You are on page 1of 9

SEJARAH HUKUM

(History of Law)

Pengertian Sejarah
Hasil Penelitian
History Historiai
Hasil Eksplorasi
(Inggris) (Yunani)
Keterangan/Data

Historia (Spanyol)
Istilah ini digunakan untuk
Historie (Belanda) menunjukkan koleksi fakta
kehidupan manusia dan
Historis Histoire (Prancis) Perkembangannya
(Latin) (abad XIX dan XX)
History (Inggris) Istilah ini dipakai untuk
Menunjuk pada koleksi
Storia (Italia) data sejarah
(abad XVII)
Gesichte (Jerman)
SEJARAH HUKUM
(History of Law)

Posisi Sejarah Hukum Dalam Ilmu Hukum

Merupakan bagian dari bidang studi ilmu hukum yang:


- Mempelajari asal-usul hukum dalam masyarakat
- Mempelajari perkembangan hukum dalam masyarakat
- Membandingkan antara hukum yang pernah berlaku dan sekarang sudah
tidak berlaku lagi
- Membandingkan antara hukum yang berlaku di suatu negara dengan hukum
yang berlaku di negara lain
SEJARAH HUKUM
(History of Law)

Mempelajari sistem hukum yang pernah berlaku


Ruang Lingkup di suatu negara serta membandingkannya dengan
hukum yang berlaku sekarang ini di suatu negara

Untuk mengetahui bagaimana proses dari


Tujuan terbentuknya hukum yang sekarang berlaku di
suatu masyarakat sehingga dapat mengetahui
arah dan tujuan mengapa hukum itu dibuat

a. Penafsiran menurut sejarah hukum


Penafsiran Hukum
b. Penafsiran menurut sejaran penetapan
peraturan perundang-undangan
Manfaat Mempelajari Sejarah Hukum
Pengetahuan mengenai suatu sistem atau lembaga atau peraturan hukum tertentu
menjadi lebih mendalam dan diperkaya sehingga dapat memperkecil kekeliruan
dalam pemahaman maupun penerapan suatu lembaga atau ketentuan hukum tertentu
SEJARAH HUKUM
(History of Law)

Sejarah Tata Hukum

Suatu pencatatan dari kejadian-kejadian penting mengenai tata hukum


masa lalu yang perlu diketahui, diingat dan dipahami suatu bangsa masa kini

System (Ryan)  sistem hukum


1. Ada seperangkat elemen-elemen tertentu
2. Elemen-elemen itu saling terjadi secara teratur
3. Ada mekanisme keterjalinan antar elemen itu dan merupakan suatu kesatuan
organisasi
4. Kesatuan organisasi itu berfungsi untuk mencapai suatu tujuan
5. Berfungsinya organisasi itu menghasilkan sesuatu yang dapat diamati dan
dipersaksikan
TAXONOMY OF LEGAL SYSTEM

NON WESTERN LAW PRE WESTERN LAW


(GREECE – ROMAN – CANON – JEWISH LAW)

SECULAR RELIGIUS
LEGAL SYSTEM LEGAL SYSTEM

FAR EASTERN AFRICAN HINDHU ISLAMIC


LAW CUSTOMARY LAW LAW LAW
TAXONOMY OF LEGAL SYSTEM

PRE WESTERN LAW


(GREECE – ROMAN – CANON – JEWISH LAW)

WESTERN LAW

RELIGIOUS SECULAR
LEGAL SYSTEM LEGAL SYSTEM

NEW CANON LAW JEWISH LAW

CIVIL LAW COMMON LAW SOCIALIST LAW


Soviet, East NORDIC SCANDINAVIAN
Romanist English
European &
Cuba
LAW
Germanist American
Chinese PRC &
HYBRID SYSTEM South East Asia
THE THREE LEGAL SYSTEM OF
THE WESTERN CIVILITATION

CIVIL LAW COMMON LAW SOCIALIST LAW

Romanist Germanic American English Soviet Union Chinesse &


Family Family East European Far Eastern

Franc German U SA England Soviet Union PRC


Italy Austria Wales East European Mongolia
Spain Greece Ireland Cuba Vietnam
Portugal Switzerland British North Korea
Latin America Comm

Emerging Socialist System


HYBRID SYSTEM
Louisiana (USA)
Cambodia Libya
Quebec (Canada)
Laos South Yemen
Scotland
Tanzania Senegal
South Africa
Angola Ethiophia
Filipina
Guinea Somalia
Guam
Guyana Mali
ANATOMY OF LAW

LEGAL HISTORY
JURISPRUDENCE
LEGAL THEORY LEGAL PHILOSOPHY

INFRASTRUCTURE OF LEGAL SYSTEM LEGAL INSTITUTION


LEGAL PROFESSION
SUBSTANTIVE LAW LEGAL METHODOLOGY
PROFESSIONAL ETHIC
ADJECTIVE LAW
CRIMINAL PROCEDURE
INTERNATIONAL LAW
CIVIL PROCEDURE
ADMINISTRATIVE PROCEDURE
ARBITRATION PROCEDURE
EVIDENCE
SUBSTANTIVE LAW

PUBLIC LAW PRIVAT LAW HYBRID LAW

Constitutional Law Contract Labour Law


Criminal Law Tort Insurance Law
Land Law Property Anti Trust Law
Tax Law Restitution
Environmental Law Equities
Substantive Adm. Law (Remedies)
(Including all aspect Family Law
Of Regulatory Law Commercial Law
Trust & Estates
Admiralty
Conflict of Law
(in the USA sense)