Вы находитесь на странице: 1из 19

ULKUS KAKI DIABETIK

OLEH :

ELIS FITRIA
PO.62.20.1.15.121
DIV KEPERAWATAN REGULER II
POLTEKKES KEMENKES PALANGKARAYA
2018
GERTIAN
AEKSTERNAL
FAKTOR INTERNAL

03
Autonom
ISKEMIK
adalah luka terbuka
yempitan
pembuluh
aan kulit,
nhidrosis
D
kematian
darah C
uas dan merupakan B
ulit kering
onik dari Diabetes A ULKUS KAKI?
Mellitus
eretakan
ada kulit

05
NFEKSI
TANDA DAN GEJALA
Sensasi rasa berkurang, kerusakan jaringan (nekrosis), kerusakan perfusi, kehilangan
fungsi, penurunan denyut nadi arteri dorsalis pedis ( berada dibagian pergelangan
kaki di dekat ibu jari ), tibialis (sekitar anterior pergelangan kaki) dan poplitea (
berada dibagian bawah tungkai kaki ) , kaki menjadi atrofi, dingin dan kuku menebal
serta kulit kering
KLASIFIKASI ULKUS DIABETIK

DERAJAT DERAJAT DERAJAT DERAJAT DERAJAT DERAJAT


0 1 2 3 4 5
DERAJAT 0

Ditandai antara lain kulit tanpa luka dengan


satu atau lebih faktor risiko berupa :

• Neuropati (mati rasa)


• Kondisi kulit yaitu kulit kering
• Terdapat daerah yang kulitnya menjadi
menebal
• Terjadi perubahan bentuk berupa claw
toes yaitu suatu kelainan bentuk jari kaki

ThriftyFun.com
DERAJAT 1

Terdapat tanda-tanda seperti pada grade


0 dengan ditandai adanya :

• Luka kulit terbuka, yang hanya


terdapat pada kulit,
• Dasar kulit dapat bersih atau terinfeksi

JeffreySterlingMD.com
DERAJAT 2

Luka dikategorikan masuk


grade II apabila terdapat
tanda-tanda pada grade I
dan ditambah dengan
adanya lesi kulit yang
membentuk ulkus. Dasar
luka meluas ke tendon,
tulang atau sendi.
kardioipdrscm.com
DERAJAT 3

Ulkus yang lebih


dalam sampai ke
tendon dan tulang
serta terdapat abses
dengan atau tanpa
osteomielitis

spesialisluka.blogspot.com
DERAJAT 4

Derajat IV ditandai
dengan adanya
gangren pada satu jari
atau lebih, gangren
dapat pula terjadi
pada sebagian ujung
kaki.

www.phyzseek.com
DERAJAT 5

Derajat V ditandai
dengan adanya
lesi/ulkus dengan
gangren-gangren
diseluruh kaki atau
sebagian tungkai
bawah
roosterteeth.com
PENCEGAHAN
1.Anjurkan kepada klien untuk
memeriksa kakinya secara
teratur setiap hari, terutama
pada telapak kaki dan ruang
antar jari untuk melihat
adanya luka, penebalan kulit,
kulit yang kering, bentuk kaki
yang berubah
2. Anjurkan kepada klien
untuk mencuci kaki setiap
hari dengan sabun yang
lembut. Klien diabetes
dengan neuropati
seringkali kurang sensitif
terhadap suhu. Anjurkan
untuk menggunakan
termometer untuk
memastikan suhu air
tidak terlalu tinggi. Lalu
keringkan
3. Anjurkan klien untuk memotong kuku-kuku di jari kaki dengan hati-hati.
Intruksikan klien untuk meminta bantuan kerabatnya jika tidak mampu
untuk memotong kuku sendiri
4. Anjurkan klien mengolesi kaki dengan krim pelembab agar tidak retak,
hindari bagian sela-sela jari kaki
5. Anjurkan klien untuk menggunakan alas kaki dan jangan berjalan tanpa
alas kaki. Anjurkan untuk menggunakan sandal atau sepatu yang tidak
terlalu longgar atau sempit, dengan bantalan yang baik.
6. Anjurkan klien untuk
memilih kaus kaki
dengan kandungan
katun yang tinggi
sehingga menyerap
keringat dan tidak
mudah mengiritasi
7. Anjurkan klien untuk menjadwalkan kunjungan ke petugas pelayanan
kesehatan (perawat/dokter). Klien diabetes perlu diperiksa setidaknya
setahun sekali. Informasikan bahwa dokter atau perawat akan memeriksa
kaki klien untuk melihat tanda-tanda awal gangguan saraf atau sirkulasi
darah dan masalah kaki lainnya.
8. Lakukan perawatan luka yang tepat dan sesuai
prosedur untuk mencegah peningkatan derajat luka.
SEMOGA
SUKSES