tinggi merupakan suatu cara untuk eradikasi tumor-
tumor ganas yang radiosensitif dan dapat juga sebagai pengobatan awal
sebelum tindakan operasi dilakukan.
• Kombinasi radioterapi dapat pula diberikan bersama-sama dengan
kemoterapi.
Radioterapi • Radioterapi dilakukan pada keadaan-keadaan yang in-operable misalnya
adanya metastasis atau keadaan lokal yang tidak memungkinkan untuk
tindakan operasi.

• Merupakan suatu pengobatan tambahan pada tumor ganas tulang dan


jaringan lunak.
• Obat-obatan yang dipergunakan adalah metotreksat, adriamisin,
siklofosfamid, vinkristin, sisplatinum.
Kemoterapi • Pemberian kemoterapi biasanya dilakukan pada pre/pasca operasi.
Penyakit Penunjang Pengobatan
Osteoid osteoma adalah Photo Rontgen Mengeluarkan
tumor jinak yang terjadi terdapat penebalan seluruh jaringan nidus
terutama pada umur 10 korteks. disertai eksisi sebagian
– 25 tahun. tulang.
• ♂:♀ =2:1 CT-Scan terdapat
• Gejala paling nidus radiolusen
menonjol : nyeri yang bulat
pada suatu daerah berdiameter >1 cm
tertentu dan
menghilang dengan
pemberian salisilat
• Lokasi osteoid
osteoma pada femur
(25%), tibia (25%),
dan sisanya pada
daerah daerah lain,
seperti pada
vertebra.
Penyakit Penunjang Pengobatan
Osteokondroma Photo Rontgen terlihat Eksisi Lesi
• Lokasi disekitar daerah tumor menonjol &
metafisis tulang bertangkai
panjang khususnya
femur distal, tibia
proksimal dan humerus
proksimal.
• Gejala nyeri terjadi bila
terdapat penekanan
pada bursa atau
jaringan lunak
sekitarnya
Penyakit Penunjang Pengobatan
Enkondroma Cortex tipis Bagian tengah Tumor sebaiknya
• Tumor jinak tulang radiolusen (Soap Bubble dikeluarkan melalui
dengan frekuensi 9,8% Appearance) kuretase kemudian diisi
dari seluruh tumor jinak dengan jaringan tulang
tulang, biasanya
dari tempat lain ( bone
ditemukan pada usia
graft).
dewasa muda tetapi
dapat pula pada setiap
umur.
• Lokasi pada os phalangs,
os tarsal, os femur
Penyakit Penunjang Pengobatan
Giant cell tumor Cortex tipis Curetage + bonegraft
• Umunya terlihat eksentrik Bagian tengah radiolusen Eksisi + bone graft (jika lesi
pada daerah epifisisis (Soap Bubble Appearance) besar)
tulang.
• Lokasi distal femur
proksimal, tibia proksimal
humerus, distal radius.
• Klinis tumor tumbuh aktif,
agresif dan cepat membesar
sehingga menimbulkan
benjolan di sekitar sendi
yang di sertai nyeri.
Penyakit Penunjang Pengobatan
Haemangioma X-ray menunjukkan Operasi namun berisiko
• Terdiri dari kapiler, Trabekulasi vertikal kasar perdarahan berlebih
vena atau kavernosa (curduroy appearance) di
• Banyak pada pasien vertebra
paruh baya
• ♀ > ♂ = 3: 1
• Lokasi terbanyak di
Vertebrae. Bisa juga di
tengkorak dan tulang
panggul yang dapat
menunjukkan
keganasan.
• Gejala : nyeri
punggung atau tanpa
gejala dan ditemukan
tidak sengaja saat
melakukan Rx Vertebra
Penyakit Penunjang Pengobatan
Osteosarkoma Gambaran radiologi Limb salvage prosedure
• Tipe tumor maligna Elevasi periosteum Kemoterapi
primer yang paling banyak (“Codman’s triangle”) ,
ditemukan. Gambaran seperti tulang
• >50% terjadi pada femur baru dan memancar keluar
distal dan disusul oleh cortex (“Sunburst
tibia proksimal dan appearences”)
humerus.
• ♂ : ♀ = 2 : 1, antara usia
10-30 tahun.
• Kulit diatas tumor teraba
hangat dan vena terlihat
menojol. nyeri terus
menerus terutama ketika
malam hari dan Tumor
tumbuh membesar
dengan cepat sehingga,
bila tidak segera di
tangani akan timbul
nekrosis pada kulit yang
akan membentuk ulkus
Penyakit Penunjang Pengobatan
Kondrosarkoma Pemeriksaan radiologis Kuret intra lesi
Pada pemeriksaan klinis, memperlihatkan destruksi Eksisi radikal
tumor teraba di daerah permeatif dengan matriks Amputasi
metafisis dan diafisis kalsifikasi yang sangat
disertai nyeri yang menetap menonjol.
atau bertambah sesuai
dengan pertumbuhan
tulang.

Sarkoma Ewing Pemeriksaan radiologis


• Tumor ganas yang tampak proses detruksi
biasanya menyerang tulang dengan batas tidak
usia muda, kebanyakan jelas , pembentukan tulang
usia <20 tahun reaktif baru oleh
• ♂>♀ periosteum bisa berlapis
• Penderita mengeluh sakit lapis yang memberikan
disertai benjolan, gambaran onion skin
demam, diserta
leukositosis dan laju
endap darah yang
meningkat
Referensi

– Apley, G.A and Solomon, L. 2010. Apley’s System


of Orthopaedics and Fractures. 9th ed.London:
Hodder Arnold