You are on page 1of 30

Ulfa Tri Wahyuni

z
Kanker dan
Modalitas Terapi
Pada Kanker
z
Pendahuluan

Kanker merupakan suatu kumpulan penyakit yang ditandai dengan


kelainan siklus sel yang menimbulkan kemampuan sel untuk:
 Tumbuh tidak terkendali
 Menyerang jaringan biologis di sekitarnya
 Bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain
z
Fase Siklus Sel 1. Mitosis/Meiosis
2. Interfase

INTERFASE :
Interval antara akhir
mitosis hingga dimulai
mitosis berikutnya.
95% waktu siklus sel
Bervariasi pada setiap
jenis sel.
Dipengaruhi oleh faktor
eksternal : hormon dan
growth factor
INTERFASE terdiri dari :
Fase G-1 (GAP-1) : interval antara akhir M dan permulaan S-
persiapan memasuki fase S, sel dalam keadaan aktif melakukan
biosintesis untuk pertumbuhan sel selain replikasi DNA. Pada
akhir fase S masa sel menjadi 2x sel awal. Fase G1 bervariasi
pada setiap jenis sel.
Fase S (SINTESIS): Sel mensintesis DNA dengan replikasi
DNA nukleus menjadi 2 x mula-mula pada akhir fase S.
Fase G2 (GAP 2): interval antara akhir fase S dan awal
mitosis (fase M) persiapan memasuki fase M, sel
mempersiapkan perangkat untuk mitosis seperti bosintesis
histon dan tubulin.
Siklus sel tanpa fase G1 & G2 adalah perkembangan zygot
menjadi blastosis. Siklus sel hanya terdiri dari fase M & S
menghasilkan sel ukuran lebih kecil (1/2 ukuran sel awal).
z
Tahapan Mitosis

Profase

Metafase

Anafase

Telofase
z

Profase :
 Kromosom terlihat sebagai benang panjang
(kromatid/sister kromatid) yang kemudian menjadi
pendek & tebal karena mengalami spiralisasi (Coiling)
 Kromosom terlihat ganda, kecuali pada
kinetochor/sentromer (bukti terjadi replikasi kromatid
pada interfase)
 Membran inti & nukleolus mulai hilang Sentriol pada
sitoplasma membelah menjadi 2 & bergerak ke kutub
berlawanan membentuk benang2 spindel (mikrotubul)
z

 Metafase
 Terdapat 3 proses kegiatan :
 Distribusi : Kromosom menyebar ke perifer
 Kongregasi : Kromosom bergerak & berkumpul di ekuatorial (kinetochore
menempel pada dinding ekuatorial)
 Orientasi : Kinetochor melekatkan diri pada benang2 spindel
z
Anafase
Sentromer/kinetokor membelah menjadi 2 Kromatid tunggal
bergerak ke kutub berlawanan akibat tarikan benang2 spindel

Telofase
Kromatid tunggal sampai di kutub masing2
 Membran inti terbentuk kembali di sekitar kromatin, nukleus,
nukleolus mulai tampak
 Kromatid terurai kembali menjadi Panjang & tipis membentuk
kromatin halus
 Sitokinesis berlangsung sehingga dihasilkan 2 sel anak yang
identik (Furrowing)
z
Pembelahan Sel Kanker
z
Normal Cell Vs. Cancer Cell
z
Etiologi Kanker

Kimia
• Etidium Bromide
• Nitrosamin

Fisika
• Radiasi sinar UV

Biologis
• Human Papiloma Vrus
• Epstein-Barr Virus
z
Tahapan karsinogenesis

• Inisiasi: Transformasi
genetik oleh karsinogen
(inisiator)
• Promosi: Perubahan lebih
lanjut karena adanya
promotor yang menyebakan
proliferasi klonal pada sel-
sel yang ditranformasi
• Konversi/Transformasi
• Progresi
z
Sifat-Sifat Sel Kanker

 Self-sufficiency in growth signals

 Insensitivity to antigrowth signals

 Evading apoptosis

 Limitless replicative potential

 Sustained angiogenesis

 Tissue invasion and metastasis


z
Penyebaran Tumor

Invasi (penyebaran
lokal)

Metastasis
(penyebaran jauh)
zTahapan Invasi Secara Ekstraseluler

 Lepasnya atau renggangnya


hubungan antar sel tumor
 Perlekatan dengan komponen
matriks
 Degradasi ekstraseluler matriks

 Migrasi sel tumor


Tahapan metastasis
z

 Invasion and infiltration of surrounding


normal host tissue with penetration of
small lymphatic or vascular channels;
 Release of neoplastic ells, either or
single cells or small clumps, into the
circulation;
 Survival in the circulation;
 Arrest in the capillary beds of distant
organs;
 Penetration of the lymphatic or blood
vessel walls followed by growth of the
disseminated tumor cells
z
Modalitas Pengobatan Kanker

