You are on page 1of 28

AL QUR’AN ?

SUMBER ?

Ia memiliki sifat, a/l:

1. Hidup terus 2. Tidak akan kering 3. Tidak akan mati 4. Tidak stagnan

Sumber ajaran Islam:

Al-Qur’an As-Sunnah Ijtihad:.

  • a. Ijma

  • b. Qiyas

  • c. Istihsan

  • d. Maslahah Mursalah

  • e. ‘Urf

  • f. Syar’u man qablana

Al-Qur’an:

1. Kalamullah 2. Berbahasa Arab 3.Malaikat Jibril 4. Muhammad SAW 5. Mutawatir 6. Mu’jizat 7. Bernilai ibadah

Pokok Isi Al Qur'an:

  • 1. Tauhid (Pengesahan Allah), termasuk di dalamnya semua kepercayaan terhadap yang gaib (Metafisika). Tauhid adalah tujuan yang terpenting dari ajaran Islam, karena manusia-manusia yang hidup pada masa diturunkannya Al-Qur’an adalah penyembah berhala, meskipun ada sebagian kecil yang mengesahkan Tuhan, tapi jumlahnya sangat sedikit.

  • 2. Ibadah, baik ibadah mahdah atau khusus maupun ibadah gairu mahdah atau umum yang sering juga disebut muamalat.

  • 3. Janji dan ancaman.

  • 4. Jalan Untuk Mencapai Kebahagiaan Dunia dan Akhirat. Al-Qur’an berisi peraturan-peraturan dan hukum-hukum, baik yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan lingkungan hidupnya.

Sejarah singkat Penulisan Al- Qur’an

Al-Qur’an diturunkan dua periode, sebanyak 19/30 atau1.456 ayat turun di Makkah, sedangkan 11/30 atau4.780 turun di Madinah

Ditulis pada masa Abubakar atas usul Umar bin Khatab. Tugas penulisan Zaid bin Tsabit yang dibantu Ubay bin Ka’ab, Ali bin Abi Thalib dan Utsman bin Afan.

Pada masa Utsman disalin menjadi empat, yang kemudian didistribusikan ke Kufah, Makah, Basrah dan Syam (Syria).

Tujuan Al Qur'an Diturunkan :

Al-Qur’an diturunkan untuk memperbaiki dan menjadi pedoman hidup manusia, sehingga ia mengandung perintah-perintah untuk dilaksanakan oleh manusia dan sudah barang tentu perbuatan yang diperintahkan Allah itu pasti baik. Al-Qur’an tidak melarang sesuatu perbuatan, kecuali perbuatan itu sudah pasti merugikan manusia itu sendiri. Dalam masalah perintah dan larangan, Al-Qur’an berpegang pada tiga prinsip :

Tidak memberatkan dan tidak menyulitkan umat. Tidak memperbanyak tuntutan. Berangsur-angsur dalam menetapkan hukum.

Mengetahui Isi Kandungan Al Qur'an :

Ilmu Tafsir., yaitu ilmu pengetahuan yang menguraikan cara-cara penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an dengan menggunakan ilmu-ilmu pengetahuan pembantu lainnya antara lain :

Bahasa Arab, yang meliputi :

ilmu nahwu atau tata bahasa (grammar)

ilmu sharaf, atau ilmu bentuk kata (ethymology)

ilmu

balaghah sastera Arab

ilmu

fashohah. Kefasehan bahasa

ilmu

mantiq, logika (logic) dan lain-lain.

Hadis dan ilmu mustholah hadis.

Ilmu fiqih atau ilmu hukum Islam (jurisprodence).

Ilmu

ushul fiqih.

Ilmu

asbabun-nuzul (sejarah turunnya Al-Qur’an).

Dan beberapa ilmu penunjang lainnya

Kelebihan Al-Qur’an:

  • 1. Bahasanya memiliki kehebatan yang luar serasi, selaras dan memiliki berdimensi luas.

biasa, indah,

kedalaman makna yang

  • 2. Kitab yang paling banyak dibaca manusia

  • 3. Kitab yang mudah dihafal manusia

  • 4. Terkadang memberikan informasi yang belum pernah terjadi, kemudian pada saat yang informasi tersebut benar-benar terjadi

    • - Kasus Fir’oun (Q. S. Yunus : 92)

    • - Penemuan teori big bang (Q.S Al-Anbiya: 30)

    • - Penemuan foto (hasil) big bang (Q.S. Ar-

37-38)

  • 5. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Arab, sampai kini masih utuh

Rahman:

yang

Teori Big bang

   

      

Apakah orang-orang kafir tidak mengetahui, sesungguhnya langit dan bumi dahulunya satu, kemudian Allah pisahkan (ledakkan) keduanya. Dan Kami jadikan dari air segala kehidupan. Apakah mereka tidak percaya ?

Ledakan berwarna merah Mawar

  

  

Maka apabila langit telah terbelah (pecah), dan menjadi merah mawar seperti kilatan minyak , Maka nikmat Tuhan manakah yang engkau dustakan? (Q.S. Ar Rahman: 37 - 38)

Bacalah dalam dirimu



Dan di dalam dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikan ?

(Q.S. Adz Dzariyat:21)

Bacalah dalam dirimu  Dan di dalam dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikan ? (Q.S.

Kitab yang sangat mudah dihafal oleh umat manusia. Allah menjaga al-Qur’an melalui mulut-mulut manusia hambaNya. Maka benar pula mengenai firmanNya yang berbunyi :

ظ

ن

ن

ن

ك ذ

ن

{9}ُ

نن ُوظ ففَاحن ل ُ َان ُونُ رن ك لاُ َاننل ك ننُ نظ حك ننُ َان ن إ

ُ هظ ل إ

ذ

ز

ف

ف

Artinya : Sesungguhnya Kami telah menurunkan adz-Dzikr (al-Qur’an), dan sesungguhnya Kami terhadap al-Qur’an itu akan menjaganya (Q.S. Al-Hijr :

9).

Keajiban janazah Fir’oun

      

Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu, dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami

(Q.S.Yunus:92)

Keajiban janazah Fir’oun        Maka pada hari ini Kami selamatkan

Penemuan Firaun 1898 M

 Penemuan Firaun 1898 M

Firaun setelah dibuka (mummy)

 Firaun setelah dibuka (mummy)

Lautan meluap

Ingat kasus Tsunami (Aceh):



Dan apabilan lautan dijadikan meluap (Q.S. Al-

Infithar:3)

{1}ُ ملا

{4

{2}ُ مظ ُورر لاُ تف بنفلغظ

ن ك

ن

ُ ِيفف

{3

}ُ نن ُوبظفلغ ك ينسن ُ مكه ف ن غن ُ دفعك بنُ نمذ ُ مهظ ُونُ ضف رك ل اُ َىنندكأ

ب ل

ف

ن ك

ن

}ُ نن ُون ظ مف ؤكمظ ل اُ حظ رن ف ينُ ذذئفمن ُوكينُونُ دظعك بنُ نمف ُونُ لظ بكقنُ نمف ُ رظ مك ل اُ ل ف فُ نن ينفسف ُ ع ضك ب ُ ِيفف

ك

ك

ف

ف

Alif Laam Miim.

Telah dikalahkan bangsa Rumawi,

di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu

akan menang,

dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan

sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari

(kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-

orang yang beriman,

A. Pasangan kata sesuai dengan frekuensi penyebutannya

1. al dunya - al-akhirah

: 115

kali

2. al shabr

- al syidah

: 102

kali

3. al mahabbah - al tha’ah

: 83

kali

4. al huda - al rahmah : 79 kali

5. Muhammad - al siraj

 

:

4

kali

6. Kt iblis - isti’adhah

:

11 kali

Jumlahnya sama dengan jumlah gerakan dalam ibadah

Kata sujud ada 34 = jumlah sujud shalat fardu

Kata as-shalawat (shalat) ada 5 = jumlah shalat yang diwajibkan dalam 1 hari

Thawaf & sa’i 7 X

= jumlah penyebutan, yakni 7 X

Jumlahnya sama dengan jumlah keberadaan fenomena alam

Kata yaum (hari) ada 365 = jumlah hari dalam satu tahun

Kata sa’ah (jam) ada 24 hari

Kata syahr (bulan) ada 12 satu tahun

= jumlah jam dalam satu

= jumlah bulan dalam

habis dibagi angka 19.

  • 1. Kata ism : 19 kali

= (1

X 19)

  • 2. Kata Allah : 2.698 kali = (142 X 19)

  • 3. Kata Al Rahman: 57 kali

= (3 X 19)

  • 4. Al Rahiem : 114 kali = (6 X 19)

Jumlah huruf yang habis dibagi angka 19

  • a. Surat qaf ditemukan 57 kali = (3 X 19)

  • b. Surat al Qalam, (nun) 133 kali = (7 X 19)

  • c. Surat Yasin, masing-masing ada 285 kali = (15 X 19)

  • d. Surat Thaha, masing-masing ada 342 kali = (18 X 19)

  • e. Surat-surat yang didahului huruf ha – mim, semuanya ada 2166 = (114 X 19)

Tantangan bagi orang-orang yang ragu terhadap al-Qur’an

          

Dan jika kamu tetap dalam keraguan tentang al-Qur’an

yang Kami wahyukan kepada hamba

Kami(Muhammad) buatlah satu surat (saja) yang

semisal Al-Qur’an itu dan ajaklah penolong-

penolongmu, jika kamu memeang orang orang yang

benar

(Q.S. Al-Baqarah:23)

Dirikan Sholat !

ُ كبَاصأُ َامُ َىلعُ ربصاُوُ ركنملاُ نعُ هناُوُ فُورعملَابُ رمأُوُ اةلصلاُ مقأُ ِينبُ َاي رُوملاُ مزعُ نمُ كلذُ نإ

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia)

mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari

perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa

yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu

termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah) (Q.S.

Lukman : 17)

Gerakan sholat apabila ditelusuri ternyata membentuk

gerakan berputar hingga mencapai 360 . Hal ini

seperti gambar berikut:

Sholat

ketika ruku’ = 90º

Sholat ketika sujud = 135º X 2 = 270º

shg jumlah 1 rokaat = 90º + 270º = 360º

Sholat merupakan orbit seseorang.

Jika orang

meninggalkan sholat, maka dia telah keluar dari garis

orbitnya. Dalam hukum alam (sunnatullah), siapapun

yang keluar dari garis orbit, maka dapat dipastikan

akan hancur. Oleh karena itu suatu keniscayaan, jika

seseorang harus menjaga sholatnya agar terhindar dari

kehancuran.

AS SUNNAH