Вы находитесь на странице: 1из 14

KELOMPOK 9

YUNISKA AHMAD 15334778


HUSNI RAMDAN 15334781
CICILIA LINTANG .K. 15334786
SRI LESTARI 15334790
DESY NEPIYANTI 16334708
Lakton merupakan ester yang siklik.
Glikosida lakton mengandung suatu
lakton yang mengikat glikon
S-glikosida, sinigrin
O- glikosida, dioscin
N-glikosida,adenosine Ikatan Glikosida
C-glikosida, barbaloin

Glikon Aglikon
α-acetolactone, β-propiolactone, γ-butyrolactone, dan δ-valerolactone
KUMARIN
SANTONIN
 Tidaklarut air dingin, larut dalam 1:40
alkohol pada suhu 15° C, 1: 250 air
mendidih, 1:8 alkohol panas, 1:140 eter, 1:4
kloroform
 Tanaman asal:
Artemisia cina Berg
Artemisia maritime L. var Stechmanniana,
Besser
Artemisia pauciflora
Santolina chamaecyparissus
Spesies Artemisia lain
1. Rebus biji santonica dengan air +
campuran air dan lemon. Tambah
konsentrat larutan dengan HCl, biarkan
selama 5 hari. Bilas presipitat santonin
(santonin anhidrat) dengan air dan air
ammonia untuk menghilangkan resin.
Alkohol akan mengkristal setelah larutan
diberi arang hewani.
2. Rebus biji santonica dengan campuran air
dan lemon serta alcohol (60% dari volume).
Kemudian Kalsium santonat didekomposisi
dengan asam karbonat.
 Salahsatu contoh senyawa lakton di alam
adalalah kumarin. Walaupun demikian,
glikosida yang mengandung kumarin
sangat jarang di alam
Senyawa kumarin
dalam bentuk bebas Dikumarol

Antikoagulan

Tumbuhan Semanggi

Pendarahan pada hewan memamah biak


1. Scopolamin

Antikolinergik (mual
dan muntah), spasme
pencernaan,
Belladona mengobati gejala
penyakit parkinson.

Hidrosi kumarin

2. Aesculin

Anti inflamasi, anti-


bakteria, Anti kanker,
Analgesia, Anti
arrhythmic, Anti
histamin.
Horse Chesnut
 Larutan kumarin dalam alkali yang baru
dibuat atau disimpan pada tempat yang
gelap tidak menunjukkan adanya
fluoresensi. Bila larutan tersebut diradiasi
dengan sinar ultraviolet, maka akan
memberikan fluoresensi berwarna kuning-
hijau dalam beberapa menit.
 Hal yang sama dapat juga dilakukan dengan
membiarkannya dalam cahaya matahari
dalam jangka waktu yang lama. Dalam
proses tersebut terjadi fototransformasi dari
bentuk asam cis-hidroksinamat (III) yang
tidak berfluoresensi ke bentuk asam trans-
hidroksinamat (IV) yang berfluoresensi
 Sebanyak 1 kg kulit buah jeruk purut kering yang
telah dibersihkan dan dikeringkan diudara
diblender halus kemudian di maserasi dengan
petroleum eter selama 3 x 24.
 Residu dikeringkan diudara terbuka sampai bau
petroleum eter menghilang.
 Dengan cara yang sama residu dimaserasi kembali
dengan etanol selama 4 x 24 jam.
 Ekstrak etanol yang dikisarkan pada tekanan rendah
pada suhu 30-40o C dengan rotary efaporator.
 Fraksi etanol kemudian difraksinasi menggunakan
corong pisah berturut turut dengan heksana dan etil
asetat kemudian semua fraksi dipekatkan dan
dilakukan uji fitokimia untuk mengidentifikasi dan
memastikan perolehan senyawa kumarin.
 Kemudian fraksi etil asetat dilakukan pemisahan
lebih lanjut dengan kromatografi kolom.
 Senyawa yang diperoleh berupa cairan kental
berwarna kuning
 Hasil analisis KLT dengan menggunakan dua
system eluen yaitu heksana : etil asetat ( 4: 6 )
dan petroleum eter : etil asetat (6:4).
 Analisis KLT dengan dua system eluen
memperlihatkan satu noda yang menunjukan
bahwa senyawa isolate sudah relative murni.
 Uji kualitatif isolate dengan hidroksilamin HCL
dalam basa memberika warna ungu dan uji
lampu Ultraviolet memberikan fluorosensi
kuning kehijauan,.