Operasi
Lokal
Radiasi
Terapi Kanker
Kemoterapi
Sistemik
Biology
Therapy
z
Modalitas pengobatan kanker

 Pemilihan berdasarkan :
Stadium penyakit, faktor pasien, jenis tumor, biaya???
 Tunggal modalitas
 Kombinasi modilitas :
 bedah + radiasi

 Bedah + kemoterapi

 Radiasi + kemopterapi

 Kemoterapi + biologi terapi


z
Pemilihan Terapi
• Usia
Kondisi • Comorbid
Pasien disease

Jenis • Jenis kanker


Penyakit • Lokasi organ

• Stadium
Stadium • Derajat
Penyakit Keganasan
z
Pembedahan

 Merupakan first-line therapy untuk tumor solid.


 Dapat dikombinasikan dengan terapi lain (kemoterapi, radiasi)
 Jenis Pembedahan yang dilakukan
 Primary Tumor Resection

 Cytoreduction

 Resection of Metastases

 Palliative Surgery
z Radiation Therapy

 Menggunakan radiasi dosis tinggi untuk membunuh sel kanker dan memperkecil ukuran
tumor

 Faktor yang mempengaruhi jenis radioterapi yang diberikan meliputi:

 Jenis kanker

 Ukuran Tumor

 Lokasi tumor (termasuk jarak tumor terhadap jaringan normal yang sensitive dengan
radiasi

 Riwayat medis pasien

 Regimen terapi kanker yang telah dijalankan


z
Jenis-Jenis Radiotherapy

External Beam Radiation


Therapy

Internal Radiation Therapy

• Solid source (Brachytheraphy)


• Liquid Source (Systemic Therapy)
z
Chemotherapy
 Kemoterapi: Salah satu penanganan kanker dengan menggunakan obat-
obatan
 Prinsip kerja pengobatan dengan kemoterapi adalah dengan meracuni
atau membunuh sel-sel kanker, mengontrol pertumbuhan sel kanker, dan
menghentikan pertumbuhannya agar tidak menyebar, atau untuk
mengurangi gejala-gejala yang disebabkan oleh kanker.
 Kemoterapi kadang-kadang merupakan pilihan pertama untuk menangani
kanker. Kemoterapi bersifat sistemik, berbeda dengan radiasi atau
pembedahan yang bersifat setempat, karenanya kemoterapi dapat
menjangkau sel-sel kanker yang mungkin sudah menjalar dan menyebar
ke bagian tubuh yang lain
z
Tujuan Pemberian Kemoterapi
 Kemoterapi Adjuvant :
 Diberikan bersama terapi yang lain ( bedah & radiasi )
 Untuk menghilangkan residu mikro metastasis yang menyebabkan
sel kanker tumbuh kembali
 Kemoterapi Neoadjuvant :
 Diberikan sebelum pembedahan, untuk mengurangi masa tumor 
proses pembedahan tdk berbahaya
 Dapat menghilangkan mikro metastasis

 Kemoterapi Paliatif
 Mengurangi ukuran masa tumor
 Mengatasi simptomatik : obstruksi, nyeri
z
z
z
Common Side Effects of Chemotherapy

 Fatigue  Skin and nail changes such as dry skin


and color change
 Hair loss
 Urine and bladder changes and kidney
 Easy bruising and bleeding problems
 Infection  Weight changes
 Anemia (low red blood cell counts)  Chemo brain, which can affect
 Nausea and vomiting concentration and focus

 Appetite changes  Mood changes

 Constipation  Changes in libido and sexual function

 Diarrhea  Fertility problems

 Nerve and muscle problems such as  Mouth, tongue, and throat problems such
numbness, tingling, and pain as sores and pain with swallowing
z Biology Therapy
Definisi: Semua jenis pengobatan yang melibatkan organisme sel hidup.

Tidak langsung pada immunotherapy /


sel target biological response
• Menggunakan vaksin / sitokin modifier therapy
untuk menstimulasi sistem • Langsung pada sel target
imun • Menggunakan antibodi atau
bagian dari DNA / RNA
z
Biology Therapy

Therapeutic antibodies / MAB


• Chimeric Ab → 65% dari manusia
• Humanized Ab → 95% dari manusia
• Human Ab → 100% dari manusia
Sitokin
• interferon
• Interleukin
• Colony stimulating factor (CSF)
Vaksin
• Profilaksis (e.g HPV vaccine, HBV vaccine)
• Pengobatan
z

Terapi Bacillus Calmette-Guérin


• Menggunakan bakteri Mycobacterium bovis yang dilemahkan.

Terapi virus
• Menggunakan virus

Terapi Gen
• Menggunakan materi genetik melalui carrier/vektor

Adoptive T-cell therapy


• Terapi eksperimental yang meningkatkan kemampuan sel T dalam
menyerang sel kanker